7 Contoh Judul Teks Negosiasi Berbagai Tema yang Menarik, Bisa Jadi Inspirasi
Negosiasi dapat berlangsung di berbagai tempat yang terdapat aktivitas manusia. Guna memudahkan saat bernegosiasi, kamu dapat membaca beberapa contoh teks negosiasi.
Pernahkah kamu melihat dua orang sedang melakukan tawar menawar hingga akhirnya mendapatkan kesepakatan?
Kegiatan dua orang atau dua belah pihak tersebut dinamakan dengan kegiatan negosiasi.
Nah, proses negosiasi ini lebih jelasnya bisa kita pahami melalui sebuah teks negosiasi. 📖✍️
Daftar Isi
Berikut Contoh Judul Teks Negosiasi Berbagai Tema

Teks negosiasi biasanya memuat bentuk interaksi sosial dengan tujuan mencapai suatu kesepakatan.
Biasanya, contoh teks negosiasi ini kerap dijumpai ketika seseorang melakukan transaksi jual beli, seperti di warung, pasar, toko swalayan dan lain sebagainya.
Agar dapat mencapai suatu kesepakatan, teks negosiasi harus mencakup struktur, seperti pengantar, argumen, dan simpulan. Dalam struktur argumen tersebutlah, negosiasi dapat menjadi lebih kompleks.
Untuk memahami lebih jelas terkait teks negosiasi, simak informasi selengkapnya tentang pengertian teks negosiasi hingga contohnya berikut ini.
Apa itu Teks Negosiasi?
Merujuk pada buku karangan Tomi Rianto berjudul Cara Cepat Menguasai Bahasa Indonesia SMA/MA Kelas X, XI, XII, teks negosiasi adalah teks yang berisi interaksi sosial antara satu orang dengan orang lainnya untuk menetapkan keputusan di antara pihak-pihak yang berbeda kepentingan.
Sederhananya, teks negosiasi adalah teks yang berisi proses untuk mencapai suatu kesepakatan antara dua belah pihak untuk memenuhi kepuasan pihak yang bersangkutan.
Dalam kehidupan sehari-hari, tentunya negosiasi diperlukan ketika melakukan interaksi sosial.
Dengan begitu, proses tawar menawar pun dapat terjadi dan apa yang diinginkan oleh seseorang atau perusahaan dapat terlaksana dengan baik.
Ciri-ciri Teks Negosiasi
Guna membedakan teks negosiasi dengan jenis teks lainnya, ada beberapa ciri yang perlu diperhatikan.
Mengutip dari buku karangan Tomi Rianto berjudul CCM Cara Cepat Menguasai Bahasa Indonesia SMA, berikut adalah ciri-ciri umum teks negosiasi.
- Melibatkan dua belah pihak
- Menghasilkan kesepakatan
- Menghasilkan keputusan yang saling menguntungkan
- Sarana untuk mencari penyelesaian atau jalan tengah
- Mengarah kepada tujuan praktis
- Memprioritaskan kepentingan bersama
- Menyangkut suatu rencana yang belum terjadi
- Kegiatan komunikasi langsung
- Berbentuk dialog atau diubah menjadi monolog
Jenis-jenis Teks Negosiasi
Secara umum, teks negosiasi dapat dibedakan menjadi dua jenis yakni:
1. Teks negosiasi tuturan langsung
Jenis teks negosiasi ini dibagi lagi menjadi dua, yakni teks negosiasi pemecahan konflik yang bertujuan untuk memecahkan konflik atau masalah.
Kemudian, teks negosiasi kerja sama yang bertujuan untuk menunjukkan permohonan kerja sama antara pengusaha dan pihak bank untuk meminjam modal usaha atau kerjasama yang saling menguntungkan.
Dan terakhir, teks negosiasi penjual dan pembeli yang berisikan proses jual beli.
2. Teks negosiasi tuturan tak langsung
Jenis teks negosiasi ini berbentuk surat menyurat di mana pihak pertama mengirimi surat pengajuan dan pihak kedua memberikan jawaban atas pengajuan tersebut.
Struktur Teks Negosiasi
Seperti yang sudah disampaikan di awal, teks negosiasi harus mencakup struktur agar teks negosiasi tersebut bisa menjadi lebih kompleks. Di bawah ini adalah struktur teks negosiasi yang perlu kamu ketahui:
1. Orientasi
Orientasi merupakan awal dari percakapan sebuah negosiasi, misalnya memberikan kata sapaan, salam dan sebagainya.
Struktur teks negosiasi yang satu ini bisa berisikan pengenalan terhadap masalah antar pihak-pihak yang memilih perbedaan pandangan.
2. Pengajuan
Pengajuan merupakan usulan untuk menyelesaikan masalah dari pihak pertama.
3. Penawaran
Pada struktur teks negosiasi, terdapat proses tawar menawar pihak satu dengan yang lain untuk meraih kesepakatan yang menguntungkan semua pihak.
4. Persetujuan
Persetujuan adalah pernyataan yang berisi kesepakatan atau ketidaksepakatan antara pihak.
5. Penutup
Di tahap ini, penutup berisikan penegasan terhadap hasil negosiasi yang pada akhirnya menghasilkan suatu kesepakatan.
Contoh Teks Negosiasi
Agar kamu bisa lebih memahami lagi seputar teks negosiasi, berikut beberapa contoh teks negosiasi yang lengkap dengan strukturnya yang dikutip dari berbagai sumber.
Contoh 1
Jual Beli Patung Garuda Wisnu Kencana
Penjual: “Good morning, Mam. Selamat pagi.”
Pembeli: “Selamat pagi.”
Penjual: “Mari, mau beli apa?”
Pembeli: “Ada patung Garuda Wisnu Kencana yang dibuat dari kayu?”
Penjual: “Ya, ada. Di sebelah sana, yang besar atau yang kecil?”
Pembeli: “Yang sedang saja. Yang dibuat dari kuningan ada?”
Penjual: “Ya, ini, tidak terlalu besar. Tapi, terbuat dari kayu. Yang dari kuningan habis.”
Pembeli: “Ya, dari kayu tidak apa-apa.”
Penjual: “Bagus itu, Mam. Cocok untuk dipakai sendiri atau untuk souvenir?”
Pembeli: “Saya pakai sendiri. Harganya berapa?”
Penjual: “Tiga ratus ribu.”
Pembeli: “Wah, mahal. Dua ratus ribu ya?”
Penjual: “Belum boleh. Dua ratus delapan puluh lima ribu. Ini sudah murah, Mam. Di tempat lain lebih mahal.”
Pembeli: “Tidak mau. Kalau boleh, dua ratus lima puluh ribu.”
Penjual: “Belum boleh. Naik sedikit, Mam.”
Pembeli: “Dua ratus tujuh puluh lima ribu.”
Penjual: “Ya, sebenarnya ini belum boleh. Tapi, untuk Nyonya boleh. Mau beli apa lagi?”
Pembeli: “Tidak. Itu saja. Ini uangnya.”
Penjual: “Ya, terima kasih.”
Pembeli: “Terima kasih. Bye, bye. Have a nice day.”
Halaman:



