<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
    xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
    xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
    xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
    xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
    xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
    xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
    xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Blog Mamikos</title>
    <atom:link href="https://mamikos.com/info/tag/contoh-naskah-drama-singkat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <link>https://mamikos.com/info/tag/contoh-naskah-drama-singkat/</link>
    <description>Info Anak Kos</description>
    <lastBuildDate>Fri, 24 Apr 2026 11:01:47 +0000</lastBuildDate>
    <language>en-us</language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
    <generator>https://wordpress.org/?v=6.4.7</generator>

<image>
	<url>https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-story-mami-blog-32x32.png</url>
	<title>- Blog Mamikos</title>
	<link>https://mamikos.com/info/tag/contoh-naskah-drama-singkat/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
                    <item>
            <title>9+ Contoh Naskah Drama 7 Orang Singkat dengan Tema yang Menarik</title>
            <category>Bahasa Indonesia</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-7-orang-singkat-pljr/</link>
            <pubDate>Thu, 22 Jan 2026 04:14:00 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Ikki Riskiana</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-7-orang-singkat-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Berbagai contoh naskah drama 7 orang singkat akan membantu kamu menyusun skrip versi sendiri. </p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-7-orang-singkat-pljr/">9+ Contoh Naskah Drama 7 Orang Singkat dengan Tema yang Menarik</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Penentuan jumlah tokoh mempengaruhi alur dan konflik dalam pembuatan cerita. Penulis juga harus memikirkan proporsi dialog antara ketujuh pemain tersebut.</p>



<p>Karena drama adalah seni pertunjukan, maka sebisa mungkin seorang penulis skrip harus membuat dialog sehidup mungkin. </p>



<p>Karena nantinya skrip bukan hanya dinarasikan, namun dipraktikan agar pesan atau amanatnya bisa sampai kepada para penonton. <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f4d6.png" alt="📖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f60a.png" alt="😊" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/2728.png" alt="✨" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>9+ Contoh Naskah Drama 7 Orang Singkat</strong></h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/5-Contoh-Naskah-Drama-7-Orang-Singkat-dengan-Tema-yang-Menarik.jpg" alt="5 Contoh Naskah Drama 7 Orang Singkat dengan Tema yang Menarik" class="wp-image-161598" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/5-Contoh-Naskah-Drama-7-Orang-Singkat-dengan-Tema-yang-Menarik.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/5-Contoh-Naskah-Drama-7-Orang-Singkat-dengan-Tema-yang-Menarik-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/5-Contoh-Naskah-Drama-7-Orang-Singkat-dengan-Tema-yang-Menarik-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/5-Contoh-Naskah-Drama-7-Orang-Singkat-dengan-Tema-yang-Menarik-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/5-Contoh-Naskah-Drama-7-Orang-Singkat-dengan-Tema-yang-Menarik-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">freepik.com/drobotdean</figcaption></figure></div>

    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-tentang-persahabatan-dan-cinta-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-tentang-persahabatan-dan-cinta-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/Contoh-Naskah-Drama-6-Orang-Tentang-Persahabatan-dan-Cinta-500x334.jpg" alt="Contoh Naskah Drama 6 Orang Tentang Persahabatan dan Cinta" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Naskah Drama 6 Orang Tentang Persahabatan dan Cinta</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Berikut ada beberapa contoh seputar naskah <a href="https://mamikos.com/info/contoh-teks-drama-modern-singkat/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label=" (opens in a new tab)">drama</a> dengan jumlah 7 orang. Di antaranya adalah sebagai berikut ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong> 1. Tema Persahabatan</strong></h2>



<p>Pertama, contoh naskah drama singkat<strong> </strong>yang akan kami berikan ini tidak memiliki banyak konflik. Namun, klimaksnya akan tetap terasa dan amanatnya bisa diambil pada akhir cerita.</p>



<p>Tokoh:</p>



<ul>
<li>Tetet Markutet.</li>



<li>Jimintul.</li>



<li>Jungkookie.</li>



<li>Joni.</li>



<li>Jin si Tampan.</li>



<li>Agus.</li>



<li>Hoba.&nbsp;</li>
</ul>



<p class="has-very-light-gray-background-color has-background">Dalam contoh naskah drama 7 orang singkat diceritakan bahwa ketujuh tokoh ini bersahabat. Saat ini mereka sedang menjalankan perkemahan di Gunung Manglayang, Jatinangor, Sumedang.<br><br>Jimintul, Hoba, dan Joni telah sampai lebih dulu karena mereka menggunakan dua mobil berbeda. Jimintul bertugas mendirikan tenda, Hoba bertugas menyiapkan peralatan memasak, dan Joni hanya memantau karena biasanya Joni ceroboh saat memegang barang.<br><br>Jimintul: Wah, akhirnya ya, setelah sibuk sama kerjaan masing-masing kita kumpul lagi buat liburan bareng.<br><br>Joni: Seneng, lu, Jim?<br><br>Jimin: Iyalah, elu emang kagak, Bang? (Jimin memanggil Joni abang karena usia Joni lebih tua satu tahun)<br><br>Joni: Seneng, lah…<br><br>Hoba tiba-tiba datang setelah menyelesaikan pekerjaannya mempersiapkan alat masak.<br><br>Hoba: Iya lah si Joni seneng, orang dia tiap ngumpul ga ngapa-ngapain.<br><br>Joni: Ya gue kalo ngapa-ngapain malah kalian semua pada khawatir…<br><br>Hoba, Joni, dan Jimin tertawa mengingat Joni yang selalu merusak barang saat berniat membantu. Tidak lama setelah itu, Agus, Jin si Tampan, Jungkookie, dan Tetet Markutet tiba dengan bahan makanan dari pasar.<br><br>Jungkookie: Wah, tendanya udah jadi aja, nih…<br><br>Agus: Kerja bagus, guys. Jadi gue tinggal masak kan sama Bang Jin (Jin adalah orang yang paling tua diantara mereka semua).<br><br>Hoba: Iya, Bang, peralatannya udah gue cuci semua tuh.<br><br>Jin: Sip, sip. Thank you, Hob.<br><br>Hoba: Sip, Bang. Sama-sama.<br><br>Agus pergi memeriksa peralatan dapur dan menyiapkan bahan untuk dimasak. Namun, dengan raut tegang, Agus menghampiri keenam temannya.<br><br>Agus: Wah, airnya mati, guys. Gimana, nih?<br><br>Tetet: Wah, demi apa lu, Bang?<br><br>Agus: Beneran, ini gue ga bisa masak. (Tangan Agus masih memegang baskom berisi sayuran yang sudah dipotong)<br><br>Joni: Itu di sana ada penjaganya, Bang. Biar gue bilang deh minta tolong airnya dinyalain.<br><br>Tetet: Bang, Jon, gue temenin, Bang. Sekalian kita bawa baskom buat nyuci piring.<br><br>Joni: Boleh, Tet.&nbsp;<br><br>Singkat cerita, dalam contoh naskah drama 7 orang singkat ini Joni dan Tetet pergi menuju penjaga untuk meminta bantuan agar air dinyalakan. Mereka juga membawa baskom untuk diisi air supaya bisa mencuci piring setelah Agus dan Jin selesai memasak.<br><br>Sementara Jin dan Agus memasak, Hoba dan Jimin mempersiapkan alat makan tepat di depan tenda mereka. Jungkookie dan Tetet memilih merapikan barang-barang mereka di tenda. Sementara Joni menghibur semuanya dengan bermain gitar.</p>



<p>Dari contoh naskah drama 7 orang singkat di atas, semua pemain memiliki peran dalam perkemahan. </p>



<p>Agus dan Jin memasak, Hoba dan Jimin menyiapkan makan, Jungkookie dan Tetet rapi-rapi, dan Joni karena tangannya ceroboh memilih menghibur enam temannya.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/naskah-drama-6-orang-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/naskah-drama-6-orang-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/Contoh-Naskah-Drama-6-Orang-2-Laki-Laki-4-Perempuan-Singkat-Tentang-Persahabatan-500x333.jpg" alt="Contoh Naskah Drama 6 Orang 2 Laki-Laki 4 Perempuan Singkat tentang Persahabatan" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Naskah Drama 6 Orang 2 Laki-Laki 4 Perempuan Singkat tentang Persahabatan</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong> 2. Tema Keluarga</strong></h2>



<p>Ada juga contoh naskah drama singkat<strong> </strong>lainnya dengan tema keluarga. Ini cerita tentang lima bersaudara dan dua orang tuanya saat sedang mati listrik di rumah. Sebelumnya, ada baiknya perkenalan tokoh dulu:</p>



<ul>
<li>Ayah</li>



<li>Ibu</li>



<li>Yudha anak pertama</li>



<li>Imel anak kedua</li>



<li>Ara anak ketiga</li>



<li>Meli anak keempat</li>



<li>Asep anak kelima</li>
</ul>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Cerita dari contoh naskah drama 7 orang singkat ini dimulai dengan Ayah yang datang dari dapur sambil membawa lilin yang sudah dialasi dengan piring kecil. Ada ibu di samping ayah, Imel dan Ara di belakang, Asep dan Meli sedang menggelar tikar.<br><br>Ayah: Sudah siap tikarnya, Nduk? (Tanya ayah pada Meli dan Asep yang sedang menyiapkan tikar).<br><br>Meli: Sudah, Yah.<br><br>Asep: Wih, ada pisang goreng… (Melirik ke arah ibu yang berjalan berdampingan dengan ayah).<br><br>Ibu: Bagi-bagi, pisang gorengnya… (Ucap ibu sambil duduk dan menyimpan piring pisang goreng di tikar).<br><br>Imel dan Ara dari belakang ibu ikut duduk sambil menyimpan sebotol soda dan seteko es teh manis. Udara panas Jakarta memang membuat suhu semakin sumpek saat listrik mati. Biasanya mereka menyalakan kipas di ruang tengah saat listrik menyala.<br><br>Imel: Ibu dan Ayah minum es teh manis, kan? (Tanya Imel memastikan sambil menuangkan es teh manis ke dua gelas).<br><br>Ayah: Ayah minum soda boleh, tak? (Ayah sedikit melirik ke arah ibu)<br><br>Ibu: Ooo… ya boleeeh kalau besok mau masuk rumah sakit! (Ucap ibu ketus)<br><br>Sontak semua orang tertawa mendengar jawaban ibu. Ceritanya dalam contoh naskah drama 7 orang singkat ini Ayah memang dilarang minum soda karena alasan kesehatan. Tidak lama kemudian terdengar suara motor yang menandakan Yudha anak pertama mereka telah pulang kerja.<br><br>Yudha: Assalamualaikum…<br><br>Semua: Waalaikumsalam.<br><br>Yudha: Loh, kok, gelap, Bu?<br><br>Ibu: Mati listrik, Yud.<br><br>Yudha: Mati listrik dari mana, itu tetangga pada nyala…<br><br>Ibu: Loh, iya, tho?<br><br>Ara: Astaga, Ara lupa, Yah, Bu. Tadi Kak Imel minta tolong beli token listrik, Ara lupaaa…<br><br>Semua: Astaga…<br><br>Ara dan Yudha akhirnya pergi ke minimarket untuk isi ulang token listrik. Setelah mengisi kode dengan tepat pada meteran, listrik akhirnya menyala kembali.</p>



<p>Salah satu contoh naskah drama 7 orang singkat di atas dikemas dengan nuansa humor, namun memiliki pesan untuk amanah ketika diberikan tugas. </p>



<p>Di samping itu, kekeluargaan yang hangat dan kerja sama semua anggotanya membuat pekerjaan terasa lebih ringan.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong> 3. Tema Pekerjaan</strong></h2>



<p>Masuk lagi ke contoh naskah drama singkat<strong> </strong>berikutnya dengan tema pekerjaan. Banyak orang mengeluh karena bekerja itu melelahkan. </p>



<p>Namun, ada yang bahkan tidak bisa mengeluh lelah bekerja karena masih penuh harap mendapatkan pekerjaan.</p>



<p>Tokoh:</p>



<ul>
<li>Kookie</li>



<li>Suga</li>



<li>Sukjin</li>



<li>Hosok</li>



<li>Arem</li>



<li>Tehyung</li>



<li>Jimin</li>
</ul>



<p class="has-very-light-gray-background-color has-background">Dalam contoh naskah drama 7 orang singkat diceritakan bahwa ketujuh orang tersebut bersahabat baik sejak SMA dan kini sudah menjalani kesibukannya masing-masing, kecuali Kookie yang masih menganggur. Suga bekerja sebagai Asisten Produser, Sukjin adalah Cameo atau Pemeran Pembantu, Hosok adalah Guru Tari.<br><br>Sementara Arem bekerja di Galeri Seni sebagai Admin, Tehyung menjalani kuliah S2, dan Jimin sudah bekerja sebagai seorang Marketing. Kookie sudah berulang kali memasukkan lamaran kerja, namun belum ada yang tembus.<br><br>Tehyung: Capek banget ya ampun, ngejar-ngejar dosen buat tanda tangan tesis.<br><br>Jimin: Itu mah mending, Tehyung. Nih, gue, nyari customer gak dapet-dapet malah dimarahin atasan. Double pula kena semprot orang-orang yang gue telepon.<br><br>Sukjin: Halah, segitu doang, Coy. Gue di lokasi shooting dari pagi, pulang malem, bayaran cuma Rp50.000.<br><br>Hosok: Lo cobain jadi Guru Tari anak-anak TK, rangkap tugas lo. Ngajarin tari juga, jadi baby sitter juga.<br><br>Kookie: Guys, kalian harus bersyukur udah kerja, udah punya uang sendiri. Elu, Tehyung, bersyukur lu bisa mengenyam pendidikan lebih tinggi dari kita semua. Nih, liat gue masih nganggur sampe sekarang!<br><br>Suasana tiba-tiba hening, sampai akhirnya Sukjin berkata…<br><br>Sukjin: Iya bener, guys. Secapek-capeknya kita mesti bersyukur karena ga minta sama orang tua lagi.<br><br>Sukjin menoleh ke arah Kookie dan bertanya…<br><br>Sukjin: Elu kan ganteng, Kook. Mending ikut gue audisi deh buat ngisi waktu…<br><br>Kookie; Gua gak pede… takut akting gua jelek dan malu-maluin.<br><br>Arem: Ikut gue, Kook, magang aja dulu di Galeri…<br><br>Kookie: Ah, gak mau ah. Magang mah ga digaji.<br><br>Hosok: Kalau ikut gua, gimana? Kayanya yayasan butuh guru tambahan. Kan lu jago nari, tuh.<br><br>Kookie: Ah gua nari buat hobi doang…<br><br>Tehyung: Ya lu S2 aja bareng gue<br><br>Kookie: Kan lu udah mau lulus…<br><br>Jimin: Marketing aja deh yuk, selalu butuh orang kalau Marketing mah.<br><br>Kookie: Duh, gak bisa gua ngajak-ngajak orang.<br><br>Semua saling memandangi Kookie dengan tatapan tajam dan kompak berkata…<br><br>Semua: Pantesan lu susah dapet kerja!<br><br>Tidak lama setelah Kookie dimarahi kelima temannya, datanglah Suga. Tanpa basa-basi Suga langsung masuk dan merebahkan tubuhnya. Keluhan masih berlanjut dalam contoh naskah drama 7 orang singkat tema pekerjaan ini.<br><br>Suga: Gila, hari ini gua dikerjain produser gua. Baru pulang jam segini…”<br><br>Semua: Dah, bubar bubar bubar….<br><br>Suga yang tidak tahu apa-apa melihat teman-temannya dengan wajah bingung. Sementara Kookie memikirkan perkataan kelima temannya tadi soal memilih-milih pekerjaan.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-tentang-persahabatan-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-tentang-persahabatan-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/Contoh-Naskah-Drama-Tentang-Persahabatan-500x333.jpg" alt="﻿5 Contoh Naskah Drama tentang Persahabatan Singkat dan Menarik" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">﻿5 Contoh Naskah Drama tentang Persahabatan Singkat dan Menarik</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Dari contoh naskah drama 7 orang singkat tersebut dapat ditarik kesimpulan untuk selalu bersyukur dan tidak pesimis. </p>



<p>Terkadang apa yang menurut kita saat ini kurang adalah harapan orang lain. Terkadang, pesimis yang menutupi rezeki untuk datang.</p>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading"><strong>4. Tema Horror</strong></h2>



<p>Kali ini genrenya agak berbeda karena contoh naskah drama 7 orang singkat memiliki sentuhan horror. Tapi, kamu juga bisa menemukan sisi komedi dari naskahnya, penasaran? Simak bersama ceritanya di sini!</p>



<p>Tokoh:</p>



<ul>
<li>Putri memiliki karakter manja dan sombong.</li>



<li>Kiki yang selalu mengambil peran sebagai pemimpin tanpa diminta.</li>



<li>Mursid yang selalu mendukung Kiki.</li>



<li>Ray adalah orang paling malas diantara semuanya.</li>



<li>Dadu si Hobi Bertanya tentang apapun.</li>



<li>Zainudin adalah kakek baik hati.</li>



<li>Hantu.</li>
</ul>



<p class="has-very-light-gray-background-color has-background">Cerita dari salah satu contoh naskah drama 7 orang singkat dimulai dari liburan sekolah telah tiba, lima bersahabat, Putri, Kiki, Mursid, Ray, dan Dadu memutuskan untuk pergi berlibur bersama ke sebuah desa. Mereka pergi ke sana atas rekomendasi Dadu yang selalu penasaran akan hal baru.<br><br>Kabarnya, di desa itu terkenal angker dan Dadu ingin membuktikan apakah memang benar seangker itu atau hanya mitos belaka. Beruntung, di sana mereka menginap di rumah kakek Zainudin, warga lokal yang juga dijuluki sebagai tetua kampung.<br><br>Di rumah Kakek Zainudin…<br><br>Ray: Masih gak ngerti kenapa sebenarnya kita semua di sini buat ikutin kemauannya Dadu.<br><br>Kiki: Lah, Ray. Dari awal kan kalau gak mau ikut, ya udah. Kenapa ngeluh?<br><br>Mursid: Tahu, nih, Ray. Padahal kita gak maksa.<br><br>Putri: Ya soalnya Dadu ngomong terus, jadi berisik. Udah gitu kesannya kalau kita gak ikut bakal nyesel banget…<br><br>Dadu: Guys, dijamin ini akan jadi pengalaman terbaik di hidup kalian. Kapan lagi ngabisin waktu liburan pakai suasana horor?<br><br>Ray; Dih, kalau bukan karena temen dari TK, males banget!&nbsp;<br><br>Karakter Ray aslinya dalam contoh naskah drama 7 orang singkat ini memang orang yang peduli, namun sifat malasnya seolah tidak berubah pada dirinya. Namun, di luar itu dia adalah orang yang mempedulikan teman-temannya.<br><br>Kiki: Kamu, gimana, Put? Gak mungkin kan kita eksplor tapi salah satu dari kita bete.<br><br>Putri: Ya udah lah, dari pada bosan di rumah. Aku ikut aja.<br><br>Putri adalah anak orang kaya, sifatnya manja dan sombong. Kasihannya, dia tidak memiliki banyak teman atau hanya berteman dengan empat orang di atas. Putri tidak memiliki pilihan untuk tidak bergabung karena dunianya hanya diisi oleh mereka berempat.<br><br>Tiba-tiba kakek Zainudin keluar rumah dan menghampiri mereka.<br><br>Zainudin: Eh, anak-anak sudah malam kok masih di luar? Masuk, yuk. Kakek sudah buatkan goreng singkong dan teh hangat. Di luar dingin.<br><br>Singkat cerita, mereka akhirnya masuk untuk menyantap singkong goreng dan teh hangat. Keesokan harinya ketika Kakek Zainudin akan pergi ke ladang, Dadu mengintip dari jendela dan memastikan Kakek Zainudin sudah pergi. Setelah itu, dia bergegas menemui keempat orang temannya.<br><br>Dadu: Guys, kakek udah pergi. Yuk, berangkat sekarang.<br><br>Kiki: Du, aku tanya sekali lagi, ya. Yakin? Kabarnya hutan itu jauh dari pemukiman warga, loh. Dan takutnya kita nyasar juga.<br><br>Dadu: Ki, aku udah banyak cari tahu tentang hutan itu. Udah, kamu tenang aja. Kita pasti bisa kembali ke sini lagi sebelum Magrib. Lagian ini kan masih pagi, masih terang.<br><br>Ray: Ehem, kayanya aku berubah pikiran. Aku mau rebahan aja di sini. Lebih enak daripada di hutan.<br><br>Putri: Aku ikut, tapi kalau ada apa-apa sama aku, Dadu harus tanggung jawab ke ayah dan ibu aku!<br><br>Mursid: Guys, kenapa jadi pada ngancem, deh? Ini kan keinginan kalian juga buat ikutin Dadu kesini. Udah lah… Ray, ayo Ray. Masih terang kok ini.<br><br>Singkat cerita mereka akhirnya pergi ke hutan yang katanya viral sangat angker. Selangkah dua langkah sampai memasuki sepertiga hutan seperti tidak terjadi apa-apa. Semuanya normal dan baik-baik saja. Sampai pada satu waktu, cuaca terang berubah menjadi gelap.<br><br>Kiki: Kayaknya mendung dan akan hujan deh… gimana, Du? Pulang aja, yuk. Tadi jalan kesini nanjak banget. Takutnya pas pulang licin…<br><br>Dadu: Yah, sayang, Ki kalau gak dapat apa-apa. Belum hujan kok…<br><br>Mereka melanjutkan perjalanan sampai akhirnya hujan turun deras.<br><br>Putri: Tuh, kan bener apa kata Kiki. Dadu ngeyel banget sih!<br><br>Ray: Tahu gini mending rebahan di rumah Kakek Zainudin.<br><br>Mursid: Udah, guys. Kita neduh aja dulu sampai hujan reda terus pulang ke rumah Kakek Zainudin.<br><br>Mereka berteduh selama satu jam di bawah pohon besar. Setelah hujan reda, mereka kembali berdebat…<br><br>Dadu: Ayo, lanjut guys.<br><br>Kiki: Hm, kayanya kita pulang aja deh, Du. Cuaca gak mendukung. Ini bisa jadi hujan lagi deh kayaknya.<br><br>Dadu: Ya ampun, Ki. Belum ada setengah jalan. Sayang banget!<br><br>Ray: Eh, Du. Kalau kamu mau nyasar mending sendirian aja, kalau mau susah-susah jalan di jalanan menanjak dan licin, sendiri aja. Jangan bawa-bawa kita!<br><br>Dadu: Oh, ya udah! Aku jalan sendiri!<br><br>Dadu mendengus kesal sambil terus berjalan. Namun, baru beberapa langkah Dadu berjalan, tiba-tiba terdengar suara aneh dari semak-semak. Dadu menghentikan langkahnya, empat orang temannya juga membeku di tempat sambil menyaksikan punggung Dadu.<br><br>Terdengar suara dari sembarang arah… Bagian pada contoh naskah drama 7 orang singkat ini memasuki klimaks di sini.<br><br>Hantu: Kembali ke tempat asal kalian. Jangan jelajahi hutan ini lebih jauh. Ini bukan tempat kalian. Kembali sekarang atau kalian tidak akan selamat.<br><br>Suara itu terdengar jelas dan membuat bulu kuduk mereka merinding. Dadu yang tadinya berjalan ke depan, seketika membalikkan tubuhnya dan membeku menatap empat orang temannya di belakang.&nbsp;<br><br>Kaki Dadu seolah kaku, tidak bisa bergerak, sementara angin terus berembus membuat suasana semakin tegang. Melihat Dadu berdiri kaku, Ray dan Mursid bergegas menghampiri Dadu dan segera menepuk Dadu untuk menyadarkannya.<br><br>Sementara Putri dan Kiki terus merapal doa dari jarak berbeda. Setelah sadar, Dadu dirangkul Ray dan Mursid dari sisi kanan dan kiri kemudian ketiganya bergegas menghampiri Putri serta Kiki di tempat semula. Singkatnya, mereka kembali lagi ke rumah kakek Zainudin.<br><br>Di rumah, kakek Zainudin sudah menunggu seolah tahu mereka dari mana. Hari ternyata sudah menjelang Magrib, padahal mereka merasa baru dua jam di dalam hutan. Di rumah Kakek Zainudin sudah ramai orang karena mengira mereka menghilang.<br><br>Dalam contoh naskah drama 7 orang singkat, melihat kelima anak-anak pulang, Kakek Zainudin hanya berkata…<br><br>Zainudin: Bersihkan diri kalian, lalu istirahatlah. Besok kembali lagi ke rumah masing-masing. Lupakan kejadian ini. Ingat, jangan pernah sembarangan di tempat orang lain.<br><br>Singkatnya mereka menuruti perkataan Kakek Zainudin dan kembali ke rumah masing-masing setelah keesokan harinya. Kelima anak tersebut meminta maaf kepada Kakek Zainudin karena sudah lancang.</p>



<p>Dari salah satu contoh naskah drama 7 orang singkat di atas dapat ditemukan kesimpulan untuk tidak sembarangan dalam bertindak.</p>



<p>Apalagi di tempat orang lain, sewajarnya untuk meminta izin dan berlaku jujur apabila memiliki rasa penasaran seperti Dadu.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong> 5. Tema Kemanusiaan</strong></h2>



<p>Lanjut lagi contoh naskah drama singkat<strong> </strong>tentang tema kemanusiaan. Drama ini tentunya diperankan oleh tujuh orang dengan pengambilan latar di jalanan ibu kota.</p>



<p>Tokoh:</p>



<ul>
<li>Ibu&nbsp;</li>



<li>Anak&nbsp;</li>



<li>Anak muda 1</li>



<li>Anak muda 2</li>



<li>Gelandangan</li>



<li>Pengendara mobil</li>



<li>Polisi</li>
</ul>



<p class="has-very-light-gray-background-color has-background">Salah satu contoh naskah drama 7 orang singkat ini diawali dengan seorang pengendara mobil dengan kecepatan tinggi menabrak seorang gelandangan yang sedang menyeberang jalan. Gelandangan itu tersungkur ke aspal sambil mengaduh. Tidak jauh dari lokasi ada pos polisi yang sedang memantau arus lalu lintas.<br><br>Sementara di seberang jalan ada seorang ibu dengan anaknya yang menghentikan langkahnya untuk menyeberang jalan. Di sisi lain ada dua anak muda sedang menyaksikan kejadian tersebut dengan raut kaget.<br><br>Gelandangan: Aduh…<br><br>Pengendara mobil: Gak punya mata ya?<br><br>Polisi: Ada apa, Pak? (tanyanya pada pengendara mobil)<br><br>Pengendara mobil: Ini udah jelas lampu hijau malah nyebrang jalan, Pak.<br><br>Polisi mengalihkan pandangan ke gelandangan yang sekarang tersungkur di aspal. Tanpa menunggu lama, polisi membantu gelandangan itu bangun.<br><br>Polisi: Bapak kenapa menyeberang saat lampu masih merah?<br><br>Gelandangan menatap ke sembarang arah dan menjawab…<br><br>Gelandangan: Saya tidak bisa melihat, Pak. Saya menyeberang karena kata dua anak muda di sana, lampu sudah hijau.<br><br>Polisi membantu membawa gelandangan ke pos, setelah memastikan semua kondisi aman, pengendara mobil kembali mengemudikan kendaraannya. Selesai mengamankan gelandangan, polisi menyeberang jalan menghampiri kedua anak muda.<br><br>Anak muda 1: Ampun, Pak, ampun. Saya gak ikut-ikutan. Itu kerjaan temen saya.<br><br>Anak muda 2: Eh, kok, nuduh. Kamu yang tadi bilang lampunya sudah hijau!<br><br>Polisi: Sudah, kalian berdua ikut saya ke pos!<br><br>Singkat cerita, mereka berdua mengikuti polisi ke pos. Sementara anak dan ibu masih berada di tempat yang sama seperti sebelumnya.&nbsp;<br><br>Anak: Bu, kasihan ya orang yang kena tabraknya…<br><br>Ibu: Iya, Nak. Lebih kasihan dua om-om yang dibawa polisi tadi. Kasihan, miskin akhlaknya. Kelak kamu besar tidak boleh seperti itu, ya. Harus peduli terhadap sesama.<br><br>Anak itu mengangguk dan tersenyum. Karena melihat lampu merah sudah menyala, akhirnya mereka memutuskan untuk menyeberang jalan.</p>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading"><strong>6. Tema Sekolah</strong></h2>



<p>Cerita ini menggambarkan kehidupan siswa SMA yang sedang mempersiapkan acara pentas seni sekolah.</p>



<p>Tokoh:</p>



<ul>
<li>Rani</li>



<li>Tika</li>



<li>Lala</li>



<li>Dimas</li>



<li>Yoga</li>



<li>Seno</li>



<li>Bu Rika (guru seni)</li>
</ul>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Di ruang kelas sore hari, tujuh orang sedang berdiskusi serius.<br><br>Bu Rika: “Baik, anak-anak, pentas seni tinggal seminggu lagi. Siapa yang sudah siap tampil?”<br><br>Rani: “Kelompok kami, Bu. Tapi masih bingung mau bawain drama atau tarian.”<br><br>Tika: “Aku sih maunya drama aja, Bu. Lebih gampang, gak perlu hafalin gerakan.”<br><br>Yoga: “Drama juga hafalan, Tik. Hafalin naskah malah lebih banyak.”<br><br>Dimas: “Ya udah, kita gabungin aja. Drama musikal. Jadi gak monoton.”<br><br>Seno: “Setuju! Tapi siapa yang nyanyi? Suara aku pas-pasan, lho.”<br><br>Lala: “Tenang, aku bisa bantu nyanyi. Tapi tolong ya, jangan ada bagian joget aneh-aneh kayak tahun lalu.”<br><br>Semua tertawa mengingat penampilan lucu Yoga saat pentas tahun sebelumnya.<br><br>Bu Rika: “Ide bagus, drama musikal. Tapi kalian harus latihan sungguh-sungguh. Ibu gak mau kalian tampil asal-asalan.”<br><br>Rani: “Siap, Bu. Nanti sore kita latihan di aula.”<br><br>Tika: “Eh tapi aku ada les, bisa nyusul gak?”<br><br>Yoga: “Yaelah, Tik. Pentas tinggal seminggu, masa masih mikirin les?”<br><br>Tika: “Ya kan les penting juga.”<br><br>Seno: “Udah-udah, kita atur aja jadwalnya biar semua bisa ikut latihan.”<br><br>Akhirnya mereka sepakat untuk latihan setiap sore. Hari-hari berikutnya diisi dengan tawa dan sedikit perdebatan kecil. Ada yang salah nyanyi, ada yang lupa dialog, tapi mereka tetap kompak.<br><br>Menjelang hari H, Bu Rika datang membawa kabar mengejutkan.<br><br>Bu Rika: “Anak-anak, satu kelompok batal tampil. Kalian mau ambil slot mereka?”<br><br>Dimas: “Berarti tampil dua kali, Bu?”<br><br>Bu Rika: “Iya. Tapi kalau tidak sanggup, gak apa-apa.”<br><br>Rani: “Kami sanggup, Bu!”<br><br>Malam pementasan tiba. Drama musikal mereka sukses besar, penonton tertawa dan bertepuk tangan meriah.<br><br>Bu Rika: “Kalian luar biasa. Kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil.”<br><br>Rani: “Terima kasih, Bu. Kalau bukan karena bimbingan Ibu, gak bakal sukses.”</p>



<p>Pesan moral dari contoh naskah drama 7 orang singkat ini adalah pentingnya kerja sama dan komitmen. Dengan semangat dan kekompakan, apa pun bisa dicapai.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>7. Tema Lingkungan</strong></h2>



<p>Drama bertema lingkungan sering digunakan dalam kegiatan sekolah untuk menanamkan nilai kepedulian terhadap alam sejak dini.</p>



<p>Melalui dialog dan peran sederhana, siswa bisa belajar pentingnya menjaga kebersihan dan bekerja sama demi lingkungan yang sehat.</p>



<p>Tokoh:</p>



<ul>
<li>Laras</li>



<li>Rio</li>



<li>Andi</li>



<li>Cika</li>



<li>Rena</li>



<li>Dito</li>



<li>Pak Arman (guru Biologi)</li>
</ul>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Cerita dimulai di halaman sekolah saat jam istirahat.<br><br>Laras: “Eh, lihat deh, tempat sampah udah penuh banget.”<br><br>Cika: “Iya, padahal baru dua hari lalu dibersihin.”<br><br>Rio: “Itu si Dito, buang botol sembarangan lagi.”<br><br>Dito: “Lho, cuma satu botol doang. Lagian nanti juga disapu petugas.”<br><br>Rena: “Nah itu dia, mindset kayak gitu yang bikin lingkungan makin kotor.”<br><br>Pak Arman datang membawa beberapa brosur.<br><br>Pak Arman: “Anak-anak, minggu depan kita ikut lomba sekolah hijau. Siapa mau jadi panitia?”<br><br>Andi: “Saya, Pak! Sekalian biar Dito belajar buang sampah di tempatnya.”<br>Semua tertawa.<br><br>Pak Arman: “Bagus. Kita bagi tugas. Rena dan Laras bagian taman, Rio dan Cika bagian daur ulang, Dito dan Andi bagian kebersihan kelas.”<br><br>Keesokan harinya, mereka mulai bekerja. Rena dan Laras menanam bunga, Rio membuat kerajinan dari botol bekas, dan Dito dengan malas menyapu halaman.<br><br>Dito: “Capek banget, Rin. Nggak bisa istirahat dulu?”<br><br>Andi: “Lihat tuh, cewek-cewek aja semangat. Masa kamu enggak?”<br><br>Dito: “Oke deh, gue bantu lagi.”<br><br>Beberapa hari kemudian, lingkungan sekolah jadi jauh lebih bersih dan asri. Saat penilaian tiba, sekolah mereka menang sebagai juara pertama lomba sekolah hijau.<br><br>Pak Arman: “Hebat! Kalian buktikan bahwa kerja sama itu kunci keberhasilan.”<br><br>Rena: “Dan buang sampah sembarangan itu bukan hal kecil, ya, Pak.”<br><br>Dito: “Iya, saya kapok, Pak. Sekarang malah jadi rajin bersih-bersih.”</p>



<p>Amanat dari contoh naskah drama 7 orang singkat ini adalah menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>8. Tema Cinta Remaja</strong></h2>



<p>Drama bertema cinta remaja cocok untuk menggambarkan dinamika perasaan anak muda di sekolah.</p>



<p>Meskipun ringan, cerita seperti ini dapat mengandung pesan moral tentang kejujuran, kepercayaan, dan pentingnya komunikasi dalam hubungan pertemanan atau percintaan.</p>



<p>Tokoh:</p>



<ul>
<li>Naya</li>



<li>Adit</li>



<li>Bella</li>



<li>Danu</li>



<li>Lilis</li>



<li>Sari</li>



<li>Pak Fadil (guru BK)</li>
</ul>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Naya sedang curhat ke Bella di kantin sekolah.<br><br>Naya: “Aku kesel, Bel. Adit kayaknya deket sama Lilis akhir-akhir ini.”<br><br>Bella: “Emang kenapa? Kan mereka temenan.”<br><br>Naya: “Iya, tapi mereka chatting terus. Aku jadi mikir yang aneh-aneh.”<br><br>Danu yang duduk di meja sebelah tiba-tiba menyahut.<br><br>Danu: “Udah deh, Nay. Cowok itu suka sama cewek yang gak overthinking.”<br><br>Naya: “Kamu gak ngerti, Nu.”<br><br>Sementara itu, Adit dan Lilis sedang latihan drama di aula. Sari yang jadi sutradara memperhatikan mereka.<br><br>Sari: “Adit, Lilis, adegan pegangan tangannya harus lebih natural ya. Kayak beneran pacaran.”<br><br>Adit: “Lho, tapi saya udah punya pacar, Kak.”<br><br>Sari: “Ya, pura-pura aja.”<br><br>Naya yang lewat di depan aula melihat adegan itu dan langsung salah paham. Ia berlari pergi dengan mata berkaca-kaca.<br><br>Keesokan harinya, Pak Fadil memanggil Naya dan Adit ke ruang BK.<br><br>Pak Fadil: “Kalian berdua kenapa jadi dingin begini? Masalah apa?”<br><br>Naya: “Saya cuma salah paham, Pak.”<br><br>Adit: “Saya juga salah, Pak. Harusnya langsung jelasin.”<br><br>Setelah berbicara, keduanya saling memaafkan. Bella dan Danu masuk ke ruang BK sambil membawa bunga plastik.<br><br>Bella: “Tanda damai, nih.”<br><br>Danu: “Biar gak ada drama lagi.”<br><br>Semua tertawa.</p>



<p>Pesan moral: Jangan cepat berasumsi tanpa tahu kebenaran. Komunikasi jujur dapat mencegah kesalahpahaman.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>9. Tema Gotong Royong</strong></h2>



<p>Tema gotong royong sangat relevan untuk menggambarkan semangat kebersamaan di masyarakat Indonesia.</p>



<p>Naskah drama ini bisa dimainkan di kegiatan sekolah atau acara kampung untuk mengajarkan nilai kerja sama, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.</p>



<p>Tokoh:</p>



<ul>
<li>Pak RT</li>



<li>Bu RT</li>



<li>Andra</li>



<li>Beni</li>



<li>Della</li>



<li>Eko</li>



<li>Rafi</li>
</ul>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Suasana kampung pagi hari. Warga sedang bersiap kerja bakti.<br><br>Pak RT: “Ayo semuanya, kita mulai bersihin selokan!”<br><br>Eko: “Duh, panas banget, Pak.”<br><br>Bu RT: “Baru juga mulai udah ngeluh.”<br><br>Andra: “Udah, Ko. Kalau bareng-bareng mah cepet kok.”<br><br>Della: “Aku bagian tanam bunga, ya!”<br><br>Rafi: “Aku bantu Della, Pak.”<br><br>Beni: “Aku dan Andra bagian angkut sampah.”<br><br>Mereka pun bekerja sama. Eko awalnya malas, tapi melihat teman-temannya antusias, ia ikut semangat.<br><br>Bu RT: “Nah gitu, Ko! Kalau bareng, kerja berat pun jadi ringan.”<br><br>Setelah dua jam, halaman kampung jadi bersih dan tertata rapi.<br><br>Pak RT: “Luar biasa, anak muda sekarang ternyata masih peduli lingkungan.”<br><br>Eko: “Iya, Pak. Ternyata seru juga kerja bareng.”<br><br>Della: “Makanya, jangan males.”<br><br>Semua tertawa bersama.</p>



<p>Amanat dari contoh naskah drama 7 orang singkat ini adalah semangat gotong royong mempererat hubungan antarwarga dan menumbuhkan kepedulian sosial.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>10. Tema Kepemimpinan dan Tanggung Jawab</strong></h2>



<p>Tema ini menggambarkan pentingnya sikap adil, tanggung jawab, dan kemampuan memimpin dalam kelompok.</p>



<p><strong>Tokoh:</strong></p>



<ul>
<li>Farhan (Ketua Kelas)</li>



<li>Riko</li>



<li>Maya</li>



<li>Sinta</li>



<li>Ardi</li>



<li>Wulan</li>



<li>Pak Deni (Wali Kelas)</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Naskah Drama “Pemimpin yang Dipercaya”</strong></h3>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Suasana kelas terlihat ramai saat jam kosong. Farhan sedang berdiri di depan papan tulis sambil memegang buku catatan.<br><br>Farhan: “Teman-teman, minggu depan kita ada lomba kelas bersih. Kita harus bagi tugas dari sekarang.”<br><br>Riko: “Ah, santai aja, Han. Masih lama, kok.”<br><br>Maya: “Justru karena masih lama, kita harus siapin dari sekarang.”<br><br>Sinta: “Setuju. Jangan sampai mepet kayak acara kemarin.”<br><br>Ardi: “Oke, terus aku ngapain?”<br><br>Farhan: “Ardi dan Riko bagian bersihin gudang. Maya dan Sinta hias kelas. Wulan bantu dokumentasi.”<br><br>Wulan: “Siap.”<br><br>Riko terlihat kurang bersemangat.<br><br>Riko: “Gudang lagi, gudang lagi…”<br><br>Farhan: “Kalau kamu ada usul lain, bilang aja. Kita musyawarah.”<br><br>Riko terdiam sejenak.<br><br>Riko: “Ya udah, deh. Aku ikut.”<br><br>Beberapa hari kemudian, sebagian tugas belum selesai karena Riko sering datang terlambat.<br><br>Maya: “Han, kalau begini terus kita bisa kalah.”<br><br>Farhan: “Aku coba ngomong baik-baik sama Riko.”<br><br>Farhan menghampiri Riko.<br><br>Farhan: “Ko, aku butuh kamu serius. Ini tanggung jawab kita bersama.”<br><br>Riko: “Maaf, Han. Aku kebanyakan main. Mulai besok aku lebih disiplin.”<br><br>Keesokan harinya, Riko datang paling pagi dan langsung membersihkan gudang.<br><br>Ardi: “Wah, rajin banget sekarang.”<br><br>Riko: “Hehe, kapok dimarahin ketua.”<br><br>Saat hari penilaian tiba, kelas mereka terlihat paling rapi dan kreatif.<br><br>Pak Deni: “Kelas kalian luar biasa. Ini hasil kerja sama yang baik dan kepemimpinan yang matang.”<br><br>Farhan: “Terima kasih, Pak. Ini usaha kita semua.”<br><br>Wulan: “Tanpa kerja sama, nggak bakal berhasil.”<br><br>Semua tersenyum bangga.</p>



<p>Amanat: Seorang pemimpin yang baik adalah yang adil, mau mendengar, dan bertanggung jawab. Kerja sama dan kedisiplinan akan membawa kelompok pada keberhasilan.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-bahasa-sunda-pendek-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-bahasa-sunda-pendek-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/12/contoh-naskah-drama-bahasa-sunda-pendek-720x480.jpg" alt="9 Contoh Naskah Drama Bahasa Sunda Pendek dan Mudah Dihafal" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">9 Contoh Naskah Drama Bahasa Sunda Pendek dan Mudah Dihafal</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Dari contoh naskah drama 7 orang singkat di atas dapat ditemukan amanat bahwa empati adalah salah satu ciri manusia hidup bersosial. </p>



<p>Terkadang tidak semua jenis candaan bisa menjadi lucu apabila tidak tepat sasarannya.</p>



<p>Ada banyak sekali <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-pendek-2-orang-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label=" (opens in a new tab)">contoh naskah</a> yang tidak kalah menarik dan penuh pesan moral dari berbagai sumber terpercaya. </p>



<p>Kamu juga bisa mencari referensi jenis naskah terdahulu yang ditulis langsung oleh seorang penulis terkenal.</p>



<p>Melalui serangkaian tema yang kami berikan, kamu bisa menjadikannya referensi untuk menciptakan naskah baru. </p>



<p>Berbagai contoh naskah drama 7 orang singkat bisa ditiru dan dimodifikasi sesuai keinginan alurnya ingin diarahkan kemana. </p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/naskah-drama-bawang-merah-bawang-putih-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/naskah-drama-bawang-merah-bawang-putih-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/Sinopsis-dan-Contoh-Naskah-Drama-Bawang-Merah-Bawang-Putih-Singkat-500x285.jpg" alt="﻿Contoh Naskah Drama Bawang Merah Bawang Putih Singkat dan Sinopsisnya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">﻿Contoh Naskah Drama Bawang Merah Bawang Putih Singkat dan Sinopsisnya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading">FAQ</h3>



<div class="schema-faq wp-block-yoast-faq-block"><div class="schema-faq-section" id="faq-question-1709879144466"><strong class="schema-faq-question">7 Jenis naskah drama?</strong> <p class="schema-faq-answer">Jenis-jenis Teks Drama, yaitu: melodrama, heroik, farce, opera, sendratari, tablo. Berdasarkan bentuknya, terdapat drama dialog dan monolog.</p> </div> <div class="schema-faq-section" id="faq-question-1709879333934"><strong class="schema-faq-question">Apa saja ciri ciri drama? </strong> <p class="schema-faq-answer">Ciri-ciri drama adalah  berbentuk cerita atau permasalahan tertentu dalam dialog dan bertujuan untuk dipentaskan.</p> </div> <div class="schema-faq-section" id="faq-question-1709879412905"><strong class="schema-faq-question">Tokoh dalam naskah drama adalah? </strong> <p class="schema-faq-answer">Tokoh adalah pemeran dalam suatu cerita naskah drama yang menghidupkan jalannya suatu cerita. Setiap tokoh memiliki watak atau karakteristik tertentu. </p> </div> <div class="schema-faq-section" id="faq-question-1709879478478"><strong class="schema-faq-question">Susunan naskah drama yang benar adalah? </strong> <p class="schema-faq-answer">Susunan naskah drama yang benar adalah prolog, dialog, dan epilog.</p> </div> <div class="schema-faq-section" id="faq-question-1709879509505"><strong class="schema-faq-question">Wujud naskah drama? </strong> <p class="schema-faq-answer">Wujud naskah drama adalah ragam tutur atau dialog.</p> </div> </div>



<hr class="wp-block-separator has-css-opacity"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-7-orang-singkat-pljr/">9+ Contoh Naskah Drama 7 Orang Singkat dengan Tema yang Menarik</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/5-Contoh-Naskah-Drama-7-Orang-Singkat-dengan-Tema-yang-Menarik.jpg" length="453764" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/5-Contoh-Naskah-Drama-7-Orang-Singkat-dengan-Tema-yang-Menarik-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
                    <item>
            <title>5+ Contoh Naskah Drama 6 Orang tentang Berbagai Tema Menarik</title>
            <category>Bahasa Indonesia</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-6-orang-pljr/</link>
            <pubDate>Thu, 30 Oct 2025 04:36:00 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Ikki Riskiana</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-6-orang-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Berbagai contoh naskah drama 6 orang membantu kamu menulis naskah dengan baik, terutama ketika ada pelajaran Bahasa Indonesia. </p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-6-orang-pljr/">5+ Contoh Naskah Drama 6 Orang tentang Berbagai Tema Menarik</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p><a aria-label=" (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/info/contoh-teks-drama-modern-singkat/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Drama</a> adalah seni panggung yang sebelum penampilan membutuhkan naskah sebagai pemandu pemain melakukan adegan akting.</p>



<p>Kali ini contoh seni panggung yang diperankan oleh 6 orang dengan berbagai tema berbeda dan akhirnya memberikan amanat tersirat. </p>



<p>Mamikos akan langsung masuk ke contoh, kamu bisa menyimaknya dengan baik dan menerapkan teorinya secara tepat pada naskah sendiri. <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f4d6.png" alt="📖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f60a.png" alt="😊" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/2728.png" alt="✨" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Contoh Naskah Drama 6 Orang</strong></h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter"><img decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/4-Contoh-Naskah-Drama-6-Orang-Tentang-Berbagai-Tema-Menarik.jpg" alt="4 Contoh Naskah Drama 6 Orang Tentang Berbagai Tema Menarik" class="wp-image-161607" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/4-Contoh-Naskah-Drama-6-Orang-Tentang-Berbagai-Tema-Menarik.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/4-Contoh-Naskah-Drama-6-Orang-Tentang-Berbagai-Tema-Menarik-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/4-Contoh-Naskah-Drama-6-Orang-Tentang-Berbagai-Tema-Menarik-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/4-Contoh-Naskah-Drama-6-Orang-Tentang-Berbagai-Tema-Menarik-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/4-Contoh-Naskah-Drama-6-Orang-Tentang-Berbagai-Tema-Menarik-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">freepik.com/wayhomestudio</figcaption></figure></div>


<p>Berikut ada beberapa <a rel="noreferrer noopener" aria-label="contoh naskah (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/info/contoh-contoh-naskah-drama-pendek-tentang-toleransi-pljr/" target="_blank">contoh naskah</a> dengan jumlah 6 orang dengan tema menarik. Di antaranya adalah sebagai berikut ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>1. Naskah Drama Tema Horor</strong></h2>



<p class="has-very-light-gray-background-color has-background">Diceritakan dalam contoh naskah drama 6 orang ini, suatu malam ada tiga orang anak himpunan atau semacam perkumpulan mahasiswa jurusan. Mereka adalah Arman, Bono, dan Cepi. Mereka sedang menginap di kampus.&nbsp;<br><br>Malam hari saat ketiganya berada di sekretariat kampus, hawa lapar terjadi begitu kuat. <br><br>Di saat bersamaan terdengar pedagang cuanki lewat. Tanpa pikir panjang, mereka akhirnya memutuskan untuk mengambil mangkuk.<br><br>Arman: Bang, beli!<br><br>Bono dan Cepi yang kelaparan langsung bertanya,&nbsp;<br><br>Bono dan Cepi: Mau beli apaan?<br><br>Arman: Cuanki, di depan.<br><br>Awalnya biasa, Bono sama Cepi juga buru-buru mengeluarkan uang untuk membeli cuanki itu. Tapi, lama-lama si Arman ini kayak sadar akan sesuatu…<br><br>Sejenak dia mematung, terus nanya sama Bono dan Cepi,<br><br>Arman: Bon, Cep. Ini kita di sekre, kan? Arman nanya sambil gelagatnya udah mulai mencurigakan.<br><br>Buat kalian yang ga tau apa itu sekre, jadi sekre adalah sekretariat. Kalo di kampus, sekre ini biasanya satu ruangan tempat himpunan atau semacam organisasi setiap jurusan fakultas. <br><br>Jadi, si Arman, Bono, Cepi ini lagi sedang menginap di sekretariat jurusan mereka.<br><br>Penasaran, ada apa di balik pertanyaan Arman dalam contoh naskah drama 6 orang ini? Mendengar pertanyaan si Arman, Bono ini langsung spontan jawab sambil masih nyari dompet…<br><br>Bono: Iya, bener di sekree…<br><br>Tapi, perlahan jawaban Bono ini menggantung dan mereka bertiga malah jadi tatap-tatapan satu sama lain. Arman yang sudah sadar, tiba-tiba pergi ke jendela dan liat di luar sekre ini ada apa sebenarnya.<br><br>Dan ternyata…&nbsp;<br><br>Abang Cuanki: Jadi beli, A?<br><br>Betapa kagetnya Bono dalam contoh naskah drama 6 orang karena melihat pedagang cuanki itu melayang tidak menapaki tanah. Tangannya melambai-lambai seolah mengajak Bono ke suatu tempat. Dalam hitungan detik, Bono pingsan seketika.<br><br>Arman dan Cepi yang panik akhirnya mencoba menghubungi teman-temannya, Dodi dan Asep yang rumahnya terdekat dari kampus. Tidak berapa lama kemudian Dodi dan Asep datang sambil membawa sebotol air.<br><br>Cepi: Apa itu, Sep? Air rukiyah?&nbsp;<br><br>Asep: Bukan, ini tadi beli di warung deket kampus, aku aus.<br><br>Cepi: Oh, kirain air buat nyembur si Bono…<br><br>Dodi bergegas menghampiri Bono dan bertanya pada Arman<br><br>Dodi: Kenapa bisa pingsan, Man?<br><br>Arman: Tadi aku liat ada tukang cuanki jualan, Dod. Tapi dipikir lagi gak mungkin tukang cuanki jualan di depan lantai dua. Pas si Bono mastiin, eh, dia langsung pingsan.<br><br>Dodi: Haduh, bahaya ini mah, abis liat <em>ririwa </em>si Bono.<br><br>Tiba-tiba, dalam contoh naskah drama 6 orang ini Asep mencipratkan air di tangannya kepada Bono sambil sesekali menepuk pipi Bono.<br><br>Asep: Bon, Bon, bangun, Bon. <em>Ieu urang mawa lotek!</em><br><br>Bono bangun seketika dan menyambar lotek di tangan Asep dengan cepat.<br><br>Cepi: <em>Eh, ai maneh, bohongan pingsan, teh?</em><br><br>Bono: <em>Nyaan, CVep. Ngan lapar!</em><br><br>Singkat cerita, mereka menyantap makanan yang dibawa Asep dan Dodi bersama-sama. Bono meminta jendela yang menghadap keluar ditutup, mereka menurutinya dan tidak pergi kemana-mana sampai subuh tiba.<br></p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-malin-kundang-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-malin-kundang-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/12/Contoh-Naskah-Lakon-Drama-Malin-Kundang-Singkat-untuk-Beberapa-Orang-500x333.jpg" alt="Contoh Naskah Lakon Drama Malin Kundang Singkat untuk Beberapa Orang" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Naskah Lakon Drama Malin Kundang Singkat untuk Beberapa Orang</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>2. Naskah Drama Tema Percintaan</strong></h2>



<p>Lanjut ke contoh naskah drama 6 orang kedua, kali ini bertema percintaan yang abadi dalam sebuah pernikahan. Tokohnya ada enam orang, detailnya kamu bisa melihat kisah mereka di sini! </p>



<p class="has-very-light-gray-background-color has-background">Kali ini penceritaannya agak unik karena mengambil dua latar berbeda. Kru panggung harus bersiap menata panggung dengan seapik mungkin. Satu babak tentang Boy di masa kecil yang masih duduk di bangku kelas 2 SMA dan sering memandangi anak kelas 1 SD.<br><br>Adik Kecil: Di sini senang, di sana senang. Di mana-mana hatiku senang&#8230;<br><br>Dan selalu lagu itu yang aku dengar ketika bis sekolahmu meninggalkan asap di depan rumahmu.&nbsp;<br><br>Mamah Boy: Boy&#8230;<br><br>Boy: Iya, mam. Ini aku berangkat. Assalammualaikum&#8230;<br><br>Kali ini gantian knalpot motorku yang meninggalkan asap. Di depan rumahku yang tepat berhadapan dengan rumahmu.<br><br>Itulah rasa cinta di pagi hari yang selalu aku rasakan. Dan selalu terulang di pagi-pagi berikutnya.&nbsp;<br><br>***<br><br>Keunikan contoh naskah drama 6 orang semakin tampak di sini. Kali ini latar tempat tetap sama, namun suasananya sudah berbeda. Tepat di depan teras rumahnya, Boy memperhatikan rumah di depannya.<br><br>Perbedaannya sekarang Boy sudah tua, sudah memiliki istri dan dua orang anak. Jika dulu Boy memperhatikan anak SD di depannya, sekarang Boy memiliki anak-anak yang sudah berkuliah dan beranjak SMA.<br><br>Keenan (Anak kedua Boy): Yah, aku berangkat, ya. Assalammualaikum.<br><br>Kinanti (Anak pertama Boy): Aku juga ya, Yah. Assalammualaikum.<br><br>Keduanya berangkat setelah menyalami Boy. Keenan berangkat dengan motornya, sementara Kinanti sudah memesan ojek online menuju kampusnya.&nbsp;<br><br>Dari dalam rumah, datang sebuah suara yang akan menjadi plot twist dalam contoh naskah drama 6 orang ini. Siapakah dia? Apakah Boy menikahi anak SD sekian tahun lalu?<br><br>Istri Boy: Kak&#8230; mau tambah tehnya?<br><br>Boy: Gak usah, Dek. Di sini saja duduk bersama Kakak. Kita saksikan pagi bersama-sama.<br><br>Istri Boy: Apa yang Kakak lihat dari pagi?, pagi selalu sama&#8230;<br><br>Boy: Justru itu. Karena pagi selalu sama, maka kita akan dapat melihat betapa pagi sangat patuh pada siapa seharusnya ia patuh.<br><br>Istri Boy: Lalu, apa yang menarik? Dari dulu hingga sekarang Kakak selalu enggan melewatkan pagi.<br><br>Boy: Karena pagi menyimpan kenangan. Dan pagi adalah waktu yang mencatat kita hingga kita sampai pada pagi hari ini.<br><br>Istri Boy: Ouh&#8230; aku rasa aku sudah terlalu tua untuk berpikir apa yang Kakak ucapkan. Baiklah, lebih baik aku memasak air untuk mengisi termos. Jika Kakak ingin sesuatu, aku ada di dapur.<br><br>Istriku selalu begitu. Menyudahi pembicaraan tentang pagi dengan entah. Tetapi jangan pernah berpikir bahwa dia tidak paham apa yang aku maksudkan. Bahkan dia lebih paham dariku. Karena dia yang membawakan pagi untukku.<br><br>Kebanyakan dalam contoh naskah drama 6 orang ini memang merupakan narasi dari sosok Boy. Jadi, mesti ada narator juga di balik panggung untuk mendukung keberlangsungan setiap adegan.<br><br>***<br><br>Latar tempat masih di tempat semula, namun kali ini dalam contoh naskah drama 6 orang kembali mengambil waktu lampau.&nbsp;<br><br>Mamah: Boy!<br><br>Boy: Iya, mam&#8230;<br><br>Mamah: Boy, dia masih kelas 1 SD&#8230;<br><br>Yang pertama kali aku lakukan adalah menatap mamah dengan mata terbelalak sepenuhnya dan menggembungkan kedua sisi pipiku untuk menahan sesuatu. Cerita dalam contoh naskah drama 6 orang ini Mamah Boy khawatir Boy menjadi pedofil.<br><br>Boy: Hahaha…&nbsp;<br><br>Tawa. Sontak aku tertawa lepas saat mamah berkata demikian.<br><br>Boy: Siapa yang bilang dia udah SMA, mah? Berangkat ya. Assalamualaikum&#8230;<br><br>Dan dari spion motorku aku dapat melihat mamah menggeleng beberapa kali dengan wajah cemas. Ya, katakanlah demikian. Sementara aku selalu ingin tertawa lepas mengingat wajah mamah.<br><br>Dalam contoh naskah drama 6 orang ini hampir memasuki penyelesaian dan menjawab teka-teki yang dikhawatirkan Mamah Boy.&nbsp;<br><br>Boy: Hello adik manis&#8230;<br><br>Awalnya kamu mengambil langkah mundur. Berhati-hati pada orang baru yang mengajakmu berbicara. Ah, bagaimana bisa selama bertahun-tahun kita bertetangga baru kali ini aku mengenalkan diri.&nbsp;<br><br>Boy: Eh, jangan takut&#8230; kakak tinggal di depan sana&#8230;<br><br>Adik kecil: Kakak&#8230;<br><br>Belum selesai aku mengajakmu berbicara, kamu sudah memanggil kakakmu. Seolah benar saja aku ini berbahaya.&nbsp;<br><br>Dan aku dapat melihat kakakmu bergegas keluar dari rumah karena teriakanmu itu.<br><br>Mira (Istri Boy): Kenapa dek? Kamu jatoh?<br><br>Dan kamu berlari ke arahnya. Bersembunyi di balik tubuh kakakmu.&nbsp;<br><br>Mira (Istri Boy): Maaf, ada apa ya, Mas?<br><br>Boy: Eh ini, saya tetangga depan rumah kalian, cuma mau kenalan kok&#8230; tapi kayaknya adik mba ini takut&#8230;<br><br>Mira: Oh… hahaha<br><br>Kala itu aku ingin menghentikan waktu, berhenti saat aku mampu menikmati tawamu.<br><br>Boy: Saya Boy&#8230;<br><br>Mira: Oh, saya Mira, mas. Maafkan adik saya, dia pemalu&#8230;<br><br>Sore itu kita menukar tawa.<br><br>***<br><br>Dalam contoh naskah drama 6 orang ini, kembali lagi ke latar situasi ketika Boy sudah tua dan sedang duduk di beranda rumahnya. Kali ini pasti kamu sudah bisa menjawab siapa istri Boy, ya, kakak dari anak SD yang selalu Boy perhatikan.<br><br>Boy: Dek Mira&#8230;<br><br>Mira (Istri Boy): Iya, kak&#8230;<br><br>Akhir dari contoh naskah drama 6 orang adalah Boy menikahi Mira karena sejak awal sebenarnya memang Mira yang Boy perhatikan. Mira selalu keluar rumah mengantarkan adiknya pergi ke sekolah. Saat Boy kelas 2 SMA, Mira duduk di bangku kelas 2 SMP.</p>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading"><strong>3. Naskah Drama Tema Tanggung Jawab</strong></h2>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-tentang-persahabatan-dan-cinta-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-tentang-persahabatan-dan-cinta-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/Contoh-Naskah-Drama-6-Orang-Tentang-Persahabatan-dan-Cinta-500x334.jpg" alt="Contoh Naskah Drama 6 Orang Tentang Persahabatan dan Cinta" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Naskah Drama 6 Orang Tentang Persahabatan dan Cinta</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p class="has-very-light-gray-background-color has-background">Lanjut lagi ke contoh naskah drama 6 orang berikutnya, kali ini temanya tentang keluarga. Tapi, serunya dalam naskah ini diceritakan tokoh dalam bentuk manusia sebanyak tiga orang, ayah, ibu, dan adik serta sehelai handuk tiga buah, handuk ayah, handuk ibu, dan handuk adik.<br><br>Tantangan dalam pementasan drama ini adalah pemeran dan kru panggung harus bisa menginterpretasikan pesan dengan baik. Awal cerita, ketiga handuk itu tergantung secara rapi di depan kamar mandi.<br><br>Senin pagi<br><br>Ibu: Yah… ayo mandi dulu, keburu adik bangun, nanti berebutan loh.<br><br>Ayah: Iya, Bu. Suaranya menyahut dari jauh karena ayah baru keluar kamar selepas shalat Subuh<br><br>Terdapat beberapa adegan dalam contoh naskah drama 6 orang bagian ini. Ayah mengambil handuk di depan kamar mandi dan segera memasuki kamar mandi untuk membersihkan diri.&nbsp;<br><br>Sementara ibu memasak menyiapkan sarapan sebelum adik bangun. Tidak lama kemudian, adik bangun dan segera bergegas menghampiri ibu.<br><br>Adik: Ibu…<br><br>Ibu: Eh, sudah bangun? Ambil wudhu dulu, shalat subuh lalu mandi, ya…<br><br>Adik mengangguk dan kembali ke kamar untuk melaksanakan shalat subuh.&nbsp;<br><br>Beberapa menit kemudian ayah sudah selesai mandi sementara adik segera memasuki kamar mandi untuk bersiap pergi ke sekolah. Adik selalu lupa membawa handuknya. Dalam contoh naskah drama 6 orang ini, kamu akan menyaksikan percakapan para handuk.<br><br>Handuk ayah: Wah, segar sekali rasanya habis mandi!<br><br>Handuk adik: Huft, kenapa adik selalu lupa membawaku bersamanya?<br><br>Handuk ayah dan handuk ibu: Hahaha sabar ya…<br><br>Handuk ibu: Ibu juga selalu mandi lebih akhir, saat ayah dan adik sudah berangkat, aku baru mandi juga, deh. Jadi aku selalu paling bau diantara kalian.<br><br>Handuk ayah dan handuk adik: Hahaha sabar ya…<br><br>Sudah menjadi kebiasaan adik, ketika mandinya sudah selesai, dia akan tersadar belum membawa handuk bersamanya. Akhirnya, adik selalu berteriak meminta tolong kepada ibu. Sikap adik akan menjadi pemicu klimaks di dalam contoh naskah drama 6 orang ini.<br><br>Adik: Ibuuuu…&nbsp;<br><br>Ibu: Iyaaaa?<br><br>Adik: Adik lupa bawa handuk!<br><br>Ibu: Adik, kebiasaan, deh…<br><br>Ibu dengan cepat mengambil handuk adik dan menyerahkannya kepada adik. Adik segera membalut dirinya dengan handuk dan bergegas ke kamar untuk berganti pakaian. <br><br>Namun, seperti sudah menjadi kebiasaan adik juga ia selalu lupa menyimpan handuk ke tempatnya.<br><br>Handuk adik tersimpan begitu saja di atas kasur sampai ibu menyadarinya saat membersihkan kamar nanti.<br><br>Singkat cerita, ayah dan adik berangkat masing-masing, tinggal ibu yang tinggal di rumah dan berniat beres-beres rumah.<br><br>Latar tempat dalam contoh naskah drama 6 orang bergeser ke kamar adik. Ketika memasuki kamar adik, ibu melihat berantakannya kamar adik dan sehelai handuk tergeletak begitu saja di kasur.<br><br>Ibu: Astaga, Adik… kebiasaan, deh, gak pernah simpan handuk di tempat semula. Jadi lembab gini, kan. bau…&nbsp;<br><br>Handuk adik: Huhuhu… Ibu… aku akan flu kalau setiap hari adik begini…<br><br>Ya, tentu saja dialog Handuk adik dalam contoh naskah drama 6 orang tidak akan bisa terdengar oleh ibu. Namun, sebagai pemain perlu penghayatan untuk memerankannya dengan baik.<br><br>Singkat cerita, ibu membawa handuk adik ke tempatnya semula. Selesai beres-beres rumah, ibu akhirnya mandi dan tentunya selesai mandi, ibu tidak seperti adik yang lupa menyimpan kembali handuknya.<br><br>Handuk ibu: Ah, segarnya selesai mandi.<br><br>Handuk adik: Hatchi!<br><br>Handuk ayah dan Handuk ibu: Alhamdulillah. Waduh, kamu flu?<br><br>Handuk adik: Huhu, iya sepertinya. Adik selalu lupa menyimpan aku kembali ke tempat semua. Bulu-bulu handukku selalu basah…&nbsp;<br><br>Handuk ibu: Wah… kalau begitu kamu harus dijemur di bawah sinar matahari.<br><br>Handuk adik: Iya…<br><br>Sore hari tiba, adik sudah pulang dari sekolah dan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Kali ini diceritakan dalam contoh naskah drama 6 orang, adik tidak lupa untuk membawa handuknya. Akan tetapi, setelah menyentuh handuk, adik justru berteriak kepada ibu…<br><br>Adik: Ibu…<br><br>Ibu: Iya, kenapa, Dik?<br><br>Adik: Bu, handuk adik basah sekali… badan adik gak bisa kering kalau handuknya basah.<br><br>Ibu: Hm, ibu sengaja simpan handuk adik di sini. Adik selalu lupa simpan handuk ke tempatnya, jadi selalu lembab dan bau. Kalau begini terus, adik bisa-bisa mandi tanpa handuk.<br><br>Adik: Huh, ibu. Masa, adik mandi gak pakai handuk, mana bisa kering?<br><br>Ibu: Nah, makanya. Kalau adik mau handuk adik selalu kering, jangan lupa simpan kembali ke tempatnya.<br><br>Adik: Iya, deh, Bu. Maafin adik, ya, Bu.<br><br>Ibu: Oke, gak apa. Tapi kalau diulangi lagi, adik sendiri yang cuci handuknya ya?<br><br>Adik mengangguk, handuk adik akhirnya masuk mesin cuci untuk dibersihkan dan dijemur di bawah sinar matahari. Adik menggunakan handuk lain, di hari-hari berikutnya, adik tidak lagi lupa membawa dan menyimpan kembali handuknya.</p>



<p>Dari contoh naskah drama 6 orang ini alurnya cukup unik karena menggunakan benda mati sebagai tokoh. Jika ingin suasana berbeda, kamu juga bisa menerapkan cara ini kepada naskah buatanmu.</p>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading"><strong>4. Naskah Drama Tema Pemimpin</strong></h2>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/naskah-drama-6-orang-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/naskah-drama-6-orang-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/Contoh-Naskah-Drama-6-Orang-2-Laki-Laki-4-Perempuan-Singkat-Tentang-Persahabatan-500x333.jpg" alt="Contoh Naskah Drama 6 Orang 2 Laki-Laki 4 Perempuan Singkat tentang Persahabatan" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Naskah Drama 6 Orang 2 Laki-Laki 4 Perempuan Singkat tentang Persahabatan</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p class="has-very-light-gray-background-color has-background">Kali ini contoh naskah drama 6 orang tentang pemilihan seorang pemimpin dari ras minoritas di Indonesia. Ketegangan menjelang hari pemilihan akan terbaca jelas, meskipun hanya disampaikan melalui dialog.<br><br>Mira selalu mendengarkan berita yang hampir setiap hari berulang di televisi. Ketika bangun untuk mengambil air wudu saat subuh, Ibunya sudah menyalakan televisi dengan pemberitaan yang itu-itu lagi.&nbsp;<br><br>Mira: Kenapa sih, Bu, orang-orang ga suka kalau pemimpin kita bukan Islam?<br><br>Ibu: Mungkin karena mayoritas masyarakat kita Muslim, Nak. Khawatir kalau yang mimpin bukan Islam, gak sesuai sama harapan rakyat.<br><br>Aldo (Kakak pertama Mira): Halah, yang Islam aja belum tentu sesuai, Bu. Agama buat identitas aja kok ribet.<br><br>Ayah: Hush!&nbsp;<br><br>Melly (Kakak kedua Mira): Tapi yang dibilang Aldo bener, loh, Bu. Liat aja, pas beliau jadi wakil gubernur, ikut kerja, kok, keliatan. Malah programnya bagus-bagus.<br><br>Ayah: Hush!<br><br>Mira: Ayah ini apa sih, hush hush terus dari tadi?<br><br>Ayah: Itu, loh, adik ngalangin. Dik, geser, dik!<br><br>Valdo, adik bungkus dari Mira, Melly, dan Aldo yang sejak tadi berdiri di depan tv akhirnya bergerak ke pinggir, duduk bersama ketiga kakak dan kedua orang tuanya. Ternyata dalam contoh naskah drama 6 orang ini, ayah bermaksud menyuruh Valdo minggir.<br><br>Valdo: Bu, ganti, Bu. Adik mau nonton kartun aja. Ini ga seru!<br><br>Ibu meraih remot dan mengganti siaran televisi menjadi tayangan kartun.&nbsp;<br><br>Mira: Yah, tapi menurut ayah, gimana tentang berita tadi? Masa kita gak boleh milih pemimpin beda agama, Yah? Katanya toleransi.<br><br>Ayah menarik nafas sejenak dan membenarkan posisi duduk.<br><br>Ayah: Ayah pribadi tidak masalah siapa yang memimpin kita, asalkan paham tanggung jawab sebagai pemimpin itu seperti apa. Tapi, orang-orang juga punya alasan kenapa memilih hal berseberangan dengan kita, dengan kamu, Mir, misalnya.<br><br>Melly: Jadi, Ayah sependapat sama kami bertiga, dong tentang pemilihan pemimpin bukan Islam tadi?<br><br>Ayah: Ayah sepakat sama hati nurani. Ayah menghargai pendapat dan pilihan kalian. Orang kalian sudah besar, kok, mana bisa Ayah paksa-paksa.<br><br>Aldo: Wah, ada bahan kita sekeluarga milih satu pemimpin yang sama, nih hahaha.<br><br>Ibu: Hush, pilihan itu menurut hati. Ayah dan Ibu gak akan pernah paksa kalian. Ayah dan Ibu juga gak akan bertanya, kalian pilih siapa. Pilihlah tanpa keterpaksaan.<br><br>Ayah: Benar, biarlah itu menjadi urusan kepercayaan kita pribadi. Sisanya ya kita jalankan kehidupan seperti biasa saja. Mendengar percakapan orang tua dan kakak-kakaknya, dalam contoh naskah drama 6 orang ini Valdo merasa bingung…<br><br>Valdo: Pilih apa, Yah?<br><br>Ayah: Pilih ibu atau ayah, hayoh… lebih sayang siapa?<br><br>Semua orang tertawa, termasuk Valdo. Hari itu, suasana rumah selalu hangat seperti biasanya karena seorang pemimpin, seorang ayah yang berbijaksana menghargai keputusan setiap anggota keluarganya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">5. Naskah Drama Tema Persahabatan di Sekolah</h2>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Contoh naskah drama 6 orang kali ini bertemakan persahabatan yang diuji oleh kesalahpahaman di antara teman sekelas. Tokoh dalam drama ini terdiri atas: Naya, Tio, Rafi, Dina, Sinta, dan Pak Damar (guru mereka).<br><br>Suatu pagi di kelas XI IPS 2, suasana terasa sedikit tegang. Naya duduk termenung di pojok kelas, sementara Tio dan Rafi sedang berbicara pelan di dekat jendela.<br><br>Dina: (mendekati Naya) Kenapa sih, Nay? Dari tadi diem aja.<br><br>Naya: Nggak apa-apa, Din. Lagi males aja ngomong.<br><br>Sinta: (ikut duduk) Ih, jangan bohong. Aku denger loh katanya kamu marah sama Tio.<br><br>Naya: (menghela napas) Aku nggak marah, cuma kecewa aja.<br><br>Dina: Emang kenapa sih?<br><br>Naya: Tadi pagi aku liat Tio ngasih surat ke Sinta. Padahal kemarin dia bilang cuma temenan doang.<br><br>Sinta: (kaget) Loh, surat itu bukan dari Tio, tapi dari Rafi! Dia minta aku bantu kasih ke kamu, Nay!<br><br>Naya: (terkejut) Hah? Surat dari Rafi?<br><br>Rafi: (mendekat, wajahnya panik) Wah, iya, iya! Aku titip ke Tio soalnya malu ngasih langsung.<br><br>Tio: Nah, tuh kan, aku jadi kambing hitam. Dari tadi dibilang marah, padahal aku cuma bantuin.<br><br>Semua terdiam sejenak. Naya menatap mereka satu per satu, wajahnya mulai menyesal.<br><br>Naya: Maaf ya, Tio. Aku keburu salah paham.<br><br>Tio: Ya udah, gak apa-apa. Yang penting sekarang kamu tahu yang sebenarnya.<br><br>Pak Damar: (masuk ke kelas sambil tersenyum) Wah, dari luar kedengeran rame banget. Lagi bahas apa nih?<br><br>Dina: Hehe, cuma salah paham kecil, Pak.<br><br>Pak Damar: Bagus kalau sudah diselesaikan. Bapak senang lihat kalian kompak. Ingat, persahabatan itu diuji bukan pas senang, tapi pas salah paham. Yang penting kalian mau jujur dan saling maafkan.<br><br>Rafi: Iya, Pak. Kami udah baikan, kok.<br><br>Pak Damar: Nah, kalau gitu lanjut pelajaran, ya. Tapi sebelum itu, siapa yang mau bantu Bapak ambil spidol di ruang guru?<br><br>Tio: Saya, Pak. Sekalian minta izin, biar suasana adem dulu. Hehehe.<br><br>Semua tertawa, suasana kelas pun kembali ceria.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>6. Naskah Drama Tema Kejujuran dan Tanggung Jawab</strong></h2>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Tema dalam contoh naskah drama 6 orang ini mengangkat tentang pentingnya kejujuran di lingkungan sekolah. Tokoh dalam drama ini terdiri dari: Andi, Bima, Rara, Siska, Fajar, dan Bu Rini (guru BK).<br><br>Suasana kelas tampak sepi setelah jam istirahat. Beberapa siswa terlihat gelisah karena hasil ulangan Matematika akan dibagikan hari ini.<br><br>Rara: (berbisik) Aduh, deg-degan banget, deh. Aku takut nilainya jelek.<br><br>Siska: Sama. Semalem aku sampai nggak bisa tidur.<br><br>Andi: Santai aja, yang penting udah usaha.<br><br>Bima: (terlihat gugup) Iya… usaha…<br><br>Fajar: (memperhatikan Bima) Kok kamu kelihatan tegang banget, Bim?<br><br>Bima: Nggak apa-apa, cuma pusing aja.<br><br>Bu Rini masuk ke kelas sambil membawa kertas hasil ulangan.<br><br>Bu Rini: Selamat siang, anak-anak. Hari ini Ibu akan membagikan hasil ulangan kalian. Sebelumnya, Ibu ingin mengingatkan bahwa kejujuran adalah hal paling penting dalam belajar.<br><br>Semua siswa saling berpandangan.<br><br>Bu Rini: Ibu menemukan ada dua lembar jawaban yang sangat mirip. Setelah Ibu periksa, ternyata milik Bima dan Fajar.<br><br>Fajar: (kaget) Hah, Bu?<br><br>Bima: (menunduk) …<br><br>Bu Rini: Ibu tidak ingin langsung menyalahkan. Ibu ingin dengar penjelasan kalian.<br><br>Suasana kelas menjadi hening.<br><br>Fajar: Bu, saya nggak nyontek. Saya ngerjain sendiri.<br><br>Bima: (menarik napas) Bu… saya yang salah. Waktu ulangan, saya lihat jawaban Fajar karena saya nggak yakin sama jawaban sendiri.<br><br>Rara: (pelan) Bim…<br><br>Siska: Kenapa nggak bilang dari awal sih…<br><br>Bima: Saya takut nilainya jelek, Bu. Saya nyesel sekarang.<br><br>Bu Rini: Terima kasih karena kamu sudah jujur, Bima. Mengakui kesalahan itu tidak mudah, tapi itu langkah yang benar.<br><br>Andi: Kita semua pernah takut gagal, Bim. Tapi nyontek bukan solusi.<br><br>Bu Rini: Betul, Andi. Untuk kesalahan ini, Ibu akan memberi kalian kesempatan remedial. Tapi ingat, kejujuran jauh lebih berharga dari nilai tinggi.<br><br>Bima: Terima kasih, Bu. Saya janji nggak akan mengulanginya lagi.<br><br>Fajar: Iya, Bim. Lain kali kalau nggak ngerti, kita belajar bareng aja.<br><br>Bima: Makasih, Jar. Maaf ya.<br><br>Bu Rini: Nah, itu baru sikap yang baik. Sekarang, mari kita jadikan kejadian ini sebagai pelajaran bersama.<br><br>Semua siswa mengangguk setuju. Suasana kelas kembali tenang dan penuh semangat untuk belajar lebih baik.</p>



<p>Tuntas semua contoh skrip yang bisa dijadikan inspirasi di atas. Dari berbagai contoh naskah drama 6 orang tersebut, kamu bisa menjadikannya referensi untuk menuliskan naskah versi sendiri. </p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-7-orang-singkat-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-7-orang-singkat-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/5-Contoh-Naskah-Drama-7-Orang-Singkat-dengan-Tema-yang-Menarik-500x333.jpg" alt="9+ Contoh Naskah Drama 7 Orang Singkat dengan Tema yang Menarik" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">9+ Contoh Naskah Drama 7 Orang Singkat dengan Tema yang Menarik</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<hr class="wp-block-separator has-css-opacity"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-6-orang-pljr/">5+ Contoh Naskah Drama 6 Orang tentang Berbagai Tema Menarik</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/4-Contoh-Naskah-Drama-6-Orang-Tentang-Berbagai-Tema-Menarik.jpg" length="405232" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/4-Contoh-Naskah-Drama-6-Orang-Tentang-Berbagai-Tema-Menarik-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
                    <item>
            <title>Contoh Naskah Drama 5 Orang tentang Fitnah dan Pertengkaran Singkat</title>
            <category>Bahasa Indonesia</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-5-orang-tentang-fitnah-pljr/</link>
            <pubDate>Fri, 08 Mar 2024 09:26:44 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Fajar Laksana</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-5-orang-tentang-fitnah-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Sedang mencari referensi naskah drama berisi 5 orang? Baca contoh naskah drama tentang fitnah dan pertengkaran singkat di artikel ini.</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-5-orang-tentang-fitnah-pljr/">Contoh Naskah Drama 5 Orang tentang Fitnah dan Pertengkaran Singkat</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Contoh Naskah Drama 5 Orang tentang Fitnah dan Pertengkaran Singkat &#8211; Naskah drama merupakan salah satu karya sastra yang dapat diolah sehingga memuat wawasan dan kebajikan kehidupan.</p>



<p>Ada banyak tema di dalam naskah drama, salah satunya adalah drama yang bertema fitnah serta pertengkaran.</p>



<p>Apabila kamu sedang mencari referensi naskah drama berisi 5 orang yang bertema fitnah dan pertengkaran, kamu bisa membaca contoh naskah drama 5 orang tentang fitnah dan pertengkaran singkat di artikel ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Teknik Menulis Naskah Drama</h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-5-Orang-tentang-Fitnah-dan-Pertengkaran-Singkat.jpg" alt="Contoh Naskah Drama 5 Orang tentang Fitnah dan Pertengkaran Singkat" class="wp-image-226644" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-5-Orang-tentang-Fitnah-dan-Pertengkaran-Singkat.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-5-Orang-tentang-Fitnah-dan-Pertengkaran-Singkat-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-5-Orang-tentang-Fitnah-dan-Pertengkaran-Singkat-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-5-Orang-tentang-Fitnah-dan-Pertengkaran-Singkat-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-5-Orang-tentang-Fitnah-dan-Pertengkaran-Singkat-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption>Canva/@africa-images</figcaption></figure></div>



<p><a href="https://mamikos.com/info/cara-menulis-naskah-drama-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="Menulis naskah drama (opens in a new tab)">Menulis naskah drama</a> adalah proses kreatif yang melibatkan pengembangan karakter, plot, dialog, dan pengaturan panggung untuk menciptakan karya seni teater yang menarik. </p>



<p>Berikut adalah beberapa teknik yang bisa membantu dalam menulis naskah drama:</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. Penelitian dan Perencanaan</h3>



<p>Sebelum mulai menulis, lakukan penelitian tentang tema atau konsep yang ingin diangkat dalam drama.&nbsp;</p>



<p>Buatlah outline atau rencana garis besar cerita, termasuk pengenalan karakter, konflik utama, dan puncak klimaks. Perencanaan yang baik membantu menjaga alur cerita tetap terstruktur.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. Pengembangan Karakter</h3>



<p>Setiap karakter dalam naskah drama harus memiliki kepribadian yang khas dan motivasi yang jelas.&nbsp;</p>



<p>Gambarkan karakter dengan detail, termasuk latar belakang, tujuan, konflik internal, dan hubungan dengan karakter lainnya.&nbsp;</p>



<p>Hal ini membantu memperkaya interaksi antar karakter dalam drama.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. Membangun Konflik&nbsp;</h3>



<p>Konflik adalah elemen utama dalam drama yang memicu ketegangan dan menarik perhatian penonton.&nbsp;</p>



<p>Ciptakan konflik yang kuat dan bervariasi, baik itu konflik internal maupun eksternal antar karakter.&nbsp;</p>



<p>Konflik tersebut harus memberikan tantangan yang signifikan bagi karakter utama dan mendorong perkembangan cerita.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-singkat/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-singkat/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/5-Contoh-Naskah-Drama-4-Orang-dan-8-Orang-Singkat-500x333.png" alt="5+ Contoh Naskah Drama 4 Orang dan 8 Orang Singkat" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">5+ Contoh Naskah Drama 4 Orang dan 8 Orang Singkat</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading">4. Penggunaan Dialog yang Efektif</h3>



<p>Dialog adalah alat utama untuk mengembangkan karakter dan memajukan cerita dalam naskah drama.&nbsp;</p>



<p>Buatlah dialog yang realistis dan relevan dengan situasi serta karakternya. Hindari monolog yang berlebihan dan pastikan dialog mampu mengungkapkan emosi, konflik, dan tema utama secara efektif.</p>



<h3 class="wp-block-heading">5. Pengaturan Panggung dan Aksi</h3>



<p>Sertakan deskripsi panggung yang jelas dan detail untuk membantu sutradara dan para pemeran dalam memvisualisasikan setting dan aksi dalam drama.&nbsp;</p>



<p>Pertimbangkan ruang fisik, pencahayaan, properti, dan gerakan panggung yang diperlukan untuk menciptakan atmosfer yang sesuai dengan cerita.</p>



<!--nextpage-->



<h3 class="wp-block-heading">6. Revisi dan Feedback</h3>



<p>Setelah menyelesaikan naskah pertama, lakukan revisi secara berkala untuk menyempurnakan cerita, karakter, dan dialog.&nbsp;</p>



<p>Mintalah masukan dari rekan sejawat, mentor, atau audiens potensial untuk mendapatkan sudut pandang tambahan dan saran konstruktif.&nbsp;</p>



<p>Proses revisi membantu meningkatkan kualitas naskah drama secara keseluruhan.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-7-orang-singkat-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-7-orang-singkat-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/5-Contoh-Naskah-Drama-7-Orang-Singkat-dengan-Tema-yang-Menarik-500x333.jpg" alt="9+ Contoh Naskah Drama 7 Orang Singkat dengan Tema yang Menarik" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">9+ Contoh Naskah Drama 7 Orang Singkat dengan Tema yang Menarik</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Naskah Drama 5 Orang tentang Fitnah dan Pertengkaran Singkat</h2>



<h2 class="wp-block-heading">1. Bayang-Bayang Fitnah</h2>



<p>Tokoh:</p>



<ol><li>Maya: Seorang wanita muda yang ramah dan pekerja keras.</li><li>Rama: Teman baik Maya, pria yang teguh dan berprinsip.</li><li>Tia: Sahabat Maya yang cerdas dan ceria.</li><li>Danang: Pria tampan dan pintar yang cemburu dengan kesuksesan Maya.</li><li>Anita: Seorang wanita licik yang suka menyebarkan fitnah.</li></ol>



<p>Lokasi: Kantor besar di pusat kota.<br></p>



<p>(Maya sibuk bekerja di meja kerjanya. Rama duduk di sebelahnya, membantu menyusun dokumen.)<br></p>



<p>Maya: (Sambil tersenyum) &#8220;Terima kasih, Rama. Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan tanpa bantuanmu.&#8221;<br></p>



<p>Rama: &#8220;Tidak masalah, Maya. Teman selalu membantu satu sama lain.&#8221;<br></p>



<p>(Tia masuk, wajahnya tampak khawatir.)<br></p>



<p>Tia: &#8220;Maya, kamu harus tahu tentang apa yang sedang terjadi.&#8221;<br></p>



<p>Maya: &#8220;Ada apa, Tia?&#8221;<br></p>



<p>Tia: &#8220;Orang-orang mulai menyebarkan rumor tentangmu. Mereka mengatakan kamu mencuri ide proyek terbaru kita.&#8221;<br></p>



<p>Maya: (Terkejut) &#8220;Apa? Itu tidak benar sama sekali!&#8221;<br></p>



<p>Rama: &#8220;Kita harus menghentikan fitnah ini sebelum menjadi lebih buruk.&#8221;<br></p>



<p>(Danang masuk, memandang Maya dengan tatapan sinis.)<br></p>



<p>Danang: &#8220;Oh, jadi ini dia si pencuri ide.&#8221;<br></p>



<p>Maya: &#8220;Danang, kamu salah paham. Saya tidak pernah melakukan hal itu.&#8221;<br></p>



<p>Danang: &#8220;Ah, itu hanya alasanmu. Kamu hanya ingin meraih kesuksesan dengan cara apa pun.&#8221;<br></p>



<p>Tia: &#8220;Danang, jangan bersikap seperti itu. Maya tidak melakukan apa-apa.&#8221;<br></p>



<p>(Danang pergi dengan wajah marah.)<br></p>



<p>Anita: (Muncul dari balik pintu dengan senyum jahat) &#8220;Nampaknya kamu sedang dalam masalah, Maya.&#8221;<br></p>



<p>Maya: &#8220;Anita, apa yang kamu lakukan di sini?&#8221;<br></p>



<p>Anita: &#8220;Saya hanya ingin memberitahu kamu bahwa saya mendengar tentang tuduhan terhadapmu. Dan saya punya bukti yang bisa membuktikan bahwa kamu mencuri ide proyek itu.&#8221;<br></p>



<p>Maya: &#8220;Itu tidak benar! Kamu pasti menyebarkan fitnah.&#8221;<br></p>



<p>Anita: &#8220;Terserah kamu mau percaya atau tidak. Tapi saya sudah memberitahu bos tentang hal ini. Siapa yang akan percaya padamu sekarang?&#8221;<br></p>



<p>(Tia dan Rama mendekati Maya, mencoba memberikan dukungan.)<br></p>



<p>Rama: &#8220;Maya, jangan biarkan Anita mengalahkanmu. Kita akan menemukan cara untuk membersihkan namamu.&#8221;<br></p>



<p>Maya: &#8220;Terima kasih, Rama. Saya tidak akan membiarkan fitnah ini merusak reputasiku.&#8221;<br></p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading">(Tia mengambil tindakan, memutuskan untuk mengumpulkan bukti untuk membuktikan kebenaran.)<br></h4>



<p>(Terjadilah serangkaian peristiwa di mana Maya, dengan bantuan Tia dan Rama, berhasil mengumpulkan bukti yang memperlihatkan bahwa tuduhan fitnah yang dialamatkan padanya tidak berdasar.)<br></p>



<p>Maya: &#8220;Tia, ini adalah bukti bahwa saya tidak melakukan apa yang dituduhkan padaku.&#8221;<br></p>



<p>Tia: &#8220;Sangat bagus, Maya. Sekarang kita bisa membuktikan kebenaran kepada semua orang.&#8221;<br></p>



<p>(Para tokoh mempresentasikan bukti tersebut kepada bos dan rekan-rekan mereka.)<br></p>



<p>Bos: &#8220;Maya, saya minta maaf atas ketidaknyamanan ini. Ternyata fitnah tersebut tidak berdasar. Dan saya menghargai upaya kalian dalam membuktikan kebenaran.&#8221;<br></p>



<p>(Rama menatap Anita dengan tajam.)<br></p>



<p>Rama: &#8220;Anita, apa yang kamu lakukan sangat tidak etis. Saya harap kamu belajar dari ini.&#8221;<br></p>



<p>Anita: (Menundukkan kepala dengan malu) &#8220;Saya minta maaf. Saya tidak menyadari bahwa fitnah saya akan berdampak sebesar ini.&#8221;<br></p>



<p>Maya: &#8220;Semoga kita bisa belajar dari pengalaman ini bahwa fitnah tidak pernah membawa kebaikan. Mari kita jaga kepercayaan dan integritas kita dengan baik.&#8221;<br></p>



<p>(Tirai turun.)<br></p>



<p>Tamat.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-tentang-belajar-kelompok-kesombongan-kejujuran-dan-perbedaan-agama-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-tentang-belajar-kelompok-kesombongan-kejujuran-dan-perbedaan-agama-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/01/Contoh-Naskah-Drama-5-Orang-tentang-Belajar-Kelompok-Kesombongan-Kejujuran-dan-Perbedaan-Agama-720x480.png" alt="7+ Contoh Naskah Drama 5 Orang tentang Belajar Kelompok, Kesombongan, Kejujuran dan Perbedaan Agama" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">7+ Contoh Naskah Drama 5 Orang tentang Belajar Kelompok, Kesombongan, Kejujuran dan Perbedaan Agama</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">2. Kampus Penuh Fitnah</h2>



<p>Tokoh:</p>



<ol><li>Rani (tokoh utama)</li><li>Maya (sahabat Rani)</li><li>Dinda (sahabat Rani)</li><li>Ryan (teman Rani)</li><li>Lisa (antagonis)</li></ol>



<p>Setting: Dalam sebuah kampus<br></p>



<p>(Sebuah ruang kuliah di kampus. Rani, Maya, dan Dinda duduk bersama. Mereka terlihat sedang berdiskusi.)<br></p>



<p>Rani: (gelisah) Saya tidak tahu lagi harus bagaimana. Semakin hari semakin banyak orang yang memandang saya aneh.<br></p>



<p>Maya: (menghibur) Tenang saja, Rani. Kita selalu ada untukmu.<br></p>



<p>Dinda: (bertanya) Ada apa sebenarnya, Rani?<br></p>



<p>Rani: (terengah-engah) Beberapa hari ini, Lisa telah menyebarkan fitnah tentang saya. Dia mengatakan bahwa saya mencuri uang di dalam kelas.<br></p>



<p>Maya: (terkejut) Apa? Itu sama sekali tidak masuk akal!<br></p>



<p>Dinda: (marah) Kita harus segera menyelesaikan ini. Kita tidak boleh membiarkan Lisa menyebarkan kebohongan tentangmu, Rani.<br></p>



<p>(Ryan masuk ke ruangan.)<br></p>



<p>Ryan: Ada apa, kalian semua terlihat khawatir?<br></p>



<p>Rani: Ryan, kamu datang tepat waktu. Saya butuh bantuanmu.<br></p>



<p>Maya: Lisa telah menyebarkan fitnah tentang Rani.<br></p>



<p>Ryan: (terkejut) Apa? Kita harus menghentikannya sebelum ini semakin meluas.<br></p>



<!--nextpage-->



<p>Dinda: Benar. Tapi, bagaimana caranya?<br></p>



<p>Maya: Kita bisa meminta bukti kepada Lisa. Dia harus menyadari kesalahannya.<br></p>



<p>(Rani, Maya, Dinda, dan Ryan keluar dari ruangan dan mencari Lisa di kampus. Mereka menemukan Lisa sedang duduk di taman kampus.)<br></p>



<p>Maya: Lisa, kami perlu berbicara denganmu.<br></p>



<p>Lisa: (sombong) Ada apa, ya?<br></p>



<p>Ryan: Kamu telah menyebarkan fitnah tentang Rani. Kami membutuhkan penjelasan darimu.<br></p>



<p>Lisa: (mengejek) Fitnah? Aku hanya mengatakan yang sebenarnya.<br></p>



<p>Rani: (menghela nafas) Lisa, kamu tahu bahwa itu tidak benar. Tolong hentikan kebohongan ini.<br></p>



<p>Lisa: (menyeringai) Mengapa aku harus percaya padamu?<br></p>



<p>Maya: Karena kita semua adalah teman-temanmu. Kamu tidak akan merasa senang jika hal yang sama terjadi padamu.<br></p>



<p>Lisa: (berpikir sejenak) Baiklah, saya akan berhenti.<br></p>



<p>(Rani, Maya, Dinda, dan Ryan lega mendengar jawaban Lisa.)<br></p>



<p>Rani: Terima kasih, Lisa.<br></p>



<p>Lisa: Maafkan aku, Rani. Aku akan memperbaiki kesalahanku.<br></p>



<h4 class="wp-block-heading">(Rani, Maya, Dinda, dan Ryan kembali ke ruang kuliah.)<br></h4>



<p>Maya: Semua sudah selesai.<br></p>



<p>Dinda: Kita harus selalu saling mendukung satu sama lain.<br></p>



<p>Ryan: Benar. Teman adalah seseorang yang harus kita percayai dan kita lindungi.<br></p>



<p>Rani: (tersenyum) Aku sangat beruntung memiliki kalian semua sebagai teman.<br></p>



<p>(Tokoh-tokoh berpelukan erat.)<br></p>



<p>Tamat.</p>



<h2 class="wp-block-heading">3. Pertengkaran di Koridor</h2>



<p>Tokoh:</p>



<ol><li>Andi (tokoh utama)</li><li>Maya (teman Andi)</li><li>Budi (teman Andi)</li><li>Rini (teman Maya)</li><li>Dian (antagonis)</li></ol>



<p>Setting: Koridor sekolah<br></p>



<p>(Suasana koridor sekolah yang ramai. Andi, Maya, dan Budi sedang berjalan bersama menuju kelas.)<br></p>



<p>Maya: (tersenyum) Hari ini suasana terasa sangat cerah, ya?<br></p>



<p>Budi: (setuju) Iya, aku juga merasakannya.<br></p>



<p>Andi: (mengernyitkan dahi) Tapi, kenapa aku merasa ada yang aneh?<br></p>



<p>(Mereka tiba di depan kelas, di mana Rini dan Dian sedang berdiri.)<br></p>



<p>Rini: (menjauhi Dian) Aku tidak ingin berbicara lagi denganmu, Dian!<br></p>



<p>Dian: (marah) Kau pikir kau bisa menghindar dariku, Rini? Kau harus bertanggung jawab atas apa yang telah kau lakukan!<br></p>



<p>Maya: (heran) Ada apa dengan mereka?<br></p>



<p>Andi: (menghampiri mereka) Ada apa, Rini? Kenapa kalian bertengkar?<br></p>



<p>Rini: (menangis) Dian menuduhku mencuri uang di kantin.<br></p>



<p>Budi: (terkejut) Apa? Itu tidak mungkin!<br></p>



<p>Dian: (menghadapi Rini) Bukankah uangmu habis begitu saja? Kau pasti yang mengambilnya!<br></p>



<p>Andi: (menghentikan Dian) Sudah cukup, Dian! Kita harus menyelesaikan ini dengan tenang.<br></p>



<p>Maya: Benar, kita harus mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.<br></p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading">(Mereka berusaha untuk menenangkan Rini dan Dian, lalu bertemu dengan kepala sekolah.)<br></h4>



<p>Kepala Sekolah: Ada apa, anak-anak? Mengapa kalian terlihat begitu cemas?<br></p>



<p>Andi: (mengungkapkan) Ada masalah di antara Rini dan Dian, Bu. Dian menuduh Rini mencuri uang di kantin.<br></p>



<p>Kepala Sekolah: (berpikir sejenak) Ini adalah masalah serius. Kita harus menemukan bukti yang jelas sebelum membuat kesimpulan.<br></p>



<p>Maya: Bagaimana caranya?<br></p>



<p>Kepala Sekolah: (memberikan saran) Pertama, kita harus mencari saksi yang melihat kejadian tersebut. Lalu, kita bisa memeriksa rekaman CCTV di kantin.<br></p>



<p>Budi: (mengangguk) Aku akan mencari saksi-saksi yang ada di kantin saat kejadian itu.<br></p>



<p>Andi: (menghampiri Rini) Tenanglah, Rini. Kita akan menyelesaikan ini.<br></p>



<p>(Mereka berpisah untuk melakukan tugas masing-masing. Beberapa saat kemudian, mereka kembali bertemu di kantin.)<br></p>



<p>Maya: Apa hasilnya, Budi?<br></p>



<p>Budi: Saya menemukan beberapa saksi yang melihat Rini tidak pernah mengambil uang di kantin.<br></p>



<p>Andi: Bagus. Bagaimana dengan rekaman CCTV?<br></p>



<p>Maya: (menunjukkan ponselnya) Saya telah meminta bantuan guru untuk memeriksa rekaman CCTV. Mereka sedang mengeceknya sekarang.<br></p>



<p>Kepala Sekolah: (menghampiri mereka) Saya sudah mendengar kabar dari guru. Ternyata, rekaman CCTV menunjukkan bahwa Rini tidak pernah menyentuh uang di kantin.<br></p>



<p>Rini: (menangis) Terima kasih, Bu.<br></p>



<p>Kepala Sekolah: (menatap Dian tajam) Dian, apa kamu memiliki penjelasan untuk ini?<br></p>



<p>Dian: (merasa bersalah) Saya&#8230; Saya tidak tahu apa yang harus saya katakan.<br></p>



<p>Kepala Sekolah: (tegas) Saya tidak akan mentolerir tindakan seperti ini di sekolah ini. Kamu akan menerima hukuman yang pantas.<br></p>



<p>(Mereka kembali ke koridor sekolah setelah masalah terselesaikan.)<br></p>



<p>Maya: Akhirnya, semuanya berakhir dengan baik.<br></p>



<p>Budi: Ya, dan Rini tidak lagi harus menderita karena fitnah Dian.<br></p>



<p>Andi: Ini menunjukkan betapa pentingnya mencari kebenaran sebelum membuat kesimpulan.<br></p>



<p>(Rini, Maya, Budi, dan Andi berpelukan erat.)<br></p>



<p>Tamat.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-teater-pendek-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-teater-pendek-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/11/Contoh-Naskah-Drama-Teater-Pendek-dan-Cara-Membuatnya-Lengkap-500x333.jpg" alt="Contoh Naskah Drama Teater Pendek dan Cara Membuatnya Lengkap" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Naskah Drama Teater Pendek dan Cara Membuatnya Lengkap</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">4. Ketegangan di Perumahan Sejahtera</h2>



<p>Tokoh:</p>



<ol><li>Pak Slamet (tokoh utama)</li><li>Ibu Siti (istri Pak Slamet)</li><li>Pak Joko (tetangga Pak Slamet)</li><li>Ibu Rini (istri Pak Joko)</li><li>Bu Maryam (antagonis)</li></ol>



<p>Setting: Dalam sebuah perumahan yang tenang dan nyaman.<br></p>



<p>(Suasana senja di perumahan Sejahtera. Pak Slamet sedang duduk di teras rumahnya bersama Ibu Siti. Mereka sedang menikmati secangkir teh.)<br></p>



<p>Pak Slamet: (sambil menghela nafas) Ah, udara di sini begitu segar. Betapa damainya perumahan kita ini, Siti.<br></p>



<p>Ibu Siti: (tersenyum) Ya, benar sekali, Sayang. Namun, aku merasa ada sesuatu yang mengganggu akhir-akhir ini.<br></p>



<p>Pak Slamet: (memandang Ibu Siti dengan heran) Apa yang membuatmu merasa seperti itu?<br></p>



<!--nextpage-->



<p>(Suara gaduh terdengar dari rumah seberang.)<br></p>



<p>Pak Joko: (teriak) Kenapa kau selalu merusak taman depanku, Maryam? Sudah berapa kali aku minta padamu untuk mengendalikan anjingmu!<br></p>



<p>Ibu Rini: (mengikuti) Pak Joko benar, Bu Maryam. Anjingmu sering mengganggu ketenangan kami.<br></p>



<p>Bu Maryam: (dengan nada tinggi) Kenapa aku harus peduli? Itu urusanmu sendiri jika tidak bisa mengendalikan binatang peliharaanmu!<br></p>



<p>(Pak Slamet dan Ibu Siti menuju ke rumah Pak Joko untuk mencoba menenangkan situasi.)<br></p>



<p>Pak Slamet: (memasuki rumah Pak Joko) Ada apa di sini?<br></p>



<p>Pak Joko: (frustrasi) Bu Maryam lagi-lagi tidak mau bertanggung jawab atas anjingnya yang merusak taman depan rumahku!<br></p>



<p>Ibu Rini: (menghela nafas) Kami tidak bisa terus menerus seperti ini, Pak Slamet. Harus ada solusi.<br></p>



<p>Pak Slamet: (berpikir sejenak) Mari kita bicarakan secara tenang. Mungkin kita bisa mencari solusi yang baik untuk semua orang.<br></p>



<h4 class="wp-block-heading">(Mereka berdiskusi untuk menemukan solusi yang tepat.)<br></h4>



<p>Ibu Siti: Bagaimana jika kita membuat pagar pemisah di antara rumah kita dan rumah Bu Maryam? Itu mungkin bisa mengurangi masalah.<br></p>



<p>Pak Joko: (setuju) Itu terdengar sebagai solusi yang baik. Tidak ada lagi masalah dengan anjingnya masuk ke halaman kami.<br></p>



<p>Bu Maryam: (menolak) Tidak, saya tidak akan setuju dengan itu! Rumah saya akan terasa seperti penjara dengan pagar itu!<br></p>



<p>Pak Slamet: (tenang) Mari kita pikirkan solusi lain yang dapat memuaskan semua pihak.<br></p>



<p>(Mereka kembali ke rumah masing-masing dengan kekecewaan.)<br></p>



<p>(Selang beberapa hari, ketegangan di antara mereka semakin meningkat.)<br></p>



<p>Ibu Siti: (mengeluh) Siti, situasi di sini semakin tidak terkendali. Kami harus menemukan cara untuk mengakhiri pertengkaran ini.<br></p>



<p>Pak Slamet: (mengangguk) Ya, kamu benar. Saya akan mencoba berbicara lagi dengan Bu Maryam.<br></p>



<p>(Pak Slamet pergi ke rumah Bu Maryam untuk berbicara dengannya.)<br></p>



<p>Pak Slamet: (memasuki rumah Bu Maryam) Bu Maryam, saya datang untuk berbicara denganmu. Kita harus menemukan solusi untuk masalah ini.<br></p>



<p>Bu Maryam: (dingin) Saya sudah tidak tertarik lagi mendengar pendapatmu, Pak Slamet. Anda tidak bisa memaksakan saya untuk menuruti keinginan Anda.<br></p>



<p>Pak Slamet: (berusaha memahami) Saya mengerti Anda merasa kesal, Bu Maryam. Namun, kita harus mencari jalan keluar yang baik untuk semua orang.<br></p>



<p>Bu Maryam: (mengabaikan) Saya tidak peduli dengan apa yang Anda katakan. Saya akan terus melakukan apa yang saya inginkan!<br></p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading">(Pak Slamet kembali ke rumahnya dengan perasaan frustasi.)<br></h4>



<p>Pak Slamet: (kepada Ibu Siti) Siti, saya tidak tahu lagi harus bagaimana. Bu Maryam sepertinya tidak mau mendengarkan saran dari siapapun.<br></p>



<p>Ibu Siti: (menyentuh pundak Pak Slamet) Tenanglah, Sayang. Kita harus tetap tenang dan mencari solusi yang terbaik.<br></p>



<p>(Suara gaduh terdengar lagi dari rumah seberang.)<br></p>



<p>Pak Joko: (teriak) Bu Maryam, berhenti mengganggu kami dengan kebisinganmu!<br></p>



<p>Bu Maryam: (marah) Aku akan melakukan apa pun yang aku mau di rumahku! Tidak ada yang bisa menghentikanku!<br></p>



<p>(Pak Slamet dan Ibu Siti memutuskan untuk mencari bantuan dari pihak berwenang.)<br></p>



<p>(Petugas keamanan perumahan datang untuk menengahi pertengkaran.)<br></p>



<p>Petugas: (menegur) Maaf mengganggu, tetapi saya telah menerima laporan tentang ketegangan di antara warga kami.<br></p>



<p>Pak Slamet: (berterima kasih) Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Anda. Kami telah berusaha menyelesaikan masalah ini secara damai, tetapi tampaknya tidak berhasil.<br></p>



<p>Petugas: (mengangguk) Saya akan mencoba berbicara dengan Bu Maryam dan mencari solusi yang dapat diterima oleh semua pihak.<br></p>



<p>(Petugas pergi untuk berbicara dengan Bu Maryam.)<br></p>



<p>(Selang beberapa waktu kemudian, Petugas kembali.)<br></p>



<p>Petugas: (mengumumkan) Saya telah berbicara dengan Bu Maryam dan kami telah mencapai kesepakatan. Bu Maryam setuju untuk mengendalikan anjingnya dengan lebih baik dan menghormati kebutuhan tetangga. Kami juga akan memasang pagar pemisah untuk membatasi akses ke properti masing-masing.<br></p>



<p>Semua: (merasa lega) Terima kasih banyak, Pak Petugas.<br></p>



<p>(Semua warga merasa lega dan akhirnya ketegangan di perumahan Sejahtera terselesaikan.)<br></p>



<p>Tamat.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Nah, itulah <a href="https://mamikos.com/info/contoh-contoh-naskah-drama-pendek-tentang-toleransi-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="contoh naskah drama (opens in a new tab)">contoh naskah drama</a> 5 orang tentang fitnah dan pertengkaran singkat yang bisa menjadi bahan inspirasimu. Semoga bermanfaat.</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-5-orang-tentang-fitnah-pljr/">Contoh Naskah Drama 5 Orang tentang Fitnah dan Pertengkaran Singkat</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-5-Orang-tentang-Fitnah-dan-Pertengkaran-Singkat.jpg" length="42411" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-5-Orang-tentang-Fitnah-dan-Pertengkaran-Singkat-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
                    <item>
            <title>Contoh Naskah Drama Keong Mas Singkat dengan Peran Beberapa Orang</title>
            <category>Bahasa Indonesia</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-keong-mas-pljr/</link>
            <pubDate>Mon, 04 Mar 2024 04:16:48 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Zuly Kristanto</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-keong-mas-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Dalam artikel berikut, Mamikos akan memberikan kamu contoh naskah drama Keong Mas yang bisa dimainkan untuk beberapa orang. Yuk, baca naskah dramanya!</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-keong-mas-pljr/">Contoh Naskah Drama Keong Mas Singkat dengan Peran Beberapa Orang</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Contoh Naskah Drama Keong Mas Singkat dengan Peran Beberapa Orang &#8211;  Selain bisa disampaikan dalam bentuk cerita pendek atau cerita tutur, <a rel="noreferrer noopener" aria-label="dongeng cerita rakyat (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/info/contoh-dongeng-legenda-di-indonesia-pljr/" target="_blank">dongeng cerita rakyat</a> dapat pula disampaikan dalam bentuk pementasan drama.</p>



<p>Biasanya cara ini lebih disukai anak-anak karena mereka dapat lebih memahami inti atau pesan yang ingin disampaikan cerita tersebut. Selain itu,mementaskan cerita rakyat seringkali menjadi salah satu tugas yang diberikan kepada siswa untuk mata pelajaran tertentu.</p>



<p>Nah, apabila kamu sedang mencari naskah drama cerita rakyat untuk dipentaskan, dalam artikel berikut Mamikos sudah menyiapkan naskah drama Keong Mas singkat yang bisa kamu gunakan sebagai referensi.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Contoh Naskah Drama Keong Mas Singkat dengan Peran Beberapa Orang</strong></h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-Keong-Mas-Singkat-dengan-Peran-Beberapa-Orang-1.jpg" alt="Contoh Naskah Drama Keong Mas Singkat dengan Peran Beberapa Orang" class="wp-image-225822" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-Keong-Mas-Singkat-dengan-Peran-Beberapa-Orang-1.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-Keong-Mas-Singkat-dengan-Peran-Beberapa-Orang-1-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-Keong-Mas-Singkat-dengan-Peran-Beberapa-Orang-1-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-Keong-Mas-Singkat-dengan-Peran-Beberapa-Orang-1-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-Keong-Mas-Singkat-dengan-Peran-Beberapa-Orang-1-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption>en.wikipedia.org</figcaption></figure></div>



<p>Di bawah ini adalah <a href="https://mamikos.com/info/naskah-drama-6-orang-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="contoh naskah drama (opens in a new tab)">contoh naskah drama</a> Keong Mas dengan beberapa peran yang bisa kamu pentaskan.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Babak I</strong></h2>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Setting</strong></h3>



<p>Taman Kaputren. Galuh Ajeng dan Galuh Kirana sedang duduk santai sambil bermain bersama beberapa dayang. Tiba-tiba Raja Daha datang dengan diiringi dua orang prajurit.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Raja Daha</strong></h4>



<p>Para dayang dan pengawalku. Aku ingin bicara sebentar dengan dua putriku. Tolong kalian pergi tinggalkan kami sebentar.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Dayang dan Pengawal</strong></h4>



<p>Baik baginda raja.</p>



<p><em>Setelah dayang dan pengawal pergi, baginda raja mulai berbincang dengan kedua putrinya.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Raja Daha</strong></h4>



<p>Putri-putriku kalian sudah besar. Sudah tiba saatnya bagi kalian untuk membina rumah tangga. Hari ini akan ada pangeran dari Kerajaan Kahuripan yang ingin melamar putri dari Daha.</p>



<p>Nah, siapakah diantara kalian yang ingin menikah lebih dulu. Apakah kamu Dewi Galuh Ajeng?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Galuh Ajeng</strong></h4>



<p>Maaf ayahanda. Hingga sekarang hamba masih belum berkeinginan untuk menikah. Sebab, hamba masih ingin memperdalam pengetahuan dalam ilmu tari.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-tradisional-cerita-rakyat-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-tradisional-cerita-rakyat-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-Tradisional-Cerita-Rakyat-Singkat-Perempuan-dan-Laki-laki-500x333.jpg" alt="Contoh Naskah Drama Tradisional Cerita Rakyat Singkat Perempuan dan Laki-laki" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Naskah Drama Tradisional Cerita Rakyat Singkat Perempuan dan Laki-laki</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Raja Daha</strong></h4>



<p>Jika itu memang keputusanmu, baiklah. Aku tidak akan memaksa. Nah, bagaimana kalau kamu, Galuh Candra Kirana?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Galuh Candra Kirana</strong></h4>



<p>Ananda hanya akan mengikuti perintah ayahanda. Ananda sudah siap untuk menikah. Tetapi, hamba belum tahu seperti apa pangeran dari Kahuripan itu. Ananda takut ia memiliki watak dan hati yang kurang baik.</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Raja Daha</strong></h4>



<p>Kamu tidak perlu takut, anakku. Pangeran dari Kahuripan yang akan datang melamar ini sudah terkenal dengan kebaikan hatinya.</p>



<p>Tak hanya itu, sosoknya juga sangatlah tampan. Orang-orang sering menyamakan wajahnya dengan Sri Rama.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Galuh Candra Kirana</strong></h3>



<p>Bolehkah ananda tahu siapa nama pangeran itu ayahanda?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Raja Daha</strong></h4>



<p>Pangeran itu bernama Pangeran Inu Kertapati. Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang sosoknya, dua hari lagi datanglah ke pendapa.</p>



<p>Pangeran itu dan rombongannya akan datang menghadap dan akan mengajukan lamaran secara resmi.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Galuh Candra Kirana</strong></h4>



<p>Baik, ayahanda.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-roro-jonggrang-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-roro-jonggrang-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-Roro-Jonggrang-Singkat-Cocok-untuk-Referensi-500x333.jpg" alt="Contoh Naskah Drama Roro Jonggrang Singkat Cocok untuk Referensi" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Naskah Drama Roro Jonggrang Singkat Cocok untuk Referensi</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Babak II</strong></h2>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Setting</strong></h3>



<p>Pendapa istana kerajaan. Raja duduk di singgasananya dengan didampingi permaisuri. Di sana ada beberapa pengawal. Galuh Ajeng dan Galuh Candra Kirana juga duduk di samping raja.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Prajurit</strong></h4>



<p>Sembah hamba paduka raja.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Raja Daha</strong></h4>



<p>Katakan padaku prajurit. Kabar apa yang kau bawa?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Prajurit</strong></h4>



<p>Pangeran Inu Kertapati dan rombongannya sudah tiba, Paduka.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Raja Daha</strong></h4>



<p>Cepat suruh mereka masuk. Jangan lupa berikan sambutan yang meriah. Para emban segera keluarkan makanan dan minuman yang lezat. Berikan jamuan istimewa pada tamu kita hari ini.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Prajurit dan Eman</strong></h4>



<p>Baik, paduka raja. Titah paduka akan kami laksanakan.</p>



<p><em>Beberapa saat kemudian, Pangeran Inu Kertapati dan rombongan datang menghadap.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Pangeran Inu Kertapati</strong></h4>



<p>Sembah hormat hamba paduka raja.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Raja Daha</strong></h4>



<p>Bangunlah pangeran. Kuterima sembah hormatmu. Sekarang katakan maksud dan tujuanmu datang ke kerajaanku.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Pangeran Inu Kertapati</strong></h4>



<p>Seperti surat yang sudah hamba kirimkan tempo hari, maksud dan tujuan hamba datang ke sini adalah untuk melamar putri paduka raja.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Raja Daha</strong></h4>



<p>Pangeran Inu. Dua putri ini adalah permata-permata kerajaan Daha. Dewi Galuh Ajeng ini adalah putri tertuaku. Ia pandai dalam menari.</p>



<p>Sementara yang disampingnya adalah adiknya, Dewi Galuh Candra Kirana. Sama seperti kakaknya, ia juga mahir dalam menari. Dia inilah yang akan menjadi pasanganmu.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Pangeran Inu Kertapati</strong></h4>



<p>Sungguh beruntung hamba bisa mendapatkan permata dari kerajaan Daha. Hamba berjanji akan sepenuh hati dan sepenuh jiwa akan menjaganya.</p>



<p>Hamba rela menukar nyawa hamba demi keselamatan sang dewi. Wahai Dewi Galuh Candra Kirana, apakah sang dewi berkenan menjadi pasangan hidup hamba yang papa ini?</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Galuh Candra Kirana</strong></h4>



<p>Dengan senang hati hamba menerima pangeran menjadi belahan nyawa saya.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Raja Daha</strong></h4>



<p>Berhubung keduanya sudah saling setuju, sekarang tiba saatnya untuk merayakan saat-saat berbahagia ini. Marilah kita rayakan bersama. Dayang dan emban segera keluarkanlah suguhannya.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Dayang dan Emban</strong></h4>



<p>Baik paduka raja.</p>



<p><em>Berbagai hidangan istimewa disajikan dan semua yang ada di pendapa istana berpesta merayakan lamaran pangeran Inu Kertapati dengan Dewi Galuh Candra Kirana.</em></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Babak III</strong></h2>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Setting</strong></h3>



<p>Kamar pribadi Galuh Ajeng.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Galuh Ajeng</strong></h4>



<p>Aku tidak mengira Pangeran Inu setampan itu. Kalau sedari dulu aku tahu Pangeran Inu memiliki paras yang rupawan, aku pasti mau menerima lamarannya.</p>



<p>Aku tidak akan merelakan Pangeran Inu dimiliki adikku. Aku akan melakukan segala cara supaya Pangeran Inu menjadi milikku. Meski cara yang harus kutempuh itu harus melenyapkan adikku sendiri. Emban&#8230;. kemarilah</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Emban</strong></h4>



<p>Sembah hormat hamba, putri. Ada perlu apa putri memanggil hamba.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Galuh Ajeng</strong></h4>



<p>Aku ingin bertanya kepadamu. Apakah kamu tidak punya kenalan dukun sakti atau apapun itu yang bisa melenyapkan seseorang?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Emban</strong></h4>



<p>Hamba pernah mendengar di lereng gunung Kampud ada seorang dukun yang sangat sakti mandraguna.</p>



<p>Konon, dukun ini mampu mengubah orang menjadi batu dengan mantra saktinya.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Galuh Ajeng</strong></h4>



<p>Benarkah itu?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Emban</strong></h4>



<p>Benar tidaknya hamba belum memastikan sendiri, putri. Tetapi, kabar yang hamba dengar dari luar memang seperti itu.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Galuh Ajeng</strong></h4>



<p>Nah, sekarang kamu akan aku tugaskan untuk menemukan orang itu. Jika sudah ketemu, suruh dia untuk menemuiku.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Emban</strong></h4>



<p>Baik, putri.</p>



<p><em>Sesudah itu, emban segera pergi untuk melaksanakan tugas dari Galuh Ajeng.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Galuh Ajeng</strong></h4>



<p>Kuharap cara ini akan berhasil sehingga aku bisa memiliki Pangeran Inu.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Babak IV</strong></h2>



<h3 class="wp-block-heading">Setting</h3>



<p><em>Taman kaputren. Galuh Ajeng sedang menunggu emban suruhannya. Tak lama kemudian yang dinanti datang menghadap. Sang emban datang dengan seorang emban yang masih muda.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Emban</strong></h4>



<p>Sembah hamba Gusti putri.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Galuh Ajeng</strong></h4>



<p>Emban, bukankah engkau kutugaskan untuk mencari dukun sakti itu?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Emban</strong></h4>



<p>Iya, Gusti putri.</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Galuh Ajeng</strong></h4>



<p>Lalu, apakah kau berhasil menemukannya?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Emban</strong></h4>



<p>Ini, sosok dukun sakti itu, Gusti Putri.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Galuh Ajeng</strong></h4>



<p>Kau jangan bergurau, emban. Ia terlalu muda untuk seorang dukun.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Emban</strong></h4>



<p>Maaf, putri. Hamba minta putri jangan tertipu dengannya. Ia sebenarnya seorang laki-laki yang dengan mantra saktinya berubah menjadi seorang emban muda.</p>



<p>Ia, terpaksa menyamar karena kalau ketahuan prajurit ada laki-laki yang masuk ke kaputren sudah pasti akan menimbulkan keributan besar.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Galuh Ajeng</strong></h4>



<p>Benarkah yang dikatakannya? Kau benar-benar dukun sakti itu?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Dukun Sakti</strong></h4>



<p>Benar gusti putri. Hamba terpaksa menyamar seperti ini supaya tidak ketahuan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Galuh Ajeng</strong></h4>



<p>Emban, kamu pergi dulu sebentar. Aku ingin bicara berdua dengan dukun sakti ini. Nanti jika sudah selesai, aku akan memanggilmu kembali.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Emban</strong></h4>



<p>Baik, Gusti Putri.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Galuh Ajeng</strong></h4>



<p>Begini, aku memanggilmu kemari karena aku ingin kau membantuku.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Dukun Sakti</strong></h4>



<p>Bantuan seperti apa yang putri inginkan dari hamba?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Galuh Ajeng</strong></h4>



<p>Aku ingin engkau menyingkirkan adikku, Galuh Candra Kirana. Tapi, jangan kau habisi dia. Aku hanya ingin agar dia tidak menghalangiku untuk mendapatkan Pangeran Inu.</p>



<p>Jika engkau berhasil melakukannya, Aku akan memberimu imbalan yang besar.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Dukun Sakti</strong></h4>



<p>Dengan senang hati hamba akan melaksanakannya.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-pendek-pesan-moral-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-pendek-pesan-moral-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/01/Contoh-Naskah-Drama-Pendek-Mengandung-Pesan-Moral-Beserta-Unsur-unsurnya-500x333.jpg" alt="3 Contoh Naskah Drama Pendek Mengandung Pesan Moral beserta Unsur-unsurnya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">3 Contoh Naskah Drama Pendek Mengandung Pesan Moral beserta Unsur-unsurnya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Babak V</strong></h2>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Setting</strong></h3>



<p>Kamar pribadi Galuh Candra Kirana.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Galuh Candra Kirana</strong></h4>



<p>Si&#8230;.siapa kamu. Mengapa kamu ada di sini? Cepat pergi atau akan kupanggilkan penjaga?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Dukun Sakti</strong></h4>



<p>Aku adalah orang yang membuatmu menderita. Aku akan memisahkanmu dengan kekasihmu, Pangeran Inu.</p>



<p>Kalau kamu ingin teriak, Cepat teriaklah sesukamu. (Dukun sakti membaca mantra.)</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Galuh Candra Kirana</strong></h3>



<p><em>Aaaa&#8230;. (Suaraku&#8230;.kenapa aku tidak bisa teriak.)</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Dukun Sakti</strong></h4>



<p>Aku sudah merapal mantra supaya kamu tidak bisa teriak. Sekarang aku akan membaca mantra untuk mengubahmu menjadi Keong Mas. (Dukun lalu membaca mantra dan Galuh Candra Kirana berubah menjadi keong mas.)</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Galuh Candra Kirana</strong></h4>



<p>Tidak&#8230;&#8230;</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Dukun Sakti</strong></h4>



<p>Sekarang kau sudah menjadi Keong Mas. Kau hanya akan menjadi manusia saat siang hari. Saat malam kau akan menjadi keong.</p>



<p>Kutukanku ini hanya akan hilang saat engkau bertemu dengan Pangeran Inu. Sekarang aku akan membawa dan membuangmu ke sungai.</p>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Babak VI</strong></h2>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Setting</strong></h3>



<p>Pendapa istana.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Raja Daha</strong></h4>



<p>Prajurit, putriku Galuh Candra Kirana hilang secara misterius. Aku memerintahkan kalian untuk mencarinya.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Pangeran Inu Kertapati</strong></h4>



<p>Paduka, hamba juga mohon ijin untuk mencari calon istri hamba.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Raja Daha</strong></h4>



<p>Baik, pangeran. Aku mengijinkanmu.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Babak VII</strong></h2>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Setting</strong></h4>



<p>Rumah desa. Suasana malam. Seorang nenek sedang duduk di <em>lincak. </em>Di luar sedang purnama.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Nenek Tua</strong></h4>



<p>Kok, aneh sekali. Malam-malam begini ada keong sawah bisa sampai di sini. Padahal jarak rumahku dengan sungai jauh sekali. Tapi, tunggu. Keong ini cantik sekali.</p>



<p>Kau tinggal di sini saja (nenek menaruh keong di tempayan). Waktu sudah malam. Esok, aku akan pergi menggarap sawah, sekalian mencari ikan di sungai. Sekarang aku akan pergi tidur.</p>



<p><em>Esoknya, pagi-pagi sekali nenek sudah pergi ke sawah.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Galuh Candra Kirana</strong></h4>



<p>Kemana nenek tua yang baik hati itu? Aku akan membantu nenek itu membersihkan rumah.</p>



<p><em>Menjelang siang Galuh Candra Kirana merasa lapar. Ia ingin memasak. Tapi, tak menemukan apapun. Ia lalu membuat makanan dengan mantra saktinya. Selain untuk dirinya, makanan itu juga untuk nenek.</em></p>



<p><em>Saat matahari akan tenggelam, nenek pulang. Ia kaget dengan kondisi rumahnya.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Nenek Tua</strong></h4>



<p>Siapa yang sudah membersihkan rumah ini? Lalu, siapa pula yang membuat makanan yang masih hangat ini?</p>



<p><em>Karena sudah merasa sangat lapar, nenek langsung memakannya. Kejadian ini berlangsung beberapa hari. Merasa penasaran, lalu nenek menyelidikinya.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Nenek Tua</strong></h4>



<p>Si&#8230;. siapa kamu?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Galuh Candra Kirana</strong></h4>



<p>Aku adalah putri dari Daha, Nek. Tetapi, orang jahat suruhan saudaraku telah menyihirku menjadi Keong Mas. Aku akan berubah menjadi putri saat siang hari dan kembali menjadi keong pada malam hari.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Nenek Tua</strong></h4>



<p>Sungguh kasihan nasibmu, Nak. Lantas, apakah kamu akan bisa sembuh dari kutukanmu itu?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Galuh Candra Kirana</strong></h4>



<p>Aku akan sembuh jika sudah bertemu dengan tunanganku, Nek.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Nenek Tua</strong></h4>



<p>Siapa nama tunanganmu itu, Nak?</p>



<h4 class="wp-block-heading">Galuh Candra Kirana</h4>



<p>Ia adalah Pangeran Inu, Nek. Seorang pangeran dari Kahuripan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Nenek Tua</strong></h4>



<p>Sembari menunggu kamu bertemu dengan tunanganmu, Kamu nenek ijinkan tinggal di sini.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Galuh Candra Kirana</strong></h4>



<p>Terima kasih, Nek.</p>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Babak VIII</strong></h2>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Setting</strong></h4>



<p>Goa. Pangeran Inu bertapa untuk meminta petunjuk supaya bisa bertemu dengan Galuh Candra Kirana.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Suara Gaib</strong></h4>



<p>Pergilah ke desa Dadapan. Kekasihmu ada di sana dan sedang butuh bantuanmu.</p>



<p><em>Pangeran Inu segera bangkit dari tapanya. Ia kemudian bergegas menuju desa Dadapan.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Pangeran Inu Kertapati</strong></h4>



<p>Arah desa Dadapan itu di mana, ya?</p>



<p><em>Tiba-tiba di jalan Pangeran Inu bertemu dengan seorang kakek petapa.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Pangeran Inu Kertapati</strong></h4>



<p>Kek, apa yang terjadi?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Kakek Petapa</strong></h4>



<p>Kakek sudah dua hari ini tidak makan. Kakek lapar sekali.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Pangeran Inu</strong></h4>



<p>Makanlah ini, Kek. Ini bekalku</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Kakek Petapa</strong></h4>



<p>Terima kasih, Nak. Kamu kelihatannya bukan penduduk biasa. Siapakah kamu dan hendak kemanakah engkau?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Pangeran Inu Kertapati</strong></h4>



<p>Benar, Kek. Saya berasal dari Kahuripan. Saya adalah Pangeran Inu. Hamba sedang mencari kekasih saya yang hilang.</p>



<p>Menurut petunjuk yang saya terima, sekarang ia berada di desa Dadapan. Apakah, kakek tahu di mana letak desa Dadapan?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Kakek Petapa</strong></h4>



<p>Pergilah mengikuti aliran sungai. Nanti engkau akan menemukan desa pertama. Desa itulah yang dinamakan desa Dadapan.</p>



<p><em>Tiba-tiba usai mengatakan letak desa Dadapan, kakek petapa ini menghilang.</em></p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-singkat-beserta-unsurnya-lengkap-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-singkat-beserta-unsurnya-lengkap-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/06/Contoh-naskah-drama-percintaan_utama-500x333.jpg" alt="Contoh Naskah Drama Tentang Percintaan Singkat Beserta Unsur-unsurnya Lengkap" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Naskah Drama Tentang Percintaan Singkat Beserta Unsur-unsurnya Lengkap</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Babak IX</strong></h2>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Setting</strong></h3>



<p>Rumah Desa</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Galuh Candra Kirana</strong></h4>



<p>Pangeran&#8230; Kenapa pangeran bisa sampai di sini? Siapa yang sudah memberitahu pangeran?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Pangeran Inu Kertapati</strong></h4>



<p>Ceritanya panjang, Dewi Galuh. Aku datang ke sini untuk membebaskan kamu dari kutukan yang menimpa dirimu.</p>



<p>Sekarang aku akan merapal mantra. Kamu duduklah di depanku.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Galuh Candra Kirana</strong></h4>



<p>Baik, pangeran.</p>



<p><em>Pangeran Inu merapal mantra.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Pangeran Inu Kertapati</strong></h4>



<p>Sekarang kamu sudah terbebas dari kutukan, putri. Mari kita pulang. Baginda raja sudah menunggu kepulangan putri.</p>



<p><em>Ketika Pangeran Inu dan Galuh Candra Kirana akan pulang, nenek tiba-tiba datang.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Galuh Candra Kirana</strong></h4>



<p>Pangeran, sebenarnya aku ingin pulang. Tetapi, aku tidak bisa meninggalkan nenek yang telah menyelamatkanku.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Pangeran Inu Kertapati</strong></h4>



<p>Bagaimana kalau kita ajak nenek pulang ke kerajaan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Galuh Candra Kirana</strong></h4>



<p>Nek, apakah nenek mau bersamaku ke kerajaan?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Nenek Tua</strong></h4>



<p>Dengan senang hati, putri.</p>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Babak X</strong></h2>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Setting</strong></h3>



<p>Pendapa istana.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Galuh Ajeng</strong></h4>



<p>Gawat&#8230; Pangeran Inu berhasil menemukan Galuh Candra Kirana. Aku harus segera kabur. Sebelum para prajurit menangkapku.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Raja Daha</strong></h4>



<p>Pengawal, aku sudah tahu perihal hilangnya Galuh Candra Kirana karena ulah Galuh Ajeng. Sekarang, aku perintahkan kalian untuk menangkapnya.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Prajurit</strong></h4>



<p>Baik, baginda raja.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Raja Daha</strong></h4>



<p>Selamat datang anakku. Sekarang engkau akan aku nikahkan engkau dengan Pangeran Inu. Wahai pangeran Inu, apakah kau menerima anakku sebagai istrimu?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Pangeran Inu Kertapati</strong></h4>



<p>Dengan senang hati hamba menerimanya, baginda raja.</p>



<p>Demikian contoh naskah drama singkat Keong Mas dengan peran beberapa orang yang bisa diberikan. Semoga artikel ini bermanfaat.</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-keong-mas-pljr/">Contoh Naskah Drama Keong Mas Singkat dengan Peran Beberapa Orang</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-Keong-Mas-Singkat-dengan-Peran-Beberapa-Orang-1.jpg" length="137615" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-Keong-Mas-Singkat-dengan-Peran-Beberapa-Orang-1-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
                    <item>
            <title>Contoh Naskah Drama Tradisional Cerita Rakyat Singkat Perempuan dan Laki-laki</title>
            <category>Bahasa Indonesia</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-tradisional-cerita-rakyat-pljr/</link>
            <pubDate>Mon, 04 Mar 2024 03:33:45 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Zuly Kristanto</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-tradisional-cerita-rakyat-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Dalam artikel berikut, Mamikos akan memberikan kamu contoh naskah drama tradisional cerita rakyat singkat. Yuk, baca naskah dramanya sampai selesai!</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-tradisional-cerita-rakyat-pljr/">Contoh Naskah Drama Tradisional Cerita Rakyat Singkat Perempuan dan Laki-laki</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Contoh Naskah Drama Tradisional Cerita Rakyat Singkat Perempuan dan Laki-laki – Naskah drama dapat dibangun dengan menggunakan cerita apa saja.</p>



<p>Selain bisa dibangun dengan menggunakan kisah sehari-hari, naskah drama nyatanya dapat dibangun dengan menggunakan naskah drama tradisional.</p>



<p><a href="https://mamikos.com/info/cerita-rakyat-yang-singkat-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="Cerita rakyat (opens in a new tab)">Cerita rakyat</a> merupakan cerita yang hidup di masyarakat dan digunakan untuk memberikan nilai moral terhadap masyarakat.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Sekilas tentang Cerita Rakyat</strong></h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/Toba3.jpg" alt="Contoh Naskah Drama Tradisional Cerita Rakyat Singkat Perempuan dan Laki-laki" class="wp-image-225791" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/Toba3.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/Toba3-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/Toba3-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/Toba3-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/Toba3-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption>traxonsky.com</figcaption></figure></div>



<p>Cerita rakyat adalah cerita turun-temurun yang berkembang dalam suatu masyarakat atau budaya tertentu. </p>



<p>Cerita ini biasanya disampaikan dari mulut ke mulut dan secara lisan diteruskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.</p>



<p>Cerita rakyat sering kali mengandung unsur-unsur ajaran moral, nilai-nilai budaya, serta cerminan kepercayaan dan kehidupan sehari-hari masyarakat yang melekat pada tempat asal cerita tersebut.</p>



<p>Biasanya cerita rakyat bisa berupa dongeng, legenda, mitos, atau cerita sejarah yang diwariskan secara turun-temurun.</p>



<p>Keberadaan cerita rakyat memiliki peran penting dalam memperkuat identitas budaya suatu bangsa atau komunitas. Juga menjadi sarana untuk mengajarkan nilai-nilai dan norma-norma yang dianggap penting oleh masyarakat.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-roro-jonggrang-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-roro-jonggrang-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-Roro-Jonggrang-Singkat-Cocok-untuk-Referensi-500x333.jpg" alt="Contoh Naskah Drama Roro Jonggrang Singkat Cocok untuk Referensi" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Naskah Drama Roro Jonggrang Singkat Cocok untuk Referensi</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Cara Membuat Naskah Drama dari Cerita Rakyat</strong></h2>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>1. Pilih Cerita Rakyat</strong></h4>



<p>Pilih cerita rakyat yang ingin Anda angkat menjadi naskah drama. Pilih cerita yang memiliki konflik menarik dan karakter yang kuat.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>2. Riset dan Pahami Ceritanya</strong></h4>



<p>Pelajari dengan seksama cerita rakyat yang Anda pilih. Pahami karakter, latar, konflik, dan pesan moral yang terkandung dalam cerita tersebut.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>3. Tentukan Struktur Drama</strong></h4>



<p>Tentukan <a href="https://mamikos.com/info/contoh-teks-drama-modern-singkat/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="struktur drama (opens in a new tab)">struktur drama</a> yang akan Anda gunakan, seperti pengenalan, perkembangan konflik, klimaks, dan penyelesaian. Sesuaikan struktur dengan cerita rakyat yang Anda pilih.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>4. Tulis Naskah</strong></h4>



<p>Mulai menulis naskah drama berdasarkan struktur yang telah Anda tentukan. </p>



<p>Gunakan dialog untuk menggambarkan percakapan antara karakter. Jaga agar dialog dan adegan tetap relevan dengan cerita aslinya.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>5. Kembangkan Karakter</strong></h4>



<p>Perhatikan pengembangan karakter dalam naskah Anda. Buat karakter-karakter dalam cerita rakyat tersebut menjadi hidup dalam naskah drama Anda.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>6. Tata Bahasa dan Tanda Baca</strong></h4>



<p>Pastikan penggunaan tata bahasa dan tanda baca yang tepat dalam menulis naskah drama. </p>



<p>Hal ini akan memudahkan para pembaca atau pemeran drama dalam memahami dan membawakan naskah.</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading"><strong>7. Lakukan Uji Coba</strong></h4>



<p>Ujilah naskah drama yang telah Anda buat dengan membacakan atau mengadakan uji coba dengan sekelompok orang. </p>



<p>Perhatikan tanggapan dan masukan dari mereka untuk memperbaiki naskah drama Anda.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>8. Revisi dan Koreksi</strong></h4>



<p>Setelah menulis naskah drama, lakukan revisi dan koreksi untuk memperbaiki kesalahan serta meningkatkan kualitas naskah.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>9. Pembagian Peran dan Pentas</strong></h4>



<p>Setelah naskah drama final, lakukan pembagian peran kepada para pemain drama. Kemudian, siapkan segala kebutuhan teknis dan latihan untuk pentas drama.</p>



<p>Nah, apabila kamu ingin contoh naskah drama tradisional yang dibangun dari cerita rakyat, kamu bisa membacanya dalam artikel berikut.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-tentang-belajar-kelompok-kesombongan-kejujuran-dan-perbedaan-agama-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-tentang-belajar-kelompok-kesombongan-kejujuran-dan-perbedaan-agama-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/01/Contoh-Naskah-Drama-5-Orang-tentang-Belajar-Kelompok-Kesombongan-Kejujuran-dan-Perbedaan-Agama-720x480.png" alt="7+ Contoh Naskah Drama 5 Orang tentang Belajar Kelompok, Kesombongan, Kejujuran dan Perbedaan Agama" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">7+ Contoh Naskah Drama 5 Orang tentang Belajar Kelompok, Kesombongan, Kejujuran dan Perbedaan Agama</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Contoh Naskah Drama Tradisional Cerita Rakyat Singkat Perempuan dan Laki-laki</strong></h2>



<p>Di bawah ini adalah naskah drama tradisional yang dibangun dari cerita rakyat dengan tokoh laki-laki dan perempuan.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Judul</strong></h3>



<p>Danau Toba</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Tokoh</strong></h3>



<ul><li>Toba</li><li>Putri</li><li>Samosir</li><li>Babe</li><li>Beno</li></ul>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Babak I</strong></h3>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Aduh, hidupku kok begini-begini saja. Aku sudah berusia kepala tiga, tetapi kenapa aku belum bisa seperti teman-temanku? Aku juga ingin berkeluarga dan menjadi orang yang kaya.</p>



<p><em>Toba diam sejenak lalu pergi memancing.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Seandainya aku menjadi orang kaya dan berkeluarga. Tentu, hidupku akan menjadi lebih bahagia dari sekarang.</p>



<p><em>Tiba-tiba pancing bergoyang.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Hah…. Ini pasti ikan besar. Aku akan menangkapnya. Aku akan menggoreng ikan ini dan membuat sambal yang pedas. Hari ini aku akan makan dengan nikmat.</p>



<p><em>Toba lalu mengangkat pancingnya. Seekor ikan mas berukuran besar berhasil didapatnya.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Ikan</strong></h4>



<p>Tuan, tolong jangan kau membunuhku. Aku berjanji apabila kau tidak membunuhku, aku akan membantumu menjadi orang yang kaya raya.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Hah, apakah aku tidak bermimpi? Mana mungkin ikan bisa bicara?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Ikan</strong></h4>



<p>Betul, Tuan. Aku sebenarnya seorang bidadari yang dikutuk menjadi ikan karena suatu kesalahan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Lalu, apa yang bisa kau perbuat untukmu?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Ikan</strong></h4>



<p>Sekarang tolong kamu ambil sisikku yang berwarna putih. Dengan cara itu aku akan dapat kembali ke wujudku yang semula.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Baik aku akan melakukannya.</p>



<p><em>Toba lantas mencabut sisik berwarna putih pada ikan yang ditangkapnya. Ajaibnya, ikan yang ditangkap Toba berubah menjadi seorang putri yang sangat jelita.</em></p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Terima kasih telah melepaskan kutukan yang ditimpakan kepadaku. Aku berterima kasih kepadamu. Sekarang aku akan mengabdi kepadamu.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>A.. apakah kamu mau menjadi istriku?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Aku mau menjadi istrimu, tapi aku memiliki satu syarat.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Syarat apa yang harus aku tepati?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Syarat yang aku berikan sangat sederhana. Kau hanya tidak boleh menyinggung asal-usulku.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Hanya itu?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Iya. Hanya itu syarat yang harus kau penuhi apabila kau ingin memperistriku.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Dengan senang hati aku akan melakukannya.</p>



<p><em>Toba lalu mengajak putri pulang ke rumahnya. Mereka berdua kemudian menikah.</em></p>



<p><em>Setelah Toba menikah dengan putri jelmaan ikan, kehidupan Toba menjadi berubah. Toba menjadi orang yang kaya. Beberapa tahun kemudian mereka dikarunia seorang anak laki-laki. Anak itu diberi nama Samosir.</em></p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Babak II</strong></h3>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Samosir, di mana ayahmu?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Seperti biasa, Bu. Ayah masih bekerja di ladang.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Hari ini ibu memasak makanan kesukaan ayahmu. Apakah ibu bisa meminta tolong kepadamu?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Ibu mau minta tolong apa?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Ibu, akan minta tolong kepadamu untuk mengantarkan makanan untuk ayahmu. Apakah kamu bisa melakukannya?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Aku dengan senang hati akan melakukannya, Bu.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Nah, ini ibu sudah menyiapkan makanan untukmu. Tolong antarkan segera makanan ini kepada ayahmu. Sekarang sudah siang. Kasihan nanti ayahmu kelaparan karena dia belum sarapan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Baik, Bu.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-contoh-naskah-drama-tentang-di-sekolah-singkat-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-contoh-naskah-drama-tentang-di-sekolah-singkat-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/04/Contoh-contoh-Naskah-Drama-Tentang-di-Sekolah-Singkat-2-4-6-Orang-Lengkap-1-500x333.jpg" alt="Contoh-contoh Naskah Drama tentang di Sekolah Singkat 2, 4, 6 Orang Lengkap" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh-contoh Naskah Drama tentang di Sekolah Singkat 2, 4, 6 Orang Lengkap</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Babak III</strong></h3>



<p><em>Samosir mengantarkan makanan kepada ayahnya. Di tengah jalan, Samosir bertemu dengan kawannya. Saat itu Samosir lupa dengan tugasnya karena diajak bermain dengan kawannya.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Babe</strong></h4>



<p>Samosir, kau mau kemana kok terburu-buru sekali?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Aku diminta ibuku untuk mengantarkan makanan kepada ayahku.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Babe</strong></h4>



<p>Nanti saja. Kita main dulu.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Aku harus mengantarkan makanan ini segera. Sebab, aku takut ayahku akan memarahiku nanti.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Beno</strong></h4>



<p>Kita main sebentar saja. Toh, kalau kita main sebentar ayahmu tidak akan tahu.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Baiklah, kita main sebentar. Tapi janji sebentar saja, ya!</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Babe</strong></h4>



<p>Baik, kita main sebentar saja.</p>



<p><em>Samosir dan kawan-kawannya lalu bermain. Mereka bermain hingga siang.</em></p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Sudah dulu, ya. Aku mau mengantarkan makanan ini terlebih dahulu.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Babe</strong></h4>



<p>Baik, Samosir.</p>



<p><em>Setelah bermain bersama temannya, Samosir lalu mengantarkan makanan kepada ayahnya.</em></p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Babak IV</strong></h3>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Sudah siang begini kok belum ada makanan yang diantarkan. Sebenarnya istriku memasak apa tidak hari ini?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Ayah, ini makan siangnya?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Kemana saja kamu? Kenapa baru tiba sekarang?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Aku….</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Kamu baru bermain bersama kawanmu, ya? Hayo, bicara jujur? Bajumu kotor. Bukti itu sudah cukup.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Iya, ayah. Aku tadi bermain sebentar dengan temanku.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Dasar anak bodoh. Seharusnya kamu mengantar makanan ini kepadaku terlebih dahulu. Kamu tidak tahu ayah sudah kelaparan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Tapi, Samosir hanya bermain sebentar tadi.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Kalau ada orang tua bicara itu didengarkan. Jangan kamu jawab. Kalau kau jawab, hanya akan membuatmu terlihat bodoh. Dasar anak ikan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Apa maksud ayah? Mengapa ayah mengatakan kalau aku anak ikan?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Iya, kamu itu anak ikan. Makanya kamu itu bodoh.</p>



<p><em>Samosir merasa sakit hati. Ia menangis. Samosir kemudian pulang ke rumah.</em></p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Babak IV</strong></h3>



<p><em>Samosir pulang dengan keadaan sakit.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Kenapa kamu menangis anakku?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Aku menangis karena sakit hati. Ada yang mengatai-ngataiku ibu.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Katakan kepadaku, Nak. Siapa yang sudah mengatai-ngataimu sampai membuatmu menangis seperti ini.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Ayah yang sudah mengatai-ngataiku. Ayah mengatakan kepadaku aku ini bodoh karena aku ini anaknya ikan.</p>



<p>Aku anak ibu bukan? Ibu ini manusia dan bukannya ikan?</p>



<p><em>Putri merasa terkejut karena suaminya telah melanggar sumpahnya. Ia tidak menyangka orang yang telah menyelamatkan nyawanya telah melanggar janjinya.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Nak, ibu minta kau sudahi tangismu. Sekarang, ibu akan meminta kepadamu. Sebentar lagi akan ada hujan yang sangat deras.</p>



<p>Hujan ini akan menyebabkan banjir bandang. Ibu memintamu untuk lari ke bukit yang ada di selatan pasar. Kamu naik ke sana. Selamatkan hidupmu, Nak.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Tidak mau ibu. Kalau aku lari ke sana. Bagaimana dengan nasib ibu?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Kamu tidak usah mengkhawatirkan nasib ibu. Kau pergi dulu nanti ibu akan menyusulmu.</p>



<p><em>Tak lama setelah itu langit menjadi gelap dan gelegar guntur bersahutan.</em></p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Samosir cepatlah pergi sekarang. Cepatlah pergi sebelum semuanya terlambat.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Baik, Bu. Aku akan pergi dulu. Ibu janji nanti akan menyusulku.</p>



<p><em>Putri lalu memberikan pelukan terakhir kepada anaknya. Sesudah itu, Samosir pergi meninggalkan rumah.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Kamu sudah melanggar sumpahmu, suamiku. Sekarang kamu harus menanggung akibatnya.</p>



<p><em>Selanjutnya hujan turun dengan sangat deras. Lama kelamaan air mulai naik dan Putri kemudian merubah dirinya kembali menjadi ikan.</em></p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-pendek-pesan-moral-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-pendek-pesan-moral-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/01/Contoh-Naskah-Drama-Pendek-Mengandung-Pesan-Moral-Beserta-Unsur-unsurnya-500x333.jpg" alt="3 Contoh Naskah Drama Pendek Mengandung Pesan Moral beserta Unsur-unsurnya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">3 Contoh Naskah Drama Pendek Mengandung Pesan Moral beserta Unsur-unsurnya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Babak V</strong></h3>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Kenapa hujan begitu deras sampai terjadi banjir begitu besar padahal musim sedang kemarau?</p>



<p><em>Air hujan merendam seluruh tanaman Toba. Tiba-tiba seekor ikan muncul.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Aku rasa pernah melihat ikan ini.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Bagus kalau kamu masih ingat denganku.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Istriku apa yang terjadi? Kenapa hujan turun dengan deras. Padahal, saat ini sedang musim kemarau.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Ini semua terjadi karena kesalahanmu!</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Apa yang menjadi kesalahanku?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Kamu sudah lupa dan melanggar janjimu kepadaku.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Janji apa yang sudah kulanggar? Aku selalu berbuat baik kepadamu. Kesalahan apa yang telah aku perbuat?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Kau telah mengatai-ngatai anakmu dengan kata-kata tidak pantas. Kau mengatakan Samosir adalah anak bodoh karena anak ikan.</p>



<p>Suamiku, itulah satu-satunya kesalahanmu. Satu kesalahan tetapi kesalahan yang fatal. Akibat perkataanmu itu terjadilah malapetaka ini.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Aku minta maaf kepadamu. Aku mohon redakan kemarahanmu. Tidak kasihankah engkau kepadaku?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Maaf suamiku. Ini adalah bagian dari perjanjian kita. Seandainya kamu tidak melanggar janji yang telah kau ucapkan kepadaku, tentu peristiwa seperti ini tidak akan terjadi. Sekarang selamat tinggal, suamiku.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Istriku, jangan tinggalkan aku. Aku minta maaf kepadamu.</p>



<p><em>Sayangnya semuanya sudah terlambat. Banjir yang menjadi besar membuat Toba tenggelam. Dalam banjir besar itu, hanya Samosir dan beberapa orang yang selamat.</em></p>



<p>Demikian contoh naskah drama tradisional cerita rakyat yang dapat diberikan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi yang membutuhkan.</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-tradisional-cerita-rakyat-pljr/">Contoh Naskah Drama Tradisional Cerita Rakyat Singkat Perempuan dan Laki-laki</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-Tradisional-Cerita-Rakyat-Singkat-Perempuan-dan-Laki-laki.jpg" length="28375" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-Tradisional-Cerita-Rakyat-Singkat-Perempuan-dan-Laki-laki-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
                    <item>
            <title>Contoh Naskah Drama Roro Jonggrang Singkat Cocok untuk Referensi</title>
            <category>Bahasa Indonesia</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-roro-jonggrang-pljr/</link>
            <pubDate>Mon, 04 Mar 2024 02:35:34 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Zuly Kristanto</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-roro-jonggrang-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Dalam artikel berikut, Mamikos akan memberikan contoh naskah drama Roro Jonggrang yang bisa kamu gunakan sebagai referensi. Yuk, pelajari naskah dramanya!</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-roro-jonggrang-pljr/">Contoh Naskah Drama Roro Jonggrang Singkat Cocok untuk Referensi</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Contoh Naskah Drama Roro Jonggrang Singkat Cocok untuk Referensi – Salah satu cerita yang melegenda di Jawa adalah <a href="https://mamikos.com/info/ringkasan-naskah-drama-cerita-rakyat-sangkuriang-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="cerita rakyat (opens in a new tab)">cerita rakyat</a> tentang pembangunan <a rel="noreferrer noopener" aria-label="Candi Prambanan (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/info/sejarah-candi-prambanan-pljr/" target="_blank">Candi Prambanan</a>.</p>



<p>Candi yang sebenarnya dibangun oleh Rakai Pikatan ini dimitoskan dibangun oleh Bandung Bondowoso yang mencoba memenuhi permintaan Roro Jonggrang.</p>



<p>Kisah tentang Roro Jonggrang yang meminta 1000 candi sebagai syarat yang harus dipenuhi Bandung Bondowoso ini sering dipentaskan dalam drama singkat. Simak contoh naskahnya di bawah ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Contoh Naskah Drama Roro Jonggrang Singkat Cocok untuk Referensi</strong></h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-Roro-Jonggrang-Singkat-Cocok-untuk-Referensi.jpg" alt="Contoh Naskah Drama Roro Jonggrang Singkat Cocok untuk Referensi" class="wp-image-225811" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-Roro-Jonggrang-Singkat-Cocok-untuk-Referensi.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-Roro-Jonggrang-Singkat-Cocok-untuk-Referensi-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-Roro-Jonggrang-Singkat-Cocok-untuk-Referensi-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-Roro-Jonggrang-Singkat-Cocok-untuk-Referensi-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-Roro-Jonggrang-Singkat-Cocok-untuk-Referensi-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption>visitingjogja.jogjaprov.go.id</figcaption></figure></div>



<p>Di bawah ini adalah artikel singkat tentang drama Roro Jonggrang singkat.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Babak I</strong></h2>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Setting: Medan Perang</strong></h3>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Prabu Boko</strong></h4>



<p>Siapakah kamu anak muda? Apa maksud dan tujuanmu datang ke kerajaanku?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Bandung Bondowoso</strong></h4>



<p>Aku adalah Bandung Bondowoso, Pangeran dari Pengging. Tujuanku datang ke sini karena ingin menaklukkan kerajaan Prambanan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Prabu Boko</strong></h4>



<p>Lancang. Jaga mulutmu anak muda.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Bandung Bondowoso</strong></h4>



<p>Jangan banyak bicara orang tua. Kau ingin memberikan kerajaanmu baik-baik atau aku harus merebutnya dengan cara kekerasan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Prabu Boko</strong></h4>



<p>Bedebah. Jangan jumawa anak muda. Terima ini!</p>



<p><em>Prabu Boko dan Bandung Bondowoso kemudian bertempur. Dalam pertempuran itu, Prabu Boko dapat dikalahkan oleh Bandung Bondowoso.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Bandung Bondowoso</strong></h4>



<p>Kalau kau menyerahkan kerajaanmu dengan baik-baik, tentu kau tidak akan mengalami kejadian menyedihkan seperti ini.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Prabu Boko</strong></h4>



<p>Lebih baik aku mati terhormat dibanding mati sebagai pecundang. Lagi pula kalau aku mati yang akan jadi raja adalah putriku, Roro Jonggrang. Bukan kamu.</p>



<p><em>Setelah mengatakan demikian Prabu Boko lalu menghembuskan nafasnya yang terakhir.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Bandung Bondowoso</strong></h4>



<p>Kurang ajar. Rupanya dia sudah mempersiapkan putrinya untuk menjadi penggantinya. Aku harus mendapatkan putrinya agar kerajaan Prambanan ini bisa kumiliki.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-singkat/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-singkat/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/5-Contoh-Naskah-Drama-4-Orang-dan-8-Orang-Singkat-500x333.png" alt="5+ Contoh Naskah Drama 4 Orang dan 8 Orang Singkat" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">5+ Contoh Naskah Drama 4 Orang dan 8 Orang Singkat</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Babak II</strong></h2>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Setting: Ruang pertemuan</strong></h3>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Pengawal</strong></h4>



<p>Gusti Putri. Ketiwasan gusti&#8230;</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Roro Jonggrang</strong></h4>



<p>Ada apa pengawal?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Pengawal</strong></h4>



<p>Gusti Prabu Boko gugur dalam pertempuran melawan Bandung Bondowoso, pangeran dari Pengging.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Roro Jonggrang</strong></h4>



<p>Apa? Ayahanda telah gugur?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Pengawal</strong></h4>



<p>Betul. Gusti. Setelah pangeran itu mengalahkan sang prabu, ia pasti akan datang ke sini untuk menangkap gusti putri. Apa tidak sebaiknya gusti putri pergi?</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Roro Jonggrang</strong></h4>



<p>Tidak pengawal. Aku tidak akan melarikan diri. Aku akan menghadapi pangeran dari Pengging itu.</p>



<p>Aku akan mencoba mempertahankan kerajaan ini hingga titik darah penghabisan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Pengawal</strong></h4>



<p>Jika itu keinginan gusti putri, hamba dengan senang hati akan turut membantu.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Babak III</strong></h2>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Setting: Pendapa istana</strong></h3>



<p><em>Bandung Bondowoso datang beserta pasukannya.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Bandung Bondowoso</strong></h4>



<p>Keluarlah wahai putri prambanan! Aku datang untuk memintamu menyerahkan kerajaanmu padaku!</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Roro Jonggrang</strong></h4>



<p>Aku sudah di sini pangeran, tetapi aku tidak akan pernah memberikan kerajaanku kepadamu.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Bandung Bondowoso</strong></h4>



<p>Ternyata cantik betul putri dari Prambanan ini. Sungguh sangat sayang kalau kau kubunuh. Aku memberimu tawaran.</p>



<p>Bagaimana kalau kau menjadi istriku? Selain kau bisa akan hidup dengan tenang, aku juga tidak akan meluluhlantakan kerajaanmu?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Roro Jonggrang</strong></h4>



<p>Emmm&#8230;. sepertinya tawaranmu menarik Pangeran. Tetapi, apakah engkau dapat menjamin untuk tidak menyakiti wargaku?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Bandung Bondowoso</strong></h4>



<p>Tentu. Aku pangeran dari pengging tidak akan ingkar janji. Apabila aku ingkar janji, kau boleh memenggal kepalaku di alun-alun.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Roro Jonggrang</strong></h4>



<p>Tunggulah sampai nanti petang. Aku akan memberimu keputusan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Bandung Bondowoso</strong></h4>



<p>Aku dengan senang hati menunggunya. Sembari menunggu, aku akan melihat-lihat dahulu keindahan negeri Prambanan.</p>



<p>Tetapi, kamu musti ingat, Putri. Apabila engkau sampai salah mengambil keputusan dan membuatku kecewa, kerajaanmu yang indah ini dapat aku pastikan akan hancur lebur menjadi abu.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Roro Jonggrang</strong></h4>



<p>Aku tahu pangeran. Aku tahu sedang berhadapan dengan siapa. Tentu aku tidak akan mengambil keputusan yang salah.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Bandung Bondowoso</strong></h4>



<p>Bagus. Aku senang mendengarnya.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-pendek-pesan-moral-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-pendek-pesan-moral-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/01/Contoh-Naskah-Drama-Pendek-Mengandung-Pesan-Moral-Beserta-Unsur-unsurnya-500x333.jpg" alt="3 Contoh Naskah Drama Pendek Mengandung Pesan Moral beserta Unsur-unsurnya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">3 Contoh Naskah Drama Pendek Mengandung Pesan Moral beserta Unsur-unsurnya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Babak IV</strong></h2>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Setting</strong>: Kamar Roro Jonggrang</h4>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Emban</strong></h4>



<p>Apakah putri akan menerima lamaran dari pangeran dari pengging?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Roro Jonggrang</strong></h4>



<p>Demi kebaikan kerajaan ini. Aku akan menerimanya. Walau aku tahu ia adalah pembunuh. Ya, dialah laki-laki yang telah membunuh ayahku.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Emban</strong></h4>



<p>Lalu, bagaimana kalau putri juga akan dibunuhnya?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Roro Jonggrang</strong></h4>



<p>Kau tidak perlu khawatir, Emban. Dia tidak akan mampu menjadikanku sebagai istrinya.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Emban</strong></h4>



<p>Ampun putri, hamba bingung. Tadi paduka bilang akan menerima lamarannya. Tetapi, sekarang paduka bilang akan membuat Bandung Bondowoso tidak akan mampu menjadikan paduka istrinya.</p>



<p>Maksudnya bagaimana?</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Roro Jonggrang</strong></h4>



<p>Begini, Emban. Aku akan mengajukan sebuah persyaratan yang teramat sulit untuk dipenuhi Bandung Bondowoso.</p>



<p>Soal apa yang menjadi permintaanku itu, engkau tunggu saja. Sebab, aku juga akan meminta bantuan darimu.</p>



<p>Kita akan berjuang bersama-sama demi keselamatan kerajaan kita.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Emban</strong></h4>



<p>Baik, gusti putri. Hamba dengan senang hati akan membantu gusti.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Babak V</strong></h2>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Setting:</strong>Ruang pertemuan</h4>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Bandung Bondowoso</strong></h4>



<p>Bagaimana keputusanmu putri Prambanan yang jelita? Sudah siapkah engkau menjadi istriku?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Roro Jonggrang</strong></h4>



<p>Tentu. Aku sangat senang kalau menjadi istri pangeran agung dari kerajaan pengging. Tetapi, apakah engkau benar-benar mencintaiku?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Bandung Bondowoso</strong></h4>



<p>Apa yang kau sangsikan dari cintaku padamu?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Roro Jonggrang</strong></h4>



<p>Kau seorang pangeran yang tampan. Tentu mudah bagimu untuk mendapatkan perempuan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Bandung Bondowoso</strong></h4>



<p>Tetapi, tidak ada perempuan lain secantik dirimu?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Roro Jonggrang</strong></h4>



<p>Ah, gombal. Lelaki memang seperti itu.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Bandung Bondowoso</strong></h4>



<p>Demikian pula perempuan. Selalu meminta bukti atas cinta seorang lelaki. Lalu, bukti seperti apa yang engkau inginkan dariku?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Roro Jonggrang</strong></h4>



<p>Jika engkau memang benar-benar cinta kepadaku, aku mau engkau membuatkanku seribu candi yang harus jadi dalam waktu semalam.</p>



<p>Jika engkau gagal memenuhi permintaanku, engkau dan seluruh pasukanmu harus segera meninggalkan kerajaanku dan jangan pernah engkau usik lagi kerajaanku.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Bandung Bondowoso</strong></h4>



<p>Baiklah. Aku akan memenuhi permintaanmu. Tetapi, ingat. Kau harus mau menjadi istriku setelah ku buatkan seribu candi.</p>



<p>Apabila kau sampai menolak, aku tidak akan ragu untuk melenyapkanmu dan kerajaanmu beserta seluruh rakyatmu.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Roro Jonggrang</strong></h4>



<p>Baik. Kita sepakat.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Babak VI</strong></h2>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Setting:</strong>Kamar pribadi Roro Jonggrang</h3>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Roro Jonggrang</strong></h4>



<p>Emban. Tolong perintahkan kepada pengawal untuk mengumpulkan jerami padi sebanyak mungkin di sisi timur sungai opak.</p>



<p>Jangan lupa untuk mengumpulkan lesung sebanyak mungkin.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Emban</strong></h4>



<p>Baik, paduka. Tetapi apakah hamba boleh tahu untuk apakah barang itu?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Roro Jonggrang</strong></h4>



<p>Engkau akan tahu sendiri nanti.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Emban</strong></h4>



<p>Baik. Hamba akan segera melakukan titah paduka.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Babak VII</strong></h2>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Seting: </strong>Sebuah tanah lapang</h3>



<p><em>Bandung Bondowoso memejamkan mata. Ia terlihat sedang membaca mantra. Tiba-tiba langit menjadi gelap. Tak lama kemudian, ribuan makhluk mengerikan muncul.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Raja Jin</strong></h4>



<p>Wahai manusia. Apa tujuan kamu memanggilku dan seluruh rakyatku?</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Bandung Bondowoso</strong></h4>



<p>Aku ingin meminta bantuanmu untuk membangun 1000 candi dalam waktu semalam.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Raja Jin</strong></h4>



<p>Aku bisa saja mengabulkan permintaanmu. Tetapi, balasan apa yang akan kau berikan?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Bandung Bondowoso</strong></h4>



<p>Aku akan memberimu 1000 ekor lembu dan 2000 ekor kambing kendit.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Raja Jin</strong></h4>



<p>Aku mau kau membayarnya di depan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Bandung Bondowoso</strong></h4>



<p>Tenang. Aku sudah menyediakannya. Kau boleh memakannya sekarang. Tetapi, kau harus menyelesaikan pembangunan candi ini dalam waktu semalam.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Raja Jin</strong></h4>



<p>Baik..</p>



<p><em>Setelah menyantap sajian yang diberikan Bandung Bondowoso, Raja Jin mulai bekerja. Tetapi, tanpa sepengetahuan Bandung Bondowoso, seorang mata-mata mengawasi dari kejauhan.</em></p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-6-orang-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-6-orang-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/4-Contoh-Naskah-Drama-6-Orang-Tentang-Berbagai-Tema-Menarik-500x333.jpg" alt="5+ Contoh Naskah Drama 6 Orang tentang Berbagai Tema Menarik" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">5+ Contoh Naskah Drama 6 Orang tentang Berbagai Tema Menarik</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Babak VIII</strong></h2>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Emban</strong></h4>



<p>Gusti. Ada prajurit yang ingin menghadap.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Roro Jonggrang</strong></h4>



<p>Suruh dia menghadap, Emban.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Emban</strong></h4>



<p>Baik. Gusti.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Roro Jonggrang</strong></h4>



<p>Apa yang kau lihat prajurit?</p>



<h4 class="wp-block-heading">Prajurit</h4>



<p>Hamba melihat sesuatu yang sangat mengerikan, gusti. Hamba melihat pangeran Bandung Bondowoso meminta bantuan dari jin dan siluman.</p>



<p>Sehingga, mereka mampu membuat candi dalam waktu yang sangat singkat. Jika terus begini, mereka akan selesai membuat 1000 candi selepas tengah malam.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Roro Jonggrang</strong></h4>



<p>Sudah kuduga kalau Pangeran Bandung akan menggunakan kesaktiannya. Sedari dulu aku sudah yakin kalau ia mampu memerintah bangsa jin dan siluman.</p>



<p>Tetapi, aku tahu cara untuk menggagalkan usahanya. Hanya dengan cara ini usaha pangeran Pengging dapat digagalkan dan aku akan menyelamatkan kerajaanku.</p>



<p>Emban, aku perintahkan kepadamu untuk mengajak kawan-kawanmu menabuh lesung. Dan kau prajurit. Kau bakar tumpukan jerami yang ada di sisi timur sungai Opak.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Emban</strong></h4>



<p>Tapi, bukankah ini masih tengah malam putri. Untuk apa menabuh lesung-lesung tengah malam begini.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Roro Jonggrang</strong></h4>



<p>Suara lesung itu akan membuat para siluman dan jin yang membantu pangeran Pengging lari karena mengira waktu sudah pagi.</p>



<p>Selain itu, tumpukan jerami yang dibakar akan membuat langit terlihat kemerahan. Sehingga, jin dan siluman akan mengira kalau matahari akan segera terbit.</p>



<p>Sudah, sekarang kalian laksanakan saja perintahku sebelum semuanya terlambat.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-teater-pendek-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-teater-pendek-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/11/Contoh-Naskah-Drama-Teater-Pendek-dan-Cara-Membuatnya-Lengkap-500x333.jpg" alt="Contoh Naskah Drama Teater Pendek dan Cara Membuatnya Lengkap" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Naskah Drama Teater Pendek dan Cara Membuatnya Lengkap</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Babak IX</strong></h2>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Raja Jin</strong></h4>



<p>Aku dan pasukanku harus segera kabur. Kalau tidak kami akan terbakar.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Bandung Bondowoso</strong></h4>



<p>Apa yang terjadi dengan kalian? Bukankah sekarang masih tengah malam?</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Raja Jin</strong></h4>



<p>Siapa bilang? Kau lihat langit sebelah timur itu! Langit sudah kemerahan dan apakah kau tidak mendengar suara lesung?</p>



<p>Gawat. Kami bisa-bisa akan terpanggang. Kami harus lari.</p>



<p><em>Raja jin dan pasukannya melarikan diri. Sebab, di sisi timur langit sudah memerah dan lesung sudah ramai dipukul. Rencana Roro Jonggrang berhasil.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Roro Jonggrang</strong></h4>



<p>Bagaimana pangeran? Apakah kau sudah menyelesaikan 1000 candi untukku?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Bandung Bondowoso</strong></h4>



<p>Kurang ajar kau! Kau telah menggagalkan usahaku! Kau membuat jin dan siluman yang membantuku lari tunggang langgang!</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Roro Jonggrang</strong></h4>



<p>Apa aku sehebat itu pangeran? Aku bahkan tidak mampu melihat jin dan siluman.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Bandung Bondowoso</strong></h4>



<p>Jangan bersilat lidah, Jonggrang! Langit memerah dan suara lesung yang dipukul itu pasti adalah ulahmu.</p>



<p>Sebab kau telah menggagalkan usahaku, maka kau akan ku kutuk menjadi candi ke seribu.</p>



<p><em>Roro Jonggrang berubah menjadi candi. Tetapi, ia mampu menyelamatkan rakyatnya. Sebab, sebelum menemui Bandung Bondowoso, ia sudah memerintahkan rakyatnya mengungsi ke Jawa Timur.</em></p>



<p>Demikian contoh naskah drama Roro Jonggrang yang bisa diberikan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi yang sedang membutuhkan.</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-roro-jonggrang-pljr/">Contoh Naskah Drama Roro Jonggrang Singkat Cocok untuk Referensi</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-Roro-Jonggrang-Singkat-Cocok-untuk-Referensi.jpg" length="40777" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-Roro-Jonggrang-Singkat-Cocok-untuk-Referensi-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
    </channel>
</rss>