Advertisement
Source : unsplash.com/@scaurick

5 Contoh Teks Negosiasi Jasa beserta Strukturnya yang Baik dan Benar

Berbagai macam contoh teks negosiasi jasa pastinya akan membantu kamu, karena bisa dijadikan referensi ketika ingin membuatnya sendiri. Sudah bisa membuatnya?

22 Desember 2025 Fajar Laksana

Pengertian Teks Negosiasi

Membuat teks negosiasi tanpa mengetahui arti atau pengertiannya, kemungkinan akan mustahil dan hasilnya kurang maksimal. Mengetahui pengertiannya juga akan mempermudah pembuatan teksnya. 

Definisi negosiasi adalah bentuk interaksi sosial yang biasanya dilakukan oleh dua orang ataupun lebih dengan tujuan untuk mencapai sebuah kesepakatan dan tentunya saling menguntungkan.

Di dalam Kamus Bebas Bahasa Indonesia alias KBBI, negosiasi diartikan sebagai proses tawar menawar yang dilakukan dengan jalan berunding, kemudian memiliki tujuan guna mencapai kesepakatan bersama antara pihak satu dengan lainnya. 

Nah, negosiasi yang dilakukan secara tertulis disebut sebagai teks negosiasi dan teks tersebut merupakan bentuk dari kegiatan negosiasi secara lisan dalam bentuk tulisan. 

Salah satu ciri yang dimiliki oleh contoh teks negosiasi jasa maupun jenis lainnya adalah adanya kalimat persuasif dengan tujuan untuk membujuk pihak lain. 

Struktur Teks Negosiasi

Teks negosiasi terdiri dari tiga struktur, mulai dari pembuka, kemudian isi, serta penutup yang semuanya harus ada di dalam teks tersebut. 

Dalam pembuatannya, pembukaan teks negosiasi biasanya akan berisi tentang salam ataupun sapa, sedangkan bagian isi berupa tawar menawar dari dua pihak atau lebih. 

Bagian terakhir berupa penutup diisi dengan persetujuan dari kedua belah pihak atau lebih, sehingga menjadi tanpa bahwa pihak-pihak tersebut telah mencapai kesepakatan. 

Namun, ada pula pendapat lainnya yang menyatakan bahwa struktur teks negosiasi terdiri dari lima poin, yakni sebagai berikut ini:

Orientasi

Orientasi dalam teks negosiasi adalah cara kita mengawali pembicaraan dan biasanya akan dimulai dengan memberi salam, sapa, dan lain-lainnya. 

Awal pembicaraan pastinya harus terkesan baik, sehingga proses negosiasi akan berjalan sebagaimana harapan pihak-pihak yang melakukannya dan mendapatkan kesepakatan. 

Pengajuan

Struktur teks negosiasi yang kedua adalah pengajuan alias mengajukan penawaran. Tawaran yang kamu ajukan bertujuan untuk negosiasi dan biasanya berupa keinginan dengan harapan disetujui. 

Penawaran

Pada struktur ketiga ini tentu saja menjadi bagian yang paling penting dalam proses negosiasi, karena akan menentukan keberhasilan dari proses tersebut.

Apabila penawaran yang dilakukan tidak bisa menarik atau meyakinkan pihak lain, maka kemungkinan  besar tidak akan mencapai kesepakatan bersama. 

Namun, jika penawaran yang kamu lakukan berhasil membuat pihak lainnya tertarik, maka bisa dipastikan pencapaian berupa kesepakatan bersama akan dapatkan. 

Persetujuan

Setelah penawaran, dalam teks negosiasi perlu adanya persetujuan. Hal ini tentu saja akan berkaitan erat dengan struktur sebelumnya, yakni penawaran. 

Pastinya persetujuan tidak hanya berasal dari satu pihak saja, melainkan kedua belah pihak maupun pihak lainnya yang ikut serta dalam negosiasi. 

Penutup

Bagian penutup biasanya akan berisi tentang ucapan terimakasih atau ucapan salam yang merupakan tanpa berakhirnya proses negosiasi. 


Halaman:

Advertisement