<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
    xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
    xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
    xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
    xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
    xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
    xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
    xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Blog Mamikos</title>
    <atom:link href="https://mamikos.com/info/tag/akulturasi-asimilasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <link>https://mamikos.com/info/tag/akulturasi-asimilasi/</link>
    <description>Info Anak Kos</description>
    <lastBuildDate>Mon, 13 Apr 2026 09:49:32 +0000</lastBuildDate>
    <language>en-us</language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
    <generator>https://wordpress.org/?v=6.4.7</generator>

<image>
	<url>https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-story-mami-blog-32x32.png</url>
	<title>- Blog Mamikos</title>
	<link>https://mamikos.com/info/tag/akulturasi-asimilasi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
                    <item>
            <title>17 Contoh Asimilasi dalam Kehidupan Sehari-Hari di Masyarakat, Keluarga, dan Sekolah</title>
            <category>Pelajar</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-asimilasi-dalam-kehidupan-sehari-hari-pljr/</link>
            <pubDate>Sun, 04 Jan 2026 03:27:00 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Aditya</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-asimilasi-dalam-kehidupan-sehari-hari-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Apakah kamu tahu apa itu asimilasi? Jika belum, maka kamu perlu membaca artikel ini untuk memahaminya lebih dalam.</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-asimilasi-dalam-kehidupan-sehari-hari-pljr/">17 Contoh Asimilasi dalam Kehidupan Sehari-Hari di Masyarakat, Keluarga, dan Sekolah</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Proses asimilasi sudah terjadi sejak dahulu kala bahkan zaman kerajaan. Adanya <a aria-label=" (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/info/contoh-akulturasi-asimilasi-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">asimilasi</a> memudahkan bentuk kebudayaan lain untuk bercampur dengan budaya yang sudah ada.</p>



<p>Maksudnya
adalah asimilasi dapat membantu kebudayaan baru yang ingin masuk ke kebudayaan
lama. Asimilasi juga menjadi proses pengenalan dari kebudayaan bari agar lebih
mudah untuk diterima oleh masyarakat.</p>



<p>Sebenarnya asimilasi lebih bertujuan untuk membentuk kesatuan sehingga dua jenis <a aria-label=" (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/info/contoh-akulturasi-budaya-dalam-kehidupan-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">budaya</a> dapat berjalan bersama. Kira-kira apa saja contoh asimilasi dalam kehidupan sehari-hari? Berikut penjelasan lengkapnya. <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f4d6.png" alt="📖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/2728.png" alt="✨" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>



<h2 class="wp-block-heading">Pengertian
Asimilasi</h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/Contoh-Asimilasi-dalam-Kehidupan-Sehari-Hari-di-Masyarakat-Keluarga-dan-Sekolah.jpg" alt="Contoh Asimilasi dalam Kehidupan Sehari-Hari di Masyarakat, Keluarga, dan Sekolah" class="wp-image-318941" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/Contoh-Asimilasi-dalam-Kehidupan-Sehari-Hari-di-Masyarakat-Keluarga-dan-Sekolah.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/Contoh-Asimilasi-dalam-Kehidupan-Sehari-Hari-di-Masyarakat-Keluarga-dan-Sekolah-720x480.jpg 720w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/Contoh-Asimilasi-dalam-Kehidupan-Sehari-Hari-di-Masyarakat-Keluarga-dan-Sekolah-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">Getty Images Signature/fotosipsak</figcaption></figure></div>

    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/jenis-multikulturalisme-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/jenis-multikulturalisme-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/Jenis-jenis-Multikulturalisme-Beserta-Penjelasannya-Lengkap-500x361.jpg" alt="5 Jenis-jenis Multikulturalisme Beserta Penjelasannya Lengkap" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">5 Jenis-jenis Multikulturalisme Beserta Penjelasannya Lengkap</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Asimilasi diambil dari kata dalam Bahasa Latin yaitu assimilare, yang memiliki arti “menjadi sama”. </p>



<p>Kata ini juga diserap dari Bahasa Inggris yaitu “assimilation” yang kemudian berbentuk menjadi “asimilasi” dalam konteks Bahasa Indonesia. </p>



<p>Namun secara umum, asimilasi merupakan sebuah proses sosial yang dapat berlangsung pada tingkatan yang tertinggi.</p>



<p>Pengertian dari asimilasi lumrahnya akan didefinisikan sebagai bentuk penyatuan antara dua kebudayaan yang diikuti dengan tergerusnya suatu ciri khusus dari kebudayaan asli yang pada akhirnya akan membentuk sebuah kebudayaan baru. </p>



<p>Dalam menekan sebuah bentuk perbedaan, maka disertai juga dengan gerakan untuk mempererat bentuk kesatuan tindakan, perasaan, dan juga sikap yang tentu saja tetap dalam memperhatikan kepentingan serta sekaligus tujuan untuk bersama.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-globalisasi-di-bidang-pendidikan-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-globalisasi-di-bidang-pendidikan-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/09/Contoh-Globalisasi-di-Bidang-Pendidikan-Positif-dan-Negatifnya-720x480.jpg" alt="10 Contoh Globalisasi di Bidang Pendidikan beserta Dampak Positif dan Negatifnya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">10 Contoh Globalisasi di Bidang Pendidikan beserta Dampak Positif dan Negatifnya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Syarat
Terwujudnya Asimilasi</h2>



<p>Asimilasi juga tidak dapat terwujud begitu saja. Namun terdapat syarat agar asimilasi dapat terbentuk. Berikut adalah beberapa syarat dari terwujudnya sebuah asimilasi:</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/suku-yang-ada-di-daerah-bali-dan-nusa-tenggara-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/suku-yang-ada-di-daerah-bali-dan-nusa-tenggara-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/suku-yang-ada-di-daerah-bali-dan-Nusa-tenggara-2-500x333.jpg" alt="Keberagaman Suku yang Ada di Daerah Bali dan Nusa Tenggara beserta Penjelasannya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Keberagaman Suku yang Ada di Daerah Bali dan Nusa Tenggara beserta Penjelasannya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<ol>
<li>Terdapat sejumlah kelompok masyarakat yang memiliki bentuk kebudayaan berbeda.</li>



<li>Terdapat bentuk interaksi secara intensif dari antarindividu maupun kelompok.</li>



<li>Sifat yang khas dari kebudayaan-kebudayaan golongan masyarakat yang dapat saling berinteraksi mengalami sebuah perubahan, begitu pun juga dengan wujud dari kebudayaan sehingga akan terbentuk kebudayaan campuran.</li>
</ol>



<h2 class="wp-block-heading">Proses
Terjadinya Asimilasi</h2>



<p>Asimilasi tentu juga memiliki proses yang tak lama, sebab percampuran budaya tentu harus melalui proses penerimaan yang panjang. </p>



<p>Sebab menyatukan dua kebudayaan yang berbeda dapat mengacaukan kedua budaya tersebut. Berikut adalah proses terjadinya asimilasi:</p>



<ul>
<li>Proses pertama yaitu beberapa dari kelompok dengan bentuk kebudayaan yang berbeda akan menempati suatu wilayah yang sama.</li>



<li>Proses kedua akan terjadi proses interaksi yang intensif antara dua kelompok tersebut dalam jangka waktu yang cukup panjang.</li>



<li>Berikutnya adalah mereka akan terbuka pada bentuk kebudayaan yang baru tersebut.</li>



<li>Mulai menciptakan atau melahirkan rasa toleransi antar dua anggota kelompok yang berbeda.</li>



<li>Selanjutnya yaitu menghilangkan suatu sifat konservatif serta mulai memunculkan keterbukaan terhadap sikap dan juga pemikiran yang ada dari kelompok yang berkuasa terhadap kaum kelompok pendatang.</li>



<li>Terdapat sebuah pernikahan dari antaranggota kelompok budaya yang berbeda.</li>



<li>Proses terakhir adalah terdapat kesamaan atau rasa yang sama dalam menyukai sesuatu, sehingga akan tercipta sebuah tujuan untuk bersama.</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Tujuan
Asimilasi</h2>



<p>Seperti kebanyakan dari fenomena sosial yang memang memiliki tujuan di dalam kehadirannya, baik dengan cara eksplisit maupun implisit, begitu juga dengan adanya bentuk asimilimasi. </p>



<p>Tujuan utama dari asimilasi yang secara sederhana yaitu guna untuk lebih mendekatkan lagi dari kesatuan sebuah tindakan, perasaan, dan juga sikap yang akan diikuti dengan rasa memperhatikan dalam kepentingan juga demi tujuan bersama.</p>



<p>Oleh sebab itu, proses terjadinya asimilasi dapat terlihat apabila kedua kebudayaan yang berbeda sudah bisa saling menerima dan menghargai satu sama lain. </p>



<p>Sebab jika hanya terjadi dialog namun belum memiliki rasa persatuan yang sama, maka proses asimilasi dianggap gagal.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh
Asimilasi di Masyarakat</h2>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1. Pernikahan Antar Etnis</strong></h3>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter"><img decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/1.-Pernikahan-Antar-Etnis_.png" alt="15 Contoh Asimilasi dalam Kehidupan Sehari-Hari di Masyarakat, Keluarga, dan Sekolah" class="wp-image-151790" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/1.-Pernikahan-Antar-Etnis_.png 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/1.-Pernikahan-Antar-Etnis_-300x200.png 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/1.-Pernikahan-Antar-Etnis_-500x333.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/1.-Pernikahan-Antar-Etnis_-768x512.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/1.-Pernikahan-Antar-Etnis_-600x400.png 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">visitbandaaceh.com</figcaption></figure></div>


<p>Contoh dari asimilasi yang paling mudah untuk ditemui di masyarakat yaitu pernikahan berbeda etnis dan juga ras. </p>



<p>Dua orang yang berbeda ras dan menikah, maka akan menghasilkan keturunan campuran atau disebut juga blasteran, misalnya adalah seperti pasangan Indo-Belanda, Indo-Arab, Indo-Prancis, dan lain sebagainya. </p>



<p>Pernikahan
ini bukan merupakan bentuk paksaan orang tua, walaupun memang terdapat beberapa
yang dijodohkan, namun lebih kepada perasaan pribadi antar kedua lawan jenis.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2. Seni Musik Dangdut</strong></h3>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter"><img decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/2.-Seni-Musik-Dangdut.png" alt="15 Contoh Asimilasi dalam Kehidupan Sehari-Hari di Masyarakat, Keluarga, dan Sekolah" class="wp-image-151789" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/2.-Seni-Musik-Dangdut.png 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/2.-Seni-Musik-Dangdut-300x200.png 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/2.-Seni-Musik-Dangdut-500x333.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/2.-Seni-Musik-Dangdut-768x512.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/2.-Seni-Musik-Dangdut-600x400.png 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">funinmlm.com</figcaption></figure></div>


<p>Asimilasi di masyarakat juga dapat ditemui di dalam bidang musik.</p>



<p>Misalnya adalah percampuran antara jenis musik melayu dengan adanya pengaruh musik dari India, yang kemudian dapat menghasilkan genre musik baru yaitu dangdut. </p>



<p>Musik dangdut yang pertama kali populer di Indonesia yaitu pada akhir tahun 60an.</p>



<p>Kini music dangdut semakin populer di kalangan anak muda dan sering menjadi corak musik yang unik dan sering digunakan pada suatu acara tertentu. </p>



<p>Bentuk asimilasi di bidang musik ini juga sangat menyadarkan jika asimilasi memang terjadi.</p>



<!--nextpage-->



<h3 class="wp-block-heading"><strong>3. Bangunan Masjid</strong></h3>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/3.-Bangunan-Masjid_.png" alt="15 Contoh Asimilasi dalam Kehidupan Sehari-Hari di Masyarakat, Keluarga, dan Sekolah" class="wp-image-151788" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/3.-Bangunan-Masjid_.png 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/3.-Bangunan-Masjid_-300x200.png 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/3.-Bangunan-Masjid_-500x333.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/3.-Bangunan-Masjid_-768x512.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/3.-Bangunan-Masjid_-600x400.png 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">jalanbareng.com</figcaption></figure></div>


<p>Contoh asimilasi di masyarakat juga dapat dilihat pada bentuk bangunan masjid dengan corak Tionghoa. </p>



<p>Masjid merupakan suatu tempat ibadah bagi umat Islam, namun terdapat masjid yang menggunakan corak Tionghoa yang khas dengan agama Konghucu sehingga dapat menghasilkan proses asimilasi yang terbilang unik.</p>



<p>Sebenarnya tidak hanya dari corak Tionghoa saja, beberapa masjid di Indonesia juga ada yang memiliki corak agama Hindu yang merupakan bentuk bangunan sejarah yang masih dilestarikan. </p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/suku-di-pulau-kalimantan-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/suku-di-pulau-kalimantan-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/01/Deretan-Suku-suku-di-Pulau-Kalimantan-500x281.jpeg" alt="7 Suku-suku di Pulau Kalimantan Tengah, Utara, Timur, Barat, dan Selatan" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">7 Suku-suku di Pulau Kalimantan Tengah, Utara, Timur, Barat, dan Selatan</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>4. Ritual dan Tradisi</strong></h3>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/4.-Ritual-dan-Tradisi﻿.jpg" alt="15 Contoh Asimilasi dalam Kehidupan Sehari-Hari di Masyarakat, Keluarga, dan Sekolah" class="wp-image-190289" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/4.-Ritual-dan-Tradisi﻿.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/4.-Ritual-dan-Tradisi﻿-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/4.-Ritual-dan-Tradisi﻿-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/4.-Ritual-dan-Tradisi﻿-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/4.-Ritual-dan-Tradisi﻿-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">travel.detik.com</figcaption></figure></div>


<p>Pada zaman dahulu, masyarakat Indonesia mayoritas menganut sebuah keyakinan Animisme-Dinamisme dan juga sering mengadakan bentuk ritual sesajen. </p>



<p>Setelah adanya agama Islam masuk, bentuk ritual-ritual tersebut kemudian semakin melebur dengan pengaruh budaya Islam hingga menjadi tradisi sedekah dan juga selametan seperti pada Sekaten dan lain sebagainya.</p>



<p>Penyebaran agama Islam di Indonesia tergolong sangat cepat sejak munculnya Kerajaan Mataram. </p>



<p>Kala itu para wali menyebarkan agama islam melalui cara kebudayaan setempat, dengan begitu proses asimilasi terwujud dan diterima oleh masyarakat pada kala itu.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>5. Linguistik</strong></h3>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/5.-Linguistik﻿.jpg" alt="15 Contoh Asimilasi dalam Kehidupan Sehari-Hari di Masyarakat, Keluarga, dan Sekolah" class="wp-image-151794" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/5.-Linguistik﻿.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/5.-Linguistik﻿-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/5.-Linguistik﻿-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/5.-Linguistik﻿-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/5.-Linguistik﻿-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">https://www.freepik.com/author/rawpixel-com</figcaption></figure></div>


<p>Asimilasi di masyarakat dalam bentuk linguistik dapat dilihat dari adanya bahasa asing dengan suatu logat pada daerah tertentu. </p>



<p>Misalnya yaitu orang Singapura yang berbahasa Inggris dengan campuran logat Melayu, maka menghasilkan sebuah gaya bahasa yang disebut dengan Singlish. </p>



<p>Begitu pula dengan bentuk logat dari orang India saat menggunakan bahasa Inggris. </p>



<p>Sebenarnya di Indonesia sendiri, banyak masyarakat daerah yang tidak bisa lepas dari logatnya ketika berbicara menggunakan Bahasa Inggris.</p>



<p>Walaupun terbilang secara tidak langsung, namun proses asimilasi tetap dapat diterima. </p>



<p>Sebab, jika kamu memperhatikan kaum negro, mereka tetap berbicara Bahasa Inggris menggunakan logat mereka, dan itu termasuk sah dalam sebuah pembicaraan atau cara berdialog.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh
Asimilasi di Keluarga</h2>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1. Adat Pernikahan</strong></h3>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/1.-Adat-Pernikahan_.png" alt="15 Contoh Asimilasi dalam Kehidupan Sehari-Hari di Masyarakat, Keluarga, dan Sekolah" class="wp-image-151786" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/1.-Adat-Pernikahan_.png 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/1.-Adat-Pernikahan_-300x200.png 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/1.-Adat-Pernikahan_-500x333.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/1.-Adat-Pernikahan_-768x512.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/1.-Adat-Pernikahan_-600x400.png 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">suaramga.blogspot.com</figcaption></figure></div>


<p>Asimilasi budaya juga dapat terjadi pada sebuah adat pernikahan.</p>



<p>Kombinasi yang terjadi diantara adat pernikahan budaya Jawa yang dipadukan dengan adat budaya Arab kemudian akan juga melahirkan bentuk tradisi pernikahan baru, yaitu dengan kombinasi dari budaya Jawa dan Islami.</p>



<p>Sebenarnya kombinasi budaya di pernikahan sudah sering terjadi, terlebih apabila dari kedua pihak keluarga sangat menyetujui. </p>



<p>Maka akan terjadi campuran budaya dalam pernikahan tersebut. Atau bisa juga dilakukan proses pernikahan dengan dua kali perayaan dalam kebudayaan yang berbeda.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2. Cara Makan</strong></h3>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/2.-Cara-Makan﻿.jpg" alt="15 Contoh Asimilasi dalam Kehidupan Sehari-Hari di Masyarakat, Keluarga, dan Sekolah" class="wp-image-151793" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/2.-Cara-Makan﻿.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/2.-Cara-Makan﻿-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/2.-Cara-Makan﻿-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/2.-Cara-Makan﻿-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/2.-Cara-Makan﻿-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">freepik.com/author/pressfoto</figcaption></figure></div>


<p>Kebiasaan untuk makan dengan menggunakan alat bantu sendok dan garpu awalnya memang berasal dari bangsa Eropa. </p>



<p>Namun hal tersebut kemudian ditiru pula oleh orang-orang di Indonesia ketika para bangsa Eropa menjajah Indonesia. </p>



<p>Kini makan dengan penggunaan sendok dan garpu pun mulai diterapkan oleh sebagian besar dari warga Indonesia.</p>



<p>Hal ini juga sebagai bentuk kesopanan ketika menggunakan sendok dan garpu saat sedang makan. </p>



<p>Sebab beberapa orang juga menganggap jika makan menggunakan tangan kosong sama dengan tidak sopan dan terkesan jorok. </p>



<p>Adanya sendok dan garpu juga membantu agar tidak ada kuman yang masuk ke makanan melalui tangan.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>3. Berpamitan</strong></h3>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/3.-Berpamitan.png" alt="15 Contoh Asimilasi dalam Kehidupan Sehari-Hari di Masyarakat, Keluarga, dan Sekolah" class="wp-image-151785" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/3.-Berpamitan.png 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/3.-Berpamitan-300x200.png 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/3.-Berpamitan-500x333.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/3.-Berpamitan-768x512.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/3.-Berpamitan-600x400.png 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">review.bukalapak.com</figcaption></figure></div>


<p>Sebenarnya berpamitan adalah cara yang dilakukan oleh anak-anak atau orang tua di Jepang. </p>



<p>Budaya berpamitan tidak pernah ada di Indonesia sebelumnya, dan itu merupakan budaya yang masuk ketika masa penjajahan Jepang. </p>



<p>Namun dengan cara Jepang memberi pendidikan dan tata cara hidup kepada Indonesia kala itu, maka proses asimilasi terjadi hingga membuat kebiasaan berpamitan dilakukan hingga saat ini. </p>



<p>Bahkan, berpamitan juga menjadi bentuk kesantunan yang ada di keluarga.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>4. Panggilan Orang Tua</strong></h3>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/4.-Panggilan-Orang-Tua﻿.jpg" alt="15 Contoh Asimilasi dalam Kehidupan Sehari-Hari di Masyarakat, Keluarga, dan Sekolah" class="wp-image-151796" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/4.-Panggilan-Orang-Tua﻿.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/4.-Panggilan-Orang-Tua﻿-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/4.-Panggilan-Orang-Tua﻿-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/4.-Panggilan-Orang-Tua﻿-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/4.-Panggilan-Orang-Tua﻿-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">freepik.com/author/tirachardz</figcaption></figure></div>


<p>Seperti yang diketahui jika panggilan untuk orang tua di Indonesia menggunakan bapak dan ibu sejak dahulu kala. </p>



<p>Namun dengan adanya asimilasi budaya dari masa penjajahan Eropa dan adanya corak budaya baru yang masuk, saat ini panggilan untuk orang tua memiliki beragam jenisnya.</p>



<p>Ada yang menggunakan papa dan mama yang merupakan corak dari Eropa, ada juga yang menggunakan abah atau abi yang merupakan corak Arab, dan lain jenisnya. </p>



<p>Bahkan, di setiap suku pun juga memiliki nama panggilan sendiri untuk orang tua.</p>



<!--nextpage-->



<h3 class="wp-block-heading"><strong>5. Gaya Bermain Anak</strong></h3>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/5.-Gaya-Bermain-Anak﻿.jpg" alt="15 Contoh Asimilasi dalam Kehidupan Sehari-Hari di Masyarakat, Keluarga, dan Sekolah" class="wp-image-151797" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/5.-Gaya-Bermain-Anak﻿.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/5.-Gaya-Bermain-Anak﻿-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/5.-Gaya-Bermain-Anak﻿-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/5.-Gaya-Bermain-Anak﻿-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/5.-Gaya-Bermain-Anak﻿-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">freepik.com/author/freepik</figcaption></figure></div>


<p>Jika membahas gaya bermain anak, maka akan lebih tepat jika dikaitkan dengan era modern. </p>



<p>Sebab, dahulu budaya bermain anak di Indonesia adalah memainkan permainan tradisional seperti petak umpet, gobak sodor, ular naga, dan lain sebagainya.</p>



<p>Namun
dengan adanya kemajuan teknologi yang dapat dikatakan juga sebagai asimilasi
budaya, maka teknologi semakin menggeser kebudayaan dan membuat anak lebih
sering bermain game daripada bertemu dengan teman dan memainkan permainan
tradisional.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh
Asimilasi di Sekolah</h2>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1. Metode Pendidikan</strong></h3>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/1.-Metode-Pendidikan.png" alt="15 Contoh Asimilasi dalam Kehidupan Sehari-Hari di Masyarakat, Keluarga, dan Sekolah" class="wp-image-151784" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/1.-Metode-Pendidikan.png 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/1.-Metode-Pendidikan-300x200.png 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/1.-Metode-Pendidikan-500x333.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/1.-Metode-Pendidikan-768x512.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/1.-Metode-Pendidikan-600x400.png 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">blog.kejarcita.id</figcaption></figure></div>


<p>Asimilasi juga terdapat pada bidang pendidikan dan juga pembelajaran.</p>



<p>Rata-rata metode pada pendidikan di Indonesia banyak yang menggunakan sistem hafalan serta mengasah otak kiri, kemudian akan dipadukan dengan metode pendidikan dari barat yang lebih menekankan pemecahan masalah sehingga dapat menghasilkan kurikulum yang lebih efektif.</p>



<p>Sebenarnya metode ini sudah ada sejak lama dan banyak orang Eropa yang lebih menekankan proses pengembangan bakat anak daripada penekanan pendidikan secara paksaan. </p>



<p>Sebab, hidup serta kepandaian anak tak hanya dinilai dari kemampuan berpikirnya, tetapi juga pada afeksi serta bakat yang dimilikinya.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2. Upacara Bendera&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </strong></h3>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/2.-Upacara-Bendera.png" alt="15 Contoh Asimilasi dalam Kehidupan Sehari-Hari di Masyarakat, Keluarga, dan Sekolah" class="wp-image-151783" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/2.-Upacara-Bendera.png 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/2.-Upacara-Bendera-300x200.png 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/2.-Upacara-Bendera-500x333.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/2.-Upacara-Bendera-768x512.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/2.-Upacara-Bendera-600x400.png 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">waspada.co.id</figcaption></figure></div>


<p>Apakah kamu tahu jika upacara bendera merupakan ajaran masyarakat Jepang sejak zaman penjajahan dahulu? </p>



<p>Benar, jika upacara bendera tidak pernah dimiliki dalam kebudayaan Indonesia. Adanya upacara merupakan bentuk ajaran orang Jepang ketika menjajah Indonesia.</p>



<p>Bagi orang Jepang, upacara bendera merupakan bentuk penghormatan terhadap bendera serta negara. Maka saat itu orang Jepang juga mengajarkan bentuk penghormatan masyarakat kepada negara.</p>



<p>Sebenarnya proses asimilasi ini dilakukan lebih dengan cara paksaan, namun lama kelamaan semakin diterima dan dilakukan di sekolah.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>3. Warna Seragam Sekolah</strong></h3>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/3.-Warna-Seragam-Sekolah.png" alt="15 Contoh Asimilasi dalam Kehidupan Sehari-Hari di Masyarakat, Keluarga, dan Sekolah" class="wp-image-151782" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/3.-Warna-Seragam-Sekolah.png 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/3.-Warna-Seragam-Sekolah-300x200.png 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/3.-Warna-Seragam-Sekolah-500x333.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/3.-Warna-Seragam-Sekolah-768x512.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/3.-Warna-Seragam-Sekolah-600x400.png 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">dunianyataabstrak.blogspot.com</figcaption></figure></div>


<p>Sejak dahulu warna seragam di Indonesia adalah warna biru putih atau merah putih. Hal itu melambangkan penghargaan pada negara. </p>



<p>Namun, dengan adanya keberagaman budaya yang masuk, banyak sekolah yang mengubah warna atau corak dari seragam.</p>



<p>Terdapat
beberapa sekolah swasta di Indonesia yang menggunakan corak seragam dari Jepang
maupun Eropa agar terlihat lebih menarik. Namun tetap tidak meninggalkan nilai
dan norma yang ada di Indonesia.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>4. Cara Presentasi</strong></h3>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/4.-Cara-Presentasi﻿.jpg" alt="15 Contoh Asimilasi dalam Kehidupan Sehari-Hari di Masyarakat, Keluarga, dan Sekolah" class="wp-image-151795" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/4.-Cara-Presentasi﻿.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/4.-Cara-Presentasi﻿-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/4.-Cara-Presentasi﻿-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/4.-Cara-Presentasi﻿-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/4.-Cara-Presentasi﻿-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">freepik.com/author/freepik</figcaption></figure></div>


<p>Ketika kita berada di masa sekolah atau kuliah pada dahulu kala, cara presentasi di depan kelas lebih mengutamakan cerita atau dialog pribadi dengan menggunakan kapur atau sepidol sebagai alat bantu pemahaman.</p>



<p>Namun dengan adanya teknologi saat ini, semakin membantu dalam melakukan presentasi.</p>



<p>Sebenarnya hal ini lebih masuk pada proses akulturasi, namun tetap ada proses asimilasi yang membuat orang lebih mudah untuk melakukan presentasi. </p>



<p>Sebab teknologi juga semakin membantu orang dalam memudahkan pekerjaannya.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>5. Berbagai Macam Cabang Olahraga</strong></h3>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/5.-Berbagai-Macam-Cabang-Olahraga.jpg" alt="15 Contoh Asimilasi dalam Kehidupan Sehari-Hari di Masyarakat, Keluarga, dan Sekolah" class="wp-image-190285" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/5.-Berbagai-Macam-Cabang-Olahraga.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/5.-Berbagai-Macam-Cabang-Olahraga-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/5.-Berbagai-Macam-Cabang-Olahraga-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/5.-Berbagai-Macam-Cabang-Olahraga-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/5.-Berbagai-Macam-Cabang-Olahraga-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">freepik.com/author/rawpixel-com</figcaption></figure></div>


<p>Sadarkah kamu jika beragam cabang olahraga yang ada di sekolah merupakan bentuk asimilasi dari negara Eropa dan Asia? </p>



<p>Seperti halnya sepak bola dan basket yang merupakan cabang olahraga berasal dari negara Eropa. Namun, olahraga tersebut saat ini sudah dilakukan oleh hampir seluruh negara di dunia.</p>



<p>Oleh sebab itu, proses asimilasi di cabang olahraga juga sudah terjadi hampir di seluruh negara di dunia. Kita juga dapat melihat bentuk asimilasi dari cabang olahraga ketika menonton perlombaan olimpiade.</p>



<h3 class="wp-block-heading">6. Penggunaan Bahasa Asing dalam Kegiatan Sekolah</h3>



<p>Asimilasi di sekolah juga terlihat dari penggunaan bahasa asing, seperti bahasa Inggris, dalam kegiatan belajar mengajar maupun acara tertentu.</p>



<p>Beberapa sekolah menerapkan <strong>program bilingual</strong>, lomba pidato bahasa Inggris, atau hari berbahasa asing yang kemudian menjadi kebiasaan dan diterima oleh seluruh warga sekolah.</p>



<h3 class="wp-block-heading">7. Sistem Penilaian dan Evaluasi Pembelajaran</h3>



<p>Selain ujian tulis, sekolah kini menerapkan <strong>penilaian berbasis proyek, portofolio, dan presentasi</strong>, yang merupakan hasil asimilasi dari sistem pendidikan luar negeri.</p>



<p>Sistem ini diterima karena dinilai mampu mengukur kemampuan siswa secara menyeluruh, tidak hanya dari aspek kognitif, tetapi juga kreativitas dan kerja sama.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Itu dia pembahasan mengenai contoh asimilasi dalam kehidupan sehari-hari, semoga artikel di atas dapat membantumu dalam memahami apa saja asimilasi yang ada di masyarakat. </p>



<p>Serta kamu juga dapat membedakan mengenai asimilasi dan akulturasi dalam kebudayaan. </p>



<p>Namun dengan beragamnya asimilasi kebudayaan, jangan sampai kamu melupakan kebudayaan asli yang ada di Indonesia. </p>



<p>Harapannya kamu dapat semakin dewasa untuk memilah bentuk akulturasi dan asimilasi dari negara lain, serta lebih mendukung dalam melestarikan budaya Indonesia.</p>



<p>Demikian pembahasan mengenai contoh asimilasi dalam kehidupan sehari-hari, kamu dapat membaca artikel lainnya mengenai kebudayaan pada kolom yang tersedia di Mamikos.</p>



<hr class="wp-block-separator has-css-opacity"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-asimilasi-dalam-kehidupan-sehari-hari-pljr/">17 Contoh Asimilasi dalam Kehidupan Sehari-Hari di Masyarakat, Keluarga, dan Sekolah</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/Contoh-Asimilasi-dalam-Kehidupan-Sehari-Hari-di-Masyarakat-Keluarga-dan-Sekolah.jpg" length="65228" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/Contoh-Asimilasi-dalam-Kehidupan-Sehari-Hari-di-Masyarakat-Keluarga-dan-Sekolah-480x480.jpg" width="480" height="480" />
        </item>
                    <item>
            <title>Contoh Akulturasi &#038; Asimilasi, Pengertian &#038; Perbedaanya Lengkap</title>
            <category>Pelajar</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-akulturasi-asimilasi-pljr/</link>
            <pubDate>Sat, 03 Dec 2022 12:42:20 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Anang</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-akulturasi-asimilasi-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Apa itu Akulturasi &#038; Asimilasi? Yuk pelajari lebih dalam dibawah ini.</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-akulturasi-asimilasi-pljr/">Contoh Akulturasi &#038; Asimilasi, Pengertian &#038; Perbedaanya Lengkap</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Contoh Akulturasi &amp; Asimilasi, Pengertian &amp; Perbedaanya Lengkap &#8211; Secara garis besar, akulturasi merupakan budaya asing yang masuk ke dalam suatu kelompok yang memiliki budaya tertentu dan menjadikan budaya asing tersebut bagian dari kebudayaannya. </p>



<p>Sedangkan, asimilasi adalah proses pembentukan budaya baru terhadap berbagai kelompok yang memiliki budaya berbeda-beda yang berinteraksi secara terus-menerus pada suatu tempat tertentu sehingga terjadi budaya baru. </p>



<p>Silakan simak artikel di bawah ini untuk lebih paham mengenai akulturasi dan asimilasi budaya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pengertian Akulturasi</strong></h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/Contoh-Akulturasi-Asimilasi-Pengertian-Perbedaanya-Lengkap.jpg" alt="Contoh Akulturasi &amp; Asimilasi, Pengertian &amp; Perbedaanya Lengkap" class="wp-image-137670" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/Contoh-Akulturasi-Asimilasi-Pengertian-Perbedaanya-Lengkap.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/Contoh-Akulturasi-Asimilasi-Pengertian-Perbedaanya-Lengkap-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/Contoh-Akulturasi-Asimilasi-Pengertian-Perbedaanya-Lengkap-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/Contoh-Akulturasi-Asimilasi-Pengertian-Perbedaanya-Lengkap-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/Contoh-Akulturasi-Asimilasi-Pengertian-Perbedaanya-Lengkap-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption>https://www.freepik.com/author/jcomp</figcaption></figure></div>



<p>Akulturasi adalah proses sosial yang terjadi pada sekelompok orang yang memiliki <a href="https://mamikos.com/info/budaya-nasional-bersumber-dari-budaya-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="budaya (opens in a new tab)">budaya</a> tertentu dan dihadapi dengan unsur-unsur dari budaya asing, yang mana unsur-unsur tersebut secara bertahap diterima dan diolah menjadi budaya sendiri tanpa hilangnya unsur budaya dari kelompok itu sendiri. </p>



<p>Adapun akulturasi menurut ahli, adalah sebagai berikut.</p>



<p>Menurut J. Ng, G.C Nagayama, di dalam buku &#8220;<em>Encyclopedia of Adolescence</em>&#8221; akulturasi adalah proses multidimensi tentang bagaimana suatu budaya mengadopsi aspek nilai dan perilaku budaya lain seperti sikap, bahasa, dan kepercayaan. </p>



<p>Secara umum, didefinisikan sebagai perubahan sikap, nilai, dan perilaku budaya karena kontak satu budaya dengan budaya lainnya, biasanya antara budaya mayoritas dan budaya minoritas.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Masalah yang Timbul dalam Proses Akulturasi</strong></h2>



<p>Dari hasil penelitian akulturasi, secara umum ada beberapa masalah yang biasanya akan timbul dalam prosesnya, berikut adalah masalah-masalah yang timbul dalam proses akulturasi.</p>



<ol><li>Masalah mengenai metode yang layak untuk observasi, pencatatan, dan penggambaran proses akulturasi dalam sekelompok masyarakat.</li><li>Masalah mengenai <a rel="noreferrer noopener" aria-label="kebudayaan (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/info/unsur-unsur-kebudayaan-ag/" target="_blank">unsur-unsur kebudayaan</a> lokal mana yang mudah diubah ataupun yang tidak mudah diubah oleh unsur-unsur dari kebudayaan asing.</li><li>Masalah mengenai unsur-unsur apa dari kebudayaan asing yang mudah diterima oleh masyarakat asli/lokal, ataupun unsur-unsur yang sukar diterima.</li><li>Masalah mengenai individu yang mudah ataupun yang tidak mudah dalam menerima unsur-unsur dari kebudayaan asing.</li><li>Masalah mengenai ketegangan dan krisis sosial yang bisa timbul dari akibat akulturasi.</li></ol>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-akulturasi-budaya-dalam-kehidupan-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-akulturasi-budaya-dalam-kehidupan-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/4-Contoh-Akulturasi-Budaya-dalam-Kehidupan-Sehari-hari-1-500x333.jpg" alt="4 Contoh Akulturasi Budaya dalam Kehidupan Sehari-hari" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">4 Contoh Akulturasi Budaya dalam Kehidupan Sehari-hari</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pengertian Asimilasi</strong></h2>



<p>Asimilasi adalah proses sosial yang berupa penerimaan unsur-unsur budaya dari luar yang kemudian bercampur dengan unsur-unsur budaya lokal yang menghasilkan kebudayaan baru yang berbeda. </p>



<p>Hal ini terjadi diikuti dengan hilangnya kebudayaan lokal yang kemudian membentuk budaya baru. Adapun asimilasi menurut ahli, adalah:</p>



<p>Menurut Soekanto (1990), asimilasi merupakan proses sosial dalam taraf lanjut yang ditandai dengan adanya usaha-usaha mengurangi perbedaan yang terdapat antara orang perorangan atau kelompok-kelompok manusia dan juga meliputi usaha-usaha untuk mempertinggi kesatuan tindak, sikap dan proses-proses mental dengan memperhatikan kepentingan dan tujuan bersama.</p>



<p>Secara singkat, proses asimilasi ditandai dengan pengembangan sikap-sikap yang sama walau kadangkala bersifat emosional dengan tujuan untuk mencapai kesatuan.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-akulturasi-budaya-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-akulturasi-budaya-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/8-Contoh-Akulturasi-Budaya-yang-Ada-di-Indonesia-Lengkap-500x333.jpg" alt="13 Contoh Akulturasi Budaya yang Ada di Indonesia Lengkap" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">13 Contoh Akulturasi Budaya yang Ada di Indonesia Lengkap</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Faktor-Faktor Penghambat Asimilasi</strong></h2>



<p>Asimilasi budaya akan lancar apabila setiap individu memiliki rasa toleransi dan simpati terhadap kebudayaan lain/budaya asing. Biasanya sikap toleransi dan simpati bisa terhalang oleh beberapa faktor, yakni:</p>



<ol><li>Sikap takut terhadap budaya lain, sehingga mempersulit untuk komunikasi.</li><li>Perasaan <em>inferior complex</em> sehingga menganggap kelompok budaya yang lain lebih tinggi daripada kelompok budayanya sendiri.</li><li>Perasaan superioritas pada individu dari kelompok budaya tertentu terhadap kelompok budaya lainnya.</li><li>Perasaan antar kelompok yang sangat kuat sehingga menjadikan sulitnya budaya kelompok lain masuk ke dalam kelompok tersebut.</li><li>Perbedaan suku dan ras biasanya akan menghambat proses dari asimilasi budaya.</li><li>Gangguan dari kelompok yang berkuasa (mayoritas) terhadap golongan minoritas lain juga bisa menjadi penghambat dalam proses asimilasi.</li><li>Suatu kelompok atau individu yang memiliki kepentingan berbeda terhadap kelompok lain juga bisa menjadikan penghambat dalam proses asimilasi budaya.</li><li>Kehidupannya terkucilkan oleh suatu kelompok tertentu dalam kehidupan bermasyarakat.</li></ol>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Faktor-Faktor Pendorong Asimilasi</strong></h2>



<p>Berikut adalah faktor-faktor yang bisa mempermudah terjadinya asimilasi.</p>



<ol><li>Rasa toleransi antar sesama kelompok yang memiliki perbedaan budaya.</li><li>Sikap terbuka dari kelompok yang berkuasa dalam lingkungan tersebut.</li><li>Terdapat persamaan dalam unsur-unsur budaya antar kelompok.</li><li>Perkawinan antar kelompok yang memiliki perbedaan budaya.</li><li>Menghormati dan menghargai perbedaan.</li><li>Memiliki kesempatan yang sama dalam memajukan perekonomian individu.</li></ol>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/fungsi-utama-perubahan-sosial-budaya-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/fungsi-utama-perubahan-sosial-budaya-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/08/Fungsi-Utama-Adanya-Perubahan-Sosial-Budaya-di-Lingkungan-Masyarakat-500x333.jpg" alt="Fungsi Utama Adanya Perubahan Sosial Budaya di Lingkungan Masyarakat" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Fungsi Utama Adanya Perubahan Sosial Budaya di Lingkungan Masyarakat</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Perbedaan Akulturasi dan Asimilasi</strong></h2>



<p>Terdapat perbedaan antara akulturasi dan asimilasi, akulturasi merupakan proses sosial yang dimana dalam prosesnya tidak menghilangkan budaya asli/lokal dari kelompok tersebut.</p>



<p>Sedangkan, asimilasi merupakan proses sosial yang mana dalam prosesnya menghilangkan budaya asli dari masing-masing kelompok sehingga terbentuknya budaya baru dari campuran budaya-budaya tersebut.</p>



<p>Akulturasi terjadi apabila kebudayaan dari suatu kelompok berhadapan dengan budaya lain dan mengadaptasi budaya tersebut sehingga secara bertahap budaya asing tersebut akan diserap dan diterima tanpa kehilangan kebudayaan asli. </p>



<p>Adapun asimilasi biasanya terjadi di antara sekelompok orang dari budaya yang berbeda-beda yang hidup berdampingan dalam waktu lama sehingga memungkinkan kelompok-kelompok orang tersebut menyatukan budaya satu dengan lainnya dan menciptakan budaya baru.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Contoh-Contoh Akulturasi</strong></h2>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>1. Kesenian gambang kromong</strong></h4>



<p>Gambang kromong merupakan hasil proses akulturasi yang memadukan seni dari budaya Indonesia dengan budaya Tiongkok dalam pertunjukan musiknya, bahkan alat musik yang digunakan merupakan kombinasi dari dua budaya tersebut.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>2. Makam</strong></h4>



<p>Makam merupakan hasil proses asimilasi, berasal dari budaya yang mana pemakaman orang-orang terhomat dibuat menyerupai istana yang nantinya akan dijadikan makam keluarga.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>3. Masjid menara Kudus</strong></h4>



<p>Masjid ini merupakan hasil proses akulturasi kebudayaan islam dengan memadukan dengan budaya hindu melalui design arsitektur bangunannya. </p>



<p>Namun begitu, masjid menara kudus ini berfungsi sebagaimana mestinya sebagai tempat ibadah umat islam.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>4. Pertunjukan wayang yang bercerita kisaah mahabharata</strong></h4>



<p>Pertunjukan wayang ini merupakan proses akulturasi kebudayaan Jawa yang berupa perwayangan dengan kisah mahabharata yang merupakan sastra kuno India.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Contoh-Contoh Asimilasi</strong></h2>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>1. Musik dangdut</strong></h4>



<p>Musik dangdut merupakan hasil asimilasi dari musik melayu dengan musik India, sehingga menghasilkan jenis baru yaitu musik dangdut.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>2. Gaya berpakaian</strong></h4>



<p>Akhir-akhir ini banyak sekali gaya berpakaian yang nge-<em>trend</em>, contohnya ialah gaya berpakaian k-pop yang sangat <em>stylish</em> dan beberapa pakaian formal yang adalah trend dari negara Barat.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>3. Penggunaan baju koko</strong></h4>



<p>Baju koko merupakan baju yang biasa digunakan oleh pria di China, namun melalui proses asimilasi, kini baju koko digunakan sebagai baju muslim untuk pria di Indonesia.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>4. Perayaan hari-hari tertentu</strong></h4>



<p>Banyak perayaan hari-hari tertentu yang merupakan hasil asimilasi di Indonesia, seperti hari besar umat islam, hari umat kristen, ataupun hari-hari lainnya seperti valentine dan halloween yang hanya dirayakan oleh orang-orang tertentu saja.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/masyarakat-mengalami-perubahan-sosial-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/masyarakat-mengalami-perubahan-sosial-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/08/Mengapa-Masyarakat-Senantiasa-Mengalami-Perubahan-Sosial-Budaya-Berikut-Alasannya-500x333.jpg" alt="Mengapa Masyarakat Senantiasa Mengalami Perubahan Sosial Budaya? Berikut Alasannya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Mengapa Masyarakat Senantiasa Mengalami Perubahan Sosial Budaya? Berikut Alasannya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Demikian artikel mengenai contoh akulturasi &amp; asimilasi beserta contoh akulturasi dan asimilasi. </p>



<p>Semoga bermanfaat bagi kamu yang belum mengerti apa itu akulturasi dan asimilasi budaya, beserta penyebab mengapa budaya-budaya baru banyak bermunculan di Indonesia. </p>



<p>Jangan lupa share artikel ini ke teman-teman kamu jika bermanfaat dan jangan lupa untuk membaca artikel bermanfaat lainnya di situs kami.</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-akulturasi-asimilasi-pljr/">Contoh Akulturasi &#038; Asimilasi, Pengertian &#038; Perbedaanya Lengkap</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/Contoh-Akulturasi-Asimilasi-Pengertian-Perbedaanya-Lengkap.jpg" length="700441" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/Contoh-Akulturasi-Asimilasi-Pengertian-Perbedaanya-Lengkap-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
    </channel>
</rss>