<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
    xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
    xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
    xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
    xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
    xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
    xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
    xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Blog Mamikos</title>
    <atom:link href="https://mamikos.com/info/tag/cara-membuat-artikel/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <link>https://mamikos.com/info/tag/cara-membuat-artikel/</link>
    <description>Info Anak Kos</description>
    <lastBuildDate>Wed, 13 May 2026 07:24:25 +0000</lastBuildDate>
    <language>en-us</language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
    <generator>https://wordpress.org/?v=6.4.7</generator>

<image>
	<url>https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-story-mami-blog-32x32.png</url>
	<title>- Blog Mamikos</title>
	<link>https://mamikos.com/info/tag/cara-membuat-artikel/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
                    <item>
            <title>7 Cara Membuat Artikel Ilmiah yang Bagus beserta Contohnya untuk Pemula</title>
            <category>Karya Ilmiah</category>
            <link>https://mamikos.com/info/cara-membuat-artikel-ilmiah-mhs/</link>
            <pubDate>Mon, 18 Nov 2024 08:30:17 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Lintang Filia</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/cara-membuat-artikel-ilmiah-mhs/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Apakah kamu masih kesulitan untuk membuat artikel ilmiah? Jangan khawatir, baca artikel ini hingga habis dulu, yuk.</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/cara-membuat-artikel-ilmiah-mhs/">7 Cara Membuat Artikel Ilmiah yang Bagus beserta Contohnya untuk Pemula</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>7 Cara Membuat Artikel Ilmiah yang Bagus beserta Contohnya untuk Pemula – Bagi sebagian orang, membuat artikel ilmiah kadang terasa sulit. Apalagi bagi kamu yang baru pertama kali membuat artikel ilmiah.</p>



<p>Tidak perlu khawatir, karena artikel ilmiah akan menjadi lebih mudah dibuat jika kamu sudah mengetahui struktur dan cara menulisnya.</p>



<p>Oleh karena itu, Mamikos sudah menyiapkan cara membuat artikel ilmiah yang mudah khusus untuk kamu. Tunggu apa lagi, catat setiap poin pentingnya.<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/270d.png" alt="✍" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f440.png" alt="👀" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>



<h2 class="wp-block-heading">Apa itu Artikel Ilmiah?</h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/11/cara-membuat-artikel-ilmiah.jpg" alt="cara membuat artikel ilmiah" class="wp-image-268411" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/11/cara-membuat-artikel-ilmiah.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/11/cara-membuat-artikel-ilmiah-720x480.jpg 720w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/11/cara-membuat-artikel-ilmiah-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">Canva/@Vlada Karpovich</figcaption></figure></div>


<p>Artikel ilmiah merupakan tulisan yang dibuat dan dirancang guna menyampaikan hasil penelitian maupun analisis suatu topik. Artikel ilmiah biasanya akan  memuat bidang tertentu seperti sains, sosial, atau teknologi.</p>



<p>Sedangkan artikel ilmiah menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah karya tulis yang dibuat dengan prinsip-prinsip ilmiah berdasarkan data dan fakta melalui observasi, eksperimen, dan kajian pustaka.</p>



<p>Berbeda dari jenis artikel lainnya, artikel ilmiah ini dapat dipertanggungjawabkan karena didalamnya akan memuat data, fakta, dan analisis yang disusun secara logis dan sistematis.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Tujuan Artikel Ilmiah</h2>



<p>Selanjutnya, sebelum Mamikos membahas tentang cara membuat artikel ilmiah, akan lebih baik bagi kamu untuk mengetahui apa sih sebenarnya tujuan artikel ilmiah itu?</p>



<h4 class="wp-block-heading">1. Menyebarkan Pengetahuan Baru</h4>



<p>Artikel ilmiah dibuat oleh peneliti sebagai sarana untuk membagikan temuan baru, pengetahuan atau wawasan yang diperoleh selama melakukan penelitian.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-karya-ilmiah-tentang-lingkungan-masyarakat-kesehatan-dan-sampah-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-karya-ilmiah-tentang-lingkungan-masyarakat-kesehatan-dan-sampah-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/01/Contoh-Contoh-Karya-Ilmiah-Tentang-Lingkungan-Masyarakat-Kesehatan-dan-Sampah-500x333.jpg" alt="Contoh Karya Ilmiah tentang Lingkungan Masyarakat, Kesehatan, dan Sampah di Indonesia" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Karya Ilmiah tentang Lingkungan Masyarakat, Kesehatan, dan Sampah di Indonesia</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h4 class="wp-block-heading">2. Bentuk Konfirmasi atau Koreksi Teori yang Ada</h4>



<p>Penyajian data dan analisis mendalam dari penelitian yang dilakukan dapat mengonfirmasi, memperbarui, bahkan mengoreksi teori  yang sudah tidak relevan.</p>



<h4 class="wp-block-heading">3. Mendorong Diskusi dan Kolaborasi</h4>



<p>Adanya artikel ilmiah akan membantu para peneliti di bidang yang sama untuk berkolaborasi ataupun melakukan penelitian lanjutan.</p>



<h4 class="wp-block-heading">4. Memberikan Landasan untuk Penelitian Selanjutnya</h4>



<p>Tidak hanya pengetahuan baru, terkadang artikel ilmiah juga menghasilkan pertanyaan-pertanyaan lain hingga celah penelitian yang belum terjawab. Nah, karena itulah artikel ilmiah akan memberikan landasan baru bagi peneliti lain untuk melanjutkan atau mengembangkan penelitian lebih lanjut.</p>



<h4 class="wp-block-heading">5. Mendukung Pengambilan Keputusan Berdasarkan Data</h4>



<p>Bagi beberapa bidang seperti kesehatan, kebijakan publik, dan kesehatan, hasil dari artikel ilmiah dapat menjadi dasar untuk keputusan atau kebijakan yang lebih efektif dan berbasis data.</p>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading">Struktur Artikel Ilmiah</h2>



<p>Menyusun artikel ilmiah tidak boleh sembarangan, lho. Artikel ilmiah harus disusun secara runut dan struktur.</p>



<p>Struktur juga memastikan artikel ilmiah tersusun rapi dan informatif yang nanti akan membuat pembaca mudah memahami langkah-langkah hingga hasil penelitian.</p>



<p>Berikut adalah struktur artikel ilmiah:</p>



<h4 class="wp-block-heading">1. Judul</h4>



<p>Judul dalam artikel ilmiah harus ringkas, padat, dan informatif, dan dapat menunjukkan topik utama dari penelitian. Tujuannya adalah untuk membuat pembaca langsung memahami apa yang dibahas dalam penelitian ini.</p>



<h4 class="wp-block-heading">2. Nama</h4>



<p>Nama penulis atau peneliti ditulis disertai dengan afiliasi institusi atau lembaga terkait. Adanya nama penulis akan memberikan kredibilitas pada penelitian dan untuk mengetahui siapa yang bertanggung jawab pada tulisan tersebut.</p>



<h4 class="wp-block-heading">3. Abstrak</h4>



<p>Abstrak adalah ringkasan singkat dari keseluruhan artikel yang tidak terlalu panjang dan biasanya terdiri dari 150-250 kata.</p>



<p>Abstrak haruslah mencakup tujuan penelitian, metodologi, hasil utama, dan kesimpulan. Abstrak nantinya akan membantu pembaca mengetahui inti dari penelitian tanpa harus membaca keseluruhan artikel.</p>



<p>Oh, ya, abstrak dibuat ketika kamu sudah melakukan penelitian dan selesai menulis artikel ilmiahmu, lho. Apabila kamu memerlukan tips atau <a href="https://mamikos.com/info/contoh-dan-cara-membuat-abstrak-karya-ilmiah-tugas-akhir-kuliah/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">cara membuat <em>abstrak</em></a><em>, </em>silakan mampir ke blog Mamikos, ya.</p>



<h4 class="wp-block-heading">4. Kata Kunci</h4>



<p>Kata kunci berisi istilah-istilah penting yang terkait dengan topik penelitian dan relevan dengan konten. Kata kunci ini memudahkan artikel ditemukan dalam pencarian akademis dan indeks jurnal.</p>



<h4 class="wp-block-heading">5. Pendahuluan</h4>



<p>Bagian pendahuluan berisi latar belakang yang menjelaskan mengapa topik ini penting untuk diteliti. Di sini, peneliti juga mencantumkan rumusan masalah, tujuan penelitian, dan hipotesis yang ingin diuji.</p>



<h4 class="wp-block-heading">6. Metode Penelitian</h4>



<p>Bagian metode penelitian menjelaskan secara rinci bagaimana penelitian dilakukan, termasuk desain penelitian, teknik pengumpulan data, populasi dan sampel, serta metode analisis yang digunakan.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-resume-tugas-kuliah-serta-cara-membuatnya-yang-baik-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-resume-tugas-kuliah-serta-cara-membuatnya-yang-baik-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/09/Contoh-Resume-Tugas-Kuliah-serta-Cara-Membuatnya-yang-Baik-dan-Benar-500x334.jpg" alt="Contoh Resume Tugas Kuliah serta Cara Membuatnya yang Baik dan Benar" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Resume Tugas Kuliah serta Cara Membuatnya yang Baik dan Benar</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h4 class="wp-block-heading">7. Hasil dan Pembahasan</h4>



<p>Sementara di bagian struktur artikel ilmiah ini, hasil penelitian dipaparkan secara objektif dan disertai tabel, grafik, atau diagram jika perlu untuk memperjelas data.</p>



<p>Dalam pembahasan, peneliti menganalisis hasil yang diperoleh, mengaitkannya dengan teori atau penelitian sebelumnya, dan menilai apakah hipotesis awal terbukti. Pembahasan juga mencakup implikasi dari hasil serta batasan penelitian.</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading">8. Kesimpulan</h4>



<p>Kesimpulan merangkum poin utama dari hasil dan temuan penelitian yang dikaitkan dengan tujuan awal. Bagian ini juga bisa mengandung saran atau rekomendasi, baik untuk penerapan hasil penelitian maupun untuk penelitian lanjutan di masa depan.</p>



<h4 class="wp-block-heading">9. Daftar Pustaka</h4>



<p>Struktur artikel ilmiah terakhir adalah daftar pustaka berupa semua sumber yang dirujuk dalam artikel dicantumkan.</p>



<p>Sumber tersebut termasuk buku, artikel jurnal, atau dokumen lain yang relevan. Daftar pustaka harus disusun sesuai gaya penulisan yang berlaku agar sumber-sumber yang dikutip bisa dilacak oleh pembaca.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Membuat Artikel Ilmiah dan Contohnya</h2>



<p>Nah, inilah bagian yang mungkin paling tunggu, yaitu cara membuat artikel ilmiah yang mudah untuk pemula.</p>



<p>Agar mempermudahmu memahami dan mempraktikan, maka Mamikos sudah menyertakan contoh pada tiap cara membuat artikel ilmiah di bawah ini.<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f447.png" alt="👇" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/2728.png" alt="✨" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>



<h3 class="wp-block-heading">1. Menentukan Topik dan Rumusan Masalah</h3>



<p>Cara membuat artikel yang pertama kali harus kamu lakukan adalah menentukan topik dan rumusan masalah. Pilih topik yang relevan dengan bidang yang kamu pelajari.</p>



<p>Pastikan topik ini cukup spesifik dan menarik untuk dibahas. Setelah itu, buat rumusan masalah yang ingin dijawab dalam penelitianmu.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Contoh</h4>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Topik: “Dampak Tren Hijrah Di Media Sosial TikTok pada Gen Z”<br><br>Rumusan Masalah: &#8220;Bagaimana tren hijrah di TikTok memengaruhi perilaku religius dan pembentukan identitas Gen Z?&#8221;</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. Melakukan Kajian Pustaka</h3>



<p>Cara membuat artikel ilmiah selanjutnya adalah melakukan kajian pustaka yang berfungsi untuk mengumpulkan informasi dari penelitian terdahulu yang relevan dengan topikmu.</p>



<p>Tujuannya adalah untuk memberikan dasar teori dan membandingkan hasil penelitianmu dengan penelitian sebelumnya.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Contoh</h4>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Penelitian oleh Firly Annisa (2018) menunjukkan bahwa Islam sebagai jalan hidup kini sering dipahami secara simbolis dan dangkal, terutama di kalangan <em>micro-celebrities</em>. Penelitian ini menemukan bahwa interpretasi agama cenderung dipengaruhi oleh preferensi politik, ekonomi, dan budaya individu.<br><br>Temuan ini juga sejalan dengan fenomena di mana hijrah lebih banyak dimaknai sebagai perubahan tampilan luar, tanpa makna spiritual yang mendalam, serta menunjukkan bahwa konsumsi agama yang instan kini lebih populer di kalangan milenial dan Gen Z.</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading">3. Membuat Kerangka Tulisan</h4>



<p>Selanjutnya, sebelum benar-benar menulis artikel ilmiah, kamu bisa membuat kerangka tulisan yang jelas dan runtut untuk memudahkan. Misalnya kamu di tengah jalan kehilangan ide atau lupa akan menulis apa, kamu tinggal melihat kerangka tulisan yang sudah kamu buat.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Contoh</h4>



<ul>
<li>Pendahuluan</li>



<li>Kajian Pustaka</li>



<li>Metodologi Penelitian</li>



<li>Hasil dan Pembahasan</li>



<li>Kesimpulan</li>



<li>Daftar Pustaka</li>
</ul>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-judul-proposal-penelitian-tentang-pendidikan-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-judul-proposal-penelitian-tentang-pendidikan-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/08/Contoh-Judul-Proposal-Penelitian-Tentang-Pendidikan-Bisa-Jadi-Inspirasi-500x333.jpg" alt="20 Contoh Judul Proposal Penelitian tentang Pendidikan Bisa Jadi Inspirasi" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">20 Contoh Judul Proposal Penelitian tentang Pendidikan Bisa Jadi Inspirasi</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading">4. Mengumpulkan Data</h3>



<p>Kumpulkan data melalui eksperimen, survei, wawancara, atau studi literatur tergantung pada jenis penelitian yang kamu lakukan. Data ini akan menjadi dasar dalam menganalisis dan menarik kesimpulan.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Contoh</h4>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Menyebarkan kuesioner kepada Gen Z yang aktif menggunakan TikTok untuk mengukur sejauh mana mereka terpapar konten hijrah dan bagaimana konten tersebut memengaruhi perilaku serta pandangan mereka terhadap religiusitas.</p>



<h3 class="wp-block-heading">5. Analisis Data</h3>



<p>Analisis data adalah cara membuat artikel ilmiah yang penting untuk menginterpretasikan hasil penelitian. Gunakan metode statistik atau analisis kualitatif sesuai dengan jenis data yang kamu miliki, ya.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Contoh</h4>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Dari data yang diambil melalui metode kuantitatif, maka hasil yang diperoleh adalah………</p>



<h3 class="wp-block-heading">6. Menyusun Artikel</h3>



<p>Setelah semua siap, mulailah menyusun artikel sesuai kerangka yang sudah dibuat. Pastikan setiap bagian ditulis dengan jelas dan runtut, ya. Perhatikan juga penggunaan tata bahasa dan gaya penulisan ilmiah yang benar</p>



<h4 class="wp-block-heading">Contoh Bagian Pendahuluan</h4>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Tren hijrah di media sosial, khususnya TikTok, telah menjadi fenomena yang berkembang pesat di kalangan generasi Z (Gen Z) di Indonesia.<br><br>TikTok memiliki fitur yang memungkinkan penyebaran konten secara cepat dan luas, sehingga platform utama bagi banyak individu untuk berbagi perjalanan spiritual mereka, termasuk dalam hal keagamaan.</p>



<p>Dan seterusnya…</p>



<h4 class="wp-block-heading">Contoh Kajian Pustaka</h4>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Kajian pustaka mengulas teori-teori terkait fenomena agama dalam media sosial dan pemahaman agama di kalangan generasi milenial. Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa media sosial berperan dalam penyebaran tafsir agama yang lebih dangkal, tanpa diskusi mendalam.</p>



<p>Dan seterusnya…</p>



<h4 class="wp-block-heading">Contoh Metodologi Penelitian</h4>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis konten terhadap postingan TikTok yang membahas fenomena hijrah dan konsumsi agama di kalangan milenial. Data diperoleh melalui survei dan wawancara dengan 100 responden.</p>



<p>Dan seterusnya…</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading">Contoh Hasil dan Pembahasan</h4>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden menganggap hijrah sebagai perubahan gaya hidup, bukan sebagai transformasi spiritual. Analisis juga menunjukkan bahwa fenomena ini dipengaruhi oleh media sosial yang mudah diakses dan dikonsumsi.</p>



<p>Dan seterusnya…</p>



<h4 class="wp-block-heading">Contoh Kesimpulan</h4>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Pemahaman agama di kalangan generasi milenial lebih terfokus pada simbolisme dan konsumsi cepat daripada pemahaman mendalam. Media sosial berperan besar dalam membentuk interpretasi agama yang lebih dangkal.</p>



<p>Dan seterusnya…</p>



<h4 class="wp-block-heading">Contoh Daftar Pustaka</h4>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Annisa, F. 2018. <em>Hijrah Milenial: Antara Kesalehan dan Populism</em>. MAARIF Institute, 13(1), halaman 38-53.</p>



<p>Dan seterusnya…</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/cara-membuat-kesimpulan-otomatis-secara-online-mudah-dan-cepat-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/cara-membuat-kesimpulan-otomatis-secara-online-mudah-dan-cepat-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Cara-Membuat-Kesimpulan-Otomatis-secara-Online-Mudah-dan-Cepat-500x333.jpg" alt="Cara Membuat Kesimpulan Otomatis secara Online, Mudah dan Cepat" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Cara Membuat Kesimpulan Otomatis secara Online, Mudah dan Cepat</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading">7. Penyuntingan dan Review</h3>



<p>Setelah menyelesaikan penulisan, lakukan penyuntingan untuk memperbaiki kesalahan penulisan, tata bahasa, dan logika penulisan.</p>



<p>Cek apakah artikel sudah mengikuti format penulisan yang ditetapkan dan pastikan tidak ada kesalahan ketik atau kalimat yang membingungkan. Kamu jga bisa minta bantuan teman, dosen, atau editor untuk melakukan review agar lebih objektif.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Sampai sini saja, ya, pembahasan mengenai langkah membuat artikel ilmiah. Semoga gengan menggunakan cara membuat artikel ilmiah di atas, kamu setelah ini dapat membuat tulisanmu sendiri, ya.</p>



<p>Barangkali dibutuhkan, masih banyak artikel di blog Mamikos yang memuat tentang artikel ilmiah seperti <a href="https://mamikos.com/info/cara-membuat-daftar-pustaka-otomatis-di-word-mhs/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">cara membuat daftar pustaka</a>, referensi judul, dan lain sebagainya. Jadi, jangan lupa mampir, ya.<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f917.png" alt="🤗" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>


<div class="wp-block-ub-content-toggle" id="ub-content-toggle-4d5260a0-8f17-455c-b7f8-64aa323c7fd6" data-mobilecollapse="true" data-desktopcollapse="true">
<div class="wp-block-ub-content-toggle-accordion" id="ub-content-toggle-panel-block-d9bb5eb1-b950-4c56-a8f6-7e0f3faa342c">
                <div class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-title-wrap"" aria-controls="ub-content-toggle-panel-0-4d5260a0-8f17-455c-b7f8-64aa323c7fd6" tabindex="0">
                    <p class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-title ub-content-toggle-title-4d5260a0-8f17-455c-b7f8-64aa323c7fd6"><strong>Referensi:</strong></p><div class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-toggle-wrap right"><span class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-state-indicator wp-block-ub-chevron-down"></span>
                    </div></div><div role="region" aria-expanded="false" class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-content-wrap ub-hide" id="ub-content-toggle-panel-0-4d5260a0-8f17-455c-b7f8-64aa323c7fd6">

<p>Workshop Penulisan Artikel Ilmiah Populer untuk Guru [Daring/PDF]. Tautan: https://repository.umy.ac.id</p>



<p>Hijrah Milenial: Antara Kesalehan dan Populism oleh Firly Annisa [Daring/PDF]. Tautan: https://www.researchgate.net/publication/345414849_Hijrah_Milenial_Antara_Kesalehan_dan_Populism</p>



<p>Tahapan Menulis Artikel Ilmiah [Daring]. Tautan: https://an-nur.ac.id/tahapan-menulis-artikel-ilmiah/</p>

</div></div>
</div>


<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://bit.ly/mamikosapps" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img decoding="async" width="1024" height="188" src="https://mamikos.com/info/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-1024x188.png" alt="" class="wp-image-36485" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-370x68.png 370w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-760x140.png 760w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/cara-membuat-artikel-ilmiah-mhs/">7 Cara Membuat Artikel Ilmiah yang Bagus beserta Contohnya untuk Pemula</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/11/cara-membuat-artikel-ilmiah.jpg" length="502723" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/11/cara-membuat-artikel-ilmiah-480x480.jpg" width="480" height="480" />
        </item>
                    <item>
            <title>Contoh Artikel Singkat dan Cara Membuatnya yang Baik dan Benar</title>
            <category>Pelajar</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-artikel-singkat-dan-cara-membuatnya-lengkap-pljr/</link>
            <pubDate>Tue, 17 Jan 2023 05:25:47 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Syifa</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-artikel-singkat-dan-cara-membuatnya-lengkap-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Apakah kamu memiliki keinginan untuk menulis artikel? Berikut Mamikos berikan informasi langkah pembuatannya dan contoh artikel yang dapat dijadikan rujukan. </p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-artikel-singkat-dan-cara-membuatnya-lengkap-pljr/">Contoh Artikel Singkat dan Cara Membuatnya yang Baik dan Benar</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p><a rel="noreferrer noopener" aria-label="Artikel (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/info/pengertian-artikel-struktur-ciri-jenis-fungsi-dan-contoh-pljr/" target="_blank">Artikel</a> merupakan kalimat yang disusun oleh seorang penulis. Kalimat-kalimat itu disusun tidak hanya sekadaranya saja, tetapi memiliki tujuan tertentu yang sesuai dengan isi dari tulisan tersebut. </p>



<p>Penulis pun memiliki hak seluas-luasnya untuk menuliskan artikel yang diperuntukkan menyampaikan pendapat atau perspektifnya terhadap suatu hal.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Artikel Singkat dan Langkah Membuatnya</h2>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-artikel-singkat-dan-cara-membuatnya-lengkap-1024x683.jpg" alt="Contoh Artikel Singkat dan Langkah Membuatnya" class="wp-image-82553" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-artikel-singkat-dan-cara-membuatnya-lengkap-1024x683.jpg 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-artikel-singkat-dan-cara-membuatnya-lengkap-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-artikel-singkat-dan-cara-membuatnya-lengkap-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-artikel-singkat-dan-cara-membuatnya-lengkap-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-artikel-singkat-dan-cara-membuatnya-lengkap-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>unsplash.com</figcaption></figure>



<p>Setiap orang dipersilakan untuk menuliskan artikel mereka. Oleh karena dapat dituliskan oleh siapa saja yang menghendakinya, penulis perlu membuat artikel miliknya menjadi menarik dan berkualitas. </p>



<p>Faktanya, untuk menghasilkan artikel yang menarik dan berkualitas bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Penulis perlu memiliki ilmu dan berlatih membiasakan diri untuk hal tersebut dan nantinya dapat memunculkan ide kreatif yang bisa dituangkan ke dalam susunan kata ataupun kalimat.</p>



<p>Para penulis pemula umumnya membuat tulisan-tulisan yang didasarkan dari ide-ide yang terlintas dalam pikirannnya, dituangkan dalam bentuk tulisan lalu diunggah pada laman blog pribadi. </p>



<p>Sejumlah pembaca tidak mempersoalkan hal ini, tetapi ada juga yang merasa tidak nyaman dan melihat artikel tersebut sebagai&nbsp; hasil tulisan yang belum tepat. </p>



<p>Oleh karena itu, pembaca yang ingin menarik hati pembacanya diharuskan mampu menulis sesuai dengan struktur artikel dan memiliki ciri khasnya sendiri.</p>



<p>Tidak berlebihan jika dikatakan semua orang dapat membuat artikel, tetapi tidak semuanya mampu mempraktikkan penulisan artikel yang sesuai dengan metode penulisannya. </p>



<p>Pada tulisan kali ini, Mamikos akan membagikan cara untuk penulis artikel singkat yang dapat menjadi rujukan saat hendak menulis:</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/pengertian-kata-pengantar-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/pengertian-kata-pengantar-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Kata-Pengantar-Pengertian-Cara-Membuat-beserta-Contohnya-Lengkap-500x334.jpg" alt="Pengertian Kata Pengantar Beserta Cara Membuat dan Contohnya Lengkap" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Pengertian Kata Pengantar Beserta Cara Membuat dan Contohnya Lengkap</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1. Tentukan Topik Tulisan</strong></h3>



<p>Langkah pertama yang perlu dilakukan sebelum menulis adalah memilih tema atau topik. Tema yang diangkat tentunya harus mampu dipahami oleh si penulis tersebut dan juga sesuai dengan keinginannya. </p>



<p>Kemudian, tema yang diangkat sebaiknya mudah dipahami oleh masyarakat luas.&nbsp;</p>



<p>Cara mudah untuk dapat memilih tema ialah dengan melakukan observasi atau research (penelitian) terlebih dahulu. <a href="https://mamikos.com/info/contoh-teks-laporan-hasil-observasi-singkat-ag/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="Melakukan observasi (opens in a new tab)">Melakukan observasi</a> menjadi langkah yang paling efektif untuk menghasilkan suatu artikel yang memiliki dasar dan landasan kuat serta menarik untuk dibaca orang lain. </p>



<p>Dengan tema yang sesuai dengan keinginan penulis akan membantu mereka untuk bersemangat menulis bahkan untuk langkah-langkah awal yang seperti demikian ini.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. Membatasi Angel</h3>



<p>Jika topic atau tema sudah ditentukan maka langkah berikutnya adalah membatasi sudut pandang atau angel yang akan digunakan saat membuat artikel. </p>



<p>Meski aka nada banyak artikel dengan topik atau tema sejenis yang dituliskan dengan milikmu, tapi dengan sudut pandang ini akan membuat isinya berbeda dengan yang lain. </p>



<p> itu, sudut pandang (angel) merupakan kunci yang dapat memudahkan penentuan judul.</p>



<p>Judul sendiri dibuat mengikuti topik yang dituliskan. Penentuannya sendiri dapat dilakukan sebelum membuat artikel atau diakhir penulisan saja. </p>



<p>Kemudian, terdapat syarat untuk menentukan angel, yaitu jelas, tajam, dan jernih. Sedangkan, untuk rumus yang dapat digunakan adalah unsur 5W (What, When, Why, Where, Who) + 1 H (How).</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. Mengkaji Bahan Referensi</h3>



<p>Kini, kita memasuki langkah ke-3 yang perlu dilakukan untuk dapat menuliskan artikel. </p>



<p>Langkah selanjutnya adalah mengkaji bahan referensi yang berkaitan dengan topik yang telah dipilih. Sebelumnya, penulis perlu mengumpulkan referensi dari berbagai sumber. </p>



<p>Referensi tersebut dapat dipilih dari artikel yang ada di internet, buku, jurnal ilmiah, dan internet.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-paper-kuliah-ilmiah-singkat/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-paper-kuliah-ilmiah-singkat/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/11/Contoh-Paper-Kuliah-yang-Baik-dan-Benar-dan-Cara-Membuatnya-500x333.png" alt="Contoh Paper Kuliah yang Baik dan Benar dan Cara Membuatnya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Paper Kuliah yang Baik dan Benar dan Cara Membuatnya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Satu di antaranya yang perlu dipahami dan senantiasa untuk diingat adalah referensi yang dipilih itu bukan lah untuk ditiru, tetapi hanya sebagai pelajaran yang perlu didalami. </p>



<p>Selain itu, penulis juga perlu berhati-hati saat memilih referensi. Sebab, diantaranya terdapat informasi-informasi yang tidak benar.</p>



<h3 class="wp-block-heading">4. Menghimpun Bahan Tulisan</h3>



<p>Bahan untuk membuat tulisan bisa didapatkan dengan berbagai cara, yaitu riset, observasi, dan wawancara. Penulis dapat melakukan salah satunya, beberapa di antaranya, atau bakan ketiganya. </p>



<p>Jika bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat tulisan sudah dirasa cukup, maka bisa melanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu menyusun kerangka tulisan.</p>



<p>Menyusun kerangka tulisan memang tidak harus selalu dilakukan, tetapi ini menjadi langkah yang bagus untuk dapat menghasilkan tulisan yang sistematis. </p>



<p>Kerangka tulisan disusun sebagai perencanaan garis besar dan dengan cara memilih poin penting yang hendak diinformasikan.</p>



<p>Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan saat membuat kerangka tulisan, yaitu bagian analisis masalah, teori, dan hasil penelitian.</p>



<h3 class="wp-block-heading">5. Menggarap Tulisan</h3>



<p>Berikutnya adalah informasi yang paling penting dalam cara membuat artikel. </p>



<p>Berikut ada beberapa cara yang dapat ditempuh penulis untuk membuat tulisannya menjadi baik, antara lain:</p>



<p>Menentukan gaya kepenulisan yang dapat menjadi ciri khas penulis tersebut. Penulis dapat mendapatkan ciri khas ini dengan banyak membaca dan berlatih menulis.</p>



<p>Memperhatikan <a href="https://mamikos.com/info/pengertian-tanda-baca-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="tanda baca (opens in a new tab)">tanda baca</a> dan susunan kata maupun kalimat. Hal-hal tersebut memang terlihat sederhana saja dan sering terlewat oleh para penulis. </p>



<p>Sedangkan, dasar dari suatu tulisan adalah kalimat yang utuh. Oleh karena itu, susunan kalimat seperti subjek, predikat, objek, tanda koma (,),tanda titik (.) perlu diperhatikan dengan seksama.</p>



<p>Pengulangan kata yang itu-itu saja dalam kalimat maupun paragraf dapat memberikan rasa tidak nyaman saat tulisan tersebut dibaca. </p>



<p>Oleh karena itu, pembaca harus dapat mengolah kata-kata tersebut dengan mencari padanan katanya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">6. Pembukaan yang Memesona</h3>



<p>Kalimat pembuka menjadi titik awal dan perhatian dari sebuah tulisan. Oleh karena itu, tidak berlebihan jika kalimat pembuka diharuskan mampu membuat pembaca merasa tertarik. </p>



<p>Meski harus membuat pembacanya tertarik, tetapi bukan berarti kalimat tersebut haruslah panjang lebar. </p>



<p>Sebaiknya tuliskan kalimat yang dapat membuat pembaca penasaran dengan salah satu caranya adalah menyisipkan pertanyaan.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-karya-ilmiah/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-karya-ilmiah/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/04/Contoh-Karya-Ilmiah-Lengkap-Beserta-Jenisnya-500x334.jpg" alt="Kumpulan Contoh Karya Tulis Ilmiah (KTI) Lengkap dan Singkat Bahasa Indonesia" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Kumpulan Contoh Karya Tulis Ilmiah (KTI) Lengkap dan Singkat Bahasa Indonesia</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading">7. Sisipkan Gambar Pendukung</h3>



<p>Menyisipkan gambar pada artikel yang sesuai dengan tema pada artikel dapat memberikan kesan menarik dan suasana yang berbeda. </p>



<p>Saat ini pun visual digunakan untuk memperjelas konsep dari artikel tersebut.</p>



<h3 class="wp-block-heading">8. Memanfaatkan Heading</h3>



<p>Heading menjadi sesuatu yang sangat penting dalam suatu tulisan kareena fungsinya yang diperuntukkan menyusun level-level heading dan sub-heading. </p>



<p>Dengan adanya heading maka pembaca dapat menuju informasi yang dibutuhkan secara langsung. Selain itu, pada sebuah blog penggunaan tag heading bermanfaat untuk mempermudah google dan mesin pencarinya mengindex artikel tersebut. </p>



<p>Penyortiran halaman pun dapat dilakukan dengan lebih cepat dan memperbesar peluang pembaca datang ke blog penulis.</p>



<h3 class="wp-block-heading">9. Membaca Ulang</h3>



<p>Jika artikel sudah selesai dituliskan, maka hendaknya penulis tidak langsung mempublikasikannya. </p>



<p>Sebaiknya lakukan <em>editing</em> terlebih dahulu agar mengetahui apakah artikel tersebut sudah layak dibaca atau belum. Syarat untuk melakukan editing sebenarnya berbeda-beda, tetapi setidaknya tulisan itu nyaman untuk dibaca. </p>



<p>Mulai dari aspek kebahasaannya dan terhindarkan dari kesalahan ejaan dan penulisan.&nbsp;</p>



<h2 class="wp-block-heading">Jenis-Jenis Artikel</h2>



<figure class="wp-block-image"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-artikel-singkat-cara-membuatnya-lengkap-1-1024x683.jpg" alt="Jenis-Jenis Artikel" class="wp-image-82554" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-artikel-singkat-cara-membuatnya-lengkap-1-1024x683.jpg 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-artikel-singkat-cara-membuatnya-lengkap-1-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-artikel-singkat-cara-membuatnya-lengkap-1-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-artikel-singkat-cara-membuatnya-lengkap-1-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-artikel-singkat-cara-membuatnya-lengkap-1-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>unsplash.com</figcaption></figure>



<p>Secara umum, terdapat 5 jenis artikel yang telah dipelajari sejak duduk di bangku sekolah. Jenis artikel tersebut adalah narasi, deskripsi, persuasi, argumentasi, dan eksposisi. </p>



<p>Namun, perlu diketahui juga bahwa selain jenis0jenis tersebut ada pula macam artikel yang lain. </p>



<p>Berikut ini Mamikos akan berikan informasi tentang jenis-jenis artikel dan contohnya:</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. Jenis Artikel Deskripsi</h3>



<p>Artikel deskripsi memuat informasi atau hal-hal yang memang sengaja digambarkan sehingga saat membacanya, pembaca dapat merasakan, melihat dan mendengar secara langsung cerita tersebut.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. Jenis Artikel Narasi</h3>



<p>Artikel narasi memuat cerita atau suatu peristiwa yang disampaikan sesuai dengan urutan waktu atau berdasarkan kronologis. Pada artikel narasi haruslah memiliki tokoh, konflik, dan antiklimaks. Contoh dari karangan narasi, yaitu cerpen, hikayat, biografi, dan autobiografi.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. Jenis Artikel Argumentasi</h3>



<p>Artikel Argumentasi merupakan karangan yang memuat ide, gagasan, dan pendapat penulis. Ide maupun gagasan tersebut didukung oleh data, opini, dan fakta.</p>



<h3 class="wp-block-heading">4. Jenis Artikel Eksposisi</h3>



<p>Artikel eksposisi memuat informasi yang disampaikan secara singkat,akurat, padat, dan mendalam. Jenis artikel ini memiliki tujuan yang jelas, yaitu untuk menambah informasi dan wawasan pembacanya. Contoh dari artikel eksposisi, yaitu berita di koran dan petunjuk penggunaan.&nbsp;&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading">5. Jenis Artikel Persuasi</h3>



<p>Artikel Persuasi memuat informasi yang memiliki tujuan untuk mempengaruhi dan mengajak pembacanya. Ajakan tersebut dimaksudkan agar pembaca bersedia melakukan suatu hal seperti yang disampaikan oleh penulis.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Contoh Artikel yang Baik dan Benar</h2>



<h3 class="wp-block-heading">Contoh Artikel Singkat Lingkungan</h3>



<figure class="wp-block-image"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="680" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-Artikel-Lingkungan-1024x680.jpg" alt="Contoh Artikel Lingkungan" class="wp-image-82556" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-Artikel-Lingkungan-1024x680.jpg 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-Artikel-Lingkungan-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-Artikel-Lingkungan-500x332.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-Artikel-Lingkungan-768x510.jpg 768w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>unsplash.com</figcaption></figure>



<p class="has-background has-very-light-gray-background-color">Pencemaran lingkungan merupakan terjadinya perubahan yang diakibatkan oleh adanya aktivitas yang melebihi ambang batas toleransi dari suatu ekosistem biologis. Sala satu contohnya adalah penggunaan kendaraan motor maupun mobil serta pengolahan bahan baku yang tidak cocok atau memenuhi standar dari lingkungan tersebut.<br><br>Faktanya, pencemaran lingkungan dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Di mana salah satu di antaranya dan yang menjadi faktor terbesar adala manusia. Sadar atau tidak, manusia sudah berkontribusi pada terjadinya proses pencemaran lingkungan. Beberapa contoh di antaranya adalah pertumbuhan penduduk setiap tahunnya yang semakin tidak terkendali, merusak ekosistem makhluk hidup lainnya, dan lain-lain.<br><br>Saat ini terdapat beberapa jenis pencemaran yang umum terjadi di lingkungan kita, yaitu pencemaran udara, air, tanah, suara, plastik, cahaya termal, dan visual. Jenis-jenis pencemaran tersebut perlu diwaspadai dan dihindari, sebab ke depannya dapat menimbulkan penyakit pada tubuh. Efek yang diakibatkan dari pencemaran itu tidaklah selalu tepat saat itu juga, tetapi bisa saja beberapa tahun ke depan.<br><br>Kondisi yang paling dekat dan akrab dalam kehidupan sehari-hari kita adalah kendaraan seperti motor dan mobil. Terlebih saat ini banyak sekali kendaraan yang dengan sengaja dijual dengan harga yang relatif murah. Akibat dari rendahnya biaya pembelian kendaraan itu menyebabkan siapa saja pada akhirnya dapat membeli kendaraan pribadi sendiri. Kemudian, jumlah mobil dan motor pribadi di jalan raya pada akhirnya pun meningkat, hal itu mengakibatkan peningkatan gas buang atau emisi dari kendaraan.<br><br>Pada beberapa wilayah, kandungan karbon monoksida sangat tinggi, yakni mencapai 10 sampai dengan 15 ppm. Angka yang hingga demikian itu dapat dijumpai pada kota-kota besar dengan penduduknya yang padat serta jumlah kendaraan berlalu lalang yang tinggi di kota tersebut. Kandungan karbon monoksida yang tinggi dapat mengakibatkan beberapa permasalahan pada tubuh. Salah satu akibat yang paling umum adalah masalah pernapasan.<br><br>Demikian itu lah persoalan lingkungan hidup yang tercemar akibat ulah manusia sendiri. Alangkah lebih baik dan memang sudah seharusnya kita setidaknya secara pribadi melakukan pengubahan mulai dari hal-hal kecil agar tidak mencemari lingkungan lebih banyak lagi. Bermula dari hal-hal sederhana, tetapi dibiasakan pasti ke depannya akan menimbulkan kebiasaan yang positif.&nbsp;</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-teks-laporan-hasil-observasi-singkat-ag/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-teks-laporan-hasil-observasi-singkat-ag/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/7-Contoh-Teks-Laporan-Hasil-Observasi-Singkat-dan-Strukturnya-500x333.png" alt="﻿7 Contoh Teks Laporan Hasil Observasi Singkat dan Strukturnya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">﻿7 Contoh Teks Laporan Hasil Observasi Singkat dan Strukturnya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading">Contoh Artikel Singkat Covid-19</h3>



<figure class="wp-block-image"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="709" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-Artikel-Covid-19-1024x709.jpg" alt="Contoh Artikel Singkat Covid-19" class="wp-image-82558" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-Artikel-Covid-19-1024x709.jpg 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-Artikel-Covid-19-500x346.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-Artikel-Covid-19-768x532.jpg 768w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>unsplash.com</figcaption></figure>



<p class="has-background has-very-light-gray-background-color">Pandemi Covid-19 sampai saat ini masih berlangsung dan menjangkit hampir seluruh negara di dunia. Munculnya varian baru kian memperburuk kondisi bumi ini. Varian baru tersebut disebut dengan varian delta Covid-19. Di mana varian ini terkenal memiliki risiko penyebaran yang lebih cepat dari pada varian sebelumnya.<br><br>Jika terdapat orang yang terinfeksi varian delta Covid-19, maka orang tersebut memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan bila terjangkit varian Covid-19 yang lainnya. Selain itu, ada kemungkinan dua kali lipat untuk orang yang terinfeksi varian delta Covid-19 harus dirawat intensif dan menjalani pengobatan atau perawatan inap. Adanya kesimpulan ini didasarkan dari sebua hasil studi.<br><br>Studi tersebut melibatkan lebih dari 43.000 orang yang terjangkit virus Covid-19 dan sebagian besarnya tidak menjadi penerima vaksin di Inggris. Adapun, hasil dari studi tersebut menunjukkan perbandingan antara risiko rawat inap rumah sakit untuk penderita Covid-19 varian delta dengan penderita Covid-19 varian alpha. Varian delta Covid-19 sendiri pertama kali ditemukan di negara India.<br><br>Studi tersebut dilakukan pada periode Maret sampai dengan Mei tahun 2021. Di mana bertepatan dengan digalakkannya gerakan vaksinasi tahap awal Covid-19 di Inggris. Oleh karena itu, kesimpulannya sendiri tidak dapat menaksir risiko lain untuk orang yang tidak divaksin atau untuk orang yang baru mendapat suntik vaksin dosis awal.<br><br>Studi yang dipublikasikan pada jurnal Lancet Infectious Diseases ini merupakan yang terbesar dalam menganalisis kasus Covid-19 yang dikonfirmasi pengurutan genom virus.&nbsp;</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-biografi-singkat-yang-menarik/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-biografi-singkat-yang-menarik/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/Contoh-Biografi-Singkat-yang-Menarik-500x313.jpg" alt="7 Contoh Biografi Singkat yang Menarik dan Strukturnya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">7 Contoh Biografi Singkat yang Menarik dan Strukturnya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading">Contoh Artikel Singkat Pendidikan</h3>



<figure class="wp-block-image"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-Artikel-Pendidikan-1024x683.jpg" alt="Contoh Artikel Singkat Pendidikan" class="wp-image-82559" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-Artikel-Pendidikan-1024x683.jpg 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-Artikel-Pendidikan-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-Artikel-Pendidikan-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-Artikel-Pendidikan-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-Artikel-Pendidikan-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>unsplash.com</figcaption></figure>



<p class="has-background has-very-light-gray-background-color">Umat manusia di belahan dunia mana pun saat ini harus beradaptasi dengan kondisi terbaru yang diakibatkan oleh terjadinya pandemi Covid-19. Kebiasaan baru atau adaptasi yang dimiliki masing-masing negara tentu saja berbeda dan mengikuti kebijakan dari pemerintah. Selain itu, penanganan berbagai hal yang diakibatkan Covid-19 di berbagai sektor pun perlu diperhatikan.<br><br>Salah satu sektor yang paling terpengaruh oleh pandemi, yaitu sektor pendidikan. Di Indonesia sendiri, kegiatan belajar mengajar yang biasanya dapat dilakukan secara tatap muka, tetapi kini terjadi perubahan. Kegiatan belajar mengajar tatap muka ditiadakan dan diganti menjadi virtual atau daring. Siswa dan mahasiswa pun kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas.<br><br>Kegiatan belajar dan mengajar yang dilakukan secara daring dinilai tidak efektif dan menghambat akses pelajar untuk mendapatkan pengetahuan. Keadaan yang demikian ini merupakan buntut dari sejumlah kebijakan dan penanganan Covid-19 yang tidak tepat arah. Kemudian, akibatnya pun harus ditelan mentah-mentah oleh para pelajar dan mahasiswa.<br><br>Pembelajaran yang dilakukan secara daring justru lebih banyak sisi kekurangannya dan menyebabkan kerugian untuk para pelajar itu sendiri. Beberapa contoh keadaan tersebut adalah dana yang dikeluarkan untuk dapat mengikuti pembelajaran. Para pelajar diharuskan memiliki barang-barang dan sejumlah teknologi yang mendukung dilakukannya pembelajaran daring.<br><br>Permasalahan pun datang tidak hanya dari sekadar ‘memiliki’ atau ‘tidak memiliki fasilitas untuk mengakses pembelajaran daring. Namun, ada juga sejumlah masalah yang timbul dan kehadirannya sulit untuk diperkirakan. Gangguan sinyal menjadi salah satu hal yang turut mempersulit keadaan saat hendak melakukan pembelajaran daring.<br><br>Selain itu, khusus untuk mahasiswa juga memiliki persoalannya sendiri, yaitu dituntut untuk tetap membayarkan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Pendapat yang menyatakan keberatan pun bergaung di mana-mana. Sebab, kegiatan belajar sampai saat ini yang masih melalui daring dan mayoritas fasilitas di kampus ataupun sekolah tidak digunakan. Akses untuk mahasiswa menggunakan fasilitas juga ditutup dengan alasan pandemic Covid-19.</p>



<p>Nah, demikian informasi yang dapat Mamikos sampaikan untuk kamu terkait artikel, mulai dari jenis artikel, cara membuat artikel, sampai dengan contoh-contoh artikel yang dapat dijadikan referensi. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kamu, ya. </p>



<p>Selain itu, agar orang-orang di sekitarmu menjadi mahir juga dalam menyusun artikel, jangan lupa untuk bagikan tulisan ini ke mereka, ya.&nbsp;</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://mamikos.com/info/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-1024x188.png" alt="" class="wp-image-36485" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-370x68.png 370w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-760x140.png 760w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-artikel-singkat-dan-cara-membuatnya-lengkap-pljr/">Contoh Artikel Singkat dan Cara Membuatnya yang Baik dan Benar</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-artikel-singkat-dan-cara-membuatnya-lengkap.jpg" length="433970" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-artikel-singkat-dan-cara-membuatnya-lengkap-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
                    <item>
            <title>8 Cara Membuat Artikel untuk Tugas Kuliah Mahasiswa agar Dapat Nilai Bagus</title>
            <category>Bahasa Indonesia</category>
            <link>https://mamikos.com/info/cara-membuat-artikel-untuk-tugas-kuliah-mahasiswa-pljr/</link>
            <pubDate>Fri, 22 Jul 2022 00:37:37 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Ikki Riskiana</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/cara-membuat-artikel-untuk-tugas-kuliah-mahasiswa-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Sebelum membuat artikel, ada baiknya kamu terlebih dahulu memahami apa itu artikel, jenis-jenisnya, hingga cara membuat artikel untuk tugas kuliah. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/cara-membuat-artikel-untuk-tugas-kuliah-mahasiswa-pljr/">8 Cara Membuat Artikel untuk Tugas Kuliah Mahasiswa agar Dapat Nilai Bagus</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>8 Cara Membuat Artikel untuk Tugas Kuliah Mahasiswa Agar Dapat Nilai Bagus &#8211; Tugas berupa menulis artikel adalah hal lumrah di dunia perkuliahan. </p>



<p>Meski demikian, tidak sedikit mahasiswa yang belum paham mengenai cara membuat artikel untuk tugas kuliah. </p>



<p>Ulasan berikut ini akan menolong kamu dalam membuat artikel yang layak sesuai keinginan dosen.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pengertian Artikel</strong></h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/pexels-anna-shvets-5324922-2.jpg" alt="8 Cara Membuat Artikel untuk Tugas Kuliah Mahasiswa agar Dapat Nilai Bagus" class="wp-image-120700" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/pexels-anna-shvets-5324922-2.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/pexels-anna-shvets-5324922-2-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/pexels-anna-shvets-5324922-2-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/pexels-anna-shvets-5324922-2-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/pexels-anna-shvets-5324922-2-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption>pexels.com</figcaption></figure></div>



<p>Menurut KBBI, <a href="https://mamikos.com/info/pengertian-artikel-struktur-ciri-jenis-fungsi-dan-contoh-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="artikel (opens in a new tab)">artikel</a> merupakan karya tulis lengkap, seperti laporan berita atau esai dalam majalah, surat kabar, dan media-media lainnya.<br></p>



<p>Sementara itu, Ensiklopedia Pers Indonesia mengartikan artikel sebagai satu tulisan prosa pada media massa yang di dalamnya terdapat pembahasan pokok masalah untuk dibahas dengan lugas.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Jenis-Jenis Artikel</strong></h2>



<p>Sebelum berangkat menuju cara membuat artikel untuk mahasiswa, kamu harus mengetahui jenis-jenis artikel sebelum memilih untuk menulis jenis yang mana nantinya. Jenis-jenis itu diantaranya adalah sebagai berikut.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1. Narasi</strong></h3>



<p>Narasi adalah artikel yang menulis urutan kejadian secara kronologis. </p>



<p>Biasanya, jenis ini terdapat tokoh, konflik, dan solusi permasalahan di dalamnya. Misalnya, artikel biografi atau cerita pengalaman.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2. Deskripsi</strong></h3>



<p>Deskripsi adalah artikel yang menggambarkan mengenai satu hal tertentu dengan tujuan pembaca juga ikut melihat, merasa, dan mendengar isi deskripsi di dalam artikel.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>3. Argumentasi</strong></h3>



<p>Argumentasi adalah artikel yang bertujuan untuk menunjukkan kebenaran suatu opini dengan dukungan data dan fakta sebagai latar belakang adanya argumen itu.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>4. Eksposisi</strong></h3>



<p>Eksposisi adalah artikel yang memaparkan informasi dari suatu topik untuk menambah wawasan pembaca. </p>



<p>Biasanya terdapat grafik, gambar, dan data-data pendukung lain di dalam artikel ini.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>5. Persuasi</strong></h3>



<p>Persuasi adalah artikel yang bertujuan mempengaruhi pembaca untuk mau melaksanakan suatu saran penulis di dalam artikel, maka umum dipakai untuk kampanye atau sosialisasi tertentu.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/ciri-ciri-teks-eksposisi-beserta-tujuan-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/ciri-ciri-teks-eksposisi-beserta-tujuan-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/pexels-pixabay-159866-1-500x333.jpg" alt="9 Ciri Ciri Teks Eksposisi Beserta Tujuan dan Penjelasannya Lengkap" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">9 Ciri Ciri Teks Eksposisi Beserta Tujuan dan Penjelasannya Lengkap</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Bagian-Bagian dalam Artikel</strong></h2>



<p>Sebelum mulai ke tata cara membuat artikel tugas kuliah, kamu perlu juga mengetahui dahulu bagian apa saja yang ada dalam sebuah artikel. Berikut penjelasan lengkapnya.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1. Bagian Sampul</strong></h3>



<p>Sebaiknya kamu membuat isi sampul atau cover serapi mungkin agar mudah dipahami oleh dosen. </p>



<p>Pada cover biasanya terdapat judul, nama, nomor induk mahasiswa, logo kampus, nama jurusan, fakultas, kota, serta tahun pembuatan artikel.</p>



<!--nextpage-->



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2. Kata Pengantar</strong></h3>



<p>Kata pengantar biasanya berisi ucapan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, kemudian judul artikel serta kaitannya dengan mata kuliah tertentu. </p>



<p>Lalu, diteruskan dengan ucapan-ucapan terima kasih kepada berbagai pihak dan diakhiri dengan harapan penulis dan permintaan kritik dan saran.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>3. Daftar Isi</strong></h3>



<p>Seperti halnya buku, daftar isi memuat daftar-daftar atau judul-judul utama yang ada di dalam artikel kamu. Buatlah daftar isi dengan berurut dan rapi. </p>



<p>Kamu bisa melakukannya dengan manual, tetapi ada pula cara otomatis yang dapat kamu cari caranya, yang tentu lebih tidak merepotkan.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>4. Pendahuluan</strong></h3>



<p>Pendahuluan dalam artikel dapat berisi beberapa hal sebagaimana dasarnya isi bab pendahuluan dalam makalah. </p>



<p>Kamu dapat menuliskan latar belakang masalah dari judul artikel yang akan diangkat, seperti alasan pemilihan judul dan sebab-sebab mengapa judul artikelmu harus dibahas.<br></p>



<p>Kemudian, kamu dapat menyambungnya dengan kalimat seperti rumusan masalah; dapat berupa pertanyaan langsung atau kalimat arahan tertentu sebelum menuju pembahasan. </p>



<p>Bagian pendahuluan juga dapat ditutup dengan tujuan penulisan artikel berdasarkan judul yang kamu pilih.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>5. Pembahasan</strong></h3>



<p>Bagian ini tentunya yang menjadi inti dari artikel kamu. </p>



<p>Pembahasan berisi pemaparan masalah-masalah yang tengah diangkat, dan usahakan kamu mengupas tuntas semua tentang artikel dengan penguatan dari sumber-sumber referensi yang telah kamu cari.<br></p>



<p>Kamu bisa mencantumkan fakta-fakta, lalu opini-opini dari para tokoh terkemuka untuk mendukung tulisan kamu. </p>



<p>Semua gagasan sebaiknya disusun dengan padat dan tidak berbelit-belit agar pembaca mudah memahami tulisan kamu.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>6. Penutup</strong></h3>



<p>Bagian ini merupakan final dari artikel kamu. Penutup umumnya berisi kesimpulan atas permasalahan yang telah kamu bahas panjang lebar. </p>



<p>Kamu dapat menulis kesimpulan berdasarkan pertanyaan atau tujuan pada bagian pendahuluan. Menambahkan saran juga diperbolehkan.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>7. Daftar Referensi</strong></h3>



<p>Ini juga bagian penting sebelum memahami cara membuat artikel untuk tugas kuliah. </p>



<p>Referensi dapat berupa kutipan dari buku, artikel dari internet, jurnal ilmiah, skripsi, dan karya tulis lain yang penulisan atau penerbitnya valid.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>8. Lampiran</strong></h3>



<p>Bagian satu ini terletak di halaman paling belakang. </p>



<p>Dimana lampiran umumnya menjadi tempat bagi kamu untuk meletakkan arsip atau data pendukung, seperti gambar, surat, tabel, dokumen cetak atau digital, dan berkas lain yang dapat dilampirkan.</p>



<!--nextpage-->


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/informasi-yang-terdapat-pada-teks-eksplanasi-umumnya-ditulis-berdasarkan-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/informasi-yang-terdapat-pada-teks-eksplanasi-umumnya-ditulis-berdasarkan-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/Informasi-yang-Terdapat-Pada-Teks-Eksplanasi-Umumnya--500x333.jpg" alt="Informasi yang Terdapat Pada Teks Eksplanasi Umumnya Ditulis Berdasarkan?" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Informasi yang Terdapat Pada Teks Eksplanasi Umumnya Ditulis Berdasarkan?</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Cara Membuat Artikel untuk Tugas Kuliah</strong><strong> Mahasiswa</strong></h2>



<p>Sesudah memahami bagian-bagiannya, kamu sudah boleh mengikuti langkah-langkah cara buat artikel tugas kuliah seperti yang tertera berikut ini.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1. Mengenali Jenis Artikel</strong></h3>



<p>Ada beberapa jenis artikel yang harus kamu ketahui. Beberapa di antaranya adalah artikel jurnal, artikel opini, dan artikel esai. </p>



<p>Setiap artikel memiliki perbedaan, maka kamu harus mempelajari masing-masing jenis sebelum memilih artikel yang akan kamu tulis.<br></p>



<p>Pada cara membuat artikel untuk tugas kuliah pertama ini, kamu juga harus memilih tema untuk artikelmu. </p>



<p>Pilihlah tema spesifik sehingga tulisanmu dapat terlihat menarik ketika dibaca. </p>



<p>Apabila tema terlalu umum, dikhawatirkan nanti kamu akan menulis terlalu panjang dan tidak fokus.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2. Merencanakan Proses Penulisan</strong></h3>



<p>Buatlah daftar-daftar rencana yang berhubungan dengan artikel. Cara membuat artikel untuk tugas kuliah ini berupa pokok-pokok utama artikel, tujuan penulisan, dan kumpulan referensi yang akan menguatkan tulisan. </p>



<p>Kamu juga dapat sekaligus menentukan judul sebelum benar-benar mulai menulis.<br></p>



<p>Kamu bisa menulis judul ketika hendak mulai menulis, dapat pula menulisnya ketika tulisan sudah selesai. </p>



<p>Dengan menulis di awal, kamu bisa membatasi lebar bahasan dalam artikel, sedangkan jika menulis judul di akhir, kamu dapat menyesuaikan kata-kata dalam judul sesuai dengan seluruh tulisan yang sudah jadi.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>3. Memahami Kembali Bagian-Bagian Artikel</strong></h3>



<p>Bagian-bagian artikel atau strukturnya penting untuk kembali dipahami. Dengan tiap struktur yang ada, kamu bisa mengelompokkan semua informasi yang ada berdasarkan bagian-bagian tertentu. </p>



<p>Hal ini juga membantu kamu dalam mencocokkan isi tulisan terkait subjudul dalam masing-masing struktur.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>4. Mengumpulkan Referensi</strong></h3>



<p>Dalam menulis artikel, tahap dalam cara membuat artikel untuk tugas kuliah ini adalah tahap yang krusial. </p>



<p>Kamu harus mencari dan menemukan berbagai informasi terkait judul artikelmu, di mana sumbernya dapat dikatakan relevan.<br></p>



<p>Kamu dapat mencari referensi dari media cetak seperti buku, atau media digital lewat internet. </p>



<p>Kamu juga perlu melakukan cross-check, terutama pada referensi di internet, apakah memang media atau sumber referensi tersebut bukan merupakan informasi yang tidak valid.<br></p>



<p>Sumber valid biasanya ditemukan dari artikel ilmiah seperti jurnal atau buku. </p>



<p>Informasi kredibel akan membuat tulisanmu dapat dipertanggungjawabkan dari segi kualitas, sehingga memungkinkan untuk mendapat nilai tambah dari dosen.</p>



<!--nextpage-->



<h3 class="wp-block-heading"><strong>5. Memahami Referensi dengan Baik</strong></h3>



<p>Begitu banyak bahan yang telah kamu persiapkan. Referensi-referensi yang telah ditumpuk dan dikumpulkan sebaiknya kamu pahami sekali lagi. </p>



<p>Catatlah kalimat-kalimat penting atau sudut pandang tertentu yang cocok untuk membantu mengembangkan isi tulisanmu.<br></p>



<p>Tidak perlu menulis dari terlalu banyak sumber bila tidak ingin bertele-tele, tetapi sebaiknya mengambil sudut pandang lebih dari satu agar isi artikelmu tidak terlalu menyempit. </p>



<p>Sebab, hanya dengan berpaku pada satu referensi, kamu akan terhambat untuk mengembangkan artikel lebih luas lagi.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>6. Menulis Sesuai Petunjuk</strong></h3>



<p>Setelah persiapan telah rampung, kamu sudah dapat mulai menulis artikel. </p>



<p>Ikutilah prosedur dan petunjuk serta ketentuan-ketentuan tertentu berdasarkan cara membuat artikel untuk tugas kuliah yang baik dan benar. Kamu juga perlu memperhatikan ketentuan tambahan dari dosen kamu.<br></p>



<p>Ketentuan ini dapat bermacam-macam, seperti referensi yang diambil wajib berasal dari tulisan yang tahun publikasinya lima atau sepuluh tahun paling tua. </p>



<p>Ada pula ketentuan seperti spasi dan penomoran pada sub-sub judul dalam artikel kamu.<br></p>



<p>Ketentuan lain dapat berupa ukuran tulisan, jenis font, ukuran font, dan margin. </p>



<p>Ketentuan-ketentuan seperti ini harus kamu perhatikan sebab dosen akan melihatmu sebagai mahasiswa yang memperhatikan arahan mereka serta melaksanakannya dengan baik.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>7. Melakukan Pengeditan dan Pengecekan Kembali</strong></h3>



<p>Ketika sudah selesai menulis, kamu perlu membaca ulang dan mengecek kembali semua tulisan kamu. </p>



<p>Cara membuat artikel untuk tugas kuliah ini diharapkan dapat meminimalisir kesalahan penulisan atau pengetikan, seperti typo, lupa di-enter, kata-kata yang harus di-Italic, dan sebagainya.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>8. Menghindari Permasalahan Hak Cipta</strong></h3>



<p>Supaya tidak terlibat dalam masalah hak cipta, cara membuat artikel tugas kuliah haruslah dengan ide kamu sendiri. </p>



<p>Referensi boleh diambil dari tulisan lain, namun kamu tetap harus membahas kembali dengan kata-katamu sendiri dan mengembangkannya sesuai pemahamanmu.<br></p>



<p>Selain itu, kamu juga dapat mencantumkan sumber kutipan dalam setiap kalimat kutipan yang kamu cantumkan dalam artikel. </p>



<p>Ini berguna agar tulisan artikel kamu tidak terdeteksi sebagai karya plagiat, namun akan dipahami sebagai referensi dalam mengembangkan tulisan artikel.</p>



<!--nextpage-->


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-paragraf-deskripsi-tentang-hewan-peliharaan-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-paragraf-deskripsi-tentang-hewan-peliharaan-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/7-Contoh-Paragraf-Deskripsi-Tentang-Hewan-Peliharaan-Singkat-500x333.jpg" alt="7 Contoh Paragraf Deskripsi tentang Hewan Peliharaan Singkat" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">7 Contoh Paragraf Deskripsi tentang Hewan Peliharaan Singkat</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Tips dalam Menulis Artikel untuk Tugas Kuliah</strong></h2>



<p>Ada baiknya pula kamu mengetahui tips-tips tertentu di dalam cara membuat tugas artikel agar tugasmu memiliki nilai tambah di mata dosen nantinya. Tips-tips tersebut antara lain adalah sebagai berikut.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1. Memperhatikan Tulisan dalam Paragraf Pertama</strong></h3>



<p>Seperti halnya kesan pertama yang terbentuk ketika kamu baru bertemu seseorang, paragraf pertama akan selalu memengaruhi pembaca untuk melanjutkan proses membacanya. </p>



<p>Tulislah kalimat pembuka dengan singkat tapi menarik dan tidak monoton.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2. Menyingkat Paragraf</strong></h3>



<p>Maksud dari tips cara membuat artikel untuk tugas kuliah ini adalah agar pembaca tidak lelah membaca rentetan panjang kalimat-kalimat dalam tiap paragraf. </p>



<p>Kamu bisa memperpendek beberapa kalimat dan menyisakan kalimat-kalimat penting dan utama saja dalam paragraf tersebut.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>3. Menulis dengan Singkat namun Berarti</strong></h3>



<p>Panjang atau pendek artikel tidak selalu berpengaruh dengan kualitasnya. Artikel pendek pun dapat dikatakan menarik dan padat, dalam artian artikel tersebut memiliki arti. </p>



<p>Kamu bisa memakai kalimat efektif, bukan kalimat majemuk yang berkesan bertele-tele.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>4. Menulis Artikel yang Bernilai</strong></h3>



<p>Penulisan artikel seharusnya memiliki nilai atau makna bagi pembaca, sesuai dengan tujuan penulisan yang telah kamu buat di bagian pendahuluan. </p>



<p>Buatlah artikelmu menjadi tulisan yang tidak fokus pada keberadaan wujudnya saja, tetapi juga bermakna dan dapat dipahami oleh pembaca.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>5. Membuat Judul yang Menarik</strong></h3>



<p>Sebelum membuka isi, dosen pasti melihat judul yang kamu pilih pada halaman sampul, di mana itu adalah hal pertama yang umumnya menjadi perhatian. </p>



<p>Tips ini mirip halnya dengan menuliskan kalimat menarik sebagai pembuka paragraf. Judul menarik akan mendapat nilai tambah.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-paragraf-argumentasi-singkat-lengkap-dan-penjelasan-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-paragraf-argumentasi-singkat-lengkap-dan-penjelasan-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/08/Contoh-Paragraf-Argumentasi-Singkat-Lengkap-dan-Penjelasan-500x334.jpg" alt="10 Contoh Paragraf Argumentasi Singkat dan Penjelasannya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">10 Contoh Paragraf Argumentasi Singkat dan Penjelasannya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Penjelasan mengenai cara membuat artikel untuk tugas kuliah di atas adalah cara umum dalam mengerjakan berbagai tugas berbentuk karya tulis. </p>



<p>Kamu hanya perlu giat membaca, lalu melatih untuk menuangkan ide kamu ke dalam bentuk tulisan. Semoga berhasil! </p>



<p>Jika kamu ingin mencari beberapa <a rel="noreferrer noopener" aria-label="contoh artikel singkat (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/info/contoh-artikel-singkat-dan-cara-membuatnya-lengkap-pljr/" target="_blank">contoh artikel singkat</a>, <a href="https://mamikos.com/info/contoh-artikel-opini-singkat-beserta-cara-menyusunnya-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="contoh artikel opini (opens in a new tab)">contoh artikel opini</a>, atau berbagai artikel menarik lainnya, kunjungi blog Mamikos Info, ya!</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure></div>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/cara-membuat-artikel-untuk-tugas-kuliah-mahasiswa-pljr/">8 Cara Membuat Artikel untuk Tugas Kuliah Mahasiswa agar Dapat Nilai Bagus</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/pexels-anna-shvets-5324922-1.jpg" length="57556" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/pexels-anna-shvets-5324922-1-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
                    <item>
            <title>﻿7 Tips Menulis Artikel yang Menarik untuk Dibaca Bagi Pemula</title>
            <category>Bahasa Indonesia</category>
            <link>https://mamikos.com/info/cara-membuat-artikel-yang-baik-ag/</link>
            <pubDate>Mon, 03 Jan 2022 03:09:43 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Mamikos</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/cara-membuat-artikel-yang-baik-ag/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Artikel merupakan sebuah tulisan yang berasal dari banyak kata untuk kemudian di rangkai dalam beberapa paragraf sehingga saling berkesinambungan. </p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/cara-membuat-artikel-yang-baik-ag/">﻿7 Tips Menulis Artikel yang Menarik untuk Dibaca Bagi Pemula</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Tips Menulis Artikel yang Menarik untuk Dibaca Bagi Pemulaa&nbsp;-Kita mungkin sudah tidak asing lagi dengan berbagai tulisan yang wara wiri di laman internet atau koran atau majalah. </p>



<p>Tulisan-tulisan tersebut sering kali disebut sebagai artikel. Artikel merupakan sebuah tulisan yang berasal dari banyak kata untuk kemudian di rangkai dalam beberapa paragraf sehingga saling berkesinambungan.&nbsp;</p>



<h2 class="wp-block-heading">Tips Menulis Artikel yang Menarik untuk Dibaca</h2>



<figure class="wp-block-image"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="768" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2018/07/penulis-artikel-1024x768.jpg" alt="Tips Menulis Artikel yang Menarik untuk Dibaca" class="wp-image-10413" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2018/07/penulis-artikel-1024x768.jpg 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2018/07/penulis-artikel-300x225.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2018/07/penulis-artikel-768x576.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2018/07/penulis-artikel-830x623.jpg 830w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2018/07/penulis-artikel-230x173.jpg 230w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2018/07/penulis-artikel-350x263.jpg 350w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2018/07/penulis-artikel-480x360.jpg 480w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2018/07/penulis-artikel.jpg 1920w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>unsplash.com</figcaption></figure>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-artikel-singkat-dan-cara-membuatnya-lengkap-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-artikel-singkat-dan-cara-membuatnya-lengkap-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-artikel-singkat-dan-cara-membuatnya-lengkap-500x333.jpg" alt="Contoh Artikel Singkat dan Cara Membuatnya yang Baik dan Benar" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Artikel Singkat dan Cara Membuatnya yang Baik dan Benar</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Artikel ada yang bersifat ilmiah atau hasil sebuah penelitian yang dikenal dengan artikel ilmiah dan ada pula artikel non ilmiah. </p>



<p>Yang sering kita jumpai di laman sosial media atau web di internet biasanya adalah artikel non ilmiah. </p>



<p>Karena sangking banyaknya artikel yang bertebaran, maka yang sering menjadi pertanyaan adalah bagaimana cara membuat artikel yang baik dan menarik?&nbsp;</p>



<p>Untuk membuat artikel non ilmiah sebenarnya tidak sulit. Berbeda dengan artikel ilmiah yang mengharuskan penulisnya untuk melakukan penelitian secara mendalam dan lama, namun untuk artikel non ilmiah tidak perlu penelitian yang lama. </p>



<p>Akan tetapi, hal tersebut tidak lantas membuat kita menjadi asal-asalan ketika membuat artikel non ilmiah.</p>



<p>Jika kamu ingin bisa membuat artikel yang baik dan juga menarik, ada beberapa hal atau cara yang perlu diperhatikan. Berikut adalah penjelasannya.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/apa-itu-kalimat-utama-dalam-paragraf-ag/">
        <a href="https://mamikos.com/info/apa-itu-kalimat-utama-dalam-paragraf-ag/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/04/kalimat-utama-1-500x375.jpg" alt="﻿Apa Itu Kalimat utama Dalam Paragraf, Cara Menentukan &#038; Contoh" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">﻿Apa Itu Kalimat utama Dalam Paragraf, Cara Menentukan &#038; Contoh</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>1. Rajin Membaca</strong></h2>



<p>Membaca tidak pernah bisa dilepaskan dari aktivitas tulis menulis. Mereka yang memiliki kegemaran menulis, pasti juga memiliki kegemaran membaca. </p>



<p>Hal ini dikarenakan melalui membaca akan banyak informasi yang masuk. Dengan demikian akan banyak pula materi yang bisa dituliskan.</p>



<p>Keuntungan lain dari rajin membaca yang sangat berguna ketika menulis adalah kita jadi tahu bahasa seperti apa yang banyak digemari oleh pembaca. </p>



<p>Seperti bisnis, membaca selayaknya modal utama untuk menjalankan bisnis tersebut. Penulis yang selalu haus akan informasi pasti akan memiliki karya yang berbeda dan akan membuat hasil tulisannya menjadi bagus dan menarik.&nbsp;</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>2. Pilihan Tema Yang Tepat</strong></h2>



<p>Tema merupakan gambaran pokok sebuah tulisan. Pemilihan tema yang tepat akan membuat tulisan dalam sebuah artikel menjadi lebih menarik. Tema yang dipilih harus sesuai dengan tujuan tulisan. </p>



<p>Apabila tulisan tersebut di tujukan kepada anak-anak, maka tema yang diangkat juga tidak berbeda jauh dengan dunia anak.&nbsp;</p>



<p>Tema yang menarik juga dapat berasal dari hal-hal yang sifatnya aktual atau terbaru. Biasanya pembaca memiliki ketertarikan tersendiri untuk membaca hal-hal yang tengah hits. </p>



<p>Jika kamu mengangkat tema tentang hal-hal yang terkini maka kemungkinan besar tulisan kamu akan banyak yang membacanya.&nbsp;</p>



<p>Memilih tema yang menarik mungkin menjadi salah satu cara membuat artikel yang bagus. Namun dalam memilih tema, setidaknya ada dua hal yang harus diperhatikan.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Tema disesuaikan dengan kegemaran kamu</h4>



<p>Kita semua setuju jika kita melakukan sesuatu karena kita menyukainya, maka kita akan dengan mudah menyelesaikan hal tersebut. Hal ini juga berlaku ketika kamu menuliskan sebuah artikel. </p>



<p>Pilihlah tema yang menjadi kegemaranmu atau kesukaannya. Tujuannya adalah agar kamu dapat menyelesaikan tulisan tersebut tanpa beban.</p>



<p>Jika kamu mengerjakannya tanpa beban, maka hasilnya pun akan maksimal dan tulisan yang dihasilkan menjadi menarik dan banyak yang membacanya. </p>



<p>Maka mulai sekarang pilihlah tema yang sesuai dengan diri kamu dan yang kamu sukai.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Tema yang dipilih merupakan tema yang kamu kuasai</h4>



<p>Hal berikutnya yang tak kalah penting untuk diperhatikan saat hendak memilih tema adalah pilihlah tema yang kamu kuasai. Jika kamu menguasai tema tersebut, maka kamu akan dengan mudah mengembangkan tema tersebut dalam sebuah kalimat.</p>



<p>Tema yang dikuasai dengan baik oleh seorang penulis, maka informasi yang terdapat didalamnya juga lebih lengkap dan lebih menarik untuk dibaca. </p>



<p>Hal ini menjadikan syarat seorang penulis harus menguasai berbagai tema bahasan. Agar tulisan yang ditulisnya tidak monoton.&nbsp;</p>



<p>Oleh sebab itu, membaca menjadi modal utama bagi seorang penulis untuk mengembangkan tulisannya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>3. Fokus Pada Tema</strong></h2>



<p>Masih seputar tema, untuk mendapatkan tulisan dalam artikel yang bagus dan menarik fokus pada tema juga menjadi salah satu caranya. </p>



<p>Dengan fokus pada tema yang sudah ditentukan, maka tulisan dalam artikel tersebut tidak akan melebar ke hal-hal lain yang di luar konteks atau out of topic.</p>



<p>Jika memang dalam menulis artikel, kamu mendapatkan ide lain maka jadikanlah ide tersebut sebagai ide pengembangan. </p>



<p>Namun pastikan bahwa ide tersebut tidak melenceng jauh dari tema yang sudah di tentukan untuk menjadi topik utama.&nbsp;</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-teks-narasi-singkat-berbagai-topik/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-teks-narasi-singkat-berbagai-topik/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/03/Teks-Narasi-500x333.jpg" alt="Teks Narasi: Pengertian, Contoh, Struktur, Ciri &amp; Tujuannya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Teks Narasi: Pengertian, Contoh, Struktur, Ciri &amp; Tujuannya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>4. Pemilihan Bahasa Yang Tepat</strong></h2>



<p>Bahasa menjadi hal utama yang harus di perhatikan dalam menulis artikel. Bahasa menjadi salah satu cara membuat artikel menjadi lebih menarik. Gunakanlah kosa kata atau pemilihan bahasa yang sesuai dengan konteks.&nbsp;</p>



<p>Misalnya, ketika kamu sedang membuat artikel tentang politik, maka gunakanlah bahasa atau istilah dalam dunia politik sehingga menjadikan artikel tersebut lebih berisi. </p>



<p>Namun jika kamu tengah membuat artikel dengan tema sastra, maka gunakanlah bahasa sastra yang berirama.</p>



<p>Pada umumnya, artikel dengan pemilihan bahasa yang ringkas, padat, dan mudah dipahami lebih banyak diminati pembaca dibandingkan dengan artikel yang banyak menggunakan kalimat tidak efektif yang justru membuat pembaca menjadi bosan saat membaca artikel tersebut.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>5. Pemilihan Font Tulisan</strong></h2>



<p>Cara membuat artikel yang menarik lainnya yakni dengan memperhatikan font yang digunakan. Pilihlah font yang menarik dan rapi, sehingga membuat pembaca tidak bosan saat membaca tulisan dalam artikel tersebut.&nbsp;</p>



<p>Hal yang lain yang menjadi perhatian khusus saat menulis sebuah artikel adalah, perhatikan typo pada tulisan. Jangan sampai tulisan yang kamu buat mengandung banyak typo yang membuat pembaca malas untuk melanjutkan aktivitas membacanya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>6. Buat Judul Menarik</strong></h2>



<p>Selain tema, hal lain yang harus diangkat semenarik mungkin adalah judul. Judul adalah bagian pertama yang akan dilihat pembaca, sehingga salah satu cara membuat artikel yang menarik adalah dengan membuat judul yang menarik.</p>



<p>Judul yang dibuat harus merepresentasikan isi dari artikel tersebut. Jangan membohongi pembaca dengan judul yang provokatif, karena nantinya pembaca menjadi tidak respek lagi dengan tulisan kamu. </p>



<p>Buatlah judul yang menarik, namun sesuai dengan isi artikel tersebut.&nbsp;</p>



<p>Pemilihan judul juga tidak boleh terlalu panjang. Buatlah judul yang singkat, padat, jelas, dan menarik. Lazimnya judul tidak lebih dari 10 kata.&nbsp;</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>7. Tambahkan Gambar atau Video</strong></h2>



<p>Cara membuat artikel yang menarik dan menyita perhatikan salah satunya dengan menambahkan gambar atau video yang mendukung isi tulisan tersebut. </p>



<p>Gambar atau video dapat berupa ilustrasi yang akan membuat pembaca semakin paham tentang isi tulisan tersebut.</p>



<p>Jangan membuat ilustrasi gambar atau video yang menyimpang dengan bahasan dalam artikel, karena nantinya akan membuat pembaca bingung akan isi artikel tersebut. </p>



<p>Adanya gambar atau video juga menjadi salah satu cara agar pembaca tidak merasa bosan saat membaca tulisan pada artikel tersebut.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/cara-membuat-dan-menghilangkan-nomor-halaman-ms-word-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/cara-membuat-dan-menghilangkan-nomor-halaman-ms-word-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/01/Cara-Membuat-dan-Menghilangkan-Nomor-Halaman-Setelah-Cover-dan-Daftar-Isi-di-MS-Word-500x333.jpg" alt="Cara Membuat dan Menghilangkan Nomor Halaman Setelah Cover dan Daftar Isi di MS Word" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Cara Membuat dan Menghilangkan Nomor Halaman Setelah Cover dan Daftar Isi di MS Word</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Demikian adalah beberapa cara untuk membuat artikel yang menarik. Yang tak kalah penting dari membuat artikel adalah buatlah dari hati. Selamat mencoba.</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosjogja" target="_blank">Kost Jogja Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosjakarta" target="_blank">Kost Jakarta Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-bandung-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosbandung" target="_blank">Kost Bandung Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-denpasar-bali-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosdenpasar" target="_blank">Kost Denpasar Bali Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikossurabaya" target="_blank">Kost Surabaya Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikossemarang" target="_blank">Kost Semarang Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosmalang" target="_blank">Kost Malang Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikossolo" target="_blank">Kost Solo Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-bekasi-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosbekasi" target="_blank">Kost Bekasi Harga Murah</a><br><br><a href="https://mamikos.com/kost/kost-medan-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosmedan" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Kost Medan Harga Murah</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://mamikos.com/info/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-1024x188.png" alt="" class="wp-image-36485" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-370x68.png 370w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-760x140.png 760w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>



<p><br></p>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/cara-membuat-artikel-yang-baik-ag/">﻿7 Tips Menulis Artikel yang Menarik untuk Dibaca Bagi Pemula</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2018/07/penulis-artikel.jpg" length="145927" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2018/07/penulis-artikel-150x150.jpg" width="150" height="150" />
        </item>
    </channel>
</rss>