Advertisement
Source : unsplash.com@amyhirschi

3 Contoh Partisipan dalam Teks Negosiasi beserta Pengertian Lengkap

Teks negosiasi membutuhkan partisipan sebagai bagian penting di dalamnya. Simak penjelasan serta contoh partisipan dalam teks negosiasi secara lengkap di bawah ini.

22 Desember 2025 Fatma

Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, tidak bisa dipungkiri bahwa kamu akan selalu membutuhkan pelaksanaan dan proses negosiasi.

Negosiasi ini berjalan untuk bisa menemukan jalan tengah dan tidak saling merugikan antara satu pihak dengan pihak lainnya atau juga dikenal sebagai istilah partisipan.

Saat mempelajari materi Bahasa Indonesia sendiri, kamu perlu untuk bisa mengenal dan melihat contoh partisipan dalam teks negosiasi dalam bacaan dengan tepat. 📖✍️

Contoh Teks Negosiasi dan Partisipan

Contoh Partisipan dalam Teks Negosiasi beserta Pengertian Lengkap
unsplash.com@amyhirschi
15 Contoh Teks Negosiasi Singkat beserta Strukturnya yang Benar, Lengkap!

Agar kamu dapat memahami contoh partisipan dalam teks negosiasi, maka perlu melihat contoh dari jenis teks yang satu ini.

Misalnya, dalam sebuah proses jual-beli di pasar, terdapat pembeli dan penjual yang terlibat dalam proses negosiasi. Di sini, partisipan yang dimaksud yaitu pembeli dan penjual tersebut.

9 Contoh Kalimat Langsung dalam Teks Negosiasi yang Baik dan Benar

1. Negosiasi Jual Beli Laptop

Simak contoh dari teks negosiasi jual-beli laptop seperti berikut ini.

Penjual: “Halo, dek. Ada yang bisa dibantu?”
Pembeli: “Saya sedang mencari laptop, Pak. Boleh saya lihat-lihat barangnya terlebih dahulu?”
Penjual: “Sedang mencari laptop yang seperti apa? Barangkali saya bisa membantu mencarikan barang sesuai yang dibutuhkan.”
Pembeli: “Laptop yang bisa untuk desain kira-kira yang mana ya, Pak? Saya perlu untuk desain dengan kualitas bagus dan tidak lambat untuk dipakai.”
Penjual: “Ini ada laptop yang sedang banyak dicari untuk desain, dek.”
Pembeli: “Untuk yang ini, harganya berapa ya, Pak?”
Penjual: “Itu Rp 10 juta. Kalau untuk yang satunya Rp 12 juta.”
Pembeli: “Apa harganya masih bisa kurang, Pak?”
Penjual: “Sayangnya tidak bisa, tapi untuk yang ini sedang ada program diskon dari pabriknya. Harganya tinggal Rp 8 juta setelah diskon.”
Pembeli: “Saya ambil yang ini saja, Pak.”
Penjual: “Baik, dek. Saya hitung dulu ya. Pembayaran bisa langsung ke kasir.”
Pembeli: “Terima kasih, Pak. Saya bayar dulu barangnya.”
Penjual: “Sama-sama, dek.”

Kalimat Efektif dalam Teks Negosiasi yang Benar beserta Tips Membuatnya

2. Negosiasi Pembelian Sepeda

Partisipan: Pembeli dan Penjual

Penjual: “Selamat siang, ada yang bisa dibantu?”
Pembeli: “Selamat siang, Pak. Saya ingin membeli sepeda untuk anak saya. Bisa diperlihatkan yang ukuran kecil?”
Penjual: “Tentu, ini ada beberapa model sepeda ukuran anak. Mau yang jenis sepeda gunung atau sepeda kota?”
Pembeli: “Saya ingin yang ringan dan gampang dipakai di jalanan perumahan.”
Penjual: “Kalau begitu, yang ini cocok. Harganya Rp 1.500.000.”
Pembeli: “Bisa kurang, Pak? Apalagi kalau sekalian beli helm dan pengaman.”
Penjual: “Kalau beli satu paket sepeda plus helm dan pengaman, saya kasih diskon 10%, jadi totalnya Rp 1.650.000 dari harga normal Rp 1.830.000.”
Pembeli: “Oke, setuju. Saya ambil paket itu.”
Penjual: “Baik, silakan ke kasir untuk pembayaran.”
Pembeli: “Terima kasih, Pak.”
Penjual: “Sama-sama.”

Catatan: Partisipan jelas terlihat dari percakapan antara pembeli dan penjual yang saling menawar dan menawarkan solusi.

Halaman:

Advertisement