4 Contoh Teks Negosiasi sesuai Strukturnya Orientasi, Permintaan, Penawaran, Persetujuan hingga Penutup
Terdapat setidaknya lima struktur inti dalam teks negosiasi. Berikut penjelasan dan contoh lengkapnya!
- Formal
A: “Oke, Pak. Kalau Bapak ingin mengganti seluruh furnitur, maka saya harus membuat desain baru, dan itu tentu akan memakan waktu. Mungkin sekitar seminggu atau dua minggu.”
B: “Apakah bisa diselesaikan dalam waktu tiga hari, Mas?”
A: “Aduh, belum bisa, Pak. Karena saya harus cari furniturnya dulu, harus diukur, harus negosiasi harga pula. Furnitur kayu jati saat ini harganya sudah sangat mahal loh, Pak.”
B: “Oh, begitu ya? Tapi saya maunya furnitur kayu jati semua dan selesai dalam tiga hari.”
A: “Bagaimana kalau kita beli beberapa furnitur kayu jati saja, Pak? Misalnya, meja makan beserta kursinya dan bufet saja. Untuk sisanya menggunakan furnitur yang sudah kita setujui sebelumnya. Bagaimana, Pak?”
4. Persetujuan
Pada bagian ini, kalian akan melakukan persetujuan berdasarkan proses tawar-menawar sebelumnya.
Contohnya:
- Informal
A: “Ya sudah, Bu. Kalau begitu aku beli sepatunya bulan depan saja ya? Boleh ya?”
B: “Hm …. Ya sudah, boleh deh. Kalau bulan depan mungkin Ibu sudah punya uang.”
- Formal
B: “Oh! Boleh, Mas! Boleh! Kalau begitu tidak perlu seluruhnya ya?”
A: “Betul, Pak. Nanti Bapak bisa diskusikan kembali dengan istri Bapak terkait furnitur apa saja yang hendak diganti dengan bahan kayu jati asli. Nanti segera hubungi saya supaya bisa saya carikan furniturnya, Pak.”
B: “Oke, oke deh, Mas! Saya setuju. Tapi ini bisa jadi dalam tiga hari ya?”
A: “Bisa, Pak.”
B: “Baik, Mas. Nanti saya hubungi lagi tentang furnitur kayu jatinya.”
5. Penutup
Akhirnya, proses tawar-menawar pun selesai. Bagian penutup adalah bagian di mana kalian mengucapkan ucapkan terima kasih dan salam penutup, sekaligus menambahkan hal-hal yang perlu diingat.
Contohnya:
- Informal
A: “Asyik! Terima kasih ya, Bu!”
B: “Iya, sama-sama. Untuk sementara pakai sepatu yang lama dulu ya, Nak?”
A: “Iya, Bu! Enggak apa-apa!”
- Formal
A: “Baik, Pak. Kalau begitu saya tunggu kabar selanjutnya ya?”
B: “Oke, Mas. Mungkin paling lambat lusa. Terima kasih ya, Mas.”
A: “Sama-sama, Pak. Senang membantu Anda.”
Nah, itulah ulasan tentang contoh teks negosiasi sesuai strukturnya. Sekarang, kalian sudah memahami bagaimana cara bernegosiasi sekaligus menuliskan teksnya dengan rapi dan benar!
Halaman:
