Materi Integral Kelas 11 SMA beserta Penjelasannya Lengkap
Integral dikenal sebagai anti turunan. Pelajari yuk materi lengkap integral di kelas 11 pada artikel ini!
1. Metode Substitusi
Menurut Dr. Dwi Purnomo dalam Kalkulus Integral (2021) metode integral substitusi merupakan metode hitung integral yang menggunakan pemisalan untuk menyederhanakan proses hitung integral.
Metode ini bisa digunakan untuk menghitung berbagai jenis integral, baik integral tentu maupun integral tak tentu.
Dengan metode ini, kita dapat mengganti u = (g(x), sehingga du = g’(x). Jika kita substitusikan ke integral awal, maka akan menjadi:
Setelah itu, untuk mendapatkan hasil perhitungan yang diinginkan, kita dapat mengembalikan lagi ke variabel asli yaitu mengubah u menjadi g(x) kembali.
2. Metode Parsial
Nursanto (2018) dalam Modul Matematika Paket C Setara SMA/MA Kelas XI menyebut metode integral parsial merupakan alternatif menghitung sebagian integral.
Metode ini dipakai apabila kita tidak bisa menyelesaikan suatu integral baik dengan cara biasa maupun dengan menggunakan metode substitusi.
Rumus Metode Integral Parsial adalah sebagai berikut:
Metode integral parsial ini dalam kehidupan sehari-hari bisa kita temukan penerapannya dalam peluncuran roket.
Metode ini biasanya digunakan untuk menghitung ketinggian roket saat melepaskan bagian-bagian tubuhnya.
Aplikasi Integral
Materi integral kelas 11 SMA yang terakhir akan kita bahas adalah mengenai aplikasi integral.
Aplikasi integral dapat kita terapkan dalam berbagai konteks kehidupan. Beberapa contoh aplikasi yang umumnya siswa kelas 11 temui adalah dalam menghitung luas atau volume benda.
Menurut Janu Ismadi dalam Integral, Anti Turunan (2010) berikut beberapa aplikasi integral yang patut kamu ketahui.
1. Menghitung Luas Daerah yang Ada di Atas Sumbu X
Untuk menentukan luas daerah di atas sumbu X (positif), Mamikos akan memberikan permisalan agar kamu lebih bisa menerima konsepnya. Simak ya!
Misalkan, kita memiliki fungsi y = f(x) yang merupakan persamaan kurva pada koordinat Cartesius serta fungsi f bernilai tidak negatif pada selang [a,b].
Jadi, kita akan mendapatkan rumus luas daerah (R) yang dibatasi oleh kurva y = f(x) dengan nilai x =a, x=b, serta y=0 sebagai berikut:
2. Menghitung Luas Daerah yang Ada di Atas Sumbu X
Konsep mencari luas daerah di bawah sumbu X tidak jauh berbeda dengan rumus sebelumnya.
Hanya saja, karena fungsi terletak di bawah sumbu X, otomatis akan bernilai negatif. Hal ini juga tercermin dalam rumusnya, yaitu sebagai berikut:
Halaman:


