<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
    xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
    xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
    xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
    xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
    xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
    xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
    xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Blog Mamikos</title>
    <atom:link href="https://mamikos.com/info/tag/sistematika-penulisan-karya-ilmiah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <link>https://mamikos.com/info/tag/sistematika-penulisan-karya-ilmiah/</link>
    <description>Info Anak Kos</description>
    <lastBuildDate>Fri, 17 Apr 2026 08:19:15 +0000</lastBuildDate>
    <language>en-us</language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
    <generator>https://wordpress.org/?v=6.4.7</generator>

<image>
	<url>https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-story-mami-blog-32x32.png</url>
	<title>- Blog Mamikos</title>
	<link>https://mamikos.com/info/tag/sistematika-penulisan-karya-ilmiah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
                    <item>
            <title>Contoh Sistematika Penulisan Karya Ilmiah dan Penjelasannya yang Benar Lengkap</title>
            <category>Karya Ilmiah</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-sistematika-penulisan-karya-ilmiah-mhs/</link>
            <pubDate>Thu, 02 Feb 2023 10:05:33 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Uyo Yahya</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-sistematika-penulisan-karya-ilmiah-mhs/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Agar tak pusing bagaimana sistematika penulisan karya ilmiah, kamu wajib baca dulu artikel yang satu ini!</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-sistematika-penulisan-karya-ilmiah-mhs/">Contoh Sistematika Penulisan Karya Ilmiah dan Penjelasannya yang Benar Lengkap</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Contoh Sistematika Penulisan Karya Ilmiah dan Penjelasannya yang Benar Lengkap &#8211; Di perguruan tinggi, kamu akan sering bersinggungan dengan yang namanya karya ilmiah. </p>



<p>Skripsi merupakan salah contoh karya ilmiah yang menjadi syarat kelulusan.</p>



<p>Seperti apa cara penulisan sebuah karya ilmiah? Ada contoh sistematika penulisan <a href="https://mamikos.com/info/kumpulan-contoh-karya-ilmiah-populer-mhs/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="karya ilmiah (opens in a new tab)">karya ilmiah</a> dalam artikel ini. Tuntaskan rasa penasaranmu dengan membaca hingga akhir, ya!<br></p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-karya-ilmiah-tentang-pencemaran-lingkungan-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-karya-ilmiah-tentang-pencemaran-lingkungan-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/Contoh-Karya-Ilmiah-Pencemaran-Lingkungan-dan-Strukturnya-500x333.jpg" alt="Contoh Karya Ilmiah Tentang Pencemaran Lingkungan beserta Strukturnya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Karya Ilmiah Tentang Pencemaran Lingkungan beserta Strukturnya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Ini Contoh Sistematika Penulisan Karya Ilmiah Ini</h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/Contoh-Sistematika-Penulisan-Karya-Ilmiah.jpg" alt="Contoh Sistematika Penulisan Karya Ilmiah" class="wp-image-148411" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/Contoh-Sistematika-Penulisan-Karya-Ilmiah.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/Contoh-Sistematika-Penulisan-Karya-Ilmiah-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/Contoh-Sistematika-Penulisan-Karya-Ilmiah-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/Contoh-Sistematika-Penulisan-Karya-Ilmiah-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/Contoh-Sistematika-Penulisan-Karya-Ilmiah-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption>https://pexels.com/@CharlotteMay</figcaption></figure></div>



<p>Berikut ini contoh sistematika penulisan karya ilmiah yang wajib kamu tahu:</p>



<h2 class="wp-block-heading">I. Pendahuluan</h2>



<p>Pendahuluan merupakan bab pertama dari sebuah karya ilmiah. Bagian ini memaparkan apa saja yang akan dilakukan oleh penulis. </p>



<p>Bagi pembaca, bagian ini merupakan perkenalan apa isi dari keseluruhan karya ilmiah. Pendahuluan bisa disebut sebagai wajah yang memberikan kesan pertama.</p>



<p>Sebuah pendahuluan memiliki beberapa sub bab seperti:</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. Latar Belakang Masalah</h3>



<p>Bagian ini memaparkan apa yang menjadi latar belakang penulisan karya ilmiah. </p>



<p>Sebuah fenomena yang terjadi di kehidupan nyata harus dipaparkan di sini sehingga menjadi alasan kuat pentingnya dilakukan penelitian.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. Identifikasi Masalah</h3>



<p>Setelah latar belakang masalah ditulis, dalam sebuah pendahuluan ada yang namanya identifikasi masalah. Bagian ini biasanya berupa kalimat pertanyaan yang harus dijawab oleh penelitian.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. Rumusan Masalah</h3>



<p>Rumusan Masalah merupakan sub bab yang menjadi jawaban dari Identifikasi Masalah. </p>



<p>Dalam praktiknya, bagian ini berisikan dua kalimat pernyataan yang merupakan jawaban dari Identifikasi masalah. Kalimat tanya dalam Identifikasi masalah diubah menjadi pernyataan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">4. Pembatasan Masalah</h3>



<p>Agar penelitian bisa fokus, maka perlu ditentukan apa saja yang menjadi batasannya. Misal, batasannya adalah penelitian limbah pabrik di kawasan Desa Sukamelang. </p>



<p>Maka, karya ilmiah tersebut hanya akan meneliti limbah di lingkungan pabrik yang ada di desa tersebut. </p>



<p>Pembatasan Masalah adalah protokol yang akan menjaga karya ilmiah tetap pada tujuannya, tidak melebar kemana-mana.</p>



<h3 class="wp-block-heading">5. Hipotesis</h3>



<p><a rel="noreferrer noopener" aria-label="Hipotesis (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/info/contoh-hipotesis-dalam-kehidupan-sehari-hari-gnr/" target="_blank">Hipotesis</a> merupakan dugaan atau kesimpulan sementara dari fenomena yang terjadi. Sebuah hipotesis setelah dilakukannya penelitian bisa tetap dan bisa juga berubah. Hipotesis tidak bersifat absolut namun fleksibel.<br></p>



<h2 class="wp-block-heading">II. Landasan Teori</h2>



<p>Bagian kedua dari contoh sistematika penulisan karya ilmiah adalah Landasan Teori. </p>



<p>Bagian ini merupakan Bab kedua yang berisikan berbagai teori terkait yang relevan dengan permasalahan yang ditulis pada bab pertama.</p>



<p>Bab Landasan Teori biasanya memiliki sub bab seperti:</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. Tinjauan pustaka</h3>



<p>Bagian ini biasanya terdiri dari beberapa karya ilmiah yang memiliki kaitan atau persamaan dengan karya ilmiah ditulis oleh penulis. Persamaan bisa terletak pada teorinya, pada isunya, atau pun hal lainnya.</p>



<p>Dalam masing-masing pembahasan karya ilmiah dalam tinjauan pustaka, biasanya dibahas apa teori yang digunakan, apa fenomenanya, dan apa hasilnya.</p>



<p>Setelah itu, di bagian akhir tinjauan pustaka, penulis harus menuliskan persamaan dan juga perbedaan antara karya tulisnya dan karya-karya yang telah dibaca atau disematkannya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. Teori-teori relevan</h3>



<p>Untuk diteliti, sebuah fenomena harus disandingkan dengan teori. Teori ini bukanlah sembarang teori namun sebuah teori yang relevan dengan fenomena yang ada.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. Kerangka berpikir</h3>



<p>Kerangka berpikir atau kerangka pemikiran merupakan dasar pemikiran dari sebuah penelitian yang tersusun atas fakta-fakta, hasil observasi, dan juga tinjauan pustaka.<br></p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/kumpulan-judul-karya-ilmiah-tentang-sampah-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/kumpulan-judul-karya-ilmiah-tentang-sampah-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/01/Kumpulan-Judul-Karya-Ilmiah-Tentang-Sampah-di-Lingkungan-Masyarakat_-500x333.jpg" alt="Kumpulan Judul Karya Ilmiah Tentang Sampah di Lingkungan Masyarakat" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Kumpulan Judul Karya Ilmiah Tentang Sampah di Lingkungan Masyarakat</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">III. Metodologi</h2>



<p>Bagian selanjutnya dari contoh sistematika penulisan karya ilmiah adalah bagian metodologi. Ini merupakan Bab III yang berisikan metode atau metodologi bagaimana penelitian dilakukan secara mendetail.</p>



<p>Berikut ini beberapa sub bab yang biasanya menjadi bagian dari sebuah Bab Metodologi:</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. Waktu dan Tempat Penelitian</h3>



<p>Dalam sub bab ini, kapan dan di mana penelitian dilakukan harus ditulis. Waktu mencakup tanggal dan juga jam dari penelitian. </p>



<p>Tempat mencakup nama tempat seperti laboratorium, perpustakaan, teluk, desa, perkampungan, dan lain sebagainya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. Bahan dan Alat</h3>



<p>Dalam sub bab ini penulis juga wajib memberikan informasi secara mendetail. Apa saja alat dan bahan yang digunakan serta asalnya juga wajib dicantumkan. </p>



<p>Alat dan bahan ini bisa merupakan alat sendiri atau pun meminjam dari instansi terkait yang relevan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. Cara Kerja</h3>



<p>Sub bab cara kerja memaparkan bagaimana penelitian dilakukan dari awal hingga akhir. Hal ini akan memberikan gambaran yang jelas bagi para pembaca atau penguji.</p>



<h3 class="wp-block-heading">4. Teknik Pengumpulan Data</h3>



<p>Data dari hasil penelitian akan datang dalam bentuk data mentah. Maksud dari data mentah di sini adalah data tersebut masih belum diolah dan masih berupa temuan di lapangan. </p>



<p>Maka, data bisa diolah dengan cara dikumpulkan dahulu dan cara pengumpulannya ini yang penting.<br></p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/etika-penulisan-karya-ilmiah-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/etika-penulisan-karya-ilmiah-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/01/Contoh-Etika-Penulisan-Karya-Ilmiah-dan-Penjelasannya-500x333.jpg" alt="5 Contoh Etika Penulisan Karya Ilmiah dan Penjelasannya Lengkap" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">5 Contoh Etika Penulisan Karya Ilmiah dan Penjelasannya Lengkap</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">IV. Hasil Penelitian</h2>



<p>Contoh sistematika penulisan karya ilmiah selanjutnya adalah hasil penelitian. Dalam praktiknya biasa disebut dengan Temuan atau Findings.</p>



<p>Ada banyak cara hasil penelitian dipaparkan dan tergantung dari jenis penelitiannya.</p>



<p>Penelitian kuantitatif cenderung akan lebih baik bila disajikan dalam bentuk tabel atau bagan atau pun formula. </p>



<p>Sementara penelitian kualitatif biasanya dipaparkan dalam bentuk narasi deskripsi berupa teks atau naskah berparagraf.</p>



<h2 class="wp-block-heading">V. Penutup</h2>



<p>Bagian terakhir dari contoh sistematika penulisan karya ilmiah adalah kesimpulan dan saran. Ini adalah tempat bagi penulis untuk mengungkapkan apa kesimpulan dari penelitiannya. </p>



<p>Lalu, tidak lupa juga untuk memberikan saran kepada peneliti lain yang akan melakukan penelitian dalam ranah isu atau fenomena yang sama.</p>



<p>Penutup biasanya memiliki dua sub bab yaitu kesimpulan dan saran. Berikut ini penjelasannya:</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. Kesimpulan</h3>



<p>Kesimpulan biasa disajikan dalam bentuk poin-poin agar mudah diingat. Kesimpulan dalam redaksinya bisa merupakan bentuk lebih ringkas dari temuan atau hasil penelitian. </p>



<p>Bisa juga merupakan sebuah kesimpulan baru.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. Saran</h3>



<p>Sub bab saran berisikan saran-saran yang diberikan oleh penulis bagi para pembaca atau pun peneliti selanjutnya. Sama seperti kesimpulan, saran juga ditulis dalam bentuk poin-poin.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-judul-karya-ilmiah-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-judul-karya-ilmiah-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/01/Contoh-Judul-Karya-Ilmiah-Tentang-Kesehatan-Pendidikan-dan-Lingkungan-500x333.jpg" alt="Contoh Judul Karya Ilmiah tentang Kesehatan, Pendidikan dan Lingkungan" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Judul Karya Ilmiah tentang Kesehatan, Pendidikan dan Lingkungan</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Itulah Contoh Sistematika Penulisan Karya Ilmiah dan Penjelasannya</h2>



<p>Karya ilmiah merupakan sebuah karya tulis yang bersifat non-fiksi. Penulisannya selalu ditemukan di lingkungan akademis dan memang menjadi salah satu syarat kelulusan pada jenjang S1.&nbsp;</p>



<p>Sistematika penulisan karya ilmiah setiap instansi atau kampus memiliki peraturan atau struktur yang berbeda. Yang kamu baca di artikel ini merupakan contoh saja.</p>



<p>Bila kamu memiliki tugas untuk membuat sebuah karya ilmiah, maka sebaiknya mencari tahu terlebih dahulu bagaimana sistematika penulisan yang berlaku di tempatmu belajar.</p>



<p>Semoga pemaparan contoh sistematika penulisan karya ilmiah di artikel ini membuatmu makin paham akan aturan atau struktur penulisan karya ilmiah, ya!</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-sistematika-penulisan-karya-ilmiah-mhs/">Contoh Sistematika Penulisan Karya Ilmiah dan Penjelasannya yang Benar Lengkap</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/Contoh-Sistematika-Penulisan-Karya-Ilmiah.jpg" length="87116" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/Contoh-Sistematika-Penulisan-Karya-Ilmiah-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
                    <item>
            <title>3 Contoh Penulisan Artikel Ilmiah dilengkapi Contoh dan Sistematikanya</title>
            <category>Karya Ilmiah</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-penulisan-artikel-ilmiah-mhs/</link>
            <pubDate>Thu, 12 Jan 2023 02:03:38 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Uyo Yahya</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-penulisan-artikel-ilmiah-mhs/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Menyusun artikel ilmiah adalah salah satu tugas yang biasa hadir di lingkungan pendidikan perguruan tinggi. Kamu bisa belajar membuatnya dengan melihat dari contoh berikut.</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-penulisan-artikel-ilmiah-mhs/">3 Contoh Penulisan Artikel Ilmiah dilengkapi Contoh dan Sistematikanya</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>3 Contoh Penulisan Artikel Ilmiah dilengkapi Contoh dan Sistematikanya &#8211; Artikel ilmiah merupakan salah satu karya ilmiah dalam lingkungan akademik. </p>



<p>Penulisannya lebih sederhana dibandingkan dengan makalah atau pun <a rel="noreferrer noopener" aria-label="skripsi (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/info/contoh-proposal-skripsi/" target="_blank">skripsi</a>. Punya tugas membuat artikel ilmiah namun masih bingung cara penulisannya? </p>



<p>Simak 3 contoh penulisan artikel ilmiah di artikel ini, ya!<br></p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-metode-penelitian-karya-ilmiah-kuantitatif-kualitatif-dan-deskriptif-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-metode-penelitian-karya-ilmiah-kuantitatif-kualitatif-dan-deskriptif-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/Contoh-Metode-Penelitian-Karya-Ilmiah-Kuantitatif-Kualitatif-dan-Deskriptif-500x333.jpg" alt="Contoh Metode Penelitian Karya Ilmiah Kuantitatif, Kualitatif, dan Deskriptif" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Metode Penelitian Karya Ilmiah Kuantitatif, Kualitatif, dan Deskriptif</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Ini 3 Contoh Penulisan Artikel Ilmiah&nbsp;</h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/contoh-penulisan-artikel-ilmiah.jpg" alt="contoh penulisan artikel ilmiah" class="wp-image-122458" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/contoh-penulisan-artikel-ilmiah.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/contoh-penulisan-artikel-ilmiah-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/contoh-penulisan-artikel-ilmiah-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/contoh-penulisan-artikel-ilmiah-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/contoh-penulisan-artikel-ilmiah-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption>Canva</figcaption></figure></div>



