Rangkuman Materi Integral Matematika Kelas 12 SMA beserta Penjelasannya
Mengerjakan soal-soal integral dianggap membuat ketagihan, menantang dan puas jika berhasil menemukan jawabannya. Bagi kamu yang baru ingin mengenal materi integral, yuk pahami materi ini melalui rangkuman tentang integral berikut.
Rumus:
dx =
= F(b) – F(a)
Berikut ini sifat-sifat integral tentu. Jika diketahui fungsi-fungsi f dan g pada interval [a,b] maka berlaku sifat-sifat berikut.
1. dx =
dx
2. dx = 0
3. dx
dx dengan k suatu konstanta
4. dx
dx
5. dx=
6.
Contoh Soal 1:
Diketahui dan
. Tentukan
Penyelesaian:
Jadi,
Contoh Soal 2:
Sebuah benda bergerak pada garis lurus dengan percepatan yang memenuhi persamaan
dalam
dan
dalam detik. Jika
kecepatan awal benda dan posisi benda saat
adalah
, maka tentukan persamaan posisi benda tersebut saat
detik!
Penyelesaian:
Kecepatan awal benda 5 , artinya saat
nilai
Sehingga,
untuk
Jadi, persamaan posisi benda tersebut saat t detik dirumuskan dengan:
Teknik Pengintegralan
Ada beberapa fungsi yang sulit dicari integralnya dengan cara biasa. Untuk mempermudah penghitungan integral fungsi tersebut dapat dilakukan dengan cara substitusi maupun parsial.
1. Integral Substitusi
Kadang-kadang persoalan pokok dalam pengintegralan adalah fungsi integrannya perlu diubah terlebih dahulu agar sesuai dengan salah satu bentuk rumus umum di depan.
Tidak semua bentuk pengintegralan bisa dikerjakan dengan menggunakan rumus .
Banyak bentuk-bentuk yang kelihatannya rumit, sehingga tidak bisa diselesaikan dengan rumus di atas. Karena itu dibutuhkan suatu cara lain untuk menyelesaikannya.
Pada bagian ini akan dibahas teknik integrasi yang disebut metode substitusi. Konsep dasar dari metode ini adalah dengan mengubah integral yang kompleks menjadi bentuk yang lebih sederhana.
a. Integral fungsi yang dapat diubah menjadi bentuk:
Integral substitusi dipakai apabila integran dapat dibuat ke bentuk f(u). u’ tanpa ada variabel x yang tersisa.
dengan
b. Jika g(x) turunan pertama dari f(x) maka berlaku:
Tidak semua bentuk pengintegralan bisa dikerjakan dengan menggunakan rumus . Banyak bentuk-bentuk yang kelihatannya rumit, sehingga tidak bisa diselesaikan dengan rumus di atas. Karena itu dibutuhkan suatu cara lain untuk menyelesaikannya.
Pada bagian ini akan dibahas teknik integrasi yang disebut metode substitusi. Konsep dasar dari metode ini adalah dengan mengubah integral yang kompleks menjadi bentuk yang lebih sederhana.
2. Integral Parsial
Apabila kamu menemukan bentuk integral yang tidak bisa diselesaikan dengan integral substitusi, mungkin permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan substitusi ganda yang lebih dikenal sebagai integral parsial.
Fungsi pertama (u) dipilih fungsi yang mempunyai turunan ke-n adalah nol, sedangkan fungsi kedua (dv) dipilih fungsi yang dapat diintegralkan.
Seperti telah kita ketahui pada turunan jika y = uv maka y ‘ =u ’ v + uv ’. Jika kita integralkan kedua rua, maka akan didapat:
Rumus integral parsial:
Halaman:


