<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
    xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
    xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
    xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
    xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
    xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
    xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
    xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Blog Mamikos</title>
    <atom:link href="https://mamikos.com/info/tag/pajak-pph-21/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <link>https://mamikos.com/info/tag/pajak-pph-21/</link>
    <description>Info Anak Kos</description>
    <lastBuildDate>Fri, 17 Apr 2026 08:19:15 +0000</lastBuildDate>
    <language>en-us</language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
    <generator>https://wordpress.org/?v=6.4.7</generator>

<image>
	<url>https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-story-mami-blog-32x32.png</url>
	<title>- Blog Mamikos</title>
	<link>https://mamikos.com/info/tag/pajak-pph-21/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
                    <item>
            <title>Contoh-Contoh Soal Pajak Penghasilan PPh Pasal 21 beserta Jawabannya Lengkap 2024</title>
            <category>Latihan Soal</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-soal-pph-pasal-21-pljr/</link>
            <pubDate>Mon, 12 Feb 2024 09:14:20 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Lintang Filia</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-soal-pph-pasal-21-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Guna melatih kemampuan kamu dalam menghitung PPh Pasal 21, Mamikos sudah menyiapkan beberapa contoh soal PPh Pasal 21 beserta jawabannya!</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-soal-pph-pasal-21-pljr/">Contoh-Contoh Soal Pajak Penghasilan PPh Pasal 21 beserta Jawabannya Lengkap 2024</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Contoh-Contoh Soal Pajak Penghasilan PPh Pasal 21 beserta Jawabannya Lengkap 2024 –  Mempelajari dan mengerjakan contoh soal PPh pasal 21 akan membuatmu lebih menguasai materi. </p>



<p>Guna membantu kamu dalam menguasai materi, Mamikos sudah
menyiapkan beberapa contoh soal PPh Pasal 21. </p>



<p>Contoh soal PPh pasal 21 di artikel ini juga sudah
dilengkapi dengan jawabannya sehingga akan lebih memudahkan kamu. </p>



<h2 class="wp-block-heading">25 Contoh Soal PPh Pasal 21</h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/02/contoh-soal-pph-pasal-21.jpg" alt="contoh soal pph pasal 21" class="wp-image-223104" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/02/contoh-soal-pph-pasal-21.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/02/contoh-soal-pph-pasal-21-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/02/contoh-soal-pph-pasal-21-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/02/contoh-soal-pph-pasal-21-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/02/contoh-soal-pph-pasal-21-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption>Canva/@Luka Pollak</figcaption></figure></div>



<p>PPh 21 atau Pajak Penghasilan Pasal 21 adalah <a href="https://mamikos.com/info/jenis-pajak-di-indonesia/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label=" (opens in a new tab)">jenis pajak</a> penghasilan yang dikenakan atas penghasilan yang diterima oleh wajib pajak dalam negeri (WP) yang merupakan pegawai atau karyawan dari suatu perusahaan atau lembaga. </p>



<p>PPh 21 biasanya dipotong langsung oleh pemberi kerja dari
penghasilan karyawan dan disetor ke pihak berwenang, yaitu Direktorat Jenderal
Pajak di Indonesia. </p>



<p>Pemotongan pajak ini dilakukan secara berkala setiap bulan
berdasarkan tarif yang telah ditetapkan sesuai dengan besaran penghasilan yang
diterima oleh karyawan tersebut.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Soal PPh Pasal 21 Bagian 1</h2>



<h4 class="wp-block-heading">Soal 1</h4>



<p>Aokiji memiliki penghasilan bruto sebesar Rp 10.000.000 per bulan. Berapakah <a href="https://mamikos.com/info/apa-itu-pph-21-dan-pph-23-gnr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label=" (opens in a new tab)">PPh Pasal 21</a> yang harus dipotong oleh perusahaan tempatnya bekerja jika tarif PPh Pasal 21 adalah 5%?</p>



<p>&nbsp;&nbsp; a) Rp 250.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp; b) Rp 500.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp; c) Rp 750.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp; d) Rp 1.000.000</p>



<p>Jawaban: b) Rp 500.000</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-soal-administrasi-pajak-beserta-jawaban-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-soal-administrasi-pajak-beserta-jawaban-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/03/Contoh-soal-pajak-administrasi_utama-500x333.jpg" alt="Contoh Soal Administrasi Pajak Kelas 12 beserta Jawabannya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Soal Administrasi Pajak Kelas 12 beserta Jawabannya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h4 class="wp-block-heading">Soal 2</h4>



<p>Seorang karyawan memiliki penghasilan bruto bulanan sebesar
Rp 15.000.000. Berapakah jumlah PPh Pasal 21 yang harus dipotong jika tarif
pajaknya adalah 10%?</p>



<p>&nbsp;&nbsp; a) Rp 500.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp; b) Rp 1.000.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp; c) Rp 1.500.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp; d) Rp 2.000.000</p>



<p>Jawaban: d) Rp 2.000.000</p>



<h4 class="wp-block-heading">Soal 3</h4>



<p>Pak Barto memiliki penghasilan bruto bulanan sebesar Rp
8.000.000. Jika ia memiliki tanggungan keluarga sebanyak 3 orang, berapakah
jumlah PPh Pasal 21 yang harus dipotong jika tarif pajaknya adalah 5%?</p>



<p>&nbsp;&nbsp; a) Rp 200.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp; b) Rp 300.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp; c) Rp 400.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp; d) Rp 500.000</p>



<p>Jawaban: a) Rp 200.000</p>



<h4 class="wp-block-heading">Soal 4</h4>



<p>Cavendish memiliki penghasilan bruto bulanan sebesar Rp
12.000.000. Jika ia memiliki status sebagai pegawai tetap, berapakah jumlah PPh
Pasal 21 yang harus dipotong jika tarif pajaknya adalah 5%?</p>



<p>&nbsp;&nbsp; a) Rp 400.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp; b) Rp 500.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp; c) Rp 600.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp; d) Rp 700.000</p>



<p>Jawaban: b) Rp 500.000</p>



<h4 class="wp-block-heading">Soal 5</h4>



<p>Seorang karyawan PT Egghead memiliki penghasilan bruto
bulanan sebesar Rp 20.000.000.</p>



<p>Jika ia memiliki pengurang PTKP sebesar Rp 4.500.000,
berapakah jumlah PPh Pasal 21 yang harus dipotong jika tarif pajaknya adalah
10%?</p>



<p>&nbsp;&nbsp; a) Rp 1.500.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp; b) Rp 1.550.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp; c) Rp 1.600.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp; d) Rp 1.650.000</p>



<p>Jawaban: c) Rp 1.600.000</p>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Soal PPh Pasal 21 Bagian 2</h2>



<h4 class="wp-block-heading">Soal 6</h4>



<p>Pak Duval memiliki penghasilan bruto bulanan sebesar Rp
7.000.000. Apabila ia memiliki tanggungan keluarga sebanyak 2 orang, berapakah
jumlah PPh Pasal 21 yang harus dipotong jika tarif pajaknya adalah 5%?</p>



<p>&nbsp;&nbsp; a) Rp 150.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp; b) Rp 200.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp; c) Rp 250.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp; d) Rp 300.000</p>



<p>Jawaban: a) Rp 150.000</p>



<h4 class="wp-block-heading">Soal 7</h4>



<p>Diketahui tarif pajak adalah sebesar 10%. Jika Jewelry Boney &nbsp;memiliki penghasilan bruto bulanan sebesar Rp 25.000.000 dan memiliki pengurang PTKP sebesar Rp 4.500.000.</p>



<p>Berapakah jumlah PPh Pasal 21 yang harus dipotong?</p>



<p>&nbsp;&nbsp; a) Rp 2.050.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp; b) Rp 2.100.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp; c) Rp 2.150.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp; d) Rp 2.200.000</p>



<p>Jawaban: b) Rp 2.100.000</p>



<h4 class="wp-block-heading">Soal 8</h4>



<p>Seorang karyawan memiliki penghasilan bruto bulanan sebesar Rp 30.000.000. Jika ia memiliki pengurang PTKP sebesar Rp 4.500.000.</p>



<p>Berapakah jumlah PPh Pasal 21 yang harus dipotong jika tarif pajaknya adalah 10%?</p>



<p>&nbsp;&nbsp; a) Rp 2.050.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp; b) Rp 2.550.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp; c) Rp 2.950.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp; d) Rp 3.050.000</p>



<p>Jawaban: d) Rp 3.050.000</p>



<h4 class="wp-block-heading">Soal 9</h4>



<p>Pak F memiliki penghasilan bruto bulanan sebesar Rp
18.000.000. Jika ia memiliki pengurang PTKP sebesar Rp 4.500.000 dan tanggungan
keluarga sebanyak 2 orang.</p>



<p>Jika tarif pajaknya adalah 5% berapakah jumlah PPh Pasal 21
yang harus dipotong?</p>



<p>&nbsp;&nbsp; a) Rp 600.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp; b) Rp 650.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp; c) Rp 700.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp; d) Rp 750.000</p>



<p>Jawaban: c) Rp 700.000</p>



<h4 class="wp-block-heading">Soal 10</h4>



<p>Ibu G memiliki penghasilan bruto bulanan sebesar Rp
22.000.000. Namun, ia memiliki pengurang PTKP sebesar Rp 4.500.000 dan
tanggungan keluarga sebanyak 3 orang.</p>



<p>Berapakah jumlah PPh Pasal 21 yang harus dipotong jika tarif
pajaknya adalah 10%?</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; a) Rp 1.700.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; b) Rp 1.750.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; c) Rp 1.800.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; d) Rp 1.850.000</p>



<p>Jawaban: b) Rp 1.750.000</p>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Soal PPh Pasal 21 Bagian 3</h2>



<h4 class="wp-block-heading">Soal 11</h4>



<p>Seorang karyawan memiliki penghasilan bruto bulanan sebesar
Rp 7.500.000. Hitunglah jumlah PPh 21 yang harus dibayar, jika karyawan
tersebut memiliki PTKP sebesar Rp 4.500.000 dan pajak 5%!</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; a) Rp 150.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; b) Rp 200.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; c) Rp 250.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; d) Rp 300.000</p>



<p>Jawaban: b) Rp 200.000</p>



<h4 class="wp-block-heading">Soal 12</h4>



<p>Pak H memiliki penghasilan bruto bulanan sebesar Rp
11.000.000. Jika ia memiliki tanggungan keluarga sebanyak 4 orang, berapakah
jumlah PPh Pasal 21 yang harus dipotong jika tarif pajaknya adalah 5%?</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; a) Rp 400.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; b) Rp 450.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; c) Rp 500.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; d) Rp 550.000</p>



<p>Jawaban: c) Rp 500.000</p>



<h4 class="wp-block-heading">Soal 13</h4>



<p>Law memiliki penghasilan bruto bulanan dari pekerjaannya
sebesar Rp 15.000.000. Selain itu, ia juga mendapatkan penghasilan tambahan
dari hasil investasi sebesar Rp 7.000.000 per bulan. </p>



<p>Jika tarif PPh Pasal 21 untuk penghasilan dari pekerjaan
adalah 5% dan untuk penghasilan dari investasi adalah 10%, berapakah total PPh
Pasal 21 yang harus dipotong setiap bulannya?</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; a) Rp 1.000.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; b) Rp 1.200.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; c) Rp 1.400.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; d) Rp 1.600.000</p>



<p>Jawaban: b) Rp 1.200.000</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading">Soal 14</h4>



<p>Robin adalah seorang pengusaha yang memiliki dua sumber
penghasilan. </p>



<p>Pendapatan pertama berasal dari usaha katering sebesar Rp
20.000.000 per bulan, sedangkan pendapatan kedua berasal dari penyewaan
properti sebesar Rp 10.000.000 per bulan. </p>



<p>Tarif PPh Pasal 21 untuk usaha katering adalah 5%, sedangkan
untuk penyewaan properti adalah 10%. </p>



<p>Berapakah total PPh Pasal 21 yang harus dipotong setiap
bulannya?</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; a) Rp 1.250.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; b) Rp 1.500.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; c) Rp 1.750.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; d) Rp 2.000.000</p>



<p>Jawaban: c) Rp 1.750.000</p>



<h4 class="wp-block-heading">Soal 15</h4>



<p>Pak Garp memiliki tiga sumber penghasilan, yaitu:</p>



<ul><li>Pendapatan pertama berasal dari pekerjaannya
sebagai karyawan sebesar Rp 18.000.000 per bulan. </li><li>Pendapatan kedua berasal dari hasil investasi
saham sebesar Rp 8.000.000 per bulan. </li><li>Pendapatan ketiga berasal dari sewa properti
sebesar Rp 12.000.000 per bulan.</li></ul>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-soal-menghitung-pajak-penghasilan-pribadi-kry/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-soal-menghitung-pajak-penghasilan-pribadi-kry/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/Contoh-Soal-Menghitung-Pajak-Penghasilan-Pribadi-500x287.jpg" alt="Contoh Soal Menghitung Pajak Penghasilan Pribadi Lajang dan Berkeluarga" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Soal Menghitung Pajak Penghasilan Pribadi Lajang dan Berkeluarga</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Tarif PPh Pasal 21:</p>



<ul><li>Pendapatan karyawan adalah 5%</li><li>Hasil investasi saham adalah 15%</li><li>Sewa properti adalah 10%. </li></ul>



<p>Berapakah total PPh Pasal 21 yang harus dipotong setiap
bulannya?</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; a) Rp 2.700.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; b) Rp 2.950.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; c) Rp 3.200.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; d) Rp 3.450.000</p>



<p>Jawaban: c) Rp 3.200.000</p>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Soal PPh Pasal 21 Bagian 4</h2>



<h4 class="wp-block-heading">Soal 16</h4>



<p>Ibu Alvida memiliki dua sumber penghasilan. Pendapatan
pertama berasal dari pekerjaannya sebagai guru privat sebesar Rp 15.000.000 per
bulan. </p>



<p>Pendapatan kedua berasal dari hasil usaha toko kelontong
sebesar Rp 10.000.000 per bulan. </p>



<p>Tarif PPh Pasal 21 untuk pendapatan dari guru privat adalah
5%, sedangkan untuk hasil usaha toko kelontong adalah 7,5%. </p>



<p>Berapakah total PPh Pasal 21 yang harus dipotong setiap
bulannya?</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; a) Rp 1.125.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; b) Rp 1.250.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; c) Rp 1.375.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; d) Rp 1.500.000</p>



<p>Jawaban: c) Rp 1.375.000</p>



<h4 class="wp-block-heading">Soal 17</h4>



<p>Kidd adalah seorang pekerja lepas yang memiliki tiga klien
utama. </p>



<ul><li>Pendapatan pertama berasal dari klien A sebesar
Rp 12.000.000 per bulan dan PPh 21 5%.</li><li>Pendapatan kedua berasal dari klien B sebesar Rp
15.000.000 per bulan dan Pph sebesar 7.5%.</li><li>Pendapatan ketiga berasal dari klien C sebesar
Rp 20.000.000 per bulan dan PPh 10%</li></ul>



<p>Berapakah total PPh Pasal 21 yang harus dipotong setiap
bulannya?</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; a) Rp 2.250.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; b) Rp 2.550.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; c) Rp 2.850.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; d) Rp 3.150.000</p>



<p>Jawaban: d) Rp 3.150.000Soal:</p>



<h4 class="wp-block-heading">Soal 18</h4>



<p>Pak K memiliki penghasilan bruto bulanan sebesar Rp
30.000.000. Ia memiliki pengurang PTKP sebesar Rp 4.500.000 dan memiliki
tanggungan keluarga sebanyak 4 orang. </p>



<p>Namun, ia juga memiliki penghasilan tidak kena pajak (PTKP
tambahan) sebesar Rp 3.000.000 per bulan dari hasil investasinya. </p>



<p>Berapakah jumlah PPh Pasal 21 yang harus dipotong jika tarif
pajaknya adalah 10%?</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; a) Rp 2.500.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; b) Rp 2.700.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; c) Rp 2.900.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; d) Rp 3.100.000</p>



<p>Jawaban: c) Rp 2.900.000</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading">Soal 19</h4>



<p>Seorang karyawan memiliki penghasilan bruto bulanan sebesar
Rp 40.000.000. Ia memiliki pengurang PTKP sebesar Rp 4.500.000 dan memiliki
tanggungan keluarga sebanyak 5 orang. </p>



<p>Namun, ia juga memiliki penghasilan tidak kena pajak (PTKP
tambahan) sebesar Rp 5.000.000 per bulan dari hasil investasinya. </p>



<p>Berapakah jumlah PPh Pasal 21 yang harus dipotong jika tarif
pajaknya adalah 10%?</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; a) Rp 3.150.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; b) Rp 3.350.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; c) Rp 3.550.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; d) Rp 3.750.000</p>



<p>Jawaban: d) Rp 3.750.000</p>



<h4 class="wp-block-heading">Soal 20</h4>



<p>Diketahui Luffy memiliki penghasilan bruto bulanan sebesar
Rp 18.000.000. </p>



<p>Ia memiliki pengurang PTKP sebesar Rp 4.500.000, memiliki
tanggungan keluarga sebanyak 3 orang, dan memiliki penghasilan tidak kena pajak
(PTKP tambahan) sebesar Rp 2.000.000 per bulan dari hasil sewa properti. </p>



<p>Berapakah jumlah PPh Pasal 21 yang harus dipotong jika tarif
pajaknya adalah 5%?</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; a) Rp 700.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; b) Rp 750.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; c) Rp 800.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; d) Rp 850.000</p>



<p>Jawaban: c) Rp 800.000</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-contoh-soal-pph-pasal-21-dan-jawabannya-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-contoh-soal-pph-pasal-21-dan-jawabannya-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/03/Contoh-PPh_utama-500x333.jpg" alt="Contoh-contoh Soal PPh Pasal 21 dan Jawabannya Lengkap" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh-contoh Soal PPh Pasal 21 dan Jawabannya Lengkap</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Soal PPh Pasal 21 Bagian 5</h2>



<h4 class="wp-block-heading">Soal 21</h4>



<p>Penghasilan bruto bulanan dari Sanji adalah sebesar Rp
22.000.000. Ia memiliki pengurang PTKP sebesar Rp 4.500.000 dan memiliki
tanggungan keluarga sebanyak 2 orang.</p>



<p>Sementara itu, Sanji juga memiliki penghasilan tidak kena
pajak (PTKP tambahan) sebesar Rp 1.500.000 per bulan dari hasil royalti buku
yang ditulisnya.</p>



<p>Berapakah jumlah PPh Pasal 21 yang harus dipotong jika tarif
pajaknya adalah 5%?</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; a) Rp 900.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; b) Rp 950.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; c) Rp 1.000.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; d) Rp 1.050.000</p>



<p>Jawaban: b) Rp 950.000</p>



<h4 class="wp-block-heading">Soal 22</h4>



<p>Diketahui Ibu Cupi memiliki penghasilan bruto bulanan
sebesar Rp 35.000.000. Ibu Cupi juga memiliki pengurang PTKP sebesar Rp
4.500.000 dan memiliki tanggungan keluarga sebanyak 4 orang</p>



<p>PTKP tambahan yang dimiliki adalah sebesar Rp 3.500.000 per
bulan dari hasil dividen saham yang dimilikinya. </p>



<p>Jadi, berapa jumlah PPh Pasal 21 yang harus dipotong jika
tarif pajaknya adalah 10%?</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; a) Rp 3.100.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; b) Rp 3.300.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; c) Rp 3.500.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; d) Rp 3.700.000</p>



<p>Jawaban: a) Rp 3.100.000</p>



<h4 class="wp-block-heading">Soal 23</h4>



<p>Penghasilan pertama dari pekerjaan Bana adalah sebesar Rp
20.000.000 per bulan dengan pengurang PTKP sebesar Rp 4.500.000.</p>



<p>Jika Bana memiliki tanggungan keluarga sebanyak 3 orang dan
penghasilan kedua berasal dari dividen saham sebesar Rp 10.000.000 per bulan. </p>



<p>Berapakah total PPh Pasal 21 yang harus dipotong dari kedua
sumber penghasilan dengan PPh 21 adalah 5%?</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; a) Rp 1.000.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; b) Rp 1.500.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; c) Rp 2.000.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; d) Rp 2.500.000</p>



<p>Jawaban: c) Rp 2.000.000</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading">Soal 24</h4>



<p>Dalam sebuah laporan pajak Nefertari Firi memiliki catatan
sebagai berikut:</p>



<ul><li>Penghasilan utama sebesar Rp 15.000.000 per
bulan dengan pengurang PTKP sebesar Rp 4.500.000 dan tanggungan keluarga
sebanyak 4 orang. </li><li>Penghasilan kedua berasal dari royalti buku yang
ditulisnya sebesar Rp 5.000.000 per bulan. </li><li>Penghasilan ketiga berasal dari hasil usaha toko
kelontong sebesar Rp 8.000.000 per bulan. </li></ul>



<p>Apabila tarif pajak PPh Pasal 21 adalah 10%. Berapakah total
PPh Pasal 21 yang harus dipotong dari ketiga sumber penghasilan tersebut?</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; a) Rp 2.700.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; b) Rp 3.000.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; c) Rp 3.300.000</p>



<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp; d) Rp 3.600.000</p>



<p>Jawaban: c) Rp 3.300.000</p>



<h4 class="wp-block-heading">Soal 25</h4>



<p>Ibu CC adalah seorang profesional yang memiliki berbagai
sumber penghasilan.</p>



<ul><li>Dokter: Rp 30.000.000 </li><li>Pengelolaan aset properti yang disewakan: Rp
20.000.000 </li><li>Investasi saham dengan dividen bulanan: Rp
10.000.000</li><li>Honorarium sebagai pembicara pada seminar: Rp
15.000.000</li></ul>



<p>Tarif PPh 21 masing-masing:</p>



<ul><li>Dokter 5%</li><li>Properti 10%</li><li>Dividen 15% </li><li>Honorarium sebagai pembicara 20%</li></ul>



<p>Hitunglah total PPh Pasal 21 yang harus dipotong setiap
bulannya!</p>



<p>a) Rp 3.750.000</p>



<p>b) Rp 4.200.000</p>



<p>c) Rp 4.650.000</p>



<p>d) Rp 5.100.000</p>



<p>Jawaban: c) Rp 4.650.000</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/pajak-penghasilan-sudah-menikah-dan-lajang-kry/">
        <a href="https://mamikos.com/info/pajak-penghasilan-sudah-menikah-dan-lajang-kry/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/12/pajak-penghasilan-sudah-menikah-dan-lajang-500x333.jpg" alt="Contoh Soal Menghitung Pajak Penghasilan Sudah Menikah dan Lajang yang Benar" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Soal Menghitung Pajak Penghasilan Sudah Menikah dan Lajang yang Benar</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Semoga contoh soal PPh pasal 21 tersebut bisa semakin
membantu kamu melatih kemampuan tentang materi terkait, ya. </p>



<p>Jika kamu masih ingin berlatih dengan contoh soal lainnya, pastikan untuk mencari di blog Mamikos!</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-soal-pph-pasal-21-pljr/">Contoh-Contoh Soal Pajak Penghasilan PPh Pasal 21 beserta Jawabannya Lengkap 2024</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/02/contoh-soal-pph-pasal-21.jpg" length="432675" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/02/contoh-soal-pph-pasal-21-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
                    <item>
            <title>Apa itu PPh 21 dan PPh 23, Apa Bedanya? Beserta Contoh Menghitungnya yang Benar</title>
            <category>General</category>
            <link>https://mamikos.com/info/apa-itu-pph-21-dan-pph-23-gnr/</link>
            <pubDate>Mon, 25 Oct 2021 06:48:32 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Uyo Yahya</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/apa-itu-pph-21-dan-pph-23-gnr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Belum tahu apa perbedaan PPh 21 dan PPh 23? Selamat, karena kamu ada di laman yang tepat untuk mempelajari mengenai kedua hal tersebut sebagai warga taat pajak.</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/apa-itu-pph-21-dan-pph-23-gnr/">Apa itu PPh 21 dan PPh 23, Apa Bedanya? Beserta Contoh Menghitungnya yang Benar</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Apa itu PPh 21 dan PPh 23, Apa Bedanya? Beserta Contoh Menghitungnya yang Benar &#8211; Sebagai warga yang baik maka kita harus membayar pajak guna mendukung kemajuan negeri sendiri. <a href="https://mamikos.com/info/mengenal-pajak-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="Pajak (opens in a new tab)">Pajak</a> penghasilan atau PPh merupakan salah satu pajak yang wajib dibayar oleh wajib pajak terutama pengusaha. Terdapat dua jenis Pajak Penghasilan menurut peraturan Dirjen Pajak, yaitu PPh 21 dan PPh 23. Apa itu PPh 21 dan PPh 23? Temukan jawabannya di artikel ini!<br></p>



<h2 class="wp-block-heading">Apa itu PPh 21 dan PPh 23</h2>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/pph-21-dan-pph-23.jpg" alt="PPh 21 dan PPh 23" class="wp-image-88284" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/pph-21-dan-pph-23.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/pph-21-dan-pph-23-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/pph-21-dan-pph-23-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/pph-21-dan-pph-23-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/pph-21-dan-pph-23-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption>Canva</figcaption></figure>



<p>Mari belajar bersama memahami apa itu PPh 21 dan PPh 23. Dikutip dari situs klikpajak, PPh pasal 21 adalah pajak penghasilan. Penghasilan tersebut berupa gajih, upah, tunjangan, honor, atau pun pembayaran lain. Berlaku pula bagi semua jenis pembayaran yang melibatkan sebuah pekerjaan, profesi, jabatan, jasa, dilakukan oleh individu dalam negeri.<br></p>



<p>Sementara PPh 23 merupakan pajak yang diwajibkan pada penghasilan apa yang selain diwajibkan oleh PPh 21. Misalnya modal, hadiah atau penghargaan, dan penyerahan jasa. Biasanya terjadi saat transaksi melibatkan dua pihak penerima dan pemberi. Maka dari itu, pemberi akan memberlakukan potongan PPh 23.<br></p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/jenis-pajak-di-indonesia/">
        <a href="https://mamikos.com/info/jenis-pajak-di-indonesia/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/03/Pajak-500x281.jpg" alt="6 Jenis Pajak Serta Contohnya yang Ada di Indonesia, Lengkap!" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">6 Jenis Pajak Serta Contohnya yang Ada di Indonesia, Lengkap!</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Siapa saja yang wajib pajak PPh 21</h2>



<p>Berikut ini daftar siapa saja yang wajib membayar PPh 21:</p>



<ol><li>Peserta program pendidikan serta pelatihan, dan peserta kegiatan lain.</li><li>Mantan karyawan.</li><li>Para tenaga ahli pelaku pekerjaan bebas. Para tenaga ahli yang dimaksud di sini adalah notaris, aktuaris, penilai, akuntan, pengacara, konsultan, dokter, dan arsitek.</li><li>Atlet, pengajar, pendidik, penasihat, penyuluh, pelatih, penceramah, dan moderator.</li><li>Salesman atau saleswoman, distributor MLM, direct selling, penjaja asuransi.</li><li>Pengawas yang bukan karyawan perusahaan dan bukan komisaris.</li><li>Audiens sebuah pertemuan, konferensi, sidang, studi banding, dan member rapat.</li><li>Pekerja seni yang terlibat dalam pertunjukan on-air mau pun off air. Para pekerja seni ini misalnya pemain drama, pemahat, penari, peragawan, kru film, foto model, pelukis, sutradara, MC, pemain sinetron, bintang iklan, penyanyi, pemain musik, dan bintang film.&nbsp;</li><li>Riset, author, dan translator.</li><li>Servis komputer dan aplikasi, tukang foto, mekanik, sosial, jasa pengadaan acara, elektronika, dan ekonomi.</li></ol>



<p>Itulah daftar kategori siapa saja yang wajib membayar pajak penghasilan PPh 21. Lalu, siapa yang wajib membayar pajak penghasilan PPh 23? Jawabannya ada di bagian selanjutnya.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/cek-status-nomor-npwp-online/">
        <a href="https://mamikos.com/info/cek-status-nomor-npwp-online/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/03/cek-status-npwp-online-500x225.jpg" alt="Cek Status Nomor NPWP Online Masih Aktif atau Tidak, Tanpa ke Kantor Pajak" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Cek Status Nomor NPWP Online Masih Aktif atau Tidak, Tanpa ke Kantor Pajak</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Siapa saja yang wajib pajak PPh 23</h2>



<p>Pajak PPh 23 ternyata terdiri dari dua kategori dimana ada pihak pemotong dan yang dipotong. Contoh pihak pemotong dalam hal ini seperti badan pemerintah, bentuk usaha tetap (BUT), panitia kegiatan, badan dalam negeri, dan subjek individu dalam negeri yang diatur Dirjen pajak. Penerima yang dipotong PPh 23 masuk dalam kategori wajib pajak dalam negeri dan juga BUT.<br></p>



<h2 class="wp-block-heading">Perbedaan antara PPh 21 dan PPh 23</h2>



<p>Setidaknya ada 3 hal utama membuat masing-masing Pajak Penghasilan PPh 21 dan PPh 23 berbeda, diantaranya:</p>



<h2 class="wp-block-heading">Wajib pajak</h2>



<p>Yang wajib pajak PPh 21 adalah seorang pegawai maupun mantan pegawai yang menerima <a href="https://mamikos.com/info/perhitungan-pesangon-karyawan-ketika-mengundurkan-diri-ag/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="pesangon (opens in a new tab)">pesangon</a>. Selain itu, ada juga pensiunan, penerima jaminan hari tua, ahli waris, dan penerima tunjangan serta wajib pajak lain yang bukanlah pegawai yang memiliki penghasilan dari bidang jasa.</p>



<p>Wajib pajak PPh 23 yang dibagi menjadi 2, yaitu pemotong dan yang dipotong. PPh 23 yang termasuk pemotong didalamnya adalah penyelenggara kegiatan, bentuk usaha tetap, badan pemerintah, subjek pajak dalam negeri, perwakilan perusahaan luar negeri, dan wajib pajak yang ditunjuk Dirjen Pajak.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Tarif pajak</h2>



<p>Selain perbedaan wajib pajak, perbedaan juga ada pada tarif pajak. Di negeri kita untuk PPh 21 ada yang namanya tarif berjenjang. Untuk kamu yang berpenghasilan sebesar minimal 50 juta pertahun akan dikenai tarif pas sebesar 5 %. Untuk kamu yang berpenghasilan dari 50 juta ke 250 juta akan dikenai tarif per tahun sebesar 15 %. Lalu untuk penghasilan range 250 juta hingga 500 juta dikenai tarif 25 %. Lalu mereka yang berpenghasilan di atas 500 juta per tahun wajib bayar pajak 30 %.</p>



<ol><li>Untuk tarif PPh 23 ada yang namanya Dasar Pengenaan Pajak (DPP) atau sama dengan jumlah kotor penghasilan yang didapat. Inilah tarif PPh 23:</li><li>2 % dari bruto untuk imbalan jasa teknik, konstruksi, konsultan, dan manajemen.</li><li>2 % dari bruto penyewaan dan pendapatan lain yang terkait dengna pemeberdayaan harta (tidak termasuk tanah dan bangunan)</li><li>2 % dari bruto untuk imbalan jasa lain yang terurai dalam Permen Keuangan No 141/PMK.)3/2015.</li></ol>



<p>Itulah perbedaan antara pajak penghasilan PPh 21 dan pajak penghasilan PPh 23. Perbedaannya terletak pada wajib pajak dan tarif pajaknya.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/cara-mudah-bayar-pajak-kendaraan-motor-online-2021/">
        <a href="https://mamikos.com/info/cara-mudah-bayar-pajak-kendaraan-motor-online-2021/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/03/Cara-Mudah-Bayar-Pajak-Kendaraan-Motor-Online-2021-500x500.jpg" alt="Cara Mudah Bayar Pajak Kendaraan Motor Online 2021" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Cara Mudah Bayar Pajak Kendaraan Motor Online 2021</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Cara Menghitung PPh 21</h2>



<p>Wajib pajak dan tarif pajaknya sudah kita ketahui, sekarang tinggal cara menghitungnya. Ada tiga contoh cara menghitung pajak PPh 21 yaitu:</p>



<h2 class="wp-block-heading">Metode gross untuk gaji kotor tanpa tunjangan pajak.&nbsp;</h2>



<p>Cara perusahaan membayar gaji karyawannya berbeda-beda. Ada yang menanggung pajak, ada yang tidak. Berikut contoh perhitungan metode gross untuk perusahaan yang tidak membayar pajak karyawannya:</p>



<p class="has-background has-very-light-gray-background-color">Andi menerima gaji tiap bulan senilai Rp 9.000.000,-, maka PPh 21 nya adalah:<br><br>Gapok: Rp 9.000.000,-/bulan atau Rp 108.000.000,-/tahun<br><br>PPh: 15 %<br><br>PPh 21 (ditanggung sendiri): Rp 1.350.000,-/bulan atau Rp 16.200.000,-/tahun<br><br>Gaji bersih: Rp 7.650.000,-/bulan<br></p>



<h2 class="wp-block-heading">Metode net untuk gaji bersih pajak ditanggung perusahaan.</h2>



<p>Seperti yang telah disinggung sebelumnya, ada perusahaan yang memang menanggung pajak karyawan. Berikut contoh perhitungan metode net dengan pajak yang menjadi tanggungan perusahaan:</p>



<p class="has-background has-very-light-gray-background-color">Andi menerima gaji tiap bulan senilai Rp 9.000.000,-, maka PPh 21 nya adalah:<br><br>Gapok: Rp 9.000.000,-/bulan atau Rp 108.000.000,-/tahun<br><br>PPh: 15 %<br><br>Tunjangan pajak dari perusahaan: Rp 1.350.000,-/bulan atau Rp 16.200.000,-/tahun<br><br>Total bruto: Rp 9.350.000,-<br><br>Nilai PPh 21 dibayar perusahaan: Rp 1.350.000,-/bulan<br><br>Gaji bersih: Rp 9.000.000,-/bulan<br></p>



<h2 class="wp-block-heading">Metode net gaji bersih pajak ditanggung perusahaan</h2>



<p>Berikut conteh perhitungan metode net ini:</p>



<p class="has-background has-very-light-gray-background-color">Andi menerima gaji tiap bulan senilai Rp 9.000.000,-, maka PPh 21 nya adalah:<br><br>Gapok: Rp 9.000.000,-/bulan atau Rp 108.000.000,-/tahun<br><br>Bruto: Rp 9.000.000,-<br><br>PPh 21: 15 %<br><br>Pajak ditanggung perusahaan: Rp 1.350.000,-/bulan atau Rp 16.200.000,-/tahun<br><br>PPh 21 dibayar perusahaan: Rp 1.350.000,-/bulan<br><br>Gaji bersih: Rp 9.000.000,-/bulan<br></p>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Cara Menghitung PPh 23</h2>



<p>Contoh cara menghitung PPh 23 15%<br></p>



<p class="has-background has-very-light-gray-background-color">Bu Entin menerima penghasilan yang digunakan sebesar Rp9.000.000,-<br><br>PPh yang harus dibayarkan: 15% x Rp9.000.000 = Rp1.350.000,-<br><br>Contoh cara menghitung PPh 23 2%<br><br>PT Alam segar, sebuah badan usaha tetap, menerima jasa merancang dengan bruto Rp16.000.000.<br><br>Berapa jumlah PPh yang harus dibayarkan?&nbsp;<br><br>Jawab : 2% x Rp16.000.000 yaitu Rp 320.000.<br></p>



<p>Bagaimana? Sudah mengerti perbedaan dua kategori <a rel="noreferrer noopener" aria-label="pajak penghasilan (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/info/cara-menghitung-pajak-penghasilan-pph-21-ag/" target="_blank">pajak penghasilan</a> ini? Sebagai warga yang baik kamu harus bisa memahaminya. PPh 21 berlaku bagi penghasilan karyawan maupun non karyawan dengan penghasilan per tahun minimal 50 juta. Sementara PPh 23 berlaku bagi pemotong seperti badan pemerintahan, perwakilan perusahaan, bentuk usaha tetap, dll. Semoga artikel ini bisa ilmu baru untuk pengetahuan perpajakanmu.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/cara-menghitung-tarif-pajak-pph-21/">
        <a href="https://mamikos.com/info/cara-menghitung-tarif-pajak-pph-21/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/03/Tarif-Pajak-PPh-21-500x358.jpg" alt="Cara Menghitung Tarif Pajak PPh 21, Pajak Penghasilan sesuai PTKP 2021" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Cara Menghitung Tarif Pajak PPh 21, Pajak Penghasilan sesuai PTKP 2021</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat mu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosjogja" target="_blank">Kost Jogja Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosjakarta" target="_blank">Kost Jakarta Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-bandung-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosbandung" target="_blank">Kost Bandung Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-denpasar-bali-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosdenpasar" target="_blank">Kost Denpasar Bali Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikossurabaya" target="_blank">Kost Surabaya Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikossemarang" target="_blank">Kost Semarang Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosmalang" target="_blank">Kost Malang Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikossolo" target="_blank">Kost Solo Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-bekasi-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosbekasi" target="_blank">Kost Bekasi Harga Murah</a><br><br><a href="https://mamikos.com/kost/kost-medan-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosmedan" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Kost Medan Harga Murah</a><br></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86633" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>



<p><br></p>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/apa-itu-pph-21-dan-pph-23-gnr/">Apa itu PPh 21 dan PPh 23, Apa Bedanya? Beserta Contoh Menghitungnya yang Benar</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/pph-21-dan-pph-23.jpg" length="32160" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/pph-21-dan-pph-23-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
                    <item>
            <title>Cara Menghitung Tarif Pajak PPh 21, Pajak Penghasilan sesuai PTKP 2021</title>
            <category>Informasi Penting</category>
            <link>https://mamikos.com/info/cara-menghitung-tarif-pajak-pph-21/</link>
            <pubDate>Wed, 10 Mar 2021 14:01:32 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Anang</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/cara-menghitung-tarif-pajak-pph-21/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Bingung cara hitung tarif pajak PPh 21 ? Simak cara mudahnya dibawah ini, disertai contoh.</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/cara-menghitung-tarif-pajak-pph-21/">Cara Menghitung Tarif Pajak PPh 21, Pajak Penghasilan sesuai PTKP 2021</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Pajak merupakan salah satu tuntutan dari pemerintah bagi para masyarakat untuk bisa berkontribusi dalam memajukan negara dengan membayar suatu iuran sesuai dengan peraturan yang sudah di tetapkan. Mengapa jenis pajak itu juga begitu banyak dimana kita sekarang ini para masyarakat juga masih mengetahui tentang pajak PPh 21 2021 mengenai suatu iuran yang harus ditanggung oleh para pekerja.&nbsp;</p>



<p>Sedangkan mengenai PPH 21 itu adalah suatu cacat yang akan dibebankan pada suatu penghasilan seperti gaji, upah, pembayaran lainnya yang diterima oleh pegawai, bukan pegawai,  pegawai dan bahkan penerima pesangon sekalipun.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Menghitung Tarif Pajak PPh 21</h2>



<figure class="wp-block-image"><img loading="lazy" decoding="async" width="626" height="448" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/03/Tarif-Pajak-PPh-21.jpg" alt="" class="wp-image-61754" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/03/Tarif-Pajak-PPh-21.jpg 626w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/03/Tarif-Pajak-PPh-21-500x358.jpg 500w" sizes="(max-width: 626px) 100vw, 626px" /></figure>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Mengetahui Apa Itu PTKP dan PKP</strong></h3>



<p>Agar bisa mengetahui perhitungan PPh 21 , maka semua pekerja sekarang ini wajib mengetahui mengenai apa itu PTKP terlebih dahulu agar dapat menstimulasi apakah mereka memang akan dibebankan pajak PPH 21 atau tidak. Karena ptkp itu memang sangat mempengaruhi untuk bisa menentukan apakah suatu seorang yang diwajibkan untuk membayar PPH 21 atau tidak. Di bawah ini akan tersedia informasi tentang apa itu PTKP peserta PKP.</p>



<p>PTKP atau yang bisa disebut sebagai penghasilan tidak kena pajak merupakan suatu kebijakan pajak yang memang dibuat untuk bisa membebaskan pajak dari para masyarakat yang memiliki penghasilan relatif rendah agar tidak perlu membayar beban pajak tersebut. </p>



<p>Sehingga memang harus diketahui bahwa PPh 21 sebenarnya hanya diberlakukan bagi para PKP, namun apabila seseorang menerima ptkp maka tentu saja mereka tidak akan masuk ke golongan PKP. </p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/cara-daftar-efin-online/">
        <a href="https://mamikos.com/info/cara-daftar-efin-online/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/03/Daftar-Efin-Online-500x280.jpg" alt="Cara Daftar Efin Online untuk Lapor SPT Pajak Tahunan Pribadi dan Badan" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Cara Daftar Efin Online untuk Lapor SPT Pajak Tahunan Pribadi dan Badan</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Sebab ptkp adalah suatu kebebasan pajak apabila suatu orang yang memiliki penghasilan mandiri itu ternyata tidak melewati batas minimum untuk menjadi penghasilan kena pajak.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Informasi Mengenai Seberapa Besar Tarif PPh</strong></h3>



<p>Setelah membaca pengantar di atas mengenai informasi umum yang wajib diketahui sebelum ingin melakukan perhitungan pada PPH 21, informasi di bawah ini akan langsung menjelaskan kepada Anda mengenai bagaimana cara perhitungannya. Jadi nantinya Anda juga akan mengetahui mengenai PPH 21 berapa persen beserta perhitungannya. Tanpa basa-basi lagi, simak informasi berikut untuk lebih detailnya.</p>



<p>Mengenai cara perhitungannya, mungkin Anda diwajibkan untuk mengetahui terlebih dahulu mengenai siapa saja yang memiliki kewajiban untuk membayar pajak PPH 21 tersebut. Bahkan untuk sekarang ini yang diwajibkan untuk membayar pajak itu tidak hanya bagi para pegawai aktif saja. Sebab yang memiliki kewajiban untuk melunasi PPH tersebut ialah seperti pegawai, pensiunan ataupun penerima uang pesangon, anggota dewan komisaris yang bekerja di perusahaan berbeda, lalu freelance.</p>



<p>Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa dalam PPH 21 itu memang ada pihak yang wajib membayarkan PKP. Lalu mengenai pihak yang membayar PKP itu siapa saja? Tapi seperti pegawai tetap, anggota PNS atau BUMN. Pastinya mereka semua harus memiliki penghasilan rata-rata di atas Rp 4,5 juta per bulannya. Bahkan untuk pegawai tidak tetap pun apabila memiliki penghasilan diatas 4,5 juta per bulannya akan diberikan kewajiban untuk membayarkan penghasilan 21.</p>



<p>Jadi inilah mengenai tarif pembayaran dari PPH 21 dan sudah dikelompokkan menjadi beberapa bagian Berdasarkan UU Nomor 3 tahun 2008 pasal 17. </p>



<p>Gimana tarif pembayaran ini sudah digolongkan ke dalam beberapa kelompok antara lain pemilik penghasilan tahunan yang mencapai 50 juta per tahunnya maka akan dikenakan tarif sebesar 5%. </p>



<p>Ada juga wajib pajak jika memiliki pendapatan antara 50 sampai 250 juta maka diwajibkan membayar pajak sebesar 15%. Memiliki penghasilan antara 250 sampai 500 juta akan dinaikkan pembayarannya yaitu sebesar 25%. </p>



<p>Apabila penghasilannya diatas 500 juta maka akan dibebankan pajak sekitar 30%. Sedangkan jika memiliki bentuk usaha tetap maka ada tarif tetap yang tidak akan berubah yaitu 28% agar dibayarkan untuk PPh 21 2021<strong>.</strong></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Perhitungan PPh 21</strong></h2>



<p>Sebelum ini mengajukan e-SPT pph 21, maka diwajibkan untuk mengetahui terlebih dahulu tentang perhitungan pajak penghasilan tersebut. Karena dengan begitu maka seseorang akan bisa mengestimasi berapakah biaya pajak yang harus mereka bayarkan sebelum nantinya data tersebut akan dihitung secara otomatis oleh pihak pajak. Namun kebanyakan orang sekarang ini merasa bingung karena kesulitan saat ingin menghitungnya, pada sebenarnya cara tersebut cukuplah mudah sesuai dengan informasi berikut ini.</p>



<ol><li>Untuk mengenai tata cara perhitungannya, pertama-tama seseorang harus melakukan perhitungan terlebih dahulu terhadap gaji bruto dalam jangka 1 tahun. Di mana gaji bruto itu mencakup semua perhitungan gaji pokok, tunjangan, makan, kesehatan dan lain-lain. </li><li>Untuk yang kedua juga harus mencoba perhitungan PTKP agar nantinya dapat memiliki bukti<strong> </strong>potong PPH 21, soal menghitung nya maka juga harus diperhatikan mengenai suatu kekeluargaannya karena akan mempengaruhi kehidupan.</li><li>Jika sudah maka Anda bisa mencoba mengurangi beban di atas dengan cara menguranginya menggunakan tendangan biaya jabatan sebesar 5%. ( Max 6 juta ) dan iuran pensiun sebesar 5% (maksimal 2,4 juta)</li><li>Nantinya akan sudah didapatkan mengenai data-data agar dapat digunakan untuk menghitung penghasilan netto. Dimana rumusnya adalah gaji bruto &#8211; PTKP &#8211; iuran jabatan atau pensiun. </li><li>Jika sudah melakukan perhitungannya maka akan didapatkan gaji bersih dari pendapatan Anda dan bisa mengetahui berapa tarif pajak yang berlaku berdasarkan penghasilan Anda.</li></ol>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/cara-lapor-spt-tahunan-online/">
        <a href="https://mamikos.com/info/cara-lapor-spt-tahunan-online/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/03/Lapor-SPT-Tahunan-500x213.png" alt="Cara Lapor SPT Tahunan Online untuk Pribadi atau Badan 2021" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Cara Lapor SPT Tahunan Online untuk Pribadi atau Badan 2021</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Contoh Ilustrasi Dalam Menghitung Pajak Penghasilan</strong></h2>



<p>Tri Cahyo adalah salah satu pegawai di PT. SEJAHTERA ABADI. Penghasilan berita tersebut adalah 6 juta per bulan dan ditambah dengan uang makan sebesar Rp. 800.000 per bulannya serta tunjangan mencapai 1,5 juta. Tingkahnya juga sudah memiliki 1 orang anak, berapa biaya pajak penghasilan yang harus dikeluarkan dalam satu tahun oleh Tri cahyo?</p>



<p>Untuk melakukan perhitungan di atas, kita harus mengetahui rumus nya terlebih dahulu yaitu Penghasilan Bersih ( netto ) : Pemasukan / Gaji Bruto – PTKP. Kita harus menentukan mengenai berapa pemasukan atau gaji bruto nya terlebih dahulu untuk menghitung pajak penghasilan sebelum mengetahui tarif progresif PPH 21.</p>



<p>Mengenai gaji bruto berdasarkan ilustrasi diatas ialah :</p>



<p>Gaji Bruto :&nbsp;</p>



<p>Gaji pokok : 6 x 12 = Rp. 72.000.000</p>



<p>Uang Makan : 800.000 x 12 = Rp. 9.600.000</p>



<p>Tunjangan : 1,5 x 12 = Rp. 18.000.000</p>



<p>Total gaji bruto : Rp. 99.600.000</p>



<p>Setelah mengetahui tentang total gaji bruto, sekarang kita hanya perlu melakukan perhitungan terhadap PTKPnya agar dapat mengetahui penghasilan bersih.&nbsp;</p>



<p>PTKP :</p>



<p>PTKP sudah berkeluarga : 58.500.000</p>



<p>Sudah memiliki anak : 4.500.000</p>



<p>Biaya jabatan : 6.000.000</p>



<p>Iuran Pensiun : 3.000.000</p>



<p>Jika ditotal : Rp. 72.000.000<br></p>



<p>Sehingga dapat diketahui penghasilan nettonya dengan mengurangi gaji bruto dengan PTKP yaitu 99.600.000 – 72.000.000 = 27.600.000.</p>



<p>Berdasarkan tarif PPh pasal 21 bagi seseorang yang memiliki pajak di bawah 50 juta rupiah, maka pegawai tersebut hanya dibebankan pajak sebesar 5% saja. Sehingga mengenai PPH 21 2021 yang harus dibayarkan olehnya adalah 27.600.000 x 5% = Rp. 1.380.000 pertahunnya atau Rp.115.000 per bulannya.</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosjogja" target="_blank">Kost Jogja Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosjakarta" target="_blank">Kost Jakarta Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-bandung-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosbandung" target="_blank">Kost Bandung Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-denpasar-bali-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosdenpasar" target="_blank">Kost Denpasar Bali Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikossurabaya" target="_blank">Kost Surabaya Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikossemarang" target="_blank">Kost Semarang Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosmalang" target="_blank">Kost Malang Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikossolo" target="_blank">Kost Solo Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-bekasi-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosbekasi" target="_blank">Kost Bekasi Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-medan-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosmedan" target="_blank">Kost Medan Harga Murah</a></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/mamikos-app-1-1024x188.png" alt="" class="wp-image-49712" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/mamikos-app-1-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/mamikos-app-1-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/mamikos-app-1-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/mamikos-app-1.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure></div>



<p><br></p>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/cara-menghitung-tarif-pajak-pph-21/">Cara Menghitung Tarif Pajak PPh 21, Pajak Penghasilan sesuai PTKP 2021</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/03/Tarif-Pajak-PPh-21.jpg" length="74941" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/03/Tarif-Pajak-PPh-21-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
    </channel>
</rss>