4 Jenis Vektor dalam Matematika beserta Penjelasan dan Contohnya Lengkap
Dalam matematika, juga terdapat banyak sekali hal yang harus kamu pelajari, salah satunya vektor. Simak ulasan lengkapnya dalam artikel ini.
Jenis-jenis Vektor dalam Matematika
Dalam ilmu Matematika, vektor dibagi menjadi beberapa jenis, antara lain:
1. Vektor Nol
Vektor nol adalah vektor yang mempunyai panjang nol dan tidak memiliki arah vektor yang jelas. Berbeda dengan vektor lainnya, vektor nol ini tidak dapat dinormalisasi.
2. Vektor Posisi
Vektor posisi merupakan vektor yang ujungnya berada di suatu titik koordinat tertentu dengan pangkal berada di titik koordinat (0, 0), sementara letak titik ujungnya berada di satu titik tertentu (selain titik O). Biasanya, vektor posisi memuat vektor satuan i dan j.
3. Vektor Satuan
Vektor satuan adalah vektor yang panjangnya satu satuan. Biasanya, vektor satuan hanya digunakan untuk menunjukkan arah.
Suatu vektor dengan panjang sembarang bisa dibagi oleh panjang untuk mendapatkan vektor satuan. Hal ini dikenal sebagai “normalisasi” suatu vektor. Nah, vektor satuan juga dilambangkan dengan sebuah topi” di atas huruf “a” kecil.
4. Vektor Basis
Vektor basis adalah suatu vektor yang panjangnya satu satuan, namun arahnya searah dengan sumbu koordinat.
Operasi Vektor Matematika
Pada dasarnya, vektor matematika adalah bagian dari geometri. Oleh karena itu, materi tentang vektor dapat berlaku dalam sebuah gambar dua dimensi (R2) ataupun bangun ruang (R3).
Ketika diaplikasikan dalam gambar dua dimensi, maka penulisan vektor matematika matematika dinyatakan dalam dua sumbu koordinat, yakni sumbu x dan sumbu y.
Sementara, ketika diaplikasikan dalam banguan ruang tiga dimensi (R3), maka vektor matematika dinyatakan dan 3 sumbu koordinat, yakni sumbu x, sumbu y, dan sumbu z.
Dengan memahami vektor adalah bagian dari geometri, maka tentu lebih mudah untuk memahami operasi vektor matematika.
Pada dasarnya, operasi vektor matematika tidaklah jauh berbeda dengan operasi aljabar. Jadi, apabila kamu sudah memahami operasi aljabar, maka operasi vektor akan terasa lebih mudah.
Secara umum, operasi dalam vektor matematika terbagi menjadi beberapa jenis. Yaitu penjumlahan, pengurangan, perkalian vektor dengan skalar, dan perkalian dua vektor.
Penjumlahan Vektor
Untuk melakukan operasi penjumlahan vektor, kamu dapat menggunakan salah satu dari dua cara, yakni penjumlahan vektor dengan metode segitiga dan penjumlahan vektor dengan metode jajargenjang.
Halaman:

