Ringkasan Materi Bangun Ruang Kelas 6 SD beserta Penjelasannya
Ada berbagai benda di sekitar kita yang berbentuk bangun ruang, lho. Yuk, kenali macam-macam bangun ruang beserta ciri-cirinya, serta rumus untuk menghitung volume dan luas permukaannya lewat artikel ini.
Ringkasan Materi Bangun Ruang Kelas 6 SD beserta Penjelasannya – Ketika duduk di bangku kelas 6 SD, kamu akan diajak mempelajari materi bangun ruang dalam mata pelajaran Matematika.
Nah, bangun ruang merupakan istilah yang digunakan dalam matematika dan geometri untuk merujuk pada suatu objek yang memiliki tiga dimensi, yakni panjang, lebar, dan tinggi.
Yuk, kenali macam-macam bangun ruang dalam Matematika lewat materi yang sudah Mamikos rangkumkan berikut ini!
Daftar Isi
Berikut Ringkasan Materi Bangun Ruang Kelas 6 SD

Bangun ruang berbeda dengan bangun datar dan dapat dilihat dari bentuk bangun datar dua dimensi, tidak memiliki ruangan, jadi paling cuma bisa mencari luas dan keliling aja.
Secara umum, bangun ruang terdiri dari padat dan berdimensi tiga yang mencakup objek-objek seperti balok, prisma, kubus, limas, tabung, kerucut, dan bola.
Jadi, setiap bangun ruang mempunyai sifat-sifat dan karakteristik tertentu yang membedakannya dari bangun ruang lainnya.
Ada berbagai benda di sekitar kita yang berbentuk bangun ruang, lho. Yuk, kita kenal macam-macam bangun ruang beserta ciri-cirinya, serta rumus untuk menghitung volume dan luas permukaannya.
Apa itu Bangun Ruang?
Tentu kamu harus memahami pengertian dari bangun ruang itu sendiri sebelum mengenal macam-macam dan rumusnya.
Nah, bangun ruang dapat diartikan sebagai suatu objek geometris tiga dimensi yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi.
Dalam hal ini, panjang, lebar, dan tinggi tidak hanya merupakan ukuran dua dimensi seperti pada bangun datar saja, melainkan juga melibatkan dimensi ketiga, yakni ruang atau kedalaman.
Setiap bangun ruang tentu memiliki sifat-sifat geometris yang unik dan bisa dianalisis menggunakan konsep-konsep matematika.
Pemahaman tentang bangun ruang dan sifat-sifatnya tentu sangat penting dalam matematika dan fisika, serta memiliki aplikasi dalam berbagai bidang, mulai dari arsitektur, teknik, hingga ilmu komputer.
Studi tentang bangun ruang juga memungkinkan kita untuk mengukur, merancang, serta memahami dunia di sekitar kita dalam dimensi tiga.
Macam-macam Bangun Ruang
Diketahui terdapat 7 macam bangun ruang yang perlu dikenali, mulai dari bangun datar sisi datar hingga bangun ruang bersisi lengkung. Adapun berikut macam-macam bangun ruang tersebut.
1. Kubus
Kubus merupakan salah satu dari berbagai macam bangun ruang yang ada di sekitar kita. Memiliki enam sisi yang membatasi, bangun ruang satu ini juga mempunyai 12 rusuk yang sama panjang.
Nah, kubus juga dikenal sebagai bidang enam beraturan. Selain itu, kubus juga sebenarnya merupakan bentuk khusus dari prisma segiempat karena tingginya sama dengan sisi alas.
Kubus memiliki titik sudut berjumlah 8 dan mempunyai empat buah diagonal ruang serta 12 buah bidang diagonal. Adapun berikut ciri dari kubus yang gampang kamu kenali:
- Memiliki 6 sisi persegi sama luas
- Memiliki 12 rusuk sama panjang
- Memiliki 8 titik sudut
2. Balok
Macam bangun ruang yang kedua ada balok.
Merupakan suatu bangun ruang yang memiliki tiga pasang sisi segi empat, balok memiliki masing-masing-masing sisi yang berhadapan dan mempunyai ukuran serta bentuk yang sama.
Balok juga memiliki bentuk yang hampir menyerupai dengan kubus, hanya saja tidak seluruh sisi balok kongruen. Bentuk dari sisi-sisi balok tidak seluruhnya persegi, kebanyakan sisinya berbentuk persegi panjang.
Adapun berikut ciri dari balok yang gampang kamu kenali:
- Memiliki 6 sisi, dengan sisi-sisi yang berhadapan sejajar dan sama luas
- Memiliki 12 rusuk, dengan rusuk yang sejajar sama panjang
- Memiliki 8 titik sudut
3. Prisma
Prisma merupakan bangun ruang yang memiliki alas dan tutup kongruen serta sejajar berbentuk segi-n.
Nah, sisi-sisi tegak yang dipunyai prisma ini bisa terdiri dari beberapa bentuk, yaitu persegi, persegi panjang, atau jajar genjang.
Jika dilihat dari tegak lurusnya, prisma bisa diklasifikasikan menjadi prisma tegak dan prisma miring.
Khusus untuk prisma tegak, rusuknya tegak lurus dengan alas dan tutupnya. Sementara, prisma miring memiliki rusuk yang tak tegak lurus dengan alas serta tutupnya.
Diketahui prima mempunyai sembilan 9 rusuk dan 6 titik sudut. Di mana bagian alas dan atapnya memiliki bentuk dan ukuran yang sama.
Berikut adalah ciri-ciri dari prisma yang perlu kamu pahami:
- Memiliki 5 sisi, yang terdiri atas sisi alas, sisi atas, dan 3 sisi tegak
- Sisi alas dan sisi atasnya berbentuk segitiga, sedangkan sisi tegaknya berbentuk persegi atau persegi panjang
- Memiliki 9 rusuk
- Memiliki 6 titik sudut
4. Limas
Limas merupakan suatu bangun tiga dimensi yang dibatasi oleh alas berbentuk segi-n, sehingga dapat berupa segitiga, segiempat, segilima, dan lain-lain.
Selain itu, limas juga dibatasi oleh bidang tegak berbentuk segitiga yang berpotongan di satu titik puncak.
Ada banyak jenis limas yang dapat dikenali berdasarkan bentuk alasnya, yaitu limas segitiga, lima segiempat, limas segilima, dan lain-lain.
Kamu juga bisa menemukan limas yang mempunyai alas lingkaran yang lebih dikenal dengan nama kerucut.
- Memiliki 5 sisi, yang terdiri atas sebuah sisi alas dan 4 sisi tegak
- Sisi alasnya berbentuk segi empat dan sisi tegaknya berbentuk segitiga
- Memiliki 8 rusuk
- Memiliki 5 titik sudut yang salah satunya merupakan titik puncak
5. Tabung
Tabung merupakan bangun ruang yang memiliki atap dan alas berbentuk lingkaran. Uniknya, ukuran dari atap dan alas tabung selalu sama. Selain itu, tabung juga dilengkapi selimut berbentuk persegi panjang.
Sebagai bangun ruang yang tidak memiliki rusuk, tabung juga tidak memiliki sudut, bidang diagonal, dan diagonal bidang.
Jika dibongkar menjadi jaring-jaring, maka tabung akan berwujud seperti dua buah lingkaran dan persegi. Berikut adalah ciri-ciri tabung yang mudah dikenali:
- Memiliki sisi alas dan tutup berbentuk lingkaran yang sama luas
- Memiliki 2 rusuk lengkung
- Memiliki sisi lengkung yang disebut juga sebagai selimut tabung
- Tidak memiliki titik sudut
6. Bola
Bola merupakan bangun ruang sisi lengkung yang dibatasi oleh satu bidang lengkung.
Bangun ruang yang satu ini juga dapat dikenali sebagai bangun ruang berbentuk setengah lingkaran yang berputar mengelilingi garis tengahnya.
Diketahui, bola hanya mempunyai satu sisi dan satu titik pusat. Biasanya, sisi dari bola disebut juga dengan dinding bola.
Nah, jarak dinding bola ke titik pusat bola biasanya disebut dengan nama jari-jari, sedangkan jarak dinding ke dinding yang melewati titik pusat dikenal dengan istilah diameter.
- Memiliki sebuah sisi lengkung
- Tidak memiliki rusuk
- Tidak memiliki titik sudut
7. Kerucut
Kerucut merupakan bangun ruang yang memiliki alas berbentuk lingkaran dengan selimut yang mempunyai irisan lingkaran. Bangun ruang satu ini memiliki dua sisi, namun tidak mempunyai rusuk sama sekali.
Sama seperti tabung, kerucut juga tidak memiliki bidang diagonal serta diagonal bidang.
Jika dibentuk menjadi jaring-jaring, maka kerucut hanya akan terdiri dari lingkaran dan segitiga. Berikut adalah ciri dari kerucut yang perlu kamu ketahui.
- Memiliki sisi alas berbentuk lingkaran
- Memiliki 1 rusuk lengkung
- Memiliki sisi lengkung yang disebut juga sebagai selimut kerucut
- Memiliki 1 titik puncak
Contoh Soal Volume Bangun Ruang Kelas 6 SD
Pelajaran menghitung volume bangun ruang sudah diajarkan di bangku kelas enam SD.
Terdapat beberapa cara untuk mengevaluasi kemampuan murid pada materi ini, salah satunya dengan memberikan beberapa contoh soal volume bangun ruang kelas 6 tersebut.
Nah, berikut beberapa contoh soal bermacam-macam volume bangun ruang yang Mamikos kutip dari berbagai sumber.
1. Panjang rusuk dari kubus X adalah 10 cm, sementara panjang rusuk dari kubus Y adalah 13 cm. Berapa selisih volume dari kubus X dan Y?
Jawaban:
Diketahui: Rusuk kubus X = 10 cm, Rusuk kubus Y = 13 cm
Ditanya: Selisih volume antara kubus X dan Y
Penyelesaian:
- Rumus volume kubus = sisi × sisi × sisi
- Volume kubus X = 10 × 10 × 10 = 1000 cmᵌ
- Volume kubus Y = 13 × 13 × 13 = 2197 cmᵌ
- Selisih volume kubus Y dan X = volume kubus Y – volume kubus X = 2197 – 1000 = 1197 cmᵌ
2. Sebuah tabung memiliki tinggi sepanjang 10 cm dan diameter lingkaran sepanjang 14 cm. Berapa volume dari kubus tersebut?
Jawaban:
Diketahui: Tinggi tabung = 10 cm, Diameter tabung = 14 cm
Ditanya: Volume tabung
Penyelesaian: Rumus volume tabung = π × r^2 × t
- r = D : 2
- r = 14 : 2
- r = 7
- Volume tabung = 22/7 × 7^2 × 10 = 1540 cmᵌ
- Jadi, volume dari tabung adalah 1540 cmᵌ
3. Sebuah kerucut mempunyai diameter 14 cm dan tinggi 15 cm. Berapa volume dari kerucut tersebut?
Jawaban:
Diketahui: Tinggi kerucut = 15 cm, Diameter kerucut = 14 cm, Ditanya: Volume kerucut
Penyelesaian:
Rumus volume kerucut = 1/3 × π × r^2 × t
- r = D : 2
- r = 14 : 2
- r = 7
- Volume kerucut = 1/3 × 22/7 × 7^2 × 15 = 770 cmᵌ
- Jadi, volume dari kerucut adalah 770 cmᵌ
Nah, itulah ringkasan materi seputar bangun ruang kelas 6 SD yang bisa Mamikos rangkumkan untuk kamu.
Bangun ruang bisa diartikan sebagai suatu objek geometris tiga dimensi yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi. Beberapa contoh bangun ruang meliputi kubus, balok, bola, tabung, kerucut, dan prisma.
Buat kamu masih ingin mengulik lebih banyak informasi seputar materi mata pelajaran Matematika lainnya, silahkan kunjungi situs blog Mamikos dan temukan informasinya di sana.
Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:
Kost Dekat UGM Jogja
Kost Dekat UNPAD Jatinangor
Kost Dekat UNDIP Semarang
Kost Dekat UI Depok
Kost Dekat UB Malang
Kost Dekat Unnes Semarang
Kost Dekat UMY Jogja
Kost Dekat UNY Jogja
Kost Dekat UNS Solo
Kost Dekat ITB Bandung
Kost Dekat UMS Solo
Kost Dekat ITS Surabaya