<p>Berikut ini beberapa contoh penulisan artikel ilmiah dengan berbagai topik yang bisa kamu pelajari struktur atau sistematika penulisannya:</p>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Penulisan Artikel Ilmiah 1</h2>



<p>Berikut ini contoh penulisan artikel ilmiah 1 yang mengangkat topik ekonomi:</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Pentingnya Manajemen Keuangan bagi Keluarga Ekonomi Bawah</strong></h4>



<p><em>Habitual Goodie</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Pendahuluan</strong></h4>



<p>Manajemen keuangan yang baik adalah keahlian yang harus dimiliki oleh berbagai lapisan masyarakat. </p>



<p>Tak mengenal tua, muda, perempuan, atau pun laki-laki, keuangan yang teratur akan bisa membantu dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari maupun untuk jangka yang lebih panjang. </p>



<p>Manajemen keuangan yang baik bahkan bisa memperbaiki taraf hidup keluarga.</p>



<p>Pengetahuan manajemen keuangan ini jarang sekali bisa dimiliki oleh para keluarga di bawah garis kemiskinan. </p>



<p>Maka dari itu penting sekali untuk memberikan pengetahuan tersebut agar keadaan ekonomi keluarga bisa secara pelan-pelan membaik hingga akhirnya bisa menaikan taraf ekonomi. </p>



<p>Maka keluarga ekonomi bawah adalah sasaran yang tepat untuk membagikan pengetahuan pentingnya manajemen keuangan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Pembahasan</strong></h4>



<p>Keterbukaan semua anggota keluarga untuk membagikan apa saja kebutuhannya adalah langkah pertama yang harus dilakukan. </p>



<p>Setelah itu bisa disortir berdasarkan prioritas mana dulu yang harus dipenuhi sementara yang lainnya bisa menunggu. </p>



<p>Dengan mengedepankan pemenuhan yang berprioritas tinggi, maka kedepannya yang prioritas rendah juga bisa dipenuhi dengan dicarikan solusi yang lain.</p>



<p>Pengetahuan akan kategori kebutuhan primer, sekunder, dan tersier akan sangat membantu dalam manajemen keuangan keluarga ekonomi bawah. </p>



<p>Keluarga diusahakan memenuhi semua kebutuhan primer terlebih dahulu pada awal-awal pengimplementasian manajemen keuangan. </p>



<p>Untuk kemudian saat semua bisa terpenuhi barulah bisa memenuhi kebutuhan sekunder dan tersier.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Penutup</strong></h4>



<p>Manajemen keuangan amat penting dimiliki oleh keluarga ekonomi bawah. </p>



<p>Keluarga diharapkan mengetahui perbedaan antara kebutuhan primer, sekunder, dan tersier agar bisa mendahulukan kebutuhan-kebutuhan penting sebelum kebutuhan yang bersifat bisa ditunda pemenuhannya. </p>



<p>Dengan manajemen keuangan yang baik, diharapkan taraf ekonomi keluarga pun bisa naik.<br></p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-karya-ilmiah/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-karya-ilmiah/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/04/Contoh-Karya-Ilmiah-Lengkap-Beserta-Jenisnya-500x334.jpg" alt="Kumpulan Contoh Karya Tulis Ilmiah (KTI) Lengkap dan Singkat Bahasa Indonesia" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Kumpulan Contoh Karya Tulis Ilmiah (KTI) Lengkap dan Singkat Bahasa Indonesia</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Penulisan Artikel Ilmiah 2</h2>



<p>Berikut ini contoh penulisan artikel ilmiah 1 yang mengangkat topik tentang kesehatan:</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Bahaya Rokok bagi Bayi Orang Tua Perokok</strong></h4>



<p><em>Ellemenoire Sandira</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Abstrak</strong></h4>



<p>Kampanye bahaya rokok memang gembar dilakukan namun tetap saja para perokok tidak jera. </p>



<p>Akibatnya hal ini sudah pasti berbahaya bagi semua orang yang bukan perokok atau perokok pasif. </p>



<p>Hal ini akan lebih berbahaya bagi anggota keluarga bayi yang orang tuanya merupakan seorang perokok aktif.&nbsp;</p>



<p>Berbagai zat yang terkandung dalam rokok bisa memicu berbagai penyakit bagi bayi yang tadinya sehat-sehat saja. </p>



<p>Peran serta orang tua perokok amat diperlukan untuk bisa memberikan lingkungan sehat bebas asap rokok. </p>



<p>Berhenti merokok di rumah adalah satu-satunya jalan terbaik untuk memberikan hak udara bersih bagi si kecil.</p>



<p>Kata kunci: orang tua perokok, bahaya rokok bagi bayi</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Pendahuluan</strong></h4>



<p>Menjadi orang tua tidaklah mudah karena tidak ada sekolahnya. Namun, hal tersebut bukan berarti orang tua bisa seenaknya berbuat karena tidak mendapatkan pendidikan untuk menjalankan perannya. </p>



<p>Berbagai informasi kesehatan terdapat di mana-mana terutama untuk isu yang hingga sekarang tidak ada habisnya yaitu bahaya rokok.</p>



<p>Asap rokok tidak hanya berbahaya bagi para penghisapnya atau perokok aktif namun juga bagi para perokok pasif. </p>



<p>Perokok pasif memiliki resiko tinggi terjangkit berbagai penyakit yang berhubungan dengan pernapasan seperti paru-paru, kanker, infeksi, dan lain-lain. </p>



<p>Bila bagi orang tua saja bisa bahaya, apalagi untuk bayi.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Pembahasan</strong></h4>



<p>Asap rokok yang terpapar pada bayi bisa membuat berbagai penyakit datang menyelinap. </p>



<p>Berbagai penelitian telah membuktikan betapa bahagianya rokok bisa asapnya bisa terhirup oleh bayi. </p>



<p>Sudah banyak kasus yang membuktikan bahaya bayi-bayi sehat harus terpaksa dioperasi di rumah sakit karena menderita penyakit pernapasan akibat orang tua perokok.</p>



<p>Solusi terbaik untuk melindungi anak dari bahaya asap rokok adalah dengan menciptakan lingkungan bebas asap rokok. </p>



<p>Orang tua perokok harus bisa stop merokok saat di rumah. Merokok di ruangan lain yang tidak ada bayi dirasakan kurang efektif karena asap bisa merambat ke berbagai ruangan meski dalam intensitas yang kecil.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h4>



<p>Rokok amat berbahaya bagi siapa saja. Tidak hanya penghisap, namun juga orang lain yang menghirupnya. </p>



<p>Perokok pasif dan bayi ada dalam bahaya bila setiap saat harus menghisap asap buangan dari para perokok yang tidak bertanggungjawab. </p>



<p>Untuk bisa menyelamatkan bayi dari asap rokok, sebaiknya orang tua perokok tidak melakukan aktifitas merokoknya selama di rumah.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/karya-tulis-ilmiah-cara-penulisan-struktur-dan-metode-penelitian/">
        <a href="https://mamikos.com/info/karya-tulis-ilmiah-cara-penulisan-struktur-dan-metode-penelitian/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/09/Karya-Tulis-Ilmiah-Cara-Penulisan-Struktur-dan-Metode-Penelitian-2-500x333.jpg" alt="Karya Tulis Ilmiah: Cara Penulisan, Struktur dan Metode Penelitian" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Karya Tulis Ilmiah: Cara Penulisan, Struktur dan Metode Penelitian</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Penulisan Artikel Ilmiah 3</h2>



<p>Berikut ini contoh penulisan artikel ilmiah 1 yang mengangkat topik pendidikan:</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Pentingnya Literasi Digital untuk Anak Sekolah Dasar</strong></h4>



<p><em>Ezekiel Ahmed Bakr</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>ABSTRAK</strong></h4>



<p>Dengan semakin majunya teknologi informasi, pemerataan literasi digital haruslah ditargetkan pada semua lapisan masyarakat. </p>



<p>Dunia pendidikan pun merupakan awal yang tepat bagi kecakapan digital untuk diberikan. </p>



<p>Dengan implementasi literasi digital sejak dini, diharapkan pada level pendidikan selanjutnya atau bahkan sudah dewasa, para peserta didik bisa menerapkan pengetahuannya dengan baik.</p>



<p>Literasi digital amat penting bagi para peserta didik untuk bisa berjuang di level pendidikan lebih tinggi seperti perguruan tinggi. </p>



<p>Pemberian tugas yang tidak lagi melulu harus dicetak, mengharuskan generasi sekarang untuk bisa beradaptasi dengan gaya pembelajaran serba digital. </p>



<p>Maka dari itu perlu pendidikan akan pemahaman pentingnya literasi digital bagi anak sekolah dasar.</p>



<p>Kata kunci: pendidikan, literasi digital</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Pendahuluan</strong></h4>



<p>Keadilan merupakan hak segala bangsa seperti yang tertera dalam UUD. Keadilan di sini juga termasuk hak mendapatkan pendidikan yang setara untuk semua penduduk Indonesia di mana pun berada. </p>



<p>Sementara itu jenis pendidikan yang didapatkan pun harus yang sesuai dengan kebutuhan zaman agar ilmunya bisa dipakai saat ada di lingkungan masyarakat luas.</p>



<p>Teknologi informasi membuat masyarakat kita tenggelam dalam gempuran banyaknya informasi yang tak terkendali. </p>



<p>Sementara pengetahuan ada terselip dalam tumpukan informasi tersebut. </p>



<p>Untuk bisa mendapatkan mana yang dibutuhkan dan mana yang tidak maka diperlukan keterampilan mengolah informasi yaitu dengan literasi digital.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Pembahasan</strong></h4>



<p>Literasi digital yang bisa diajarkan kepada anak sekolah dasar sebaiknya dibarengi juga dengan andil dari orang tua di rumah. </p>



<p>Guru di sekolah bisa memberikan pengawasan hanya saat di sekolah namun saat di rumah, maka orang tualah yang bertanggungjawab memonitor aktivitas digital anak.</p>



<p>Orang tua bisa memulainya dengan memakai login akun sang anak di device orang tua agar bisa melihat aktivitas digital anak di gadgetnya. </p>



<p>Selain itu, dianjurkan juga untuk menginstall aplikasi-aplikasi yang ramah anak. </p>



<p>Hal tersebut sebenarnya sudah dilakukan oleh para pengembang seperti YouTube yang sudah memiliki YouTube Kids, aplikasi khusus untuk anak-anak berisikan konten ramah anak.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h4>



<p>Literasi digital amat penting untuk dimiliki oleh setiap anak sekolah dasar. Dengan literasi digital yang baik, mereka bisa beradaptasi dengan dunia yang sudah serba terkoneksi. </p>



<p>Pemerataan literasi digital selain membutuhkan peran sekolah dan guru ternyata akan lebih efektif bila disertai dengan peran dari orang tua di rumah.<br></p>



<h2 class="wp-block-heading">Sistematika Penulisan Artikel Ilmiah</h2>



<p>Berikut ini sistematika penulisan artikel ilmiah yang paling umum:</p>



<ol><li>Bagian awal, berisikan judul, nama penulis, dan abstraksi.</li><li>Bagian utama, berisi pendahuluan, landasan literasi dan hipotesis (opsional), <a href="https://mamikos.com/info/macam-metode-penelitian-serta-contohnya/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="metode penelitian (opens in a new tab)">metode penelitian</a>, pembahasan dan hasil dari penelitian, kesimpulan serta saran (opsional).</li><li>Bagian akhir, berisikan kesimpulan, ucapan terimakasih (opsional), keterangan gambar atau simbol (opsional),C dan daftar pustaka.</li></ol>



<p>Itulah sistematika dari penulisan sebuah artikel ilmiah. Sederhana, hanya terdiri dari 3 bagian yaitu bagian awal, utama, dan akhir. </p>



<p>Beberapa isinya pun ada yang bersifat opsional, ada dan tidak adanya tak jadi masalah.<br></p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/cara-membuat-karya-tulis-ilmiah-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/cara-membuat-karya-tulis-ilmiah-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/01/cara-membuat-karya-ilmiah-500x333.jpg" alt="7 Cara Membuat Karya Tulis Ilmiah yang Baik dan Benar Serta Contohnya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">7 Cara Membuat Karya Tulis Ilmiah yang Baik dan Benar Serta Contohnya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Kesimpulan</h2>



<p>Itulah 3 contoh penulisan artikel ilmiah berikut dengan sistematika penulisannya. </p>



<p>Ternyata tata cara atau sistematika untuk membuat sebuah artikel ilmiah memang sederhana. </p>



<p>Ada beberapa hal yang harus dipenuhi di bagian awal, kemudian lanjut ke bagian utama, dan ditutup dengan bagian akhir. </p>



<p>Semoga setelah melihat 3 contoh ini kamu bisa mendapat gambaran akan penulisan dan sistematika pembuatan artikel ilmiah, ya!</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>



<p><br></p>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-penulisan-artikel-ilmiah-mhs/">3 Contoh Penulisan Artikel Ilmiah dilengkapi Contoh dan Sistematikanya</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/contoh-penulisan-artikel-ilmiah.jpg" length="105518" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/contoh-penulisan-artikel-ilmiah-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
                    <item>
            <title>Contoh Sistematika Hasil Laporan Penelitian yang Benar</title>
            <category>Bahasa Indonesia</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-sistematika-hasil-laporan-penelitian-pljr/</link>
            <pubDate>Thu, 27 Oct 2022 04:07:31 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Ikki Riskiana</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-sistematika-hasil-laporan-penelitian-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Sudah tahu tentang beberapa contoh sistematika hasil laporan penelitian yang benar? Simak ulasan lengkapnya di artikel ini.</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-sistematika-hasil-laporan-penelitian-pljr/">Contoh Sistematika Hasil Laporan Penelitian yang Benar</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Contoh Sistematika Hasil Laporan Penelitian yang Benar &#8211; Laporan penelitian adalah tugas biasa bagi siswa di setiap jenjang pendidikan. </p>



<p>Penelitian bertujuan untuk mengungkapkan kebenaran dan mencari solusi atas suatu masalah dengan menganalisis fakta-fakta yang ada. Mari kita pelajari contoh sistematika hasil laporan penelitian yang benar.</p>



<p>Sebelum menyusun laporan penelitian, kamu perlu tahu mengenai syarat penelitian, sistematika dari laporan penelitian, struktur dan format laporan penelitian serta cara menyusun laporan yang baik dan benar. </p>



<p>Sehingga, buah pikiran tertuang dengan baik dalam laporan hasil penelitian.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Syarat-Syarat Penelitian</strong></h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Contoh-Sistematika-Hasil-Laporan-Penelitian-yang-Benar.jpg" alt="Contoh Sistematika Hasil Laporan Penelitian yang Benar" class="wp-image-133341" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Contoh-Sistematika-Hasil-Laporan-Penelitian-yang-Benar.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Contoh-Sistematika-Hasil-Laporan-Penelitian-yang-Benar-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Contoh-Sistematika-Hasil-Laporan-Penelitian-yang-Benar-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Contoh-Sistematika-Hasil-Laporan-Penelitian-yang-Benar-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Contoh-Sistematika-Hasil-Laporan-Penelitian-yang-Benar-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption>https://www.freepik.com/author/pvproductions</figcaption></figure></div>



<p>Penelitian biasanya menggunakan pendekatan-pendekatan ilmiah dan klinis sehingga menghasilkan rumusan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. </p>



<p>Metode ilmiah ini merupakan terminologi yang paling utama dalam sebuah penelitian.</p>



<p>Untuk melakukan penelitian serta menyusun laporan hasil penelitian yang ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Setidaknya harus ada 3 syarat yang harus dipenuhi.</p>



<p>Tiga syarat yang dimaksud yang pertama adalah logis dan rasional yang artinya dapat diterima oleh akal dan nalar manusia.</p>



<p>Yang kedua adalah empiris, yaitu mempergunakan cara-cara yang bisa diamati oleh orang lain melalui panca indera (obyektif), yang ketiga sistematis atau melalui proses yang tertata dan logis.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Sistematika Laporan Penelitian</strong></h2>



<p>Untuk menyusun laporan penelitian tidak hanya sekedar meniru contoh sistematika laporan hasil penelitian saja, namun tetap harus melewati proses yang cukup rumit dan terikat pada aturan-aturan yang sudah ada.</p>



<p>Laporan penelitian yang baik tidak sekedar menyajikan hasil data riil dari kegiatan penelitian saja. </p>



<p>Melainkan juga dengan membandingkan antara hasil yang diharapkan dengan hasil riil yang diperoleh kemudian mengidentifikasi perbedaan di antara kedua hal tersebut dan merumuskan masalahnya.</p>



<p>Kamu juga harus menunjukkan seberapa besar pengaruh dari hasil tersebut terhadap penelitian. </p>



<p>Sehingga, orang lain mengerti seberapa jauh pemahamanmu terhadap prinsip-prinsip sehubungan dengan apa yang kamu amati dan teliti.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/tahapan-pengolahan-data-penelitian-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/tahapan-pengolahan-data-penelitian-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/6-Tahapan-Pengolahan-Data-Penelitian-yang-Baik-dan-Benar-500x333.png" alt="6 Tahapan Pengolahan Data Penelitian yang Baik dan Benar" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">6 Tahapan Pengolahan Data Penelitian yang Baik dan Benar</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Struktur Laporan Penelitian</strong></h2>



<p>Contoh sistematika hasil laporan yang sudah ada dapat membantu kita untuk menyusun laporan yang baik dan benar, namun tentu kita tetap harus mengetahui apa saja struktur dari sebuah laporan penelitian. </p>



<p>Pada garis besarnya, laporan terdiri dari pembuka, isi dan penutup, penjabarannya sebagai berikut:</p>



<h3 class="wp-block-heading">Bagian Pembuka</h3>



<p>Bagian pembuka terdiri dari beberapa poin penting seperti judul penelitian, halaman pengesahan, halaman persetujuan, kata pengantar, abstrak, daftar isi, daftar gambar serta daftar tabel atau diagram.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Bagian Isi</h3>



<p>Seperti contoh sistematika laporan hasil penelitian yang sudah ada, bagian isi tentunya berisi penjabaran mengenai tahapan dan proses penelitian. </p>



<p>Ada empat poin di dalam bagian yang tertulis dengan urutan bab: Bab I pendahuluan, Bab II Landasan Teori, Bab III Metode Penelitian dan Bab IV Analisis Data.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Bagian Penutup</h3>



<p>Di bagian akhir laporan hasil penelitian harus selalu ada bagian penutup yang terdiri dari; Bab V Kesimpulan dan Saran, Daftar Pustaka dan Lampiran.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-judul-proposal-penelitian-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-judul-proposal-penelitian-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/01/24-Contoh-Judul-Proposal-Penelitian-Berbagai-Topik-500x333.jpg" alt="24 Contoh Judul Proposal Penelitian Berbagai Topik" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">24 Contoh Judul Proposal Penelitian Berbagai Topik</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Sistematika Laporan Penelitian</strong></h2>



<p>Laporan penelitian harus selalu disusun secara sistematis untuk menghasilkan hasil pelaporan yang logis, obyektif, dan jelas serta dapat dipertanggungjawabkan. </p>



<p>Sistematika laporan penelitian memiliki setidaknya lima bab.&nbsp;</p>



<p>Lima bab dalam contoh sistematika laporan hasil penelitian terdiri dari pendahuluan, tinjauan pustaka, metode penelitian, hasil penelitian dan pembahasan serta kesimpulan. </p>



<p>Kamu juga bisa melengkapinya dengan bab tambahan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Halaman Judul</h3>



<p>Di bagian depan laporan hasil penelitian terdapat halaman cover yang berisi judul penelitian serta nama-nama dari anggota kelompok penelitian. </p>



<p>Pada halaman ini biasanya juga terdapat logo dan nama dari instansi atau lembaga terkait.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Halaman Pengesahan</h3>



<p>Halaman pengesahan adalah halaman yang berisi tentang pernyataan persetujuan dari pihak-pihak terkait untuk menandakan keabsahan dari laporan yang kamu susun. </p>



<p>Biasanya ada kolom berisi tanda tangan dari pihak yang berwenang semisal guru atau dosen penguji / pembimbing.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kata Pengantar</h3>



<p>Kata pengantar memang bukanlah bagian utama dari contoh sistematika laporan hasil penelitian namun seperti yang sudah dijelaskan di awal bahwasanya setiap laporan harus ada bagian pembuka. </p>



<p>Maka kata pengantar ini termasuk di dalamnya.</p>



<p>Kata pengantar biasanya memuat ucapan puji syukur pembuat laporan penelitian kepada Tuhan Yang Maha Esa. </p>



<p>Tak lupa juga penulis mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak terkait yang mendukung terlaksananya laporan dan laporan hasil penelitian.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Abstrak</h3>



<p>Masih di bagian pembuka, abstrak ditempatkan setelah kata pengantar. Di bagian ini terkandung ringkasan yang menjabarkan esensi dan aspek laporan penelitian secara garis besarnya. </p>



<p>Abstrak ini bisa kamu tulis dalam dua bahasa, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.</p>



<p>Namun, jika kamu ingin menggunakan bahasa Indonesia saja juga tidak mengapa. Pada contoh sistematika laporan hasil penelitian, abstrak juga memuat beberapa kata kunci (keyword) yang berkaitan dengan penelitian.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Daftar Isi</h3>



<p>Seperti sebuah buku, laporan penelitian biasanya memiliki banyak halaman sehingga juga wajib menyertakan daftar isi untuk mempermudah pembagian bab dan sub-bab. </p>



<p>Ini juga mempermudah pembaca untuk menemukan bab tertentu pada laporan hasil penelitian.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Daftar Gambar, Tabel, Grafik, dan Diagram</h3>



<p>Untuk memperkuat data serta menjelaskan hasil laporan penelitian secara terperinci maka akan selalu ada gambar gambar, tabel, grafik maupun diagram.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/laporan-penelitian-biologi-sederhana-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/laporan-penelitian-biologi-sederhana-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Contoh-Laporan-Penelitian-Biologi-dan-Cara-Pembuatannya-500x333.jpg" alt="Contoh Laporan Penelitian Biologi Sederhana dan Cara Membuatnya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Laporan Penelitian Biologi Sederhana dan Cara Membuatnya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading">Bab 1 Pendahuluan</h3>



<p>Dalam bab pendahuluan terdapat beberapa poin. </p>



<p>Yang pertama, latar belakang yang menjelaskan mengenai alasan yang menjadi latar belakangmu untuk melaksanakan penelitian misalkan saja sebagai tugas sekolah atau tugas kuliah terkait mata pelajaran tertentu.</p>



<p>Kedua, rumusan masalah yang memuat rumusan dan batasan dari masalah yang diamati dan dibahas dalam penelitian. </p>



<p>Ketiga tujuan penelitian, tentu saja berisi mengenai tujuan yang mendasari dilaksanakannya penelitian secara umum maupun khusus.</p>



<p>Yang terakhir adalah manfaat penelitian yang berisi tulisan yang menguraikan secara umum dan khusus mengenai apa saja kegunaan atau manfaat dari hasil penelitian tersebut.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Bab 2 Tinjauan Pustaka</h3>



<p>Tinjauan pustaka memuat beberapa teori diikuti dengan hasil penelitian yang sebelumnya pernah dilaksanakan untuk topik yang sejenis. </p>



<p>Teori-teori tersebut yang akan menjadi dasar pengamatan dan pemikiran pada penelitianmu.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Bab 3 Metode Penelitian</h3>



<p>Dalam bab ini, kamu harus menuliskan secara jelas dan terperinci beberapa sub-bab terkait data-data penelitian.</p>



<p>Di antaranya; variabel penelitian, lokasi dilaksanakannya penelitian, teknik pengumpulan data hingga alat dan sampel yang dipergunakan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Bab 4 Hasil dan Pembahasan</h3>



<p>Sesuai dengan contoh sistematika laporan hasil penelitian, bab ini adalah inti dari laporan. </p>



<p>Di bab ini, kamu harus menjelaskan secara rinci mengenai rumusan masalah beserta sumber referensi yang kamu gunakan, analisis data serta penjabarannya berdasarkan teori-teori yang ada di tinjauan pustaka.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Simpulan dan Saran</h3>



<p>Bab simpulan dan saran termasuk ke dalam bagian penutup dari sebuah laporan hasil penelitian yang biasanya berisi kesimpulan yang kamu peroleh serta saran dari pihak-pihak yang berkaitan dengan penelitian.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Daftar Pustaka</h3>



<p>Jika kamu menggunakan beberapa sumber referensi penelitian seperti buku, artikel koran atau majalah, situs internet, makalah dan hasil karya tulis lainnya, maka kamu harus mencantumkannya di bagian ini.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading">Lampiran</h3>



<p>Lampiran ini seperti bab tambahan dari<strong> </strong>laporan hasil penelitian, yang biasanya hanya berisi data pendukung laporan misalkan foto maupun teks wawancara dengan narasumber penelitianmu.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-pengolahan-data-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-pengolahan-data-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Contoh-Pengolahan-Data-beserta-Proses-dan-Cara-Pengolahannya-500x333.jpg" alt="Contoh Pengolahan Data beserta Proses dan Cara Pengolahannya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Pengolahan Data beserta Proses dan Cara Pengolahannya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Demikian tadi bahasan mengenai contoh sistematika laporan hasil penelitian serta penjabarannya mengenai isi dari bab serta sub-bab terkait. </p>



<p>Semoga dapat membantu kamu mengerjakan hasil penelitian yang baik dan benar. </p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-sistematika-hasil-laporan-penelitian-pljr/">Contoh Sistematika Hasil Laporan Penelitian yang Benar</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Contoh-Sistematika-Hasil-Laporan-Penelitian-yang-Benar.jpg" length="372326" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Contoh-Sistematika-Hasil-Laporan-Penelitian-yang-Benar-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
                    <item>
            <title>Sistematika Penulisan Karya Ilmiah Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar﻿</title>
            <category>Pelajar</category>
            <link>https://mamikos.com/info/sistematika-penulisan-karya-ilmiah-pljr/</link>
            <pubDate>Thu, 13 Jan 2022 04:41:20 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Mamikos</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/sistematika-penulisan-karya-ilmiah-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Sebagai seorang siswa atau mahasiswa, kamu tentu kerap mendapatkan tugas untuk membuat karya tulis ilmiah. Misalnya makalah, paper, hingga skripsi.</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/sistematika-penulisan-karya-ilmiah-pljr/">Sistematika Penulisan Karya Ilmiah Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar﻿</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Sistematika Penulisan Karya Ilmiah Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar &#8211; Setiap peneliti harus mengetahui bagaimana sistematika penulisan <a href="https://mamikos.com/info/contoh-karya-ilmiah/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="karya ilmiah (opens in a new tab)">karya ilmiah</a> yang baik dan benar. Pengetahuan ini juga diperlukan oleh siswa di sekolah ataupun mahasiswa. </p>



<p>Sebagai seorang siswa atau mahasiswa, kamu tentu kerap mendapatkan tugas untuk membuat karya tulis ilmiah. Misalnya makalah, paper, hingga skripsi.</p>



<p>Jenis tulisan ini merupakan karangan non fiksi yang membutuhkan alur penelitian. Sehingga tulisan tersebut tidak bisa disamakan dengan karangan fiksi seperti cerpen atau novel.&nbsp;</p>



<p>Pateda (1993) menilai bahwa sebuah karya tulis ilmiah berisi hasil pemikiran dari disiplin ilmu tertentu. Kemudian disusun menggunakan bahasa yang baik dan benar serta sistematis.&nbsp;</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Urutan Sistematika Penulisan Karya Ilmiah</strong></h2>



<figure class="wp-block-image"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/01/penulisan-karya-ilmiah-@ivan-samkov-1024x682.jpg" alt="Urutan Sistematika Penulisan Karya Ilmiah" class="wp-image-97984" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/01/penulisan-karya-ilmiah-@ivan-samkov-1024x682.jpg 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/01/penulisan-karya-ilmiah-@ivan-samkov-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/01/penulisan-karya-ilmiah-@ivan-samkov-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/01/penulisan-karya-ilmiah-@ivan-samkov-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/01/penulisan-karya-ilmiah-@ivan-samkov-600x400.jpg 600w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/01/penulisan-karya-ilmiah-@ivan-samkov.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>pexels.com/@ivan-samkov </figcaption></figure>



<p>Dalam membuat karya ilmiah berbahasa Indonesia, penulisan yang sesuai PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia) wajib diterapkan. Di samping itu, urutan penulisannya juga harus sistematis.&nbsp;</p>



<p>Oleh karena itu, kali ini kami akan menjawab bagaimana sistematika yang sesuai. Sehingga memudahkan kamu dalam <a href="https://mamikos.com/info/cara-membuat-karya-ilmiah-dan-contohnya-gnr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="membuat karya tulis ilmiah (opens in a new tab)">membuat karya tulis ilmiah</a> sesuai kaidah yang tepat. </p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Komponen dalam</strong><strong> Membuat Bagian Pembuka</strong></h2>



<p>Sebelum menuju ke pembahasan utama yang meliputi pendahuluan hingga diskusi, kamu terlebih dulu perlu membuat bagian pembuka. Bagian ini terdiri atas beberapa komponen.&nbsp;</p>



<p>Antara lain judul, nama penulis, dan sebagainya. Berikut adalah komponen-komponen pada bagian pembuka beserta penjelasan lengkapnya.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1. Judul</strong></h3>



<p>Komponen pertama yaitu penulisan judul. Dalam membuat judul tulisan, kamu perlu mempertimbangkan aspek komunikasi, afirmasi, serta jumlah kata.&nbsp;</p>



<p>Pada umumnya, judul dibuat secara ringkas namun padat sehingga mampu memberikan gambaran umum kepada pembaca mengenai objek penelitian yang dilakukan.</p>



<p>Selain itu, judul biasanya juga ditulis dalam bentuk frasa alih-alih kalimat utuh. Buatlah judul karya tulisan yang ringkas, padat, dan sesuai aturan.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2. Nama dan Kedudukan Pembimbing</strong></h3>



<p>Sistematika pada bagian pembuka juga perlu mencantumkan nama beserta kedudukan tim pembimbing. Pada saat diberi tugas membuat makalah, mungkin bagian ini tidak harus ada.&nbsp;</p>



<p>Pembimbing penulisan biasanya terdapat saat pengerjaan jurnal resmi, skripsi, hingga disertasi pada jenjang pendidikan perkuliahan di universitas atau perguruan tinggi.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>3. Kata Pengantar</strong></h3>



<p>Kata pengantar tidak hanya terdapat pada bagian pembukaan sebuah buku yang diterbitkan. Akan tetapi juga terdapat pada penulisan karangan ilmiah.&nbsp;</p>



<p>Kata pengantar biasanya berisi gambaran singkat mengenai penelitian yang kamu lakukan. Kamu juga dapat menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang mendukung serta membantu penyelesaian karangan tersebut.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>4. Abstrak</strong></h3>



<p>Abstrak atau sari berisi gambaran singkat namun lebih detail tentang penelitian tersebut. Penulis harus menguraikan penelitian secara singkat dan lebih terperinci meliputi permasalahan, metode, hingga hasil temuan.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>5. Daftar-Daftar</strong></h3>



<p>Komponen terakhir pada bagian pembuka adalah daftar-daftar. Daftar yang dimaksud antara lain meliputi daftar isi, daftar gambar, daftar tabel, hingga daftar lampiran.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Beberapa Komponen Membuat Bab I Pendahuluan</strong></h2>



<p>Sistematika penulisan karya ilmiah berikutnya adalah pendahuluan yang biasanya ditulis pada bab I. Bab ini berisi komponen-komponen pendahuluan sebelum ke inti pembahasan. </p>



<p>Bab pendahuluan terdiri dari 4 komponen. Antara lain meliputi latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian, serta manfaatnya. Berikut ini adalah penjelasan lengkapnya.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1. Latar Belakang Masalah</strong></h3>



<p>Latar belakang masalah berisi tentang uraian jelas serta logis yang ditulis secara singkat. Uraian ini mengandung penjelasan teoritik serta faktual mengapa penelitian perlu dilakukan.&nbsp;</p>



<p>Dalam uraian latar belakang masalah, kamu perlu menjelaskan mengapa permasalahan yang ada perlu memperoleh jawaban melalui temuan-temuan penelitian.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2. Rumusan Masalah</strong></h3>



<p>Setelah menjelaskan tentang latar belakang masalah, selanjutnya kamu perlu merumuskan masalah. Rumusan masalah dibuat dalam bentuk pertanyaan.&nbsp;</p>



<p>Masalah yang telah dirumuskan dalam pertanyaan tersebut adalah sebagai batasan penelitian. Nantinya, kamu akan menjawab serta membuktikan pertanyaan tersebut lewat hasil atau temuan penelitian.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>3. Tujuan Penelitian</strong></h3>



<p>Setiap riset yang dilakukan oleh peneliti pastinya memiliki tujuan tertentu. Pada bagian ini, penulis menjabarkan apa tujuan yang hendak dicapai dari riset tersebut secara singkat, padat, dan jelas.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>4. Manfaat Penelitian</strong></h3>



<p>Bagian ini menguraikan tentang apa saja hasil temuan riset yang dapat disumbangkan secara nyata kepada bidang yang terkait. Misalnya pada dunia pendidikan, kedokteran, dan sebagainya.&nbsp;</p>



<p>Pada akhirnya, sebuah riset yang menghasilkan temuan serta bukti-bukti baru sebagai jawaban atas suatu permasalahan diharapkan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.&nbsp;</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/cara-mengutip-dari-jurnal-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/cara-mengutip-dari-jurnal-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/12/cara-mengutip-dari-jurnal-@mathildelangevin-500x333.jpg" alt="﻿Cara Mengutip dari Jurnal beserta Contohnya yang Benar Sesuai Pedoman Karya Ilmiah" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">﻿Cara Mengutip dari Jurnal beserta Contohnya yang Benar Sesuai Pedoman Karya Ilmiah</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Membuat Bab II Kerangka Teori</strong></h2>



<p>Sistematika penulisan karya ilmiah berikutnya adalah kerangka teori. Bagian ini memiliki urgensi yang sangat penting dalam sebuah penulisan karangan ilmiah apapun. </p>



<p>Kajian pustaka adalah uraian teoritis yang terkait dengan objek penelitian. Pada bagian ini, penulis menguraikan landasan teori yang digunakan untuk mendukung risetnya.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1. Landasan Teori</strong></h3>



<p>Landasan teori bersumber dari teks-teks berupa buku, jurnal, maupun sumber digital yang sistematis dan teruji. Landasan teori tersebut terdiri dari teori umum beserta teori turunan.</p>



<p>Penulisan kajian pustaka dimaksudkan sebagai batasan atas konsep-konsep yang disajikan secara sistematis berkaitan dengan fenomena dalam riset tersebut.&nbsp;</p>



<p>Secara sederhana, kajian pustaka merujuk pada referensi-referensi yang kamu gunakan dalam melaksanakan riset tersebut. Maka dari itu, pastikan mencari referensi selengkap mungkin.&nbsp;</p>



<p>Referensi yang lengkap bukan hanya ditunjukkan oleh kuantitas atau jumlah pustaka yang digunakan. Akan tetapi juga merujuk pada kualitasnya.</p>



<p>Dalam arti seberapa relevan landasan teori tersebut dengan riset yang dilakukan. Kamu bisa mengambil referensi dari berbagai sumber baik itu teks tertulis maupun digital.&nbsp;</p>



<p>Para mahasiswa biasanya mengandalkan perpustakaan untuk mencari referensi buku dari berbagai penulis. Namun seiring berkembangnya zaman, tidak jarang mahasiswa memanfaatkan internet.&nbsp;</p>



<p>Saat mencari referensi lewat internet, pastikan agar selalu memprioritaskan kredibilitas sumber. Melalui internet, kamu juga bisa mengakses perpustakaan lain secara luas.&nbsp;</p>



<p>Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan referensi lain yang tidak terdapat di perpustakaan kampus setempat. Bisa juga menjadikan riset sebelumnya sebagai pendukung kajian pustaka.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2. Menyusun Hipotesis</strong></h3>



<p>Hipotesis merupakan kesimpulan sementara yang dirumuskan oleh peneliti. Kesimpulan tersebut tentu saja tidak diambil secara sembarang.&nbsp;</p>



<p>Melainkan menggunakan dasar pemikiran yang tertuang pada landasan teori. Kesimpulan ini bersifat sementara dan perlu diuji untuk membuktikan kebenarannya.&nbsp;</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/apa-itu-paper-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/apa-itu-paper-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/12/apa-itu-paper-@anniespratt-500x334.jpg" alt="﻿Apa Itu Paper? Pahami Struktur Penulisan serta Ciri-Ciri dan Cara Membuatnya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">﻿Apa Itu Paper? Pahami Struktur Penulisan serta Ciri-Ciri dan Cara Membuatnya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Membuat Bab III Metodologi Penelitian</strong></h2>



<p>Sistematika penulisan karya ilmiah berikutnya yaitu menyusun bab III yang berisi metodologi penelitian. Ada beragam metodologi penelitian yang dapat digunakan pada suatu riset. </p>



<p>Dalam menguraikan bab III ini, kamu perlu membaginya ke beberapa sub bab. Berikut ini adalah penjelasan selengkapnya.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1. Jenis Penelitian</strong></h3>



<p>Sub bab ini antara lain menjelaskan jenis penelitian. Di mana antara lain meliputi penjelasan jenis riset dari tujuan dasarnya, tempat dilakukannya riset, sifat-sifat masalah, hingga ruang lingkup masalahnya.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2. Konsep dan Operasional Variabel</strong></h3>



<p>Definisi konsep merupakan konseptual dari variabel riset yang dijalankan. Sementara operaional variabel menjelaskan bagaimana mengukur variabel riset tersebut.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>3. Populasi dan Sampel</strong></h3>



<p>Dalam sebuah riset, populasi didefinisikan sebagai keseluruhan subjek yang nantinya akan diteliti.&nbsp;</p>



<p>Sedangkan sampel merupakan sebagian dari subjek riset yang dijadikan penelitian. Dengan kata lain, sampel adalah bagian khusus dari populasi.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>4. Sumber dan Teknik Pengumpulan Data</strong></h3>



<p>Bagian ini menjelaskan jenis serta sumber data yang digunakan dalam riset. Penjelasan juga perlu meliputi teknik pengumpulan datanya.</p>



<p>Dalam teori metodologi penelitian, ada beberapa cara atau teknik pengumpulan data. Misalnya dengan cara wawancara, menyebar kuesioner, teknik sampling, dan sebagainya.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>5. Teknik Analisis Data</strong></h3>



<p>Setelah data dikumpulkan melalui teknik tertentu, selanjutnya kamu perlu menjelaskan tentang bagaimana data-data tersebut diolah atau dianalisis.&nbsp;</p>



<p>Para peneliti dalam melakukan olah atau analisis data pada umumnya menggunakan perangkat tertentu. Misalnya software atau program komputer dan lain sebagainya.&nbsp;</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-karya-ilmiah/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-karya-ilmiah/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/04/Contoh-Karya-Ilmiah-Lengkap-Beserta-Jenisnya-500x334.jpg" alt="Kumpulan Contoh Karya Tulis Ilmiah (KTI) Lengkap dan Singkat Bahasa Indonesia" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Kumpulan Contoh Karya Tulis Ilmiah (KTI) Lengkap dan Singkat Bahasa Indonesia</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Membuat Bab IV Pembahasan Hasil Penelitian</strong></h2>



<p>Sistematika penulisan karya ilmiah berikutnya adalah uraian mengenai hasil penelitian beserta pembahasannya. Bab pembahasan berisi tentang deskripsi temuan-temuan riset. </p>



<p>Kamu perlu menuliskannya secara lengkap dan rinci sesuai dengan kenyataan di lapangan. Deskripsi hasil berisi uraian semua temuan secara runtut dan sistematis.&nbsp;</p>



<p>Namun, bab ini bukan hanya mendeskripsikan atau menguraikan apa saja temuan dalam penelitian yang dilakukan. Lebih jauh lagi, kamu juga harus menganalisis hasil tersebut.&nbsp;</p>



<p>Berikan penjabaran analisis atas deskripsi hasil temuan tersebut. Pembahasan ini nantinya juga sebagai langkah pengujian atas hipotesis yang sebelumnya telah dirumuskan.&nbsp;</p>



<p>Pada bab II, kamu telah menjelaskan bagaimana kesimpulan sementara atau hipotesis sebelum ditemukannya temuan atau hasil-hasil penelitian berdasarkan metodologi khusus.</p>



<p>Setelah mendapatkan data di lapangan, kamu harus menguji atau mengolah data tersebut kemudian membahasnya pada bab pembahasan ini.&nbsp;</p>



<p>Ada dua kemungkinan yang bisa diperoleh, yakni hipotesis diterima atau hipotesis ditolak. Jika hipotesis diterima, artinya hasil riset kamu sesuai dengan kesimpulan sementara.&nbsp;</p>



<p>Sebaliknya, hipotesis ditolak berarti hasil temuan dalam riset tidak bersesuaian dengan kesimpulan sementara.&nbsp;</p>



<p>Terdapat beragam faktor yang menyebabkan hasil riset tidak bersesuaian dengan kesimpulan sementara.&nbsp;</p>



<p>Misalnya kekeliruan saat pengambilan data, pengolahan data, atau terjadi anomali fenomena sehingga menghasilkan temuan yang berbeda.&nbsp;</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kemudian Membuat Bab V Penutup</strong></h2>



<p>Sistematika penulisan karya ilmiah setelah pembahasan adalah penutup. Bagian penutup antara lain berisi kesimpulan dan saran atau rekomendasi. </p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1. Kesimpulan</strong></h3>



<p>Setelah menjabarkan hasil temuan riset pada bab pembahasan, kamu juga perlu merangkumnya menjadi suatu kesimpulan.&nbsp;</p>



<p><br>Selain itu, kesimpulan juga menjelaskan tentang bagaimana peneliti memberi pemaknaan terhadap riset yang dilakukannya.&nbsp;</p>



<p>Dengan adanya kesimpulan, pembaca memahami bagaimana pandangan penulis terkait dengan penelitiannya tersebut.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2. Rekomendasi</strong></h3>



<p>Tidak menutup kemungkinan karya tulis ilmiah yang kamu susun nantinya akan digunakan oleh peneliti lain untuk mendukung riset mereka di masa depan.&nbsp;</p>



<p>Untuk itu, kamu perlu memberikan saran atau rekomendasi kepada peneliti lain yang akan menjadikan tulisan kamu sebagai salah satu referensi.&nbsp;</p>



<p>Selain itu, rekomendasi juga berlaku untuk pengguna hasil riset tersebut secara umum.&nbsp;</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/cara-membuat-karya-ilmiah-dan-contohnya-gnr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/cara-membuat-karya-ilmiah-dan-contohnya-gnr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/karya-tulis-ilmiah-500x333.jpg" alt="Cara Membuat Karya Ilmiah Beserta Contohnya yang Baik dan Benar Lengkap" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Cara Membuat Karya Ilmiah Beserta Contohnya yang Baik dan Benar Lengkap</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Berikutnya Adalah Menyusun Daftar Pustaka</strong></h2>



<p>Urutan<strong> </strong>berikutnya yaitu membuat daftar pustaka. Daftar pustaka berisi daftar referensi yang kamu gunakan dalam penulisan karangan ilmiah tersebut.&nbsp;</p>



<p>Penyusunan daftar pustaka tidak hanya berisi referensi berupa buku, akan tetapi juga sumber digital. Penulisan daftar pustaka memiliki aturan tersendiri.&nbsp;</p>



<p>Misalnya pada penulisan sumber buku, maka harus mencantumkan nama penulis buku, tahun terbit, judul buku, hingga nama penerbitnya.&nbsp;</p>



<p>Di samping itu, penulisannya juga menggunakan kaidah khusus yang sesuai standar tertentu. Untuk itu, pahami bagaimana cara penulisan daftar pustaka.&nbsp;</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Jangan Lupa untuk Mencantumkan Lampiran</strong></h2>



<p>Tidak jarang suatu penelitian menggunakan berbagai data yang harus dicantumkan. Misalnya dokumen soal, kuesioner, atau dokumen lainnya.&nbsp;</p>



<p>Jangan lupa memberi nomor pada setiap lampiran yang ada. Nantinya nomor-nomor tersebut didaftar ke halaman daftar lampiran pada bagian pembuka.&nbsp;</p>



<p>Membuat suatu karangan ilmiah bukan hanya memerlukan penelitian lapangan yang kritis dan tajam. Tetapi juga harus memahami bagaimana sistematika penulisan karya ilmiah dengan benar. </p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosjogja" target="_blank">Kost Jogja Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosjakarta" target="_blank">Kost Jakarta Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-bandung-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosbandung" target="_blank">Kost Bandung Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-denpasar-bali-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosdenpasar" target="_blank">Kost Denpasar Bali Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikossurabaya" target="_blank">Kost Surabaya Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikossemarang" target="_blank">Kost Semarang Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosmalang" target="_blank">Kost Malang Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikossolo" target="_blank">Kost Solo Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-bekasi-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosbekasi" target="_blank">Kost Bekasi Harga Murah</a><br><br><a href="https://mamikos.com/kost/kost-medan-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosmedan" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Kost Medan Harga Murah</a><br></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86633" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/sistematika-penulisan-karya-ilmiah-pljr/">Sistematika Penulisan Karya Ilmiah Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar﻿</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/01/penulisan-karya-ilmiah-@ivan-samkov.jpg" length="155925" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/01/penulisan-karya-ilmiah-@ivan-samkov-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
    </channel>
</rss>