Mengenal Tes TPS UTBK SNBT Lengkap Dengan Contoh Soal Dan Pembahasan
TPS (Tes Potensi Skolastik) merupakan tes untuk mengukur kemampuan kognitif siswa berupa penalaran dan pemahaman umum yang dianggap penting.
78. Kalimat manakah yang di dalamnya terdapat pilihan kata yang tidak tepat?
A. Pada kesempatan yang berbahagia ini saya mengucapkan terima kasih kepada hadirin.
B. Kepribadian siswa yang satu tidak boleh dibandingkan dengan kepribadian siswa yang lain.
C. Kita harus berusaha secara maksimal untuk mencapai hasil yang gemilang.
D. Akan tetapi, akhirnya pemerintah tetap memperoleh hak kepemilikan lahan tersebut.
E. Tenggat pengumpulan tugas kelompok belajar XI belum diumumkan guru kami.
79. Manakah kalimat yang tidak efektif?
A. Tim peneliti arkeologi berhasil menganalisis teks kuno berusia sekitar 2.000 tahun.
B. Teks kuno itu dianalisis para ahli arkeologi dan menemukan banyak cerita yang ganjil.
C. Dalam teks kuno itu ditemukan kisah kutukan para dewa terhadap seseorang.
D. Karena kutukan tersebut, jiwa orang yang dikutuk itu tersiksa ribuan tahun.
E. Itulah makna yang membuat para peneliti bertanya-tanya tentang makna kisah tersebut.
80. Departemen Agama seharusnya sanggup menyelenggarakan ibadah haji secara baik. Sesuai dengan undang-undang terbaru, departemen ini tetap menjadi regulator sekaligus operator, bahkan ikut menentukan anggota komisi pengawas. Peningkatan kualitas pelayanan diharapkan terjadi lewat pembenahan manajemen. Keluhan mulai muncul ketika belum ada perbaikan yang berarti. Lihatlah, baru-baru ini 89 anggota jemaah calon haji dari Jakarta dilaporkan mengalami diare saat berada di Madinah. Penderitaan mereka diduga akibat makanan basi atau tidak memenuhi standar kesehatan. Insiden seperti ini tidak perlu terjadi seandainya perusahaan katering menjaga kualitas makanan yang disajikan. Kualitas layanan akan terjamin lagi jika tim kesehatan selalu mengecek dan mengawasi makanan untuk jemaah calon haji. (KoranTempo, 21 November 2008)
Pernyataan berikut ini merupakan opini dari teks di atas, kecuali . . . .
A. Jemaah calon haji Indonesia tidak memperoleh layanan maksimal dari Departemen Agama.
B. Departemen Agama tidak bekerja secara profesional dalam penyelenggaraan ibadah haji.
C. Manajemen Departemen Agama lemah sehingga tidak mampu meningkatkan pelayanan penyelenggaraan ibadah haji.
D. Tim kesehatan tidak mengecek dan mengawasi makanan sehingga calon jemaah haji makan nasi basi.
E. Koordinasi tidak berjalan baik di antara komponen panitia penyelenggara ibadah haji di Departemen Agama.
