<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
    xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
    xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
    xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
    xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
    xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
    xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
    xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Blog Mamikos</title>
    <atom:link href="https://mamikos.com/info/tag/data-penelitian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <link>https://mamikos.com/info/tag/data-penelitian/</link>
    <description>Info Anak Kos</description>
    <lastBuildDate>Wed, 15 Apr 2026 09:42:22 +0000</lastBuildDate>
    <language>en-us</language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
    <generator>https://wordpress.org/?v=6.4.7</generator>

<image>
	<url>https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-story-mami-blog-32x32.png</url>
	<title>- Blog Mamikos</title>
	<link>https://mamikos.com/info/tag/data-penelitian/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
                    <item>
            <title>Contoh Data Diskrit dan Kontinu beserta Perbedaannya Lengkap</title>
            <category>Mahasiswa</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-data-diskrit-dan-kontinu-mhs/</link>
            <pubDate>Tue, 16 Apr 2024 02:42:19 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Lintang Filia</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-data-diskrit-dan-kontinu-mhs/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Ketika kamu melakukan penelitian kuantitatif, maka akan menemukan data diskrit dan kontinu. Apa saja contohnya?</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-data-diskrit-dan-kontinu-mhs/">Contoh Data Diskrit dan Kontinu beserta Perbedaannya Lengkap</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Contoh Data Diskrit dan Kontinu beserta Perbedaannya Lengkap – Ketika kamu akan melakukan penelitian dengan metode kuantitatif, tentu akan mempelajari tentang data diskrit dan kontinu.</p>



<p>Di artikel kali ini, Mamikos akan mengajak kamu untuk belajar mengenai berbagai contoh data diskrit dan kontinu.</p>



<p>Namun sebelum masuk pada pembahasan contoh data diskrit dan kontinu, yuk, simak penjelasan di bawah ini!</p>



<h2 class="wp-block-heading">Data Diskrit dan Kontinu dalam Penelitian Kuantitatif</h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/04/Contoh-data-diskrit-dan-kontinu.jpg" alt="Contoh data diskrit dan kontinu" class="wp-image-230558" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/04/Contoh-data-diskrit-dan-kontinu.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/04/Contoh-data-diskrit-dan-kontinu-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/04/Contoh-data-diskrit-dan-kontinu-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/04/Contoh-data-diskrit-dan-kontinu-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">Canva/@DAPA Images</figcaption></figure></div>


<p>Contoh data diskrit dan kontinu yang nanti akan Mamikos bahas termasuk dalam data yang sering dipergunakan dalam <a href="https://mamikos.com/info/contoh-metode-penelitian-kuantitatif-mhs/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">penelitian kuantitatif</a>.</p>



<p>Sedangkan data kuantitatif adalah jenis data yang diukur menggunakan angka atau bilangan. Data ini menggambarkan jumlah, ukuran, atau kuantitas suatu variabel.</p>



<p><a href="https://mamikos.com/info/jenis-teknik-pengumpulan-data-kuantitatif-mhs/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Data kuantitatif</a> ini sangat penting dalam analisis statistik karena memungkinkan peneliti untuk menggunakan berbagai teknik statistik dan matematika untuk menggambarkan, menganalisis, dan menarik kesimpulan dari data.</p>



<p>Misalnya, teknik-teknik seperti regresi, uji hipotesis, dan analisis varians sering digunakan dalam analisis data kuantitatif.</p>



<p>Dalam analisis statistik, data kuantitatif dapat dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu data diskrit dan kontinu.</p>



<p>Apa perbedaan data diskrit dan kontinu?</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/cara-menghitung-kuesioner-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/cara-menghitung-kuesioner-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/Cara-Menghitung-Kuesioner-Penelitian-Kuantitatif-yang-Baik-dan-Benar-500x333.jpg" alt="Cara Menghitung Kuesioner Penelitian Kuantitatif yang Baik dan Benar" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Cara Menghitung Kuesioner Penelitian Kuantitatif yang Baik dan Benar</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading">Data Diskrit</h3>



<p>Data ini mewakili nilai-nilai yang terbatas pada himpunan nilai-nilai terpisah atau terbatas.</p>



<p>Dalam data diskrit terdapat dua jenis data, yaitu data diskrit volume besar dan data diskrit volume kecil.</p>



<p>Volume data diskrit besar dan kecil mengacu pada jumlah data yang dikelola atau disimpan.</p>



<p>Volume besar berarti jumlah data yang besar, sementara volume kecil berarti jumlah data yang relatif sedikit.</p>



<p>Contoh data diskrit termasuk jumlah anak dalam sebuah keluarga, jumlah kelereng yang dimiliki oleh anak, atau jumlah siswa dalam sebuah kelas.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Data Kontinu</h3>



<p>Data ini mewakili nilai-nilai yang bisa mengambil nilai dalam rentang tertentu. Data ini berkelanjutan dan bisa memiliki tak terhingga kemungkinan nilai di antara dua titik.</p>



<p>Contoh data kontinu termasuk tinggi badan seseorang, berat badan, suhu udara, atau waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu tugas.</p>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading">Perbedaan Data Diskrit dan Kontinu</h2>



<p>Nah, pada bagian ini Mamikos akan menjelaskan secara rinci tentang perbedaan data diskrit dan kontinu agar nanti kamu lebih mudah membedakan contoh data diskrit dan kontinu.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Data Diskrit</h4>



<ul>
<li>Memperoleh nilai yang dapat dihitung spesifik.</li>



<li>Data diskrit mencakup informasi dengan jarak yang jelas antara nilai-nilainya.</li>



<li>Data terdiri dari nilai-nilai yang berbeda atau diskrit.</li>



<li>Data dapat dihitung secara tepat.</li>



<li>Representasi visual umumnya menggunakan grafik batang.</li>



<li>Distribusi frekuensi yang tidak dikelompokkan merujuk pada pengaturan data diskrit terhadap satu nilai tunggal.</li>



<li>Klasifikasi untuk data diskrit, seperti 10-19, 20-29,&#8230;, tidak saling tumpang tindih atau inklusif.</li>



<li>Grafik fungsi menunjukkan titik-titik yang berbeda yang tetap terpisah tanpa koneksi.</li>
</ul>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-cara-menulis-daftar-pustaka/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-cara-menulis-daftar-pustaka/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/04/daftar-pustaka-500x333.jpg" alt="Cara Menulis Daftar Pustaka dari Internet, Buku, Skripsi, Jurnal beserta Contohnya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Cara Menulis Daftar Pustaka dari Internet, Buku, Skripsi, Jurnal beserta Contohnya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h4 class="wp-block-heading">Data Kontinu</h4>



<ul>
<li>Mengambil nilai terukur dalam rentang tertentu.</li>



<li>Data kontinu terdiri dari informasi yang berlangsung secara berkelanjutan.</li>



<li>Data kontinu mencakup semua nilai dalam suatu rentang.</li>



<li>Data dapat diukur dalam konteks tertentu.</li>



<li>Representasi visual biasanya menggunakan histogram.</li>



<li>Tabulasi data kontinu sering kali dilakukan pada kelompok nilai yang berdekatan.</li>



<li>Klasifikasi untuk data kontinu, seperti 10-20, 20-30,&#8230;, biasanya tumpang tindih atau eksklusif.</li>



<li>Grafik fungsi kontinu menunjukkan titik-titik yang terhubung dengan garis putus-putus.</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Berikut adalah Contoh Data Diskrit dan Kontinu</h2>



<p>Setelah tadi kamu belajar mengenai perbedaan data diskrit dan kontinu, yuk, langsung saja Mamikos lanjutkan pada contoh data diskrit dan kontinu di bawah ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Data Diskrit</h2>



<p>Berikut adalah contoh data diskrit dan kontinu, untuk kelompok data diskrit terlebih dahulu.</p>



<p>1. Jumlah anak dalam sebuah keluarga: 1, 2, 3, 4, &#8230;</p>



<p>2. Jumlah kelereng yang dimiliki oleh seorang anak: 0, 1, 2, 3, &#8230;</p>



<p>3. Jumlah mata dadu yang mungkin muncul dalam satu lemparan dadu: 1, 2, 3, 4, 5, 6</p>



<p>4. Jumlah siswa dalam sebuah kelas: 20, 25, 30, 35, &#8230;</p>



<p>5. Jumlah buah apel yang dijual di sebuah toko: 10, 20, 30, 40, &#8230;</p>



<p>6. Jumlah mobil yang lewat di suatu persimpangan dalam satu jam: 50, 60, 70, 80, &#8230;</p>



<p>7. Jumlah koin yang dimiliki seseorang: 0, 1, 2, 3, &#8230;</p>



<p>8. Jumlah buku dalam perpustakaan sekolah: 100, 200, 300, &#8230;</p>



<p>9. Jumlah pengunjung dalam suatu acara: 50, 100, 150, &#8230;</p>



<p>10. Jumlah gol yang dicetak dalam satu pertandingan sepak bola: 0, 1, 2, 3, &#8230;</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading">Contoh Data Diskrit</h4>



<p>11. Jumlah mata uang yang dimiliki di dompet: 0, 1, 2, 3, &#8230;</p>



<p>12. Jumlah barang yang terjual di toko dalam sehari: 10, 20, 30, 40, &#8230;</p>



<p>13. Jumlah bulan dalam setahun: 12</p>



<p>14. Jumlah hari dalam seminggu: 7</p>



<p>15. Jumlah siswa yang lulus ujian: 0, 1, 2, 3, &#8230;</p>



<p>16. Jumlah pasangan sepatu yang dimiliki seseorang: 0, 1, 2, 3, &#8230;</p>



<p>17. Jumlah rumah tangga dalam suatu blok apartemen: 10, 20, 30, &#8230;</p>



<p>18. Jumlah anggota dalam sebuah klub atau organisasi: 50, 100, 150, &#8230;</p>



<p>19. Jumlah siswa yang hadir dalam sebuah kelas pada suatu hari: 20, 25, 30, &#8230;</p>



<p>20. Jumlah telepon yang diterima dalam satu jam oleh pusat panggilan: 50, 60, 70, &#8230;</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-variabel-bebas-dan-variabel-terikat-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-variabel-bebas-dan-variabel-terikat-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/01/Contoh-Variabel-Bebas-dan-Variabel-Terikat-dalam-Penelitian-Beserta-Penjelasannya-500x333.jpg" alt="6 Contoh Variabel Bebas dan Variabel Terikat dalam Penelitian beserta Penjelasannya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">6 Contoh Variabel Bebas dan Variabel Terikat dalam Penelitian beserta Penjelasannya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h4 class="wp-block-heading">Contoh Data Diskrit</h4>



<p>21. Jumlah kucing peliharaan yang dimiliki seseorang: 0, 1, 2, 3, &#8230;</p>



<p>22. Jumlah buah apel dalam sebuah keranjang: 5, 10, 15, 20, &#8230;</p>



<p>23. Jumlah pemilih dalam suatu pemilihan umum: 1000, 2000, 3000, &#8230;</p>



<p>24. Jumlah golongan darah dalam populasi: biasanya A, B, AB, O.</p>



<p>25. Jumlah tahun dalam sebuah dekade: 10.</p>



<p>26. Jumlah penjualan tiket bioskop dalam satu hari: 100, 200, 300, &#8230;</p>



<p>27. Jumlah kartu dalam satu set permainan kartu: 52</p>



<p>28. Jumlah pakaian dalam lemari seseorang: 10, 20, 30, &#8230;</p>



<p>29. Jumlah buku yang dipinjam dari perpustakaan dalam satu bulan: 50, 100, 150, &#8230;</p>



<p>30. Jumlah biji kacang yang tersimpan dalam wadah: 0, 1, 2, 3, &#8230;</p>



<h4 class="wp-block-heading">Contoh Data Diskrit</h4>



<p>31. Jumlah karyawan di sebuah perusahaan: 50, 100, 150, &#8230;</p>



<p>32. Jumlah peserta dalam sebuah seminar: 50, 100, 150, &#8230;</p>



<p>33. Jumlah surat yang diterima di kantor pos dalam satu jam: 10, 20, 30, &#8230;</p>



<p>34. Jumlah mobil yang dijual di sebuah dealer dalam sebulan: 50, 100, 150, &#8230;</p>



<p>35. Jumlah anak-anak dalam sebuah kelompok bermain: 10, 20, 30, &#8230;</p>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Data Kontinu</h2>



<p>Di bawah ini sudah tersedia contoh data diskrit dan kontinu yang terbagi dalam 40 data kontinu.</p>



<p>1. Tinggi badan seseorang: 160 cm, 165.5 cm, 172.3 cm, &#8230;</p>



<p>2. Berat badan: 55.2 kg, 60.8 kg, 67.4 kg, &#8230;</p>



<p>3. Suhu udara: 20.5°C, 21.3°C, 22.7°C, &#8230;</p>



<p>4. Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu tugas: 3.2 menit, 4.5 menit, 6.1 menit, &#8230;</p>



<p>5. Panjang sebuah jembatan: 100.2 meter, 110.8 meter, 120.5 meter, &#8230;</p>



<p>6. Volume air dalam sebuah wadah: 1.5 liter, 2.3 liter, 3.1 liter, &#8230;</p>



<p>7. Kecepatan mobil: 60.5 km/jam, 70.2 km/jam, 80.9 km/jam, &#8230;</p>



<p>8. Gaji bulanan seorang pegawai: $2500, $2800, $3200, &#8230;</p>



<p>9. Pengeluaran harian seorang individu: $20.50, $35.75, $42.90, &#8230;</p>



<p>10. Lama hidup sebuah baterai: 4.5 jam, 6.2 jam, 8.1 jam, &#8230;</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading">Contoh Data Kontinu</h4>



<p>11. Tekanan darah seseorang: 120/80 mmHg, 130/85 mmHg, 140/90 mmHg, &#8230;</p>



<p>12. Ketinggian air dalam sebuah sungai: 1.2 meter, 1.5 meter, 1.8 meter, &#8230;</p>



<p>13. Intensitas cahaya di suatu tempat: 300 lux, 400 lux, 500 lux, &#8230;</p>



<p>14. Kecepatan angin: 15.2 km/jam, 20.5 km/jam, 25.8 km/jam, &#8230;</p>



<p>15. Jumlah populasi sebuah kota: 500,000, 600,000, 700,000, &#8230;</p>



<p>16. pH air di sebuah danau: 6.8, 7.2, 7.5, &#8230;</p>



<p>17. Pendapatan tahunan sebuah perusahaan: $100,000, $150,000, $200,000, &#8230;</p>



<p>18. Konsumsi listrik bulanan sebuah rumah tangga: 500 kWh, 600 kWh, 700 kWh, &#8230;</p>



<p>19. Elongasi sebuah bahan pada suhu tertentu: 0.002 mm, 0.003 mm, 0.004 mm, &#8230;</p>



<p>20. Kadar kolesterol dalam darah: 150 mg/dL, 180 mg/dL, 200 mg/dL, &#8230;</p>



<h4 class="wp-block-heading">Contoh Data Kontinu</h4>



<p>21. Usia seseorang: 25 tahun, 30.5 tahun, 40 tahun, &#8230;</p>



<p>22. pH tanah di sebuah kebun: 5.8, 6.2, 6.5, &#8230;</p>



<p>23. Kadar kelembaban udara: 50%, 55.5%, 60%, &#8230;</p>



<p>24. Panjang sebuah garis: 2.3 meter, 2.35 meter, 2.4 meter, &#8230;</p>



<p>25. Konsentrasi zat dalam larutan: 0.05 mol/L, 0.1 mol/L, 0.15 mol/L, &#8230;</p>



<p>26. Jumlah pengunjung dalam sebuah museum pada waktu tertentu: 100, 120, 150, &#8230;</p>



<p>27. Diameter sebuah bola: 10 cm, 10.5 cm, 11 cm, &#8230;</p>



<p>28. Frekuensi denyut jantung seseorang: 70 bpm (denyut per menit), 75 bpm, 80 bpm, &#8230;</p>



<p>29. Kadar oksigen dalam darah: 95%, 97%, 98%, &#8230;</p>



<p>30. Ketinggian sebuah pesawat terbang: 10,000 kaki, 12,000 kaki, 15,000 kaki, &#8230;</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/kumpulan-contoh-judul-skripsi-manajemen-keuangan-terbaru-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/kumpulan-contoh-judul-skripsi-manajemen-keuangan-terbaru-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/Kumpulan-Contoh-Judul-Skripsi-Manajemen-Keuangan-Terbaru-yang-Menarik-500x333.jpg" alt="Kumpulan Contoh Judul Skripsi Manajemen Keuangan Terbaru yang Menarik" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Kumpulan Contoh Judul Skripsi Manajemen Keuangan Terbaru yang Menarik</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h4 class="wp-block-heading">Contoh Data Kontinu</h4>



<p>31. Jumlah kalori yang dikonsumsi seseorang dalam satu hari: 1800 kalori, 2000 kalori, 2200 kalori, &#8230;</p>



<p>32. Persentase pertumbuhan ekonomi suatu negara: 3.2%, 3.5%, 4.0%, &#8230;</p>



<p>33. Jumlah kendaraan yang melintasi sebuah jalan dalam satu jam: 50, 55, 60, &#8230;</p>



<p>34. Panjang rambut seseorang: 15 cm, 17 cm, 20 cm, &#8230;</p>



<p>35. Volume udara yang dihirup dalam satu tarikan nafas: 0.5 liter, 0.6 liter, 0.7 liter, &#8230;</p>



<p>36. Kadar gula dalam darah seseorang: 90 mg/dL, 100 mg/dL, 110 mg/dL, &#8230;</p>



<p>37. Lama waktu yang dihabiskan seseorang di depan layar komputer: 2 jam, 3 jam, 4 jam, &#8230;</p>



<p>38. Kecepatan rata-rata berjalan seseorang: 4 km/jam, 5 km/jam, 6 km/jam, &#8230;</p>



<p>39. Jumlah putaran roda sepeda dalam satu menit: 60 putaran, 70 putaran, 80 putaran, &#8230;</p>



<p>40. Curah hujan dalam satuan mm per jam: 10 mm/jam, 15 mm/jam, 20 mm/jam, &#8230;</p>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Demikian berbagai contoh data diskrit dan kontinu beserta perbedaannya lengkap yang dapat Mamikos berikan untuk kamu.</p>



<p>Semoga artikel mengenai contoh data diskrit dan kontinu ini bermanfaat, ya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">FAQ</h3>



<div class="schema-faq wp-block-yoast-faq-block"><div class="schema-faq-section" id="faq-question-1712645088886"><strong class="schema-faq-question">Apa contoh dari data diskrit?</strong> <p class="schema-faq-answer">Contoh data diskrit seperti jumlah anak dalam sebuah keluarga, jumlah koin yang dimiliki seseorang, jumlah mata dadu yang mungkin muncul.</p> </div> <div class="schema-faq-section" id="faq-question-1712645142034"><strong class="schema-faq-question">Apa saja contoh data kontinu?</strong> <p class="schema-faq-answer">Tinggi badan seseorang, berat badan, suhu udara, waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu tugas adalah contoh data kontinu.</p> </div> <div class="schema-faq-section" id="faq-question-1712645153791"><strong class="schema-faq-question">Apakah usia termasuk data kontinu?</strong> <p class="schema-faq-answer">Salah satu contoh data kontinu adalah rentang usia.</p> </div> <div class="schema-faq-section" id="faq-question-1712645166584"><strong class="schema-faq-question">Apa perbedaan antara variabel diskrit dan variabel kontinu?</strong> <p class="schema-faq-answer">Perbedaan antara variabel diskrit dan variabel kontinu adalah variabel diskrit memiliki nilai-nilai terbatas dan terpisah, sementara variabel kontinu memiliki rentang nilai yang kontinu dan tak terhingga kemungkinan nilai di antara dua titik.</p> </div> <div class="schema-faq-section" id="faq-question-1712645181601"><strong class="schema-faq-question">Apa yang dimaksud data diskrit dan kontinu?</strong> <p class="schema-faq-answer">Data diskrit terbatas pada nilai-nilai terpisah atau terbatas, sementara data kontinu bisa mengambil nilai di antara dua titik dengan tak terhingga kemungkinan nilai di antara keduanya.</p> </div> </div>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-data-diskrit-dan-kontinu-mhs/">Contoh Data Diskrit dan Kontinu beserta Perbedaannya Lengkap</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/04/Contoh-data-diskrit-dan-kontinu.jpg" length="78885" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/04/Contoh-data-diskrit-dan-kontinu-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
                    <item>
            <title>Contoh Data Interval, Nominal, Ordinal, dan Rasio beserta Penjelasannya Lengkap</title>
            <category>Presentasi</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-data-interval-nominal-ordinal-dan-rasio-gnr/</link>
            <pubDate>Thu, 18 Jan 2024 01:41:01 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Lintang Filia</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-data-interval-nominal-ordinal-dan-rasio-gnr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Apakah kamu masih belum bisa membedakan berbagai jenis skala pengukuran data? Yuk, simak penjelasan lengkap dan contohnya di sini!</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-data-interval-nominal-ordinal-dan-rasio-gnr/">Contoh Data Interval, Nominal, Ordinal, dan Rasio beserta Penjelasannya Lengkap</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Contoh Data Interval, Nominal,
Ordinal, dan Rasio beserta Penjelasannya Lengkap – Ketika kamu akan melakukan
penelitian, tentunya membutuhkan skala pengukuran data. </p>



<p>Namun, yang perlu kamu ketahui
adalah terdapat berbagai macam skala pengukuran data sesuai dengan kebutuhan
penelitian. </p>



<p>Untuk itu, Mamikos akan menjelaskan secara lengkap tentang contoh data interval, nominal, ordinal, dan rasio. </p>



<h2 class="wp-block-heading">Manfaat Skala Pengukuran Data</h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/01/Contoh-data-interval-nominal-ordinal-dan-rasio.jpg" alt="Contoh data interval, nominal, ordinal, dan rasio" class="wp-image-220221" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/01/Contoh-data-interval-nominal-ordinal-dan-rasio.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/01/Contoh-data-interval-nominal-ordinal-dan-rasio-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/01/Contoh-data-interval-nominal-ordinal-dan-rasio-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/01/Contoh-data-interval-nominal-ordinal-dan-rasio-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/01/Contoh-data-interval-nominal-ordinal-dan-rasio-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption>Canva/@Nataliya Vaitkevich</figcaption></figure></div>



<p>Manfaat dari skala pengukuran data melibatkan kemampuan
untuk memberikan informasi yang lebih rinci dan kontekstual tentang data. </p>



<p>Pemahaman jenis skala pengukuran yang digunakan dapat
memandu pemilihan analisis statistik yang sesuai dan memberikan wawasan yang
lebih mendalam dalam interpretasi hasil. </p>



<p>Sebelum membahas tentang contoh data interval, nominal, ordinal, dan rasio, yuk kenali manfaatnya terlebih dahulu. </p>



<h4 class="wp-block-heading">1. Panduan untuk Analisis Statistik</h4>



<p>Setiap jenis skala memiliki operasi statistik yang dapat
diterapkan secara tepat.</p>



<p>Pengetahuan tentang skala pengukuran membantu peneliti atau analis untuk memilih <a href="https://mamikos.com/info/metode-teknik-analisis-data-serta-tahapannya-yang-baik-dan-benar/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label=" (opens in a new tab)">metode analisis</a> yang sesuai dengan sifat data. </p>



<p>Sebagai contoh, data rasio dapat diolah dengan metode
statistik yang lebih maju daripada data nominal atau ordinal.</p>



<h4 class="wp-block-heading">2. Kemampuan Memahami Hubungan Relatif</h4>



<p>Skala pengukuran memungkinkan pemahaman yang lebih baik
tentang hubungan relatif antara nilai-nilai data. </p>



<p>Misalnya, pada data ordinal, kita tahu bahwa suatu nilai
berada di atas atau di bawah nilai lainnya, tetapi tidak selalu dapat mengukur
seberapa besar perbedaannya.</p>



<h4 class="wp-block-heading">3. Presisi dalam Pengukuran</h4>



<p>Skala pengukuran memungkinkan presisi yang lebih besar dalam
pengukuran dan perbandingan. </p>



<p>Dengan data rasio, kita dapat menggunakan metode statistik
yang lebih canggih dan menghasilkan ukuran-ukuran yang lebih akurat.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/cara-menghitung-modus-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/cara-menghitung-modus-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/08/﻿Cara-Menghitung-Modus-Data-Tunggal-Data-Kelompok-Beserta-Contohnya-500x333.jpg" alt="﻿Cara Menghitung Modus, Data Tunggal, Data Kelompok Beserta Contohnya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">﻿Cara Menghitung Modus, Data Tunggal, Data Kelompok Beserta Contohnya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h4 class="wp-block-heading">4. Kemampuan Melakukan Operasi Matematis yang Lebih Lanjut</h4>



<p>Data yang diukur pada skala interval atau rasio memungkinkan
untuk melakukan operasi matematis yang lebih lanjut, seperti rata-rata, deviasi
standar, perbandingan, dan lainnya. </p>



<p>Hal tersebut memberikan fleksibilitas dalam analisis dan
interpretasi data.</p>



<h4 class="wp-block-heading">5. Kemampuan Menyusun Prioritas</h4>



<p>Dengan data ordinal, kita dapat mengidentifikasi tingkatan
dan menyusun prioritas atau memberikan peringkat berdasarkan urutan nilai. </p>



<p>Hal ini dapat berguna dalam pengambilan keputusan dan
perencanaan.</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading">6. Memfasilitasi Komunikasi Informasi</h4>



<p>Skala pengukuran membantu dalam komunikasi informasi secara
efektif. Memahami skala data membantu orang lain untuk memahami konteks data
dan hasil analisis yang dilakukan.</p>



<h4 class="wp-block-heading">7. Memandu Pemilihan Grafik atau Diagram yang Tepat</h4>



<p>Berdasarkan skala pengukuran, pemilihan grafik atau diagram
yang sesuai dapat dilakukan. </p>



<p>Misalnya, untuk data ordinal atau nominal, diagram batang atau pie mungkin lebih sesuai. </p>



<p>Sementara untuk data interval atau rasio, diagram garis atau <em>scatter plot</em> dapat memberikan representasi visual yang lebih baik.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Data Interval, Nominal, Ordinal, dan Rasio</h2>



<h2 class="wp-block-heading">1. Data Interval</h2>



<p>Data interval adalah jenis
data yang memiliki sifat urutan dan selisih antara nilai-nilainya memiliki
makna yang jelas. Namun, data interval tidak memiliki nol mutlak yang bermakna.
</p>



<p>Ini berarti bahwa kita dapat
melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pada data interval, tetapi
operasi perkalian dan pembagian tidak memiliki interpretasi yang bermakna.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Contoh Data Interval, Nominal, Ordinal, dan Rasio &nbsp;&#8211; Interval</h3>



<h4 class="wp-block-heading">1. Suhu dalam Derajat Celsius</h4>



<ul><li>10°C</li><li>20°C</li><li>30°C</li></ul>



<p>Dalam skala suhu Celsius, 20°C
lebih panas daripada 10°C, dan selisihnya adalah 10 derajat. </p>



<p>Namun, tidak benar untuk
mengatakan bahwa 20°C dua kali lebih panas daripada 10°C, karena nol pada skala
Celsius (0°C) bukanlah nol mutlak.</p>



<h4 class="wp-block-heading">2. Indeks IQ</h4>



<ul><li>90</li><li>100</li><li>110</li></ul>



<p>Indeks IQ adalah contoh data
interval di mana perbedaan antara dua skor IQ memiliki makna, tetapi tidak ada
nol mutlak yang menunjukkan ketiadaan kecerdasan. </p>



<p>Misalnya, perbedaan antara IQ
100 dan 110 dianggap memiliki makna yang serupa dengan perbedaan antara IQ 110
dan 120.</p>



<h4 class="wp-block-heading">3. Waktu dalam Jam</h4>



<ul><li>5 jam</li><li>10 jam</li><li>15 jam</li></ul>



<p>Data waktu dalam jam adalah
data interval karena selisih antara nilai-nilainya memiliki arti, tetapi tidak
ada &#8220;nol waktu&#8221; yang menunjukkan awal waktu yang mutlak.</p>



<h4 class="wp-block-heading">4. Skor Tes</h4>



<ul><li>75</li><li>85</li><li>95</li></ul>



<p>Skor tes adalah contoh data
interval karena perbedaan antara skor 85 dan 75 adalah 10 poin, dan selisih ini
memiliki makna dalam konteks evaluasi tes. </p>



<p>Namun, tidak ada &#8220;nol
mutlak&#8221; yang menunjukkan ketiadaan pengetahuan atau kemampuan.</p>



<h4 class="wp-block-heading">5. Suhu dalam Derajat Fahrenheit</h4>



<ul><li>32°F</li><li>50°F</li><li>68°F</li></ul>



<p>Skala <a href="https://mamikos.com/info/rangkuman-materi-suhu-kalor-kelas-7-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label=" (opens in a new tab)">suhu</a> Fahrenheit adalah contoh data interval, dan selisih antara dua nilai suhu memiliki makna. </p>



<p>Misalnya, selisih antara 50°F
dan 32°F adalah 18 derajat Fahrenheit.</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading">6. Tingkat Pendidikan (dengan Kode)</h4>



<ul><li>SD (1)</li><li>SMP (2)</li><li>SMA (3)</li></ul>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-etika-dalam-pengumpulan-data-penelitian-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-etika-dalam-pengumpulan-data-penelitian-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Contoh-Etika-dalam-Pengumpulan-Data-Penelitian-500x333.jpg" alt="﻿9 Contoh Etika dalam Pengumpulan Data Penelitian yang Harus Dipahami" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">﻿9 Contoh Etika dalam Pengumpulan Data Penelitian yang Harus Dipahami</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Meskipun tingkat pendidikan
memiliki kode (1, 2, 3), ini masih dianggap data interval karena urutannya
memiliki makna. </p>



<p>Tetapi tidak bisa dikatakan
bahwa SMA (3) dua kali lebih tinggi daripada SMP (2) dalam konteks ini.</p>



<h4 class="wp-block-heading">7. Skor Kredit</h4>



<ul><li>600</li><li>700</li><li>800</li></ul>



<p>Skor kredit adalah contoh data
interval karena perbedaan antara dua skor memiliki makna dalam hal kredit atau
risiko keuangan. </p>



<p>Perbedaan antara skor 700 dan
600 dianggap memiliki arti yang serupa dengan perbedaan antara skor 800 dan
700.</p>



<h2 class="wp-block-heading">2. Data Nominal</h2>



<p>Data nominal adalah jenis data yang menggambarkan kategori
atau kelompok tanpa adanya urutan tertentu di antara mereka. </p>



<p>Artinya, nilai-nilai dalam data nominal tidak memiliki
tingkatan atau prioritas satu sama lain. </p>



<p>Contoh data nominal adalah kategori di mana kita hanya dapat
mengidentifikasi perbedaan antara kategori-kategori tersebut, tetapi kita tidak
dapat menetapkan tingkat atau peringkat tertentu.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Contoh Data Interval, Nominal, Ordinal, dan Rasio &nbsp;&#8211; Nominal</h3>



<h4 class="wp-block-heading">1. Warna Kendaraan</h4>



<ul><li>Merah</li><li>Biru</li><li>Hijau</li><li>Kuning</li></ul>



<p>Dalam hal ini, warna-warna tersebut adalah kategori-kategori
yang tidak memiliki urutan atau prioritas tertentu. </p>



<p>Merah tidak lebih tinggi atau lebih rendah daripada biru, alias
keduanya hanyalah kategori yang berbeda.</p>



<h4 class="wp-block-heading">2. Jenis Buah</h4>



<ul><li>Apel</li><li>Pisang</li><li>Jeruk</li></ul>



<p>Jenis buah tersebut adalah kategori-kategori yang tidak
memiliki urutan. Apel tidak lebih tinggi atau lebih rendah daripada jeruk, mereka
hanya termasuk dalam kelompok yang berbeda.</p>



<h4 class="wp-block-heading">3. Jenis Kelamin</h4>



<ul><li>Laki-laki</li><li>Perempuan</li></ul>



<p>Jenis kelamin termasuk contoh data nominal karena tidak
memiliki urutan. Laki-laki tidak lebih tinggi atau lebih rendah daripada
perempuan, keduanya hanyalah kategori yang berbeda.</p>



<h4 class="wp-block-heading">4. Kategori Pekerjaan</h4>



<ul><li>Guru</li><li>Dokter</li><li>Insinyur</li><li>Seniman</li></ul>



<p>Kategori pekerjaan ini tidak memiliki urutan. Seorang guru
tidak lebih tinggi atau lebih rendah dari seorang dokter.</p>



<h4 class="wp-block-heading">5. Jenis Hewan Peliharaan</h4>



<ul><li>Anjing</li><li>Kucing</li><li>Ikan</li><li>Burung</li></ul>



<p>Jenis hewan peliharaan adalah kategori-kategori yang tidak
memiliki tingkatan atau prioritas tertentu. </p>



<p>Anjing tidak lebih tinggi atau lebih rendah daripada ikan
yang menunjukkan keduanya adalah contoh data nominal.</p>



<h2 class="wp-block-heading">3. Data Ordinal</h2>



<p>Data ordinal adalah jenis data yang memiliki sifat urutan
atau tingkatan, tetapi selisih antara nilai-nilainya tidak memiliki
interpretasi yang konsisten. </p>



<p>Dalam data ordinal, kita dapat mengidentifikasi hubungan
relatif antara nilai, tetapi tidak dapat mengukur seberapa besar perbedaan
antara nilai-nilai tersebut.</p>



<!--nextpage-->



<h3 class="wp-block-heading">Contoh Data Interval, Nominal, Ordinal, dan Rasio &nbsp;&#8211; Ordinal</h3>



<h4 class="wp-block-heading">1. Tingkat Kepuasan Pelanggan</h4>



<ul><li>Sangat Tidak Puas</li><li>Tidak Puas</li><li>Netral</li><li>Puas</li><li>Sangat Puas</li></ul>



<p>Tingkat kepuasan pelanggan memiliki urutan, dan kita dapat
menyimpulkan bahwa &#8220;Sangat Puas&#8221; berada di atas &#8220;Puas.&#8221; </p>



<p>Namun, perbedaan antara &#8220;Tidak Puas&#8221; dan
&#8220;Netral&#8221; mungkin tidak sama dengan perbedaan antara &#8220;Puas&#8221;
dan &#8220;Sangat Puas.&#8221;</p>



<h4 class="wp-block-heading">2. Peringkat Film</h4>



<ul><li>1 bintang</li><li>2 bintang</li><li>3 bintang</li><li>4 bintang</li><li>5 bintang</li></ul>



<p>Peringkat film adalah contoh data ordinal karena kita dapat
menentukan urutan peringkat, tetapi perbedaan antara peringkat mungkin tidak
selalu sama. </p>



<p>Perbedaan antara 3 bintang dan 4 bintang tidak dapat
dianggap setara dengan perbedaan antara 1 bintang dan 2 bintang.</p>



<h4 class="wp-block-heading">3. Tingkat Pendidikan</h4>



<ul><li>SD</li><li>SMP</li><li>SMA</li><li>Diploma</li><li>Sarjana</li></ul>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/jenis-teknik-pengumpulan-data-kuantitatif-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/jenis-teknik-pengumpulan-data-kuantitatif-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/11/Jenis-Teknik-pengumpulan-data-kuantitatif-500x333.jpg" alt="Jenis Teknik Pengumpulan Data Kuantitatif yang Sering Digunakan dan Penjelasannya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Jenis Teknik Pengumpulan Data Kuantitatif yang Sering Digunakan dan Penjelasannya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Tingkat pendidikan termasuk contoh data ordinal karena
memiliki urutan hierarki, tetapi perbedaan antara pendidikan SD dan SMP tidak
selalu setara dengan perbedaan antara diploma dan sarjana.</p>



<h4 class="wp-block-heading">4. Peringkat Kebugaran Fisik</h4>



<ul><li>Rendah</li><li>Sedang</li><li>Tinggi</li></ul>



<p>Kita dapat mengurutkan dari tingkat kebugaran rendah hingga
tinggi, tetapi selisih antara tingkat kebugaran tidak memiliki arti yang
konsisten.</p>



<h4 class="wp-block-heading">5. Kelas Pekerjaan</h4>



<ul><li>Pekerjaan Pelayan</li><li>Pekerjaan Admin</li><li>Supervisor</li><li>Manajer</li><li>Direktur</li></ul>



<p>Kelas pekerjaan ini memiliki urutan hierarki, tetapi
perbedaan antara pekerjaan pelayan dan admin tidak selalu setara dengan
perbedaan antara supervisor dan manajer.</p>



<h4 class="wp-block-heading">6. Tingkat Kepentingan</h4>



<ul><li>Tidak Penting</li><li>Kurang Penting</li><li>Netral</li><li>Penting</li><li>Sangat Penting</li></ul>



<p>Tingkat kepentingan adalah data ordinal karena memiliki
urutan tingkatan, tetapi perbedaan antara &#8220;Tidak Penting&#8221; dan
&#8220;Kurang Penting&#8221; mungkin tidak setara dengan perbedaan antara
&#8220;Penting&#8221; dan &#8220;Sangat Penting.&#8221;</p>



<h4 class="wp-block-heading">7. Peringkat Tim Olahraga</h4>



<ul><li>Pertama</li><li>Kedua</li><li>Ketiga</li><li>Keempat</li></ul>



<p>Peringkat tim olahraga merupakan data ordinal karena
memiliki urutan peringkat, tetapi perbedaan antara peringkat pertama dan kedua
tidak selalu setara dengan perbedaan antara peringkat kedua dan ketiga.</p>



<h4 class="wp-block-heading">8. Skala Nyeri</h4>



<ul><li>Tidak Nyeri</li><li>Sedikit Nyeri</li><li>Nyeri Moderat</li><li>Nyeri Berat</li></ul>



<p>Skala nyeri adalah data ordinal karena menggambarkan
tingkatan nyeri, tetapi selisih antara tingkat nyeri tidak selalu memiliki
interpretasi yang konsisten.</p>



<h2 class="wp-block-heading">4. Data Rasio</h2>



<p>Data rasio adalah jenis data yang memiliki sifat urutan,
selisih antara nilai-nilainya memiliki makna, dan memiliki nol mutlak yang
bermakna. </p>



<p>Nol mutlak menunjukkan titik awal yang benar-benar tidak ada
atau titik ketiadaan suatu karakteristik. </p>



<p>Data rasio memungkinkan untuk melakukan operasi matematis
penuh, termasuk penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian dengan makna
yang konsisten.</p>



<!--nextpage-->



<h3 class="wp-block-heading">Contoh Data Interval, Nominal, Ordinal, dan Rasio &nbsp;&#8211; Rasio</h3>



<h4 class="wp-block-heading">1. Tinggi Badan dalam Sentimeter</h4>



<ul><li>160 cm</li><li>170 cm</li><li>180 cm</li></ul>



<p>Tinggi badan dalam sentimeter adalah contoh data rasio karena memiliki urutan, selisih antara tinggi badan memiliki makna.</p>



<h4 class="wp-block-heading">2. Berat Badan dalam Kilogram</h4>



<ul><li>60 kg</li><li>70 kg</li><li>80 kg</li></ul>



<p>Berat badan dalam kilogram adalah data rasio karena memiliki urutan, selisih antara berat badan memiliki makna dan nilai 0 kg menunjukkan ketiadaan berat badan.</p>



<h4 class="wp-block-heading">3. Pendapatan Tahunan dalam Dolar</h4>



<ul><li>$30,000</li><li>$50,000</li><li>$80,000</li></ul>



<p>Data di atas merupakan data rasio karena memiliki urutan dan
selisih antara pendapatan memiliki arti tertentu.</p>



<h4 class="wp-block-heading">4. Jumlah Produk yang Terjual</h4>



<ul><li>100 unit</li><li>500 unit</li><li>1000 unit</li></ul>



<p>Jumlah produk yang terjual adalah data rasio karena memiliki
urutan. Jika terdapat nilai 0 unit, maka menunjukkan ketiadaan penjualan.</p>



<h4 class="wp-block-heading">5. Tekanan Darah</h4>



<ul><li>120/80 mmHg</li><li>130/90 mmHg</li><li>140/95 mmHg</li></ul>



<p>Terakhir, tekanan darah adalah contoh data rasio karena
memiliki urutan danselisih antara nilai dapat diartikan. </p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/cara-menghitung-rata-rata-dari-banyaknya-data-dengan-mudah-dan-cepat-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/cara-menghitung-rata-rata-dari-banyaknya-data-dengan-mudah-dan-cepat-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/Cara-Menghitung-Rata-Rata-dari-Banyaknya-Data-dengan-Mudah-dan-Cepat-500x333.jpg" alt="Cara Menghitung Rata-rata dari Banyaknya Data dengan Mudah dan Cepat" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Cara Menghitung Rata-rata dari Banyaknya Data dengan Mudah dan Cepat</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Nah, itulah tadi penjelasan lengkap Mamikos tentang contoh data interval, nominal, ordinal, dan rasional.</p>



<p>Semoga setelah membaca artikel ini, kamu menjadi lebih paham tentang skala pengukuran guna mempermudah penelitian kamu. </p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosjogja" target="_blank">Kost Jogja Murah<br></a><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosjakarta" target="_blank">Kost Jakarta Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-bandung-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosbandung" target="_blank">Kost Bandung Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-denpasar-bali-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosdenpasar" target="_blank">Kost Denpasar Bali Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikossurabaya" target="_blank">Kost Surabaya Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikossemarang" target="_blank">Kost Semarang Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosmalang" target="_blank">Kost Malang Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikossolo" target="_blank">Kost Solo Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-bekasi-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosbekasi" target="_blank">Kost Bekasi Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-medan-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosmedan" target="_blank">Kost Medan Murah</a><br></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86633" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-data-interval-nominal-ordinal-dan-rasio-gnr/">Contoh Data Interval, Nominal, Ordinal, dan Rasio beserta Penjelasannya Lengkap</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/01/Contoh-data-interval-nominal-ordinal-dan-rasio.jpg" length="500078" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/01/Contoh-data-interval-nominal-ordinal-dan-rasio-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
                    <item>
            <title>﻿9 Contoh Etika dalam Pengumpulan Data Penelitian yang Harus Dipahami</title>
            <category>Karya Ilmiah</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-etika-dalam-pengumpulan-data-penelitian-mhs/</link>
            <pubDate>Fri, 07 Jul 2023 08:53:43 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Bella Carla</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-etika-dalam-pengumpulan-data-penelitian-mhs/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Nah, dalam penelitian kita mengenal istilah etika dalam pengumpulan data penelitian. Kira-kira apa saja etika dalam pengumpulan data penelitian? Kamu bisa temukan jawabannya dengan membaca artikel ini.</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-etika-dalam-pengumpulan-data-penelitian-mhs/">﻿9 Contoh Etika dalam Pengumpulan Data Penelitian yang Harus Dipahami</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>9 Contoh Etika dalam Pengumpulan Data Penelitian yang Harus Dipahami – Saat kamu sedang melakukan suatu penelitian, tentunya kamu tidak boleh melupakan etika penelitian.</p>



<p>Ya, etika penelitian ini kerap menjadi pembahasan yang menarik karena menjadi ukuran baik buruknya jenis penelitian yang akan dilakukan. </p>



<p>Oleh karena itu, perlu pemahaman yang mendalam tentang etika penelitian khususnya terkait etika dalam pengumpulan data penelitian.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Berikut Contoh Etika dalam Pengumpulan Data Penelitian</strong></h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Contoh-Etika-dalam-Pengumpulan-Data-Penelitian-1024x683.jpg" alt="Contoh Etika dalam Pengumpulan Data Penelitian" class="wp-image-179874" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Contoh-Etika-dalam-Pengumpulan-Data-Penelitian-1024x683.jpg 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Contoh-Etika-dalam-Pengumpulan-Data-Penelitian-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Contoh-Etika-dalam-Pengumpulan-Data-Penelitian-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Contoh-Etika-dalam-Pengumpulan-Data-Penelitian-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Contoh-Etika-dalam-Pengumpulan-Data-Penelitian-600x400.jpg 600w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Contoh-Etika-dalam-Pengumpulan-Data-Penelitian.jpg 1920w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>unsplash.com/epicantus</figcaption></figure></div>



<p>Sebagai ilmuwan, para peneliti dituntut untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat. </p>



<p>Dalam melakukan tugas tersebut, peneliti dituntut untuk menjunjung tinggi dan menjaga perbuatan serta tindakan yang bertanggung jawab dalam penelitian.</p>



<p>Terlebih sebagai ilmuwan, peneliti dituntut untuk mengembangkan pengetahuan dan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat. </p>



<p>Tentunya dalam melakukan tugas tersebut, peneliti dituntut untuk dapat menunjang tinggi serta menjaga perbuatan dan tindakan yang bertanggung jawab pada &nbsp;penelitian.</p>



<p>Nah, dalam penelitian kita mengenal istilah etika dalam pengumpulan data penelitian. </p>



<p>Kira-kira apa saja etika dalam pengumpulan data <a href="https://mamikos.com/info/contoh-proposal-penelitian/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="penelitian (opens in a new tab)">penelitian</a>? Kamu bisa temukan jawabannya dengan membaca artikel ini hingga bagian akhir.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-latar-belakang-makalah-skripsi-proposal-juga-penelitian-lengkap/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-latar-belakang-makalah-skripsi-proposal-juga-penelitian-lengkap/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/06/Contoh-Latar-Belakang-Makalah-Skripsi-Proposal-Juga-Penelitian-Lengkap-500x333.jpg" alt="6 Contoh Latar Belakang Makalah, Skripsi, Proposal Juga Penelitian Lengkap" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">6 Contoh Latar Belakang Makalah, Skripsi, Proposal Juga Penelitian Lengkap</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Memahami
Asal Usul Kode Etika Penelitian</strong></h2>



<p>Pada masa filsuf-filsuf awal dulu belum terlintas pemikiran untuk membuat etika penelitian. </p>



<p>Mengingat pada masa itu, para filsuf membuat karya penelitian memang bertujuan untuk kesejahteraan dan kemajuan bersama saja.</p>



<p>Seiring perkembangan zaman, kode etik atau etika penelitian ini sadar sangat diperlukan agar tidak mengganggu pihak lain dan merugikan pihak-pihak yang terlibat dalam penelitian itu. </p>



<p>Adapun pembicaraan mengenai kode etik atau etika penelitian dimulai tahun 1960-an dengan menerbitkan naskah akademik berjudul <em>Code of Ethic</em> dan di Jerman tahun 1990-an dengan naskah berjudul <em>Ethik-Kodex</em> 1993. </p>



<p>Para peneliti tidak hanya mengetahui dan mendalami bagaimana proses data itu diolah saja, namun juga perlu memahami dan menerapkan bagaimana etika penelitian selama menjalankan proses penelitian.</p>



<p>Kesadaran akan pentingnya kode etik dalam penelitian mulai terasa ketika awal masa perang dunia kedua, khususnya pada masa krisis dengan Nazi. </p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Etika
dalam Pengumpulan Data Penelitian</strong></h2>



<p>Dalam kesepakatan yang diberlakukan secara luas mengenai kode etik penelitian, berikut ada 9 hal yang wajib diketahui oleh peneliti terkait etika dalam <a href="https://mamikos.com/info/teknik-pengumpulan-data-penelitian-kualitatif-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="pengumpulan data (opens in a new tab)">pengumpulan data</a> penelitian.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/cara-menghitung-kuesioner-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/cara-menghitung-kuesioner-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/Cara-Menghitung-Kuesioner-Penelitian-Kuantitatif-yang-Baik-dan-Benar-500x333.jpg" alt="Cara Menghitung Kuesioner Penelitian Kuantitatif yang Baik dan Benar" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Cara Menghitung Kuesioner Penelitian Kuantitatif yang Baik dan Benar</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1. Peneliti membaktikan diri pada pencarian kebenaran ilmiah</strong></h3>



<p>Peneliti memiliki kode etik dimana kamu wajib menjelaskan fenomena sebagaimana mestinya atau apa adanya. </p>



<p>Pada peraturan yang dikeluarkan oleh LIPI tahun 2013, peneliti yang melakukan penelitian dilarang memanipulasi data dengan tujuan apapun.</p>



<p>Peneliti juga wajib memiliki ketetapan hati dan bebas dari keberpihakan posisi manapun yang berujung dapat mempengaruhi hasil penelitian.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2.
Peneliti melakukan penelitian dalam cakupan dan batasan sesuai dengan hukum</strong></h3>



<p>Dalam melakukan pengumpulan data penelitian, peneliti harus mampu bertindak dengan mendahulukan kepentingan semua pihak yang terkait dengan penelitiannya. </p>



<p>Hal ini juga mencakup keselamatan yang berasaskan tujuan mulia berupa penegakan HAM dan kebebasannya.</p>



<p>Berpegang pada aturan tersebut, peneliti memiliki tanggung jawab untuk meneliti sesuai dengan metodologi penelitian yang ada. </p>



<p>Selain itu, peneliti juga wajib melaksanakan penelitian mengikuti metode yang lebih baku dengan tetap menjaga kebenaran hasil penelitiannya.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>3.
Pengelolaan sumber daya keilmuan dengan penuh rasa tanggung jawab</strong></h3>



<p>Peneliti melakukan penelitian dengan manfaat agar dapat membawa kebaikan bagi banyak orang dengan tetap mengedepankan beberapa hal.</p>



<p>Mulai dari keefisienan dalam menggunakan sumber daya lain, menjaga lingkungan sekitar, menjaga alat-alat ilmiah dan alat bantu lain dalam penelitian agar tidak merusak.</p>



<p>Selain itu, peneliti juga bertanggung jawab jawab dalam menyajikan data hasil penelitiannya dengan memberikan akses dan izin kepada peneliti lain untuk melihat. </p>



<p>Baik segi kelebihan dan kekurangan dalam penelitian sehingga dapat dikembangkan kembali pada penelitian lainnya.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/judul-penelitian-kualitatif-berbagai-jurusan-kuliah-dan-cara-membuatnya-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/judul-penelitian-kualitatif-berbagai-jurusan-kuliah-dan-cara-membuatnya-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/02/Judul-Penelitian-Kualitatif-Berbagai-Jurusan-Kuliah-dan-Cara-Membuatnya-500x333.jpg" alt="30 Judul Penelitian Kualitatif Berbagai Jurusan Kuliah dan Cara Membuatnya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">30 Judul Penelitian Kualitatif Berbagai Jurusan Kuliah dan Cara Membuatnya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>4.
Peneliti mengelola penelitiannya secara jujur dan adil</strong></h3>



<p>Dalam
mengumpulkan data, peneliti juga harus memiliki sikap yang adil dan jujur. Kedua
sikap tersebut menjadi suatu nilai pribadi yang harus dimiliki oleh peneliti. </p>



<p>Sikap adil dan jujur bisa diwujudkan dengan memberikan akses pada pihak lain untuk memverifikasi penelitian serta memperbolehkan untuk melakukan penelitian lanjutan. </p>



<p>Selain itu, bentuk dari sikap adil dan jujur juga dapat diwujudkan dengan menghargai sesama baik itu pada informan maupun sesama peneliti tanpa menggunakan prasangka. </p>



<p>Dengan
memiliki sikap adil dan jujur maka peneliti menunjukkan sikap bermoral dalam
kehidupan dan dalam menjalankan penelitiannya, Baik itu demi pengembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi bagi sesama.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>5.
Peneliti menghormati segala bentuk objek dalam penelitian</strong></h3>



<p>Peneliti wajib menghormati segala bentuk objek penelitian, baik itu makhluk hidup ataupun benda mati. Terkait pernyataan ini, semua objek penelitian apapun jenisnya harus diperlakukan secara baik dan bermoral.</p>



<p>Segala perusakan untuk objek penelitian nantinya akan dianggap sebagai pelanggaran etik.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>6.
Peneliti membuka diri terhadap tanggapan, kritik dan saran </strong></h3>



<p>Peneliti juga harus menanamkan sifat yang terbuka di mana segala kritik dan masukan dapat diterima secara lapang dada. </p>



<p>Hal ini akan memberikan <em>feedback</em> yang baik dalam keberlangsungan pengembangan ilmu pengetahuan. </p>



<p>Keterbukaan ini bisa diwujudkan dengan melakukan forum diskusi, seminar atau pertukaran informasi di mana dilakukan dalam kondisi bebas dari persaingan pihak-pihak tertentu, kecemburuan pribadi atau silang pendapat yang tidak sehat.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-judul-proposal-penelitian-tentang-pendidikan-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-judul-proposal-penelitian-tentang-pendidikan-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/08/Contoh-Judul-Proposal-Penelitian-Tentang-Pendidikan-Bisa-Jadi-Inspirasi-500x333.jpg" alt="20 Contoh Judul Proposal Penelitian tentang Pendidikan Bisa Jadi Inspirasi" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">20 Contoh Judul Proposal Penelitian tentang Pendidikan Bisa Jadi Inspirasi</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>7.
Peneliti mengelola, menjalankan dan melaporkan hasil penelitian secara bertanggung
jawab</strong></h3>



<p>Dalam pengumpulan data, peneliti juga wajib mencantumkan sumbangan-sumbangan gagasan yang dapat mempengaruhi hasil penelitiannya.</p>



<p>Biasanya, pengetahuan akan bersifat kolektif dan kumulatif yang di Bandung berdasarkan sumbang asih para akademisi. </p>



<p>Di sini peneliti bertanggung jawab untuk memastikan hak karangan akademisi lain mendapatkan keuntungan yang melekat di dalamnya seperti konsep, rancangan, analisis dan tafsiran data.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>8.
Peneliti dilarang melakukan duplikasi atau plagiat</strong></h3>



<p>Plagiat
diartikan sebagai pencurian hasil pemikiran, data atau penemuan, baik itu yang
sudah atau belum dipublikasikan. Dalam melakukan pengumpulan data, peneliti
dilarang melakukan tindakan plagiat.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>9.
Peneliti memberikan pengakuan berupa kutipan dalam penelitiannya</strong></h3>



<p>Peneliti wajib membuat kutipan jika data dalam penelitiannya mengandung nilai-nilai atau gagasan dari pihak atau peneliti lain, baik itu dalam sumbang asih langsung atau tidak langsung. </p>



<p>Hal ini terkait dengan nilai etik menyangkut moral-moral kejujuran yang menolak merekayasa atau memanipulasi data. </p>



<p>Nilai ini juga menjadi unsur penting dari sikap menghormati dan menghargai penelitian lainnya yang mengambil peran dalam penelitian kita.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Oke, itulah informasi singkat yang bisa Mamikos rangkumkan untuk kamu terkait contoh etika dalam pengumpulan data penelitian yang harus kamu pahami. </p>



<p>Semoga informasi di atas cukup berguna ya untuk kamu! Jika kamu ingin mencari informasi bermanfaat dan terbaru lainnya, kamu bisa kunjungi situs blog Mamikos dan cari informasinya di sana.</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-etika-dalam-pengumpulan-data-penelitian-mhs/">﻿9 Contoh Etika dalam Pengumpulan Data Penelitian yang Harus Dipahami</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Contoh-Etika-dalam-Pengumpulan-Data-Penelitian.jpg" length="386092" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Contoh-Etika-dalam-Pengumpulan-Data-Penelitian-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
    </channel>
</rss>