3 Contoh Partisipan dalam Teks Negosiasi beserta Pengertian Lengkap
Teks negosiasi membutuhkan partisipan sebagai bagian penting di dalamnya. Simak penjelasan serta contoh partisipan dalam teks negosiasi secara lengkap di bawah ini.
3. Negosiasi Pemesanan Kue Ulang Tahun
Partisipan: Pelanggan dan Toko Kue
Pelanggan: “Selamat pagi, saya ingin memesan kue ulang tahun untuk anak saya.”
Toko Kue: “Selamat pagi, mau kue ukuran berapa dan tema seperti apa?”
Pelanggan: “Ukuran sedang, dengan tema superhero. Bisa dibuat seminggu sebelum tanggal ulang tahunnya?”
Toko Kue: “Bisa, harganya Rp 250.000. Apakah ingin hiasan tambahan?”
Pelanggan: “Kalau hiasan tambahan bisa kasih harga khusus, Pak?”
Toko Kue: “Kalau tambahan fondant dan tulisan nama, saya bisa kasih diskon Rp 20.000, jadi total Rp 230.000.”
Pelanggan: “Setuju, saya ambil yang paket itu.”
Toko Kue: “Baik, tolong bayar DP 50% sekarang untuk konfirmasi pesanan.”
Pelanggan: “Oke, ini DP-nya.”
Toko Kue: “Terima kasih, pesanan akan siap sesuai jadwal.”
Catatan: Partisipan di sini adalah pelanggan yang memesan dan toko kue sebagai pihak penjual, menunjukkan struktur negosiasi yang jelas dari tawar-menawar hingga kesepakatan.
Apa itu Teks Negosiasi?
Sebelum lebih jauh membahas mengenai contoh partisipan dalam teks negosiasi, simak dulu pengertian dari teks negosiasi itu sendiri.
Negosiasi sendiri merupakan bentuk dari percakapan maupun dialog yang melibatkan dua orang atau bisa juga lebih.
Percakapan ini dilakukan untuk bisa mendapatkan solusi dan kesepakatan atas masalah yang dihadapi secara bersama.
Jika melihat pengertian yang diberikan oleh KBBI, terdapat dua pemahaman terhadap negosiasi itu sendiri.
Pertama, negosiasi sebagai bentuk tawar-menawar untuk mencapai sebuah kesepakatan bersama antara satu pihak dengan yang lainnya.
Kedua, negosiasi dilihat sebagai upaya penyelesaian sengketa yang terjadi secara damai melalui perundingan antara pihak yang bersangkutan.
Sementara itu, menegosiasikan sendiri merupakan sebuah bentuk proses tawar-menawar dan perundingan untuk bisa mendapatkan kesepakatan tersebut.
Pelaksanaan dari negosiasi ini sendiri tentu memiliki tujuan tertentu. Pada dasarnya, negosiasi dilakukan untuk bisa mendapatkan kesepakatan terhadap perbedaan maupun masalah tanpa adanya paksaan.
Selain itu, negosiasi mampu untuk mencapai sebuah keputusan dengan seluruh pihak yang bersangkutan mendapatkan keuntungan yang sama.
Proses negosiasi ini sendiri bisa dilakukan saat melakukan transaksi, sengketa, maupun juga saat terjadi perselisihan dan perbedaan pendapat.
Di sisi lain, teks negosiasi merupakan bentuk teks yang di dalamnya berisi penjelasan mengenai proses negosiasi yang berjalan tersebut.
Di dalamnya juga terdapat kalimat yang berisi mengenai kesepakatan mengenai persoalan dan penyelesaian yang didapatkan.
Ada banyak bentuk dari teks negosiasi yang bisa kamu temukan. Beberapa diantaranya seperti dalam dialog drama, gabungan antara narasi dan dialog seperti pada cerpen.
Bisa juga kamu menemukannya pada surat yang berisi penawaran dan permintaan barang tertentu.
Maka dari itu, di dalam negosiasi sendiri memiliki partisipan agar prosesnya bisa berjalan dengan tepat dan mendapatkan kesepakatan yang diinginkan.
Ada beberapa contoh partisipan dalam teks negosiasi yang bisa kamu pelajari nantinya dan dibahas pada bagian yang ada selanjutnya.
Halaman:

