3 Contoh Nanomaterial dalam Kehidupan Sehari-hari dan Manfaatnya
Nanomaterial adalah bahan-bahan yang memiliki ukuran dalam skala nanometer, yaitu 1 hingga 100 nanometer. Simak penjelasannya dalam artikel ini.
2. Lampu jalan berbasis solar cell
Lampu jalan berbasis solar cell juga menggunakan output berupa lampu DC. Di mana panel surya menangkap sinar matahari dan dikonversi menjadi energi listrik untuk mengisi kebutuhan energi di baterai dengan bantuan charger control.
Energi listrik dari baterai akan digunakan untuk menyalakan lampu DC atas perintah charge control.
3. Solar cell sebagai sumber energi listrik hidroponik
Hydroponic Drip System menggunakan sistem irigasi tetes (Drip Irrigation System) dimana sistem irigasi tetes dilakukan dengan cara meneteskan air secara perlahan menuju akar tanaman dengan tujuan untuk menghemat air.
Sehingga, kebutuhan air menjadi lebih efektif melalui permukaan tanah atau langsung menuju akar tanaman dengan melalui jaringan katup, pipa dan emitter.
Dalam pembuatan rancang bangun alat, dibutuhkan design alat untuk sistem hidroponik drip system.
Alat ini di desain menggunakan solar cell yang dapat diatur sudut putarnya untuk menemukan sudut yang terbaik dengan daya maksimal.
Pada alat ini juga merupakan portable atau alat yang mudah untuk dipindahkan dari suatu tempat ke tempat lain.
Nah, di atas tadi merupakan informasi terkait deretan contoh nanomaterial dalam kehidupan sehari-hari lengkap dengan manfaatnya yang bisa Mamikos bagikan.
Nano material adalah bahan-bahan yang memiliki ukuran dalam skala nanometer, yaitu 1 hingga 100 nanometer.
Semoga penjelasan terkait nanomaterial di atas bisa menambah wawasan kamu seputar materi tersebut, ya.
Buat kamu yang ingin mengulik lebih banyak lagi tentang materi kimia lainnya, seperti Ringkasan Materi Nanoteknologi Kimia hingga Contoh Senyawa Hidrokarbon, kamu bisa kunjungi situs blog Mamikos dan temukan informasinya di sana.
FAQ
Beberapa contoh aplikasi dari nanomaterial antara lain ada Nanokeramik, Nanometalik, Nanoporous, Nanowires, dan Nanotube.
Beberapa contoh penerapan teknologi nano dalam bidang pertanian antara lain ada pupuk nano, pestisida nano, sensor nano, benih nan, dan kemasan nano.
Nanomaterial memiliki potensi yang sangat besar untuk membantu mewujudkan program-program pembangunan berkelanjutan, seperti upaya dalam menurunkan tingkat kelaparan dan mencapai ketahanan pangan, memastikan kehidupan yang sehat dan sejahtera untuk semua lapisan masyarakat.
Nanoteknologi punya potensi dalam bidang energi dan ilmu lingkungan. Penerapannya digunakan dalam solar panel yang mampu mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik. Sehingga di masa depan banyak alternatif sumber tenaga listrik selain nuklir, air, dan uap.
Beberapa nanomaterial dapat terbentuk secara alami, seperti protein yang terbawa darah yang penting bagi kehidupan dan lipid yang ditemukan dalam darah dan lemak tubuh . Namun, para ilmuwan khususnya tertarik pada nanomaterial rekayasa (ENM), yang dirancang untuk digunakan dalam banyak material, perangkat, dan struktur komersial.
Halaman:

