Materi Teks Negosiasi Kelas 10 Kurikulum Merdeka beserta Penjelasannya
Teks Negosiasi ternyata memiliki bentuk yang berbeda-beda. Yuk, simak pemaparan materi teks negosiasi di artikel ini!
Contoh Teks Negosiasi Formal 2
PT Sinar Teknologi: Selamat siang, Bapak Andri. Perkenalkan, saya Rina dari PT Sinar Teknologi. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk pertemuan ini.
PT Maju Bersama: Selamat siang, Ibu Rina. Saya Andri. Kami juga mengucapkan terima kasih atas undangan dan kesempatan untuk berdiskusi.
Rina: Tujuan pertemuan ini adalah untuk membahas peluang kerja sama distribusi produk antara perusahaan kami dan PT Maju Bersama.
Andri: Baik, kami tertarik untuk mendengar penawaran yang Ibu sampaikan. Namun, tentu kami perlu memahami skema kerja samanya secara detail.
Rina: Tentu, Pak. Kami mengusulkan kerja sama distribusi selama dua tahun dengan sistem bagi hasil yang telah kami siapkan dalam proposal awal.
Andri: Apakah dalam kerja sama tersebut terdapat target penjualan tertentu yang harus kami penuhi?
Rina: Ada target minimal tahunan, namun kami tetap terbuka untuk menyesuaikannya berdasarkan kapasitas dan masukan dari pihak Bapak.
Andri: Baik, hal tersebut cukup menarik. Kami perlu meninjau proposal tersebut terlebih dahulu sebelum memberikan keputusan.
Rina: Tentu, Pak. Kami akan mengirimkan proposal lengkap beserta draf perjanjian kerja sama melalui email hari ini.
Andri: Baik, kami tunggu. Semoga diskusi ini dapat berlanjut ke tahap kerja sama yang saling menguntungkan.
Rina: Kami juga berharap demikian. Terima kasih atas waktu dan perhatiannya.
Contoh Teks Negosiasi Informal 1
Raka: Eh, Din. Lagi sibuk gak?
Dinda: Lumayan, kenapa?
Raka: Aku mau nanya, kamu kan punya motor cadangan ya?
Dinda: Iya, kenapa emangnya?
Raka: Motorku lagi masuk bengkel, kira-kira aku boleh pinjem punyamu dua hari gak?
Dinda: Dua hari doang?
Raka: Iya, cuma buat berangkat kerja sama pulang aja.
Dinda: Boleh sih, tapi bensin isi sendiri ya.
Raka: Siap dong. Kalo ada apa-apa sama motornya, aku tanggung jawab.
Dinda: Oke deh, tapi jangan dipake jauh-jauh.
Raka: Tenang aja. Makasih banyak ya, Din.
Dinda: Sama-sama. Balikinnya jangan lupa tepat waktu.
Contoh Teks Negosiasi Informal 2
Admi: Hi Tesia, apa kabar?
Tesia: Hai Admi, kabar baik. Ada apa?
Admi: Jadi begini, aku dengar kamu punya kamera bagus, kan?
Tesia: Iya, bener. Punya rencana mau foto-foto?
Admi: Bukan, sih. Aku ada proyek fotografi kecil-kecilan nih, tapi sayangnya kameraku lagi rusak. Jadi, kepikiran, boleh gak ya pinjem kameramu?
Tesia: Oh, proyek apa? Cerita dong.
Admi: Aku lagi coba bikin portofolio fotografi untuk apply kerja.
Tesia: Ah, itu keren! Tentu aja boleh pinjem kamera, tapi gimana nih aturannya?
Admi: Makasih banget, Tes! Soal aturannya, kita bisa bikin kesepakatan aja.
Mungkin aku bakal ngembaliin kamera dalam kondisi yang sama saat pinjem. Kalo ada kerusakan, aku tanggung jawab.
Tesia: Hmm, oke sih. Tapi kalo bisa kita bikin sesuatu yang lebih formal gitu, biar kedua belah pihak ada jaminan.
Admi: Betul juga sih. Gimana kalo kita buat catatan sederhana aja, kayak surat perjanjian gitu? Isinya aturan mainnya, termasuk durasi pinjaman dan kalau ada kerusakan.
Tesia: Durasi pinjamnya berapa lama?
Admi: Seminggu cukup. Kalo butuh lebih lama, kita bisa diskusikan lagi nanti.
Tesia: Oke. Oya, kalo misalnya aku butuh kamera tiba-tiba, boleh gak minta dikembalikan lebih cepet?
Admi: Aku usahain sih gak ada masalah. Kalo udah selesai proyeknya, aku langsung kembalikan.
Tesia: Ayo, kita bikin catatan perjanjiannya sekarang, biar gak ada miss komunikasi.
Admi: Makasih banyak ya udah mau bantu, Tesia.
Tesia: Sama-sama, Admi. Semoga proyek fotomu lancar ya!
Penutup
Demikian penjelasan Mamikos tentang Materi Teks Negosiasi Kelas 10.
Semoga artikel ini menambah wawasan dan pemahaman kamu, ya!
Halaman:
